28 April 2016

Kerap Palak Sopir Truk di Jalan Raya Babelan, Ucok Ditangkap Polisi

Kamis, 28 April 2016 08:52 WIB
PUSKOMINFO - Akibat kerap memalak sopir-sopir truk yang melintas di Jalan Raya Babelan, Kabupaten Bekasi, Ucok alias Suryadi, dibekuk aparat kepolisian Polsek Babelan Polresta Bekasi, pada Rabu (27/4/2016) kemarin.

Kepala Kepolisian Sektor Babelan, Kompol Krinton Sitanggang menyampaikan, peristiwa penangkapan tersebut berawal dari laporan seorang sopir truk bernama Mohammad Arofik.

Dari laporan itu, dia menyebutkan kerap melihat tersangka memalak sejumlah sopir truk di jalan. "Termasuk pelapor, dia juga menjadi korban pemalakan oleh tersangka," kata Kapolsek.

Kapolsek mengungkapkan, biasanya tersangka melakukan aksinya saat para sopir truk sedang memarkirkan truk berisikan pupuk yang dikendarainya di depan tempat tujuan. "Pelaku biasa meminta uang sebesar Rp300.000 pada korban," ucapnya.

Kapolsek menuturkan, korban mengalami hal itu bermula saat korban beserta sang kernet, Mujiono berangkat dari Sidoarjo, Jawa Timur mengirim pupuk ke daerah Babelan. Mengingat sudah sampai tempat tujuan, Kampung Gabus, Babelan, keduanya memutuskan istirahat sejenak. Ketika sedang istirahat, keduanya kaget lantaran mendengar suara ketukan kasar dari luar truk. Ada dua orang tak dikenal meminta uang tunai Rp300.00 pada korban.

 "Mereka mengancam korban kalau tak mau ngasih mau ditembak," kata Kapolsek.

Karena takut, korban pun akhirnya menyerahkan uang sisa jalan sebesar Rp60.000. Namun, tersangka tak begitu saja langsung pergi. Tersangka minta tambahan barang sebagai ganti uang yang dipinta.

Akhirnya, korban menyerahkan dua unit telefon genggam milik mereka. Setelah itu, pelaku yang berjumlah dua orang tersebut langsung kabur.

Menurut Kapolsek, setelah laporan itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan segera menangkap pelaku di sekitar lokasi kejadian. Alhasil, petugas membekuk satu pelaku dan satu pelaku lainnya melarikan diri dari kejaran polisi.

"Saat ini kami masih memburu satu pelaku lagi, atas nama Dewa," ucap Kapolsek.

Kapolsek mengungkapkan, pihaknya mengamankan barang bukti berupa sebuah sepeda motor Satria berwarna hitam bernomor polisi B 4805 FAJ dan dua buah handphone merek Nokia dan Evercross.

Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

1 komentar: