01 April 2016

Polresta Bekasi Kota Gagalkan Transaksi Jual-Beli Dollar Palsu, Sita Dollar Palsu Senilai Rp 12 Miliar

Polresta Bekasi Amankan Rp 12 Miliar Uang Dollar Palsu

Jumat, 1 April 2016 14:36 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polresta Bekasi Kota menggagalkan transaksi jual-beli uang dolar palsu di Jl Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Dari dua pelaku yang ditangkap, polisi menyita dolar dan rupiah palsu senilai total Rp 12 miliar.


Kasus ini terungkap ketika Unit Kamneg Polresta Bekasi Kota menyetop sebuah mobil Daihatsu Xenia yang dicurigai, yang berhenti di POM Bensin di Jl Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Kamis (24/3/2016).


"Kemudian petugas menghampiri mobil tersebut dan menanyakan identitas dua orang yang ada di mobil yakni Toni Krisnandi, 39 tahun dan Eky Wawan, 50 tahun," ujar Kasubbag Humas Polres Bekasi Kota Iptu Puji Astuti, Jumat (1/4/2016).


Petugas kemudian menggeledah mobil tersebut. Saat digeledah, ditemukanlah bergepok-gepok uang dolar dan rupiah yang disimpan di dalam sebuah tas. Polisi pun semakin curiga dengan asal-usul uang tersebut.


"Kemudian kedua pelaku diinterogasi di tempat dan mereka mengaku uang itu palsu," imbuh Iptu Puji.Kedua pelaku mengaku uang tersebut akan dijual kepada seseorang. Namun sebelum transaksi, petugas sudah mencium kecurigaan sehingga transaksi mereka pun gagal.


"Tersangka Toni mengaku bahwa dirinya disuruh oleh tersanka Eki untuk menjual dan atau mengedarkan uang dolar palsu kepada pemesannya di daerah Bekasi, dimana saat itu tersangka membawa 2 lak uang USD pecahan 50 dolar," imbuh Iptu Puji.


Sementara tersangka Eki merupakan residivis kasus serupa yang mendapat pembebasan bersyarat (PB) dan wajib lapor di LP Banten hingga Oktober 2019.


"Tersangka mengaku uang tersebut diperoleh dari tersangka IS (DPO) di Pandeglang, Banten. Dia mengaku mengedarkan uang dolar dan rupiah palsu sejak bulan Oktober, sesaat setelah tersangka mendapatkan PB," tutur Iptu Puji.


Dari kedua pelaku, polisi mendapatkan 42 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu, 4 lembar pecahan uang kertas Rp 50 ribu, 1 lak pecahan 5 ribu USD, 16 lak pecahan 100 USD, 1 lak uang dolar senilai 1 juta euro berikut sertifikatnya, 4 lak pecahan dolar USD 50, 2 buah printer, laminator, scanner, brankas dan mobil Xenia yang digunakan untuk kejahatan.

1 komentar: