22 April 2016

Satu Keluarga Bacok Dua Buruh hingga Sekarat di Penjaringan

Jumat, 22 April 2016 08:22 WIB
PUSKOMINFO - Wally Edward, 47 tahun dan Mohammad Iqbal, 40 tahun sekarat setelah dibacok satu keluarga di Jalan Luar Batang II, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (21/4/2016) malam.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Sungkono membenarkan peristiwa ini.

Kompol Sungkono menuturkan, setelah dibacok, Iqbal dan Wally dibawa ke RS Atmajaya oleh warga, lantaran luka bacokan yang mereka derita cukup parah.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan mengejar sejumlah pelaku,” ujar Kompol Sungkono kepada wartawan, Jumat (22/4/2016).

Peristiwa nahas itu berawal ketika Wally tengah duduk santai di pinggir jalan sambil beristirahat setelah seharian bekerja. Lantas, lewatlah Aco, 18 tahun, sambil mengendarai motor RX Kingnya dengan membonceng wanita.

Dengan sengaja, Aco menggeber-geberkan suara mesinnya hingga membuat pria yang berprofesi sebagai buruh itu emosi.

Korban (Wally) pun menegur pemuda itu, namun bukannya berhenti, Aco malah semakin beringas. Baku hantam pun terjadi antara keduanya. Beberapa warga sekitar mencoba untuk menenangkan, hingga berhasil dipisahkan. Namun, Aco tetap tak terima sehingga ia melaporkan peristiwa ini kepada orang tuanya.

Tak terima anaknya dipukuli, sang ayah Vijay, 48 tahun, ibu Husana, 46 tahu dan sang kakak, Fitri, 20 tahun datang menghampiri Wally. Mereka membawa sejumlah benda tajam seperti pisau dan celurit yang juga dibawa Aco.
Dengan bar-bar mereka menganiyaya Wally hingga babak belur. Satu per satu anggota keluarga itu menyiksa dan menusuk Wally yang saat itu sudah tak berdaya.
Melihat ada beberapa warga yang melakukan pengeroyokan, seorang buruh, Mohammad Iqbal datang untuk melerai. Namun, bukannya bubar, satu keluarga itu langsung menganiyaya Iqbal hingga babak belur juga.
Akibatnya, Iqbal mengalami luka bacok di dada kiri dan kepala sebelah kanan. Sedangkan, Wally langsung terkapar akibat disabet celurit dibagian dadanya. Karena panik, keluarga pelaku penganiayaan itu langsung melarikan diri.

1 komentar: