25 April 2016

Sedang Nongkrong, Gerindra Tewas Dikeroyok ABG Bersepeda Motor di Cempaka Putih

Nyawa Gerindra Hilang di Ujung Bambu
Ilustrasi

Senin, 25 April 2016 11:14 WIB
PUSKOMINFO - Seorang remaja tewas mengenaskan setelah dikeroyok segerombolan Anak Baru Gede (ABG) di Jalan Cempaka Putih Tengah 27, Jakarta Pusat. Saat kejadian, korban bernama Gerindra Argapaty, 18 tahun, saat itu tengah nongkrong/duduk-duduk bersama temannya, Regga Dwinanta, 24 tahun, kemudian dihampiri oleh segerombol ABG menggunakan sepeda motor.

"Kemudian pelaku yang diketahui bernama Ramdani, 18 tahun, datang bersama temannya menggunakan sepeda motor. Pelaku langsung melakukan memukul dan menendang di bagian wajah dan kepala korban," kata Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno di Jakarta, Senin (25/4/2016).

Kemudian, sambung Kompol Suyatno, dua orang teman pelaku kembali berdatangan. Mereka langsung mengajak korban ke depan Gereja Bait Benayah, Jalan Pulo Mas Utara, Jakarta Timur.

"Di TKP kedua, pelaku melakukan pemukulan dan menendang kembali terhadap korban yang mengakibatkan luka berdarah di bagian kepala. Korban pun meninggal dunia," kata Kompol Suyatno.

Polisi yang mendapatkan laporan itu langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku. Alhasil, kata dia, polisi meringkus pelaku di Cempaka Putih.

"Pelaku kami tangkap di rumahnya di Cempaka Putih pada Minggu  24 April 2016 kemarin, sekira pukul 13.00 WIB," tambahnya.

Selain menangkap tersangka, petugas juga mengamankan sebilah bambu panjang satu meter yang terdapat bercah darah, diduga benda itu digunakan untuk menganiaya korban. Hingga kini polisi masih mencari motif penganiayaan tersebut.

"Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia. Kasus ini ditangani oleh Polsek Metro Cempaka Putih," tutupnya.

1 komentar: