18 April 2016

Waspadai Perampasan Sepeda Motor Modus Tabrak Lari

Senin, 18 april 2016 07:51 WIB
PUSKOMINFO - Kasus perampasan sepeda motor dengan modus menuduh korban sebagai pelaku tabrak lari kembali terjadi. Kali ini seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jakarta menjadi korban menggunakan modus lama untuk melakukan kejahatan.

Berdalih pemilik sepeda motor telah menabrak adiknya, Sudarna alias Bayu, 30 tahun, dan Hasan Basri, 36 tahun,  merampas sepeda motor dari korbannya.

Korbannya adalah Rizky, 16 tahun, pelajar sebuah SMA yang pada Minggu (17/4/2016) dinihari itu melintas. Dua pelaku memepet sepeda motor korban. “Luh habis nabrak adik gue, luh harus tanggung jawab, adik gue sekarang di rumah sakit,” kata satu dari dua pelaku.

Sempat terjadi cek cok tapi satu pelaku langsung merebut kemudi sepeda motor korban. Lalu korban dipaksa naik ke boncengan pelaku lain. Setelah sampai di depan rumah sakit, bukannya masuk ke rumah sakit, tapi korban diminta turun dan pelaku langsung kabur membawa sepeda motor Suzuki Satria milik korban.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno, menuturkan karena sepeda motor dipasang GPS, posisi sepeda motor terlacak. Setelah korban lapor polisi  sepeda motor diketahui posisinya hingga polisi langsung mencari dan menangkapknya di kawasan Kemayoran. Kini kedua pelaku dijebloskan di tahanan Mapolsek Metro Cempaka Putih.

1 komentar: