30 Mei 2016

Melawan Polisi, Dua Pelaku Curanmor Tewas Ditembak

Senin, 30 Mei 2016 07:59 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya terpaksa menembak mati dua pria yakni Fah alias Ani, 30 tahun dan Ris, 23 tahun, yang diduga komplotan pencuri sepeda motor bersenjata api setelah keduanya berusaha melawan polisi yang hendak menangkapnya.

"Kedua pelaku ditangkap saat bertransaksi jual beli motor hasil curian," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Eko Hadi Santoso di Jakarta, Minggu (29/5/2016).

AKBP Eko menjelaskan awalnya Tim Opsnal Unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pimpinan Kompol Handik Zusen menerima informasi transaksi jual beli sepeda motor curian di Jalan TB Simatupang, Kampung Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, pagi hari tadi pukul 10.00 WIB.

Selanjutnya, petugas mengamati dan mendatangi tiga orang pria di lokasi kejadian yang diduga tengah bertransaksi kendaraan dari hasil pencurian.

Polisi melihat dua pria itu menyerahkan sepeda motor kepada seorang pria lainnya. Polisi lalu menyergap ketiga orang ini.

Saat penyergapan, Fah dan Ris mengeluarkan senjata api bahkan mengarahkan kepada polisi dan berupaya menembaknya.

Untuk mengantisipasi adanya jatuh korban, polisi melepaskan tembakan ke arah dada kedua pelaku pencurian sepeda motor itu hingga meninggal dunia.

"Sementara seorang lainnya berinisial NS, 38 tahun, berperan sebagai joki penadah sepeda motor diamankan," ujar AKBP Eko.

AKBP Eko menuturkan kedua tersangka adalah residivis pencurian dengan kekerasan yang menggunakan senjata api. Diketahui NS diperintahkan Dudun (daftar pencarian orang) untuk mengambil sepeda motor dari Fah dan Ris.

NS telah menjadi joki sepeda motor sejak 2013 dengan imbalan Rp300 ribu setiap transaksi.

Dari tangan tersangka, polisi menyita dua pucuk senjata revolver rakitan, kunci "T", dua anak kunci T, sebilah senjata tajam, dua unit sepeda motor, dua pasang plat nomor, obeng, tang dan tiga telepon selular.

1 komentar: