22 Juni 2016

Komplotan Perampok Nasabah Bank Dibekuk Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Rabu, 22 Juni 2016 07:57 WIB
PUSKOMINFO - Tiga pelaku permapokan terhadap nasabah bank yang kerap beraksi di Jabodetabek dibekuk petugas Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Salah satu pelaku terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, dpelaku yang terpaksa ditembak kakinya ialah Eko alias Lekok. Sementara dua pelaku lain pasangan suami istri Andri Baswan alias Baswan dan Suneti alias Neti tak melakukan perlawanan. 

AKBP Hendy menjelaskan, jumlah komplotan ini sebanyak enam orang. Mereka telah memiliki peran masing-masing sebelum menjalankan aksi kejahatannya. "Satu pelaku masuk ke bank mencari sasaran korban yang mengambil uang dari bank. Setelah ditemukan target, mereka langsung merampoknya saat keluar dari bank," kata AKBP Hendy di Mapolda Metro Jaya kepada wartawan Selasa, 21 Juni 2016 kemarin. 

AKBP Hendy melanjutkan, tersangka Suneti bertugas sebagai tukang gambar atau mencari sasaran di dalam bank. Sementara Eko adalah kapten dan Andri Baswan yang juga kakak Eko sebagai eksekutor. "Suneti ini istrinya Andri Baswan. Dia sama suaminya menggambar TKP, survei TKP dan situasi di sekitar TKP," jelasnya. 

Kanit III Subdit Jatanras Kompol Awaludin Amin menambahkan, para pelaku terakhir kali melakukan perampokan di Bank BCA Duta Garden, Jakarta Barat pada Senin, 13 Juni 2016 lalu. "Para pelaku mengambil uang sebesar Rp 60 juta," katanya. 

Kompol Awaludin menjelaskan, dalam aksinya pelaku selalu membawa senjata api. Setiap beraksi, setelah kedua pelaku yang di dalam bank menemukan sasaran. Maka, eksekutor yang sudah siap langsung meluncur untuk beraksi. 

Saat itu, satu pelaku langsung mencegat korban sambil monodongkan senjata api dan lainnya langsung mengambil tas milik korban yang berisi uang. Setelahnya, para pelaku melarikan diri dengan mengendarai motor Yamaha Mio.

Dari para pelaku, polisi menyita 1 unit mobil, 4 unit handphone, sepucuk senpi, 5 butir amunisi, 12 buah ATM, 1 unit motor Yamaha Mio Soul, dan 1 buah dompet."Kami masih memburu tiga pelaku lain yakni Agung, Udin dan Heru," ujarnya. 

1 komentar: