16 Juni 2016

Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Bekasi Utara Usai Beraksi 5 Menit

Kamis, 16 Juni 2016 09:06 WIB
PUSKOMINFO - Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditangkap warga setelah aksinya diketahui korban. Diketahui, spesialis curanmor ini beraksi kurang dari lima menit untuk menggasak sepeda motor korbannya.

Pelaku berinisial N, 18 tahun, ditangkap setelah beraksi di Perumahan Pondok Ungu Permai (PUP) Blok 10 RT 10/RW 05 Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (14/6/2016) sekira pukul 20.00 WIB. Aksi pelaku curanmor ini diketahui oleh pemilik motor bernama Ade Bagja, 26 tahun.

"Satu pelaku berhasil ditangkap, satu pelaku lainnya melarikan diri," kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Evi Fatna kepada wartawan, Rabu (15/6/2016) kemarin.

Iptu Evi mengatakan, kejadian berawal saat korban sedang bermain di rumah kawannya di Perumahan Pondok Ungu Permai. Ade Bagja memarkirkan sepeda motor Honda Beat vernomor polisi B 3411 KOD. Tak berselang lama, ketika Ade Bagja sedang berada di dalam rumah temannya terdengar suara gaduh di teras rumah. Saat ditengok, korban melihat pelaku telah mendorong sepeda motornya. Seketika korban berteriak maling untuk mengundang perhatian warga sekitar.

"Sekitar 100 meter pelaku membawa kabur motor, anggota Buser Polsek Bekasi Utara sedang berpatroli bersama warga menangkap pelaku," kata Iptu Evi.

Sementara satu pelaku lainnya berhasil kabur. Kedua pelaku ini diketahui hanya butuh waktu kurang dari lima menit untuk menggasak sepeda motor.

"Aksi mereka terbilang cepat, hanya butuh waktu kurang dari lima menit untuk mencuri sepeda motor," katanya.

Setelah sukses menggasak motor korban, kemudian pelaku menjualnya sekitar Rp 3-5 juta. "Uang hasil kejahatan digunakan untuk keperluan sehari-hari," imbuhnya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu motor Honda Beat B 3411 KOD, satu buah kunci "letter" T, serta anak kunci. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

1 komentar: