03 Juni 2016

Polda Metro Jaya Ringkus 2.895 Pelaku Kejahatan dalam Operasi Pekat Jaya 2016

2908 Orang Ditangkap Polisi Dalam Waktu 15 Hari dalam Operasi Pekat
Jumat, 3 Juni 2016 13:00 WIB
PUSKOMINFO Jajaran Polda Metro Jaya mengungkap 1.352 kasus dalam Operasi Pekat Jaya  2016 yang berlangsung dari 17 Mei hingga 31 Mei 2016. Sebanyak 2.895 orang ditangkap, dengan rincian 617 ditahan, 17 orang tidak ditahan, dan 2 207 orang dilakukan pembinaan.

"Total ada 2.895 pelaku kejahatan yang kita amankan. Dari 2.895 pelaku ini, 617 orang dilakukan penahanan, 17 orang tidak ditahan dan 2.207 dilakukan pembinaan," jelas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto dalam rilis di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (2/6/2016).

Total kasus yang diungkap selama operasi yakni 1.352 kasus dengan perincian 415 kasus diproses dan 897 kasus dilakukan pembinaan.

"100 Persen target operasi terpenuhi dalam Operasi Pekat ini. Dan non-TO mengalami kenaikan hingga 58 persen," imbuhnya.


Dari jenis kasus yang diungkap, paling tinggi yakni kasus pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 113 kasus di mana wilayah Polres Jakarta Utata tertinggi dalam pengungkapan yakni 20 kasus. Kemudian kedua, perjudian 75 kasus dengan pengungkapan tertinggi oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Pengungkapan kasus tertinggi ketiga yakni kasus curas sebanyak 49 kasus, di mana Polres Jakarta Pusat mengungkap paling banyak yakni 10 kasus. Kasus curanmor yang terungkap sebanyak 40 kasus dan didominasi oleh Polres Bekasi sebanyak 8 kasus.

"Barang bukti yang disita dari operasi ini di antaranya uang palsu, 11 pucuk senjata api rakitan, 152 unit motor, 34 unit mobil, 20.635 botol miras, dan sejumlah narkotika jenis sabu dan ganja," paparnya.

"Hasil ini kerjasama dari sinergitas antara Polda Metro Jaya  dan masyarakat. Karena tanpa masyarakat kami tidak bisa melakukan tindakan-tindakan karena informasi dari masyarakat dan kita tindak lanjuti sehingga bisa mengungkap kasus yang kita dapatkan," kata Kapolda.

Kapolda menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan operasi secara terus menerus menjelang, selama dan sesudah puasa untuk meningkatkan keamanan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. 


1 komentar: