03 Juni 2016

Tawuran, Satu Pelajar SMP di Tambun Tewas

Jumat, 3 Juni 2016 08:29 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) tewas akibat tawuran di sekitar rel Kereta Api RT 006/03 Desa Tambun Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (2/6/2016) sore.
Kasubbag Humas Polresta Bekasi AKP Endang Longla mengatakan korban bernama Muhammad Rafi, 12 tahun, pelajar SMPN 3 Tambun Kelas 7. Korban yang diketahui merupakan warga Perum Griya Asri meninggal dengan luka tusuk di bagian dada sebelah kanan dan luka dibagian siku tangan kanan.
AKP Endang menambahkan, aksi tawuran pelajar itu terjadi sekira pukul 15.30 WIB setelah pelaksanaan ulangan kenaikan kelas (UKK). Berdasarkan keterangan saksi, awalnya sebanyak 20 orang siswa SMPN 3 Tambun Selatan yang saat itu berseragam Pramuka berangkat ke tempat kejadian perkara (TKP). Mereka memenuhi tantangan tawuran yang diduga berasal dari siswa SMPN 12 Tambun Selatan.
Setelah tiba di TKP, sudah ada sejumlah siswa yang diduga berasal dari SMPN 12 Tambun Selatan sekitar 30 orang dengan berseragam Pramuka juga. Tidak diketahui, kelompok mana yang lebih dulu menyerang, tiba-tiba saja mereka langsung saling baku pukul satu sama lain.
Warga yang ada di sekitar lokasi berusaha menghalau aksi bocah belasan tahun itu hingga mereka berlarian. Tapi saat mereka sudah pergi ditemukan satu siswa dengan luka tusuk di bagian dada sebelah kanan dan luka dibagian siku tangan kanan terkapar bersimbah darah.
Korban sempat dilarikan warga ke RS Karya Medika 2 Tambun. Tapi kondisinya yang sudah kritis akhirnya meninggal. Diduga korban meninggala kibat luka tusuk yang sangat parah dan darah yang banyak keluar. Untuk kepentingan penyidikan korban dikirim ke RS Polri R Soekamto Kramatjati Jakarta Timur.
Kasus ini ditangani Polsek Tambun. Beberapa saksi telah dimintai keterangan diantaranya Ilham Madina dan Miftahul Adam yang merupakan rekan korban dari SMPN 3 Tambun, Bekasi.

1 komentar: