06 Juli 2016

Bawa Shabu di Bandara Soekarno-Hatta, Seorang Kurir Ditangkap

Rabu, 6 Juli 2016 21:22 WIB
PUSKOMINFO - Penyidik Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) tengah mendalami kasus penumpang pesawat membawa 1 kilogram shabu. Penyelundupan yang dilakukan pria berinisial RL dikandaskan petugas gabungan TNI, Polri dan aviation security (Avsec).
“Penumpang tersebut berinisial RL. Saat ini kasus tersebut masih didalami dan diselidiki,” kata Kasatnarkoba Polresta Bandara Soetta, Kompol Martua Raja TL Silitonga, Rabu (6/7/2106).
Kompol Martua Raja menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, RL mengaku sebagai kurir shabu. Ia dijanjikan diberi upah oleh seorang bandar besar jika berhasil membawa barang haram tersebut ke Palu, Sulawesi Tengah. “RL dijanjikan upah Rp 25 juta jika barang haram itu sampai ke Palu,” ucap Kasat.
Aksi RL membawa 1 kilogram shabu terbongkar setelah notifikasi berbunyi dari walkthrough metal detector (WMTD) di security check point I Terminal 1 berbunyi. Petugas Avsec yang melakukan pemeriksaan kemudian berkoordinasi dengan Polres Bandara Soekarno-Hatta.
Dari penggeledahan, petugas gabungan menemukan satu paket shabu di kantong belakang celana penumpang, sedangkan paket lainnya ditempelkan dengan lakban di bagian paha. Aksi nekat itu diduga sengaja dilakukan pelaku memanfaatkan padatnya jumlah penumpang pada arus mudik Lebaran.
Head of Corporate Secretary & Legal PT Angkasa Pura II, Agus Haryadi mengatakan upaya penyelundupan narkoba ini berhasil digagalkan berkat kerja sama antara AP II dengan TNI dan Polri. Selaku pengelola bandara, PT AP II berkomitmen memerangi peredaran narkoba dengan mengintensifkan pengawasan Avsec yang didukung TNI dan Polri di 13 bandara yang dikelola perusahaan.

1 komentar: