09 Juli 2016

Dua Pencuri Spesialis Rumah Kosong Dibekuk Polsek Metro Penjaringan

Sabtu, 9 Juli 2016 22:00 WIB
PUSKOMINFO - Dua pencuri spesialis rumah kosong (rumsong) saat musim mudik yakni Mahmud alias Ronald, 38 tahun dan Luki Jati Kusuma, 30 tahun, dibekuk polisi di Kawasan Kampung Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara.

Berawal, kedua pelaku bersama ketiga temannya yakni Risky, Karom, dan Dimo yang hingga kini masuk dalam daftar pencaharian orang (DPO) dan dalam pengejaran polisi, beraksi saat hari kedua lebaran, Kamis (07/07/2016).Tepat di Jalan Rawa Bebek II, RT18/11, Kelurahan Penjaringan, kediaman Arna Yuni Sutarsih, 34 tahun pun menjadi incaran para pelaku tersebut.

Diketahui, Arna tinggal seorang diri lantaran anak dan suaminya tengah pulang ke kampung halaman. Para pelaku itu pun beruntung, Arna sedang tidak berada di rumah

"Kelima pelaku ini sangat bebas beraksi untuk mengacak-ngacak isi rumah korban yang tengah kosong. Beberapa barang dan harta benda yang hilang dari rumah korban, yakni‎ TV layar datar 42 inch merek LG, TV layar datar 32 inch merk Sony, sebuah Playstation 2, dan Laptop merk HP ukuran 14 inch," ujar Kapolsek Metro Penjaringan, Kompol Bismo Teguh Prakoso, Sabtu (9/7/2016).

Dijelaskan Kapolsek, kejadian itu pun diketahui oleh tetangga korban yang bersebelahan rumah. Bismo melanjutkan, kecurigan tetangganya itu terbukti ketika melakukan pengecekan, kondisi dalam rumah Arna berantakan.

"Tetangga korban ini mencurigai ada beberapa pria masuk ke dalam kediaman Arna. Kecurigaan itu pun terbukti, ketika kelima pelaku yang berhasil kabur, dan melihat isi dalam rumah Arna berantakan. Tak ayal, kejadian ini membuat tetangganya langsung menghubungi kami," ujar Kapolsek.

Pihaknya yang mendapatkan laporan dari ‎warga tersebut, diterangkan Bismo, anggotanya diterjunkan langsung untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)."Tetangganya ini tahu kejadian ini sekitar tengah malam lewat, dan saat itu dirinya baru saja pulang kerja. Ketika kami tiba di lokasi kejadian, para pelaku spesialis rumsong ini diketahui masuk dengan mencongkel engsel jendela hingga rusak, dan menggondol barang-barang elektronik dan barang berharga lainnya milik korban. Maka dari itu, kami langsung melakukan pengembangan lebih lanjut," ujarnya.

Pengembangan kasus itu pun, dijelaskan Kapolsek, membuat anggota berhasil menangkap dua dari lima pelaku, Mahmud alias Ronald dan Luki Jati Kusuma, pada Jumat (8/7/2016). Bismo pun mengatakan, kedua pelaku merupakan pelaku spesialis rumsong di Kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

"Anggota Reskrim kami kemudian berhasil menangkap Ronald, salah seorang dari otak komplotan di Kampung Rawa Bebek, bersama Luki Jati Kusuma yang juga tinggal di satu lokasi, berdekatan dengan rumah korban. Kedua pelaku ini juga buruh musiman. Saat dimintai keterangan, keduanya mengaku butuh ongkos untuk membeli kebutuhan lebaran," terang Kapolsek.

Sementara tiga pelaku lainnya, yakni Risky, Karom, dan Dimo, jelas Bismo, hingga saat ini masih DPO. Kedua pelaku pun, tambah Bismo, membuat korbannya merugi hingga Rp 12 juta lebih.

"‎Saat diinterogasi, Ronald mendapat bagian Rp 500.000, Luki Rp 200.000, sedangkan sisa penjualan barang lainnya masih dipegang oleh tiga pelaku yang masih DPO. Maka atas tindakannya Luki dan Ronald dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara di atas lima tahun," tutup Kapolsek.

1 komentar: