29 Juli 2016

Polresta Bekasi Tangkap Dua Pembunuh Pria Mengapung di Kali Cilemahabang Cikarang

Jumat, 29 Juli 2016 08:49 WIB
PUSKOMINFO - Polresta Bekasi berhasil menangkap dua pembunuh Wawan Kurniawan, 19 tahun, yang mayatnya ditemukan mengambang di Kali Cilemahabang RT 01 RW 11, Cikarang Baru, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (22/7/2016) lalu.

Tersangka yang ditangkap ialah AA, 16 tahun, dan FS, 17 tahun. Keduanya ditangkap di rumahnya masing-masing pada Rabu (27/7/2016) malam. Petugas masih mengejar satu pelaku lagi yang menjadi otak pembunuhan.

"Kami masih mengejar otak pembunuhan terhadap juru parkir di ruko Roxi A," kata Kapolresta Bekasi, Kombes Pol Awal Chairudin pada Kamis, 28 Juli 2016.

Hasil penyelidikan atas sejumlah saksi dan keluarga, polisi mengidentifikasi para pelaku. Awal menjelaskan, kedua pelaku sudah mengakui perbuatannya. Motifnya karena dendam pribadi.


Kapolres menjelaskan, pembunuhan itu dilatarbelakangi dendam. Sebab, korban pernah menjual mesin sepeda motor tersangka A secara diam-diam. Pelaku yang mencari keberadaan korban tak pernah menemukan.

Akhirnya pelaku memancing korban dengan akun palsu di Facebook. "Pelaku berpura-pura ingin menjual mesin sepeda motor," kata Kapolres. Menurut Kapolres, pancingan itu berhasil. Pelaku membawa temannya AA dan FS menemui korban di Kampung Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Rabu pekan lalu. 

Tanpa basa-basi, para pelaku lalu menghajar korban hingga babak belur. Belum puas, mereka mengikat korban dan mencekik. "Korban lalu dibuang ke kali," kata Kapolres. "Jenazahnya ditemukan Jumat pekan lalu." tambahnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi, Kompol Ardi Rahananto, menambahkan, penyidik masih memburu tersangka lainnya, A karena saat didatangi di rumahnya telah melarikan diri. Meski begitu, Kompol Ardi mengaku telah mengetahui persembunyian tersangka. 

"Anggota sedang mengintai pelaku," kata dia.

Tersangka yang ditangkap diancam dengan pasal pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pembunuhan juncto Pasal 170 tentang pengeroyokan. Adapun, ancamannya hukuman penjara selama 10 tahun.

1 komentar: