12 Juli 2016

Polsek Metro Pasar Minggu Tangkap Copet di Ragunan, Modus Bawa Anak dan Istri Saat Beraksi

Bawa Anak dan Istri, Copet Ini Mengecoh Korban di Ragunan
Selasa, 12 Juli 2016 08:11 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Pasar Minggu menangkap dua tersangka pencurian berinisial IF, 43 tahun, dan IK, 43 tahun, di Taman Marga Satwa Ragunan, Jumat dan Ahad, 8 dan 10 Juli 2016.

Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kompol Zaky Alkazar Nasution mengatakan keduanya ditangkap lantaran kedapatan mencuri barang-barang pedagang dan pengunjung Taman Marga Satwa Ragunan saat liburan Lebaran.. 


"Mereka kami tangkap di sekitar kandang jerapah," ujar Kapolsek saat jumpa pers di Mapolsek Metro Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (11/7/2016).

Kapolsek menuturkan kedua tersangka tersebut mencuri dengan modus yang berlainan. Kapolsek menjelaskan untuk tersangka IF, ia mencuri barang bawaan milik para pengunjung dengan modus pencopetan, sedangkan IK mencuri barang dagangan milik penjual yang berjualan di sekitar Ragunan. 

"Keduanya mengaku sebagai pengunjung dengan membawa keluarganya masing-masing," ucapnya.

Kapolsek menjelaskan modus yang dilakukan IK dalam mencuri barang dagangan di Ragunan, yakni dengan mengalihkan perhatian melalui anak dan istrinya. 

"Saat pedagang teralihkan oleh perhatian anak dan istrinya, Iwan kemudian memasukkan barang-barang curian ke dalam tas anaknya," ucap Kapolsek.

Sedangkan untuk tersangka IF, saat diperiksa ia mengaku mencuri barang-barang milik pengunjung saat lengah. Tidak hanya itu, menurut Kapolsek, IF juga menjalankan aksinya di tengah keramaian. "Yang jadi incarannya adalah telepon selular dan dompet," katanya.

Kapolsek mengatakan dalam penangkapan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti curian tiga unit telepon selular, dua buah dompet berisi Rp 120 ribu, dan belasan mainan anak-anak berupa topeng, sandal, topi, tas, dan jam tangan. "Semuanya kami bawa ke Mapolsek," ucapnya.

Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka dijerat Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman lima tahun penjara. Kapolsek menuturkan meski para tersangka melibatkan istri dan anaknya dalam menjalankan aksinya, tapi kepolisian membebaskan mereka lantaran dinilai tidak cukup bukti yang menguatkan.

1 komentar: