24 Agustus 2016

Polresta Bekasi Kota Tangkap Bandar Narkoba, Sita 65 Kg Ganja

Rabu, 24 Agustus 2016 07:07 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Narkoba Polresta Bekasi Kota meringkus seorang bandar narkoba jenis ganja saat hendak transaksi di pintu gerbang Perumahan Jakarta Garden City, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Dari tersangka berinisial TD, 37 tahun, disita barang bukti seluruhnya 65 kg ganja.

"Pelakunya adalah TD, seorang bandar narkoba ganja yang selama ini kiprahnya meresahkan warga Bekasi dan Jakarta," ujar Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Umar Surya Fana di Bekasi, Selasa 23 Agustus 2016.

Menurut Kapolres, pelaku ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat. Berbekal laporan itu, petugas kemudian menyamar sebagai calon pembeli dan membuat janji untuk bertransaksi. Setelah disepakati lokasinya, kata Kapolres, petugas kemudian bergerak ke TKP untuk meringkusnya di dalam mobil Toyota Avanza miliknya.

Saat diringkus pelaku TD tidak melakukan perlawanan. Di dalam mobilnya, petugas menemukan enam paket ganja dengan berat masing-masing paket satu kilogram.

Dari penangkapan itu, petugas menggeledah rumahnya di Kampung Cakung Payangan, Jatiasih, Kota Bekasi.

Kasat Narkoba Polresta Bekasi Kota, Kompol Ujang Rohanda menambahkan, penggeledahan dirumah TD, petugas menemukan 59 kilogram ganja lainnya. "Total ganja yang kami amankan sebanyak 65 kilogram siap diedarkan di wilayah Bekasi dan Jakarta," tuturnya.

Kepada polisi, tersangka mengaku mendapatkan ganja dari dua pelaku berinisial JP dan AK. Hingga kini, kata Kompol Ujang Rohanda, penyidik masih memburu dua pemasok ganja tersebut.

"Ganja ini diperoleh dari daerah Sumatera. Keberadaan dua pelaku lainnya masih diburu petugas," katanya.

Kompol Ujang menjelaskan, TD memperoleh ganja tersebut dari AK melalui JP. Penyerahan barang haram itu dilakukan di rest area tol Tangerang Merak pada 17 Agustus 2016 pukul 11.00 WIB.

Sebetulnya total ganja yang diterima pelaku 100 kilogram, tapi pelaku sudah keburu menjual 35 kilogram. Sisanya sebanyak 65 kg diamankan sebagai barang bukti.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 111 ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

2 komentar:

  1. saya sangat berterima kasih banyak MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan pesugihan dana ghaib nya kini kehidupan kami sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ternyata apa yang tertulis didalam blok MBAH RAWA GUMPALA itu semuanya benar benar terbukti dan saya adalah salah satunya orang yang sudah membuktikannya sendiri,usaha yang dulunya bangkrut kini alhamdulillah sekaran sudah mulai bangkit lagi itu semua berkat bantuan beliau,saya tidak pernah menyangka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan kebaikan MBAH,,bagi anda yang ingin dibantu sama MBAH RAWA GUMPALA silahkan hubungi MBAH di 085 316 106 111 insya allah beliau akan membantu anda dengan senang hati,pesugihan ini tanpa resiko apapun dan untuk lebih jelasnya buka saja blok mbah PESUGIHAN DANA GHAIB TANPA TUMBAL

    BalasHapus