30 September 2016

Polres Metro Jakarta Utara Tangkap Anggota Dishub Jakarta UtaraJadi Pelaku Begal di JPO Yos Sudarso



Jumat, 30 September 2016 22:44 WIB
PUSKOMINFO - Seorang anggota Suku Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Utara, Kuswanto ditangkap aparat Satuan Reskrim Polres Jakarta Utara karena terlibat aksi begal sadis. Pelaku bersama kawannya, Andi Ari biasa membegal pejalan kaki di jembatan penyeberangan orang (JPO) di sekitar Jl Yos Sudarso, Jakut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Yuldi Yuswan mengatakan, pelaku terbilang sadis karena tidak segan-segan melukai bahkan menghilangkan nyawa korbannya.

"Sejauh ini sudah ada enam korban. Bahkan salah satu korban bernama Dirham meninggal dunia akibat dibacok di bagian kepalanya, setelah dirampas barangnya di Jl Yos Sudarso, Jakarta Utara," ujar AKBP Yuldi dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (30/9/2016).

AKBP Yuldi mengatakan, Kuswanto sebelumnya merupakan anggota Satpol PP Jakut yang berdinas sejak 200-2014. "Menurut pengakuaannnya, ia dipindah dari Satpol PP ke petugas Dishub karena dikenal pemalas dan rajin bolos kerja," imbuhnya.

AKBP Yuldi mengungkap, tersangka melancarkan operasinya pada malam hari. Sasarannya adalah perempuan yang berjalan kaki di sekitar Jl Yos Sudarso.

"Tetapi pada saat itu, para pelaku mendapatkan korban laki-laki. Kebetulan korban

Tersangka melakukan aksinya bersama temannya, Andi Ari. Andi Ari ini diketahui bekerja sebagai wartawan.

"Pelaku Andi Ari ini memiliki senjata berupa pisau komando. Pisau komando tersebut digunakan untuk melukai korban salah satunya yang meninggal itu," sambungnya.
Polisi terpaksa menembak kaki tersangka Andi karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Penayangan Video Porno di Videotron

Jumat, 30 September 2016 22:16 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya menangkap pelaku yang menayangkan video porno di videotron di kawasan Jalan Prapanca, Jakarta Selatan, Jumat (30/9/2016).
Kasubdit Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto membenarkan penangkapan pelaku penayangan video mesum itu.
Saat ini, pelaku sedang dalam perjalan menuju kantor Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
"Lagi dijemput anggota," ujar AKBP Budi saat dikonfirmasi, Jumat (30/9/2016).
Sampai saat ini, identitas pelaku belum diketahui.
Aparat kepolisian sedang mempersiapkan untuk mengungkap kasus tersebut.
Warga Jalan Prapanca, Jakarta Selatan, digegerkan videotron memutarkan potongan adegan video porno, pada Jumat (30/9/2016).
Berdasarkan video yang diterima, ada adegan porno seorang perempuan sedang melakukan adegan oral seks.
Video itu terputar di sebuah browser komputer. Saat video diputar, sejumlah orang terlihat berkerumun di bawah videotron untuk menyaksikan video porno itu. Tak hanya pejalan kaki, sejumlah pengendara sepeda motor tertarik menengok adegan tak senonoh itu.

Sedang Makan Nasi Goreng, Pemuda Ini Dibacok Perampok

Dua Pelaku Berhasil Diringkus Polsek Cikarang Utara

Jumat, 30 September 2016 18:16 WIB
PUSKOMINFO - Nasib apes dialami oleh AM, 18 tahun. Pemuda itu mendadak dibacok oleh perampok ketika sedang menyantap nasi goreng di Kampung Rawa Lintah RT 01 RW 01, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (29/9/2016) malam. Selain luka bacok di kepala dan leher, korban harus kehilangan sebuah telepon selular.

Kapolresta Bekasi, Kombes Pol Awal Chairudin, mengatakan peristiwa itu bermula ketika korban bersama temannya B, 19 tahun, sedang makan nasi goreng di pinggir jalan. "Tiba-tiba datang dua orang tak dikenal," kata Kapolres, Jumat (30/9/20160.


Menurut Kapolres, seorang pelaku meminta korban menyerahkan harta yang dibawa. Namun AM justru berusaha mempertahankan telepon selular jenis Blackberry Z10 miliknya. Pelaku marah dan mengeluarkan sebilah celurit dan membacok korban.

Akibatnya, korban mengalami luka bacok di kepala dan leher. Pelaku kemudian melarikan diri dengan sepeda motor. Sementara, korban dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh temannya. "Kami masih melakukan penyelidikan," kata Kapolres.

Polisi menangkap pelaku beberapa jam kemduian. Mereka adalah FKH dan HY. Hasil penggeledahan ditemukan barang bukti hasil kejahatan berupa telepon selular jenis Blackberry Z10. Pelaku digelandang ke Markas Polsek Cikarang Utara. "Pelaku terdeteksi dari ponsel korban," kata Kapolres.

Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Puji Hardi, mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku juga baru saja merampas sebuah telepon selular milik penduduk di Jalan Gatot Subroto, Desa Karangasih, Cikarang Utara. "Tapi, korban tak sampai dilukai," ujar Kapolsek.

Dari kasus itu, kata Kapolsek, pihaknya menyita barang bukti berupa dua bilah celurit, telepon selular Blackberry Z10 milik korban dan ponsel merk Advance pelaku. Polisi masih mengembanngkan kasus tersebut, tak menutup kemungkinan ada kelompok lain spesialis perampas telepon selular.

Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka mendekam di sel tahanan Polsek Cikarang Utara. Dijerat dengan pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang perampokan, ancamannya hukuman penjara di atas lima tahun.

Polsek Bekasi Timur Jaring Puluhan Pengamen

Sebanyak 25 pengamen yang terjaring Polsek Bekasi Timur diberikan bimbingan, Kamis (29/9/2016)
Jumat, 30 September 2016 15:54 WIB
PUSKOMINFO - Demi memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat, Kepolisian Sektor (Polsek) Bekasi Timur mengamankan 25 orang pengamen dari berbagai tempat yang ada di wilayah hukum Polsek Bekasi Timur, Kamis (29/09/2016) kemarin.
Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Susgarwanto menjelaskan bahwa, kegiatan dilaksanakan dalam rangka operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dari tindak premanisme di wilayah Bekasi Timur. Tujuannya adalah memberikan keamanan, dan kenyamanan kepada masyarakat.
“Giat dilaksanakan dimulai pada pukul 13.30 – 15.30WIB dimulai dari Terminal induk Bekasi, Bulak Kapal, depan pusat perbelenjaan BTC dan Tol Bekasi Timur. Hasil Cipkon, anggota mengamankan 25 orang pengamen,” jelasnya
Kompol Susgarwanto melanjutkaan giat Cipkon dilaksanakan menindaklanjuti atas aduan masyarakat terkait banyaknya pengamen yang meminta uang dengan cara memaksa. Karena sudah meresahkkan kata dia, dilakukan penindakan.
“Iya ini kita lakukan setelah mendapat laporan dari masyarakat yang mengeluhkan banyaknya pengamen yang meminta uang dengan cara paksa, di sekitar Jalan tersebut,makanya kita tindak langsung,” bebernya.
Lebih lanjut Kapolsek mengatakan dalam operasi tersebut terdapat satu orang punk yang masih berusia dibawah umur.
“Tadi memang ada anak punk yang berusia 14 tahun kita amankan, dan nantinya dia akan kita panggil orang tuanya. Untuk yang lain juga kita akan buat suart peringatan, jika melakukan lagi melakukan pemaksaan, kita akan tindak tegas,” tandas Kapolsek.

Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Sita Ribuan Sepatu Nike Palsu Buatan China di Penjaringan

Polda Metro Sita Ribuan Sepatu Nike Palsu Buatan China di Penjaringan/ IST

Jumat, 30 September 2016 15:32 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Sub Direktorat Industri dan Perdagangan (Subdit Indag) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menyita ribuan pasang sepatu Nike palsu. Sepatu Nike palsu tersebut diimpor dari Guangzhou, China.

Kepala Sub Direktorat Indag Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, AKBP Iman Setiawan mengatakan, pihaknya menindak perdagangan ilegal sepatu merek Nike tersebut setelah menerima pengaduan dari pemegang lisensi, pada tanggal 21 September 2016.

"Kami tindaklanjuti dengan melakukan penggeledahan pada tanggal 1 Desember di gudang di Penjaringan, Jakarta Utara dan disita 4.499 pasang sepatu Nike yang diduga palsu, yang diproduksi dan didagangkan tanpa izin pemegang lisensi atau prinsipal pemegang merek Nike," jelas AKBP Iman kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (30/9/2016).

Selain menyita 4.499 pasang sepatu di gudang, polisi juga menyita 2 mobil box berisi sepatu Nike palsu. Sepatu tersebut dikirim dari Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah dan didistribusikan ke Jakarta.

"Barang Nike palsu ini diimpor dari Guangzhou, China melalui Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang kemudian didistribusikan ke sejumlah toko di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat," lanjut dia.

"Kita ketahui dari pemeriksaan para pemilik toko, omsetnya mencapai Rp 100-150 juta. Untuk selisih harga Nike palsu dan asli ini berkisar antara Rp 300-400 ribu," tambahnya.

AKBP Iman mengatakan, ada perbedaan antara sepatu Nike asli dan palsu yakni pada barcode. "Di mana sepatu Nike asli tidak memiliki barcode. Dan kalau dilihat secara kasat mata juga jelas perbedaannya, kelihatan tidak rapi kalau yang palsu," ungkapnya.

Dalam kasus ini, empat orang ditetapkan sebagai tersangka yakni RK (importir), DI (distributor), serta pemilik toko berinisial FI dan GT. Tersangka RK sudah 6 bulan melakukan impor Nike palsu ini.

Atas kasus ini, keempatnya dijerat dengan Pasal 90, 91 dan 94 Undang-Undang RI No 15 Tahun 2001 tengang Merek dengan ancaman pidana kurungan paling lama 5 tahun dan atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Lebih lanjut AKBP Iman mengatakan, upaya penindakan tersebut dilakukan sebagai wujud kehadiran Negara dalam melindungi pelaku usaha selaku pemegang merek atau lisensi yang telah terdaftar di Direktorat Jenderal Hak Atas Kekayaan Inelektual (HAKI).

Yudi Ditemukan Tewas Usai Minum Obat Maag

Jumat, 30 September 2016 15;24 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria bernama Yudi Miolo S, 46 tahun, tewas usai mengkonsumsi obat maag.

Dari informasi yang dihimpun, ia awalnya mengeluh sakit perut usai mengantarkan makanan pada pelanggan bersama rekan kerjanya di cafe dan resto G2M, Ruko Frankfurt Paramount Gading Serpong B.05, Kelapa Dua, Tangerang.

Istri korban, Maria Pangemanan, 50 tahun, kemudian memberikan obat maag kepada suaminya tersebut.

Usai diminum, bukannya sembuh, korban malah terlihat gelisah, dan sedikit mengalami kejang-kejang, hingga akhirnya meninggal dunia.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri menuturkan, sebelum tewas korban juga sempat muntah-muntah akibat mengkonsumsi obat maag tersebut.

"Menurut istrinya, korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi, kolesterol dan asam lambung. Kami menduga, ada kaitan dengan meninggalnya korban saat itu," kata AKP Mansuri, Jumat (30/9/2016).

Untuk penyelidikan lebih lanjut, warga Jalan Arjuna, Pamulang itu selanjutnya di bawa ke rumah sakit untuk menjalani visum.

Rampas HP Pejalan Kaki, Dua Pemuda Nyaris Tewas Diamuk Massa di Senen

Jumat, 30 September 2016 15:16 WIB
PUSKOMINFO - Dua pemuda bernama Rizaldi Gunawan, 18 tahun dan Dhamar Agung S, 19 tahun nyaris tewas akibat diamuk massa di Jl. Kepu Selatan, Senen, Jakarta Pusat. Sepeda motor yang ditunggangi dua pria pengangguran ini terjungkal usai merampas handphone pejalan kaki di tempat kejadian perkara.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Suyatno mengatakan kejadian tersebut bermula dari korban Eron Rizky sedang berjalan kaki di sekitar TKP.

Kemudian datang Rizaldi dan Agung saling berboncengan dengan sebuah sepeda motor menghampiri korban. Kemudian duo sekawan ini berpura-pura menanyai alamat. Saat korban lengah Agung langsung merampas telepon genggam yang sedang dipegang Eron lalu kabur.

"Kemudian korban berteriak maling-maling, lalu dikejar warga. Sehingga sepeda motor pelaku terjatuh dan pelaku Rizaldi berhasil ditangkap sedangkan Agung lolos," tutur Kompol Suyatno, Jumat (30/9/2016).

Kompol Suyatno menambahkan, dihadapan petugas pelaku mengaku nekat melakukan aksi pencurian agar uang dari hasil penjualan handphone rampasan itu dapat digunakan untuk membayar sewa playstation.

"Meski sempat kabur Agung akhirnya berhasil ditangkap petugas di kediamannya di kawasan Cempaka Putih. Kasus ini masih ditangani Polsek Metro Senen," pungkasnya.

Kapolda Metro Jaya Kunjungi Rusun Rawa Bebek



Jumat, 30 September 2016 15:08 WIB
PUSKOMINFO - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan mengunjungi Rusun Rawa Bebek, Jakarta Timur pada Jumat (30/9/2016). Dalam kunjungan tersebut ia menggelar bakti sosial sekaligus mengunjungi warga Bukit Duri yang baru pindah ke rusun tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kapolda meminta agar penghuni rusun tersebut mengajak para kerabatnya yang masih memilih untuk tinggal di bantaran kali segera pindah ke rusun.

Menurut Kapolda, kehidupan di rusun akan lebih layak ketimbang memilih tinggal di bantaran kali. "Mohon Bapak, Ibu bilang ke kawannya yang masih tinggal di bantaran untuk pindah ke sini, karena bebas banjir dan tinggal disini berkah. Dari yang biasanya kebanjiran dan di sini tidak, itu pahalanya lebih banyak," ujar Kapolda.

Kapolda menjelaskan, selain terkena banjir, tinggal di bantaran kali juga rentan terhadap penyakit. Untuk itu, Kapolda berharap agar warga tidak lagi memilih tinggal di bantaran kali karena selain merugikan diri sendiri juga merugikan masyarakat lainnya.

"Terima kasih kepada Bapak, Ibu yang mau pindah ke Rawa Bebek dan pindah dari Ciliwung. Ciliwung lambat laun semua akan dibersihkan karena itu jalannya air. Kalau dibersihkan Jakarta akan bebas banjir, banjir yang merugikan masyarakat," ucap Kapolda.

Kawasan Bukit Duri ditertibkan pada Rabu (28/9/2016) lalu. Penertiban itu merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk menormalisasi Sungai Ciliwung.

Mayat Mengambang di Kali Depan Hotel Aston Cengkareng Ternyata WN China yang Hilang Dua Hari Lalu


Jumat, 30 September 2016 14:20 WIB
PUSKOMINFO - Mayat pria tanpa identitas yang ditemukan mengambang di kali depan hotel Aston Cengkareng, Jakarta Barat ternyata seorang Warga Negara China bernama Lin Geping, 26 tahun. Lin Geping menghilang dari hotel tempatnya menginap pada Rabu (28/9/2016) malam.

Kapolsek Metro Cengkareng, Kompol Eka Baasith mengatakan berdasarkan keterangan saksi teman korban bernama Andreas, ia menginap bersama korban sejak dua hari yang lalu di hotel tersebut. Namun, sampai kemarin, korban tidak berada di kamarnya.  

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh seorang satpam kawasan sekitar, Furkon, pada pukul 06.05 WIB. Furkon saat itu hendak berangkat ke tempatnya bekerja dan menemukan korban mengambang di selokan.

"Korban ditemukan mengambang di saluran air depan Hotel Asto, Cengkareng Timur Jakbar, kemudian dilaporkan ke pihak security di TKP dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kembangan," jelas Kapolsek.

Polisi telah meminta keterangan 4 teman korban yang tinggal di hotel. Korban bersama keempat temannya check in di hotel pada Rabu (28/9/2016) sekira pukul 21.30 WIB.

"Setelah check in korban dan keempat rekannya keluar dari hotel dan minum-minum di warung pinggir jalan di sekitar hotel, sampai kemudian kembali ke hotel 23.30 WIB," papar Kapolsek.

Tetapi, pada pagi harinya Kamis (29/9/2016) sekira pukul 09.00 WIB, korban tidak kunjung kembali. Dari hasil pengecekan CCTV hotel, korban diketahui keluar lagi dari kamar hotel pada Kamis (29/9/2016) sekitar pukul 00.29 WIB.

"Pada malam itu hujan deras, mungkin korban tidak melihat ada selokan dan terjatuh," imbuhnya.

"Diduga terpeleset ke selokan. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan barang korban juga tidak ada yang hilang," jelas Kapolsek.

Pihak Polsek Metro Cengkareng telah menghubungi Kedubes China terkait temuan mayat korban ini. Saat ini jenazah ada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap Pencuri Modus Rusak Mobil Korban Saat Diparkir

Jumat, 30 September 2016 13:14 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan menangkap dua lelaki paruh baya, Nurkadi, 56 tahun dan M Sidik alias Ojos, 34 tahun, pada Jumat (30/9/2016) atas kasus dugaan pencurian.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Eko Hadi Santoso menuturkan, penangkapan keduanya bermula dari laporan Annisa Miftaharyani, 23 tahun, warga yang mengaku kehilangan barang-barang di mobilnya yang diparkir di Graha Elnusa pada Senin (26/9/2016) pagi.

Pagi itu, sekira pukul 10.00 WIB, Annisa hanya meninggalkan mobilnya selama 20 menit untuk mengambil dokumen di dalam gedung. "Korban kembali ke mobilnya dan menemukan pintu mobil kanan bagian depan sudah terbuka, dan kunci kontaknya dalam keadaan rusak," kata AKBP Eko dalam keterangannya, Jumat (30/9/2016).

Pada peristiwa itu, kata AKBP Eko, Annisa kehilangan beberapa tas dan flashdisk miliknya. Ia pun melapor peristiwa tersebut ke polisi.

Kemudian polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan segera membekuk keduanya di daerah Joglo, Jakarta Barat, serta di Tangerang.

Kepada polisi, Nurkadi dan Ojos mengaku sudah membuntuti Annisa di jalan. Ketika mobil itu ditinggal, mereka langsung membobol mobil Honda Mobilio itu untuk mengambil barangnya.

"Tersangka sudah melakukan perbuatannya di beberapa TKP lain di Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Banten, Bekasi, dan Kerawang," kata AKBP Eko.

Polisi saat ini masih memeriksa kedua tersangka. Keduanya dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dan terancam kurungan paling lama tujuh tahun.

Petugas Kebersihan Sungai Ditemukan Tewas Tenggelam di Kali Sekretaris Jakarta Barat

Jumat, 30 September 2016 12:54 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Unit Pelaksana Kerja (UPK) Badan Air, Suku Dinas Kebersihan Jakarta Barat, Usman Maulana, 35 tahun, ditemukan tewas tenggelam di Pintu Air Busway Grogol 2, Sodetan Kali Sekretaris, Jakarta Barat. Usman diketahui tercebur saat membersihkan kali pada Jumat (30/9/2016) pagi dan ditemukan setelah pencarian selama 2 jam.

Jasad korban ditemukan sekira pukul 11.15 WIB. Saat ditemukan, jasad Usman dalam posisi tengkurap lengkap mengenakan baju oranye seragam khas petugas kebersihan, namun tidak menggunakan pelampung yang tidak sesuai standard operating procedure (SOP) saat membersihkan kali.

"Sebaiknya memang harus memakai pelampung. Pelampung sudah siap. Setiap anggota yang turun ke kali harus pake pelampung," kata Kosim, Pemantau UPK Badan Air Dinas Kebersihan Kecamatan Grogol, kepada wartawan, Jumat (30/9/2016).

Menurut Kosim, penggunaan pelampung penting untuk keselamatan kerja. Apalagi, lanjut Kosim, Kali Sekretaris memiliki kedalaman yang cukup dalam.

"Dia bekerja sendiri di atas rakit. Saya tidak tahu apakah dia punya pelampung atau enggak," kata Slamet (55), rekan kerja sekaligus saksi yang melihat Usman tenggelam.

Usman sudah cukup lama kerja sebagai petugas pembersih kali. Sebelum terpeleset dan jatuh, Usman bekerja sendirian mengggunakan rakit di bawah jembatan dekat pintu air. 

"Dia sudah lima tahun kerja sebagai pembersih kali. Dia masih bujangan," kata Irma, 29 tahun, sepupu Usman. 

Kejadian ini bermula ketika korban sedang bertugas membersihkan kali dengan menggunakan perahu. Tak diduga Usman tercebur ke Kali Sekretaris. Usman sempat berteriak meminta tolong, namun perlahan suaranya menghilang. Lantaran tak muncul kembali setelah kecebur, Usman diduga tak bisa berenang.

Polsek Metro Cilincing Tangkap Pencuri TV, Modus Berteman dengan Korban

Jumat, 30 September 2016 10:59 WIB
PUSKOMINFO - Seno, 35 tahun, nekad mencuri televisi milik Nandar, 21 tahun, yang baru dikenalnya selama dua minggu. Akibatnya, pelaku ditangkap Polsek Metro Cilincing, Jakarta Utara.

"Korban ini berteman dengan pelaku baru dua minggu dan selama itu, pelaku sering bermain ke rumah korban. Pada saat korban tidak ada di rumah, pelaku mencuri televisi milik korban,” kata Kapolsek Metro Cilincing, Kompol Supriyanto, Jumat (30/9/2016).

Kapolsek menambahkan, pencurian ini terbongkar karena aksi pelaku dipergoki oleh pembantu korban bernama Sri, 44 tahun.

Menurut Kapolsek, pelaku tidak hanya mencuri televisi, tetapi pelaku juga mencuri obat-obatan korban senilai Rp21 Juta.

"Awalnya pelaku tidak mengakui perbuataanya, tetapi setelah kami interogasi pelaku mengakui perbuatannya. Kami akan menyelidiki pelaku lebih lanjut karena kemungkinan ini modus baru dalam pencurian dengan berpura-pura dengan menjadi teman dan mengimbau kepada warga agar tidak percaya teman yang baru di kenalnya," tutup Kapolsek.

Polres Metro Jakarta Utara Ringkus Bandar Narkoba di Pademangan


Jumat, 30 September 2016 09:18 WIB
PUSKOMINFO - Seorang bandar narkoba jenis sabu bernama Suryana, 32 tahun, diciduk anggota Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara. Penangkapan dilakukan di rumah tersangkan di Jalan Pademangan Timur II, Gang 26, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan.

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Bambang Gunawan mengatakan bahwa pelaku ditangkap petugas saat tengah asyik tertidur pulas.

"Kami awalnya mendapat informasi dari warga dengan adanya pengedar narkoba jenis sabu di lingkungannya. Setelah mendapatkan laporan dari warga kami langsung menangkap pelaku, di mana pelaku saat ditangkap sedang tidur pulas, jadi tanpa perlawanan pelaku kami tangkap" ujar AKBP Bambang, Jumat (30/9/2016).

AKBP Bambang melanjutkan, kepolisian berhasil mengamankan barang bukti empat bungkus plastik klip kecil sabu seberat 1,10 gram.

"Pelaku akan di kenakan Pasal Primer Pasal 114 Ayat (1) Pasal 112 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan hukuman lima tahun penjara. Kami juga menghimbau kepada warga agar melaporkan kepada kami kalau ada di lingkungannya pengedar narkoba," tutupnya.

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Kali depan Hotel Aston Cengkareng

 
Jumat, 30 September 2016 07:59 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat ditemukan di sebuah kali di depan Hotel Aston Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (30/9/2016). Hal ini diketahui dari akun twitter TMC Polda Metro Jaya.
"Ditemukan seorang mayat di kali depan Hotel Aston, Cengkareng. Sementara akses jalan ditutup," tulis @TMCPoldaMetro.
Pihak kepolisian sudah menanganinya. Tampak dari foto yang diunggah @TMCPoldaMetro, pihak berwajib mendatangi lokasi kejadian.
Namun, belum diketahui identitas mayat tersebut.Sampai berita ini dimuat belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Polresta Depok Tembak Dua Perampok Nasabah Bank

Jumat, 30 September 2016 07:43 WIB
PUSKOMINFO - Dua pencuri yang biasa menyasar nasabah bank di Depok, AC, 27 tahun, dan AS, 27 tahun, terpaksa dilumpuhkan petugas Polresta Depok karena berusaha melawan saat akan ditangkap. Keduanya berperan sebagai eksekutor pencurian uang nasabah bank.

Pelaku lainnya yang juga ditangkap adalah HC, yang berperan sebagai informan bagi eksekutor. HC mengintai nasabah yang mengambil uang banyak di bank.

Mereka ditangkap polisi di kawasan Perumahan Grand Cikarang City Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi di sebuah rumah kontrakan. Korbannya adalah Rizky Dwi Oktavianto, 23 tahun, di mal Cimanggis Square pada 26 Agustus 2016 lalu.

"Karena melawan petugas maka kami tembak di bagian kaki. Keduanya adalah eksekutor," kata Kapolresta Depok Kombes Pol Harry Kurniawan, Kamis (29/9/2016) kemarin.

Setelah mendapatkan informasi, kedua eksekutor beraksi mencongkel mobil Honda CRV B 1149 EJB dengan letter T dan menggondol tas berisi uang Rp165 juta.

"Mereka tidak bawa senjata api atau senjata tajam. Ini memang sudsh direncanakan karena mereka spesialis. Di Depok mereka mengaku baru sekali bermain," kata Kapolres.

Polresta Bekasi Tangkap Penjual Pil Hexymer di Toko Kosmetik

Jumat, 30 September 2016 07:25 WIB
PUSKOMINFO - Polresta Bekasi menangkap tiga pelaku penjual obat terlarang jenis hexymer di Jalan H Bosih, Cibitung, Kabupaten Bekasi.  Sebanyak 5.355 pil heymer disita petugas dari tangan ketiga pelaku berinisial SAP, IK, dan DH.

Kapolresta Bekasi, Kombes Pol Awal Chairudin mengatakan, penangkapan tiga pelaku ini berdasar informasi dari masyarakat, banyaknya pelajar yang mengonsumsi pil hexymer.

Setelah dilakukan penyelidikan diketahui, pil yang masuk dalam psikotropika golongan IV tersebut dibeli para pelajar di salah satu toko kosmetik dan obat-obatan para pelaku.

"Ketiga pelaku ini telah menjual pil yang penggunaannya memerlukan resep dokter tersebut sejak 12 tahun terakhir," kata Kapolres kepada wartawan, Kamis (29/9/2016) kemarin. 

Kapolres menuturkan, dari tangan para pelaku disita sejumlah barang bukti yakni, tujuh paket pil hexymer yang tiap paketnya berisi 23 butir, 335 butir belum dipaket, lima botol belum dibuka (setiap botol berisi 5.000 butir).Total pil hexymer yang disita sebanyak 5.355 butir.

Selain itu, petugas juga menyita 2.870 butir pil tramadol, 2.300 butir pil trihex, 250 butir pil aldimex, 60 butir pil valisan B, 30 butir pil alpa zolam, 130 butir pil alprazolam otto, 140 butir pil alprazolam dexa, dan obat penenang lainya.

Akibat perbuatanya, ketiga pelaku melanggar Pasal 62 ayat 1 Jo Pasal 8 ayat 3 UU RI No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman 12 tahun penjara.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat, 30 September 2016

Jumat, 30 September 2016 07:14 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat, 30 September 2016 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK :Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Mall Artha Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi Sartika 
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

- Info Keterangan Lebih Lanjut:Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp : 021-52960770, Fax : 021-5275090

29 September 2016

Operasi Cipta Kondisi, Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap 145 Preman

Kamis, 29 September 2016 14:41 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polres Metro Jakarta Pusat menangkap 145 preman saat operasi cipta kondisi menjelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

"Kami gelar operasi cipta kondisi menjelang Pilkada pada beberapa lokasi," kata Kepala Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Dwiyono, di Jakarta, Kamis (29/9/2016).


Kapolres menuturkan operasi cipta kondisi dilakukan secara rutin guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat kondusif. Petugas kepolisian menyasar beberapa lokasi yang terindikasi terjadi aksi premanisme di Pasar Senen, Tanah Abang dan Senayan pada Rabu (28/9/2016). 

"Kami sasar segala bentuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat," ujar Kapolres.

Beberapa orang yang ditangkap karena membawa minuman keras, narkoba, dan menjadi timer angkutan umum.

Polsek Ciputat Tangkap Tiga Pengedar Ganja

Kamis, 29 September 2016 13:06 WIB
PUSKOMINFO - Tiga pemuda yang diduga pengedar serta pemakai narkotika jenis ganja di kalangan remaja sekitar kawasan Ciputat dibekuk tim buru sergap (Buser) Unit Reskrim Polsek Ciputat.

"Penangkapan ketiga ABG yang diduga menjadi pengendar narkotika jenis ganja di kalangan remaja itu berkat informasi sejumlah warga sekitar yang merasa risih serta curiga terhadap aksi sekumpulan remaja yang sering nongkrong hingga larut malam di kawasan Jalan Bukit Raya, depan warung Pedesaan, Kelurahan Serua, Ciputat," kata Kapolsek Ciputat Kompol tatang Syarif didampingi Kasubbag Humas Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP mansuri.

Mendapatkan informasi dan keluhan masyarakat tersebut, jajaran Unit Reskrim Polsek Ciputat langsung melakukan penyidikan dan penelusuran di kawasan tersebut. Pada Kamis (29/9/20160 dinihari tadi akhirnya tim Buser berhasil meringkus ke tiga tersangka yang diduga sering menjual, mengedarkan dan memakai narkotika jenis ganja.

“Mereka bertiga antara lain IM, 24 tahun, DG, 24 tahun, dan Cd ,21 tahun, semuanya warga Kelurahan Serua, Ciputat itu ditangkap saat melakukan transaksi ganja,” kata AKP Mansuri.

"Ketiganya juga diduga habis menghisap ganja," tanbah AKP mansuri.

Dari hasil penangkapan ke tiga pelaku, lanjut Kompol Tatang Syarif, tim Buser Reskrim Polsek Ciputat berhasil menyita narkotika jenis ganja seberat satu ons yang siap edar.

“Barang bukti ganja itu sudah dalam bentuk kemasan paket kecil sebanyak 40 paket yang akan dijual Rp 50 ribu/paket, delapan paket ukuran sedang Rp 400.000/paket dan satu paket ukuran besar Rp 700 ribu/paket serta dua paket ukuran seperempat Kg seharga Rp 1 juta,” jelas Kapolsek.

Ketiga pelaku kini ditahan dan masih dimintai keterangan untuk penyidikan lebih lanjut terhadap kegiatan peredaran narkotika di wilayah Ciputat serta Kota Tangsel lainnya.

Diduga Akibat Gesekan Kabel Telkom, Kebakaran Terjadi di Jalan Margonda

Diduga Akibat Gesekan Kabel Telkom, Kebakaran Terjadi di Jalan Margonda
Kamis, 29 September 2016 12;49 WIB
PUSKOMINFO - Peristiwa kebakaran terjadi di depan Jalan Margonda, Depok, Kamis (29/9/2016) pagi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan api diduga berasal dari gesekan kabel telkom berbahan tembaga yang membakar karet pelindung kabel.

"Terjadi kebakaran kecil dan sudah padam," ujar Kabid Humas, kepada wartawan, Kamis (29/9/2016).

Kabid Humas menjelaskan, di lokasi itu saat ini sedang dalam tahap pengerjaan pembangunan drainase. Posisi kabel telkom berjarak hanya 30 cm dari permukaan jalan. "Sehingga saat dilakukan pengeboran mengenai kabel telkom," kata Kabid Humas.

Truk Bermuatan Kardus Terguling di Tol Semanggi arah Grogol

 
Kamis, 29 September 2016 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Hujan yang mengguyur Jakarta pada Kamis (29/9/2016) tadi pagi membuat kondisi jalan menjadi licin hingga membuat Truk Fuso bermuatan kardus dengan nomor polisi B 9616 JK terguling di Jalan Tol Semanggi arah Grogol KM 7.800 atau lebih tepatnya di depan Gedung LIPI.

"Kendaraan Truk Fuso yang melaju dari arah timur ke barat di jalan Tol Cawang-Grogol, sesampainya di depan Gedung LIPI tepatnya KM 7.800 diduga kurang hati-hati dan licin," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (29/9/2016).

Alhasil, kendaraan yang dikemudikan Muplihin, 31 tahun,  itu terguling lantaran sang sopir tak bisa menguasai setir. Ia pun langsung dibawa ke RS Budi Asih guna menjalani perawatan karena mengalami luka-luka.

"Mobilnya oleng kekiri kemudian menabrak pembatas jalan tol, kendaraan akhirnya terbalik dengan posisi ban kiri diatas," tutupnya.

Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas dari arah Pancoran yang menuju Semanggi macet.

Polresta Bandara Soetta Tangkap Pelaku Penggelapan Buronan Polres Ketapang Kalimantan Barat

Kamis, 29 September 2016 08:00 WIB
PUSKOMINFO - Seorang buronan Polres Ketapang, Kalimantan Barat berinisial HU dibekuk petugas Polresta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, pada Selasa (27/9/2016) malam.

HU termasuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Ketapang terkait kasus penggelapan.

Polisi berhasil menangkap pria yang bekerja sebagai karyawan swasta itu saat berada dalam pesawat di Terminal 1 Bandara Soetta.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Bandara Soetta, AKP Sutrisna mengatakan, penangkapan tersebut berawal saat anggota Polsubsektor Terminal 1 Brigadir Pramono menerima telepon dari anggota protokol Kalimantan Barat.

Anggota protokol itu menginformasikan ada seorang buronan yang akan terbang melalui Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta.

"Selanjutnya anggota Polsubsektor Terminal 1 dihubungi oleh Kasat Reskrim Polres Ketapang bahwa benar sesuai nomor surat DPO/01/IX/2016/Sek SP Hulu dan LP/306B/IX/2016/Sek SP Hulu akan terbang melalui Bandara Soekarno - Hatta," kata AKP Sutrisna kepada wartawan, Rabu (28/9/2016).

Selanjutnya pihaknya langsung mengirimkan foto surat DPO dan Surat Perintah penangkapan terhadap pelaku.

Akhirnya petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka. Saat dilakukan penangkapan, pelaku berada dalam pesawat hendak terbang menuju Pontianak.

"Kami menjemput pelaku di dalam pesawat dan mengamankannya untuk dibawa ke Mapolres Bandara Soekarno Hatta, setelah sebelumnya kami berkoordinasi dengan pihak maskapai," kata AKP Sutrisna.

AKP Sutrisna menerangkan, tersangka dijerat Pasal 374 KUHP dengan tuduhan penggelapan.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis, 29 September 2016

Kamis, 29 September 2016 07:55 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis, 29 September 2016 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK :Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Mall Artha Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi Sartika 
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

- Info Keterangan Lebih Lanjut:Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp : 021-52960770, Fax : 021-5275090

28 September 2016

Polsek Cimanggis Bekuk Tiga Pencuri Uang Nasabah Bank

Rabu, 28 September 2016 15:05 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Cimanggis berhasil membekuk komplotan pelaku spesialis pencuri uang nasabah bank di kawasan Perumahan Grand Cikarang City Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (28/9/2016) pagi.

Ketiga pelaku yang berhasil ditangkap yaitu HA,48 tahun, AC,27 tahun, dan AS,27 tahun. Mereka tidak berkutik saat dicokok anggota dipimpin Kapolsek Cimanggis Kompol Agung di tempat persembunyiannya setelah sempat buron hampir sebulan.

Terungkap kasus ini berawal ketika para pelaku mengincar korbannya sedang mengunjungi mal Cimanggis Square, pada Jumat (26/8/2016) sekira pukul 13:00 WIB. Saat korban Rizky Dwi Oktavianto,23 tahun, berdua bersama bapaknya sedang memarkir mobil Honda CRV B 1149 EJB di parkiran mal, terekam cctv ketika sedang melancarkan aksinya dengan mencongkel pintu mobil lalu membawa tas berisi uang Rp165 juta.

Menurut Kapolresta Depok, Kombes Pol Harry Kurniawan, para pelaku sudah mengikuti korban dari bank BCA cabang Gandaria Jakarta Timur, ketika korban mengambil uang Rp. 165 juta. Seorang pelaku AC bertugas mengintai dalam bank berpura-pura menjadi nasabah langsung memberitahui teman-temannya sedang menunggu diluar.

“Pelaku menggunakan dua sepeda motor mengikuti mobil korban usai mengambil tas. Ketika korban singgah ke mall lalu memarkirkan mobil, pelaku langsung mencongkel pintu depan kanan mobil menggunakan kunci leter T dan langsung mengambil tas ransel berisi uang Rp. 165 juta,”ujar Kapolres didampingi Kapolsek Cimanggis Kompol Agung di Mapolresta Depok, Rabu (28/9/2016).

“Uang Rp.165 juta yang dicuri pelaku rencana sama korbannya akan digunakan untuk membayar gaji pegawainya,” tambah Kapolres.

Kapolres mengatakan, saat pelaku melancarkan aksinya terekam kamera cctv dan terekam plat nomor sala satu pelaku dan langsung dilakukan penyelidikan.

“Pada saat ditangkap tidak ada perlawanan dari pelaku. Rumah yang menjadi teempat persembunyian pelaku adalah rumah kontrakan. Kepada penyidik, pelaku mengaku sudah lima kali beraksi dengan sasaran mengincar korbannya usai mengambil uang di bank,”kata Kapolres.


Para pelaku mengaku telah melakukan aksinya di wilayah Depok satu kali, sisanya di wilayah Bekasi, Cileungsi dan Tambun.

“Korban yang telah menjadi target pelaku tidak hanya nasabah bank yang membawa mobil, namun motor juga pernah dimainkan pelaku kerugian antara Rp. 10 hingga 20 juta,”ungkapnya.

Kawanan pelaku yang dikenal sadis ini, lanjut Kapolres tidak segan-segan akan melukai korbannya jika langsung berpapasan. “Uang yang dicuri sudah habis digunakan masing-masing pelaku. Uang tersebut ada yang digunakan untuk beli burung hias, judi game online, dan dikirim ke kampung halaman didaerah Palembang,”paparnya.

Penggeledahan yang dilakukan tempat kontrakan pelaku, lanjut Kapolres, menyita satu unit motor honda beat hitam D 5396 ZDX dan sebuah kunci letter T yang digunakan untuk mencongkel pintu mobil korban.

“Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman lima tahun penjara,”tutup Kapolres.

Polda Metro Jaya Imbau Pengendara Hindari Lokasi Demo Buruh

Rabu, 28 September 2016 14:43 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya mengimbau para pengendara agar menghindari jalur yang menjadi lokasi aksi demo buruh karena diprediksi akan terjadi kepadatan lalu lintas pada Kamis 29 September 2016 besok.

"Agar tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas hindari ruas jalan yang menjadi lokasi demo buruh," kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto di Jakarta, Rabu (28/9/2016).

AKBP Budiyanto mengarahkan pengendara agar mengikuti petunjuk petugas kepolisian di lapangan guna menghindari kemacetan akibat aksi buruh tersebut.

Menurut AKBP Budiyanto, petugas menyiapkan rekayasa pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional tergantung kondisi saat terjadi kemacetan.

Lokasi yang menjadi tempat demo buruh yakni gedung DPR/MPR RI, Istana Kepresidenan, kantor Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, kantor Jamsostek dan gedung KPK.

Imbauan jalan yang harus dihindari, Jalan Gatot Subroto selepas Semanggi arah barat, Jalan Gatot Subroto setelah Semanggi arah timur dan Jalan Gatot Subroto setelah traffic light Kuningan arah timur.

Sementara skenario pengalihan arus lalu lintas saat terjadi kemacetan yakni Bundaran Hotel Indonesia (HI) arah Jalan Sudirman dialihkan ke Jalan Teluk Betung-Jalan Kebon kacang-Dukuh Atas-Jalan Kendal.

Dari arah Dukuh Atas dialihkan ke Tanah Abang-Jalan Gunung Galunggung, sedangkan kendaraan dari Patung Kuda dialihkan ke Jalan Wahid Hasyim-Jalan Ahmad Salim atau Jalan Sabang-Jalan Sultan Sahir.

Kawasan Istana Kepresidenan arah Jalan MH Thamrin menuju Harmoni dialihkan ke Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit-Jalan Gajah Mada atau menuju Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utata-Jalan Veteran 1-Jalan Veteran.

Dari arah Harmoni atau Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Juanda-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Pejambon-Jalan Raden Rais.

Selanjutnya menuju Jalan Surya Pranoto-Jalan Balikpapan Raya-Jalan Cideng Timur dan menuju Jalan Majapahit-Jalan Abdul Muis-Jalan Budi Kemuliaan atau Jalan Kebon Sirih.

Kendaraan dari Stasiun Kota ke Harmoni dialihkan ke kiri arah traffic light Olimo-Mangga Besar-Gunung Sahari-Jalan W Pranoto-Pecenongan-Jalan Samanhudi atau ke kana melalui Jalan Zainul Arifin.

Ruas jalan di depan gedung DPR/MPR RI Jalan Gatot Subroto arah barat dari Semanggi-Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Gelora-Jalan Gelora I-Jalan Palmerah Utara. Kendaraan dari Jalan S Parman dialihkan menuju Jalan Pejompongan-Jalan Penjernihan atau Jalan Gelora 1.

Nasabah Bank BCA Kota Bekasi Dirampok, Rp 60 Juta Raib Digondol Perampok

Rabu, 28 September 2016 08:46 WIB
PUSKOMINFO - Perampokan terhadap nasabah bank kembali terjadi wilayah hukum Kota Bekasi, Jawa Barat. Kali ini, seorang nasabah bank dirampok dengan modus membuntuti kendaraan korban usai mengambil uang dari bank. Kemudian memepet kendaraan dan melakukan kekerasan terhadap korban untuk merampas uang tunai.

Menurut Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Evi Fatna, kejadian bermula saat korban Surya Leona, 32 tahun, bersama Gita, 29 tahun, baru saja mengambil uang tunai Rp 216 juta dari Bank BCA cabang Harapan Indah, Medansatria, Kota Bekasi.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), depan Alfamart Jalan Boulevard Raya Nomor 38 B Harapan Indah, Kecamatan Medansatria, mobil korban dipepet oleh empat pelaku yang mengendarai dua sepeda motor. "Kejadiannya sekira pukul 14.45 WIB," ujar Iptu Evi Fatna, Selasa (27/9/2016) kemarin.

Korban yang merupakan Kepala Cabang Kredit Plus Boulevard Harapan Indah, usai mengambil uang tunai dan hampir tiba di kantornya, di samping TKP.  Tiba-tiba kendaraan korban dipepet oleh empat pelaku tak dikenal. "Saat korban turun dari mobil, pelaku berupaya merampas tas korban. Tapi korban melawan dan terjadi tarik-menarik tas korban dengan pelaku.

Pelaku yang membawa senjata tajam jenis golok membacok lengan kiri korban sambil merebut uang korban. Pelaku berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp 60 juta dan kabur melarikan diri.

"Sementara korban dibawa ke Rumah Sakit Citra Harapan, Medansatria," ucapnya.

Hingga kini, anggota Polsek Medansatria dan Polresta Bekasi Kota masih memburu para pelaku.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu, 28 September 2016

Rabu, 28 September 2016 08:32 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu, 28 September 2016 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK :Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pluit Village
STNK : Mall Artha Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi Sartika 
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

- Info Keterangan Lebih Lanjut:Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp : 021-52960770, Fax : 021-5275090

Artis Cilik Sinetron "Cinta yang Tertukar" Diancam Dibunuh, Polda Metro Jaya Berhasil Tangkap Pelaku


 Artis Cilik Nabil Musyaffa Diancam Bunuh Lewat WA, Ini Pelakunya
Rabu, 28 September 2016 08:22 WIB
PUSKOMINFO - Nabil Musyafa Hail Lunggana, artis cilik di sinetron Cinta yang Tertukar, sempat diancam akan dibunuh.

Ancaman dilakukan melalui aplikasi pesan singkat Whatsapp secara berulangkali dalam kurun waktu sebulan belakangan.

Setelah menerima laporan dari keluarga Nabil, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku berinisial FR.

"Ini kejahatan yang tidak bisa dibiarkan. Apalagi korbannya anak kecil yang belum mengerti apa-apa," kata Kombes Pol Mohammad Fadil Imran, Direktur Direktorat Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya.

Dalam jumpa pers di Markas Polda Metro Jaya, Selasa (27/9/2016) siang kemarin, Kombes Pol Fadil mengungkapkan motif pelaku. "Tersangka mengaku ingin bertemu Nabil. Namun karena susah menemuinya mungkin, pelaku tidak bisa bertemu lalu mengancam," katanya.

FR berusia 21 tahun, tidak memiliki pekerjaan tetap. Tersangka diancam dengan hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara dan denda 2 miliar rupiah.

Sementara itu, Ricka Debby, ibunda Nabil, merasa lega dengan ditangkapnya pelaku. Sebelumnya, Ricka mengaku tak bisa tenang.

"Kami bahkan sampai pakai pengawal. Soalnya setiap jam dia lakukan teror. Mau sekolah dan syuting jadi takut," ungkap Ricka.

Perlu Modal Pacaran, Dua Sahabat Ngutil di Minimarket

Rabu, 28 September 2016 08:11 WIB
PUSKOMINFO - Bingung tak punya modal traktir pacar, dua remaja, IR, 23 tahun dan IK, 19 tahun, nekat 'ngutil' puluhan sabun pembersih muka di minimarket, jalan Kebayoran Lama, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kanit Reskrim Polsek Metro Kebon Jeruk, Iptu Andriyanto S. Randotama mengatakan dari tangan keduanya petugas mengamankan puluhan pembersih muka berbagai merek.

"Pihak minimarket yang menyerahkan ke kami," kata Iptu Andriyanto kepada wartawan, Selasa (27/9/2016).

Iptu Andriyanto mengatakan terungkapnya aksi pelaku bermula IR datang ke minimarket dengan berpura pura sebagai pembeli. Dengan sembunyi-sembunyi, ia kemudian memasukan sejumlah sabun pembersih ke celananya.

Pegawai minimarket, Furnawati kemudian curiga dan melakukan penggeledahan. Tak lama kemudian, rekannya IK yang berada di depan minimarket datang.

Kepada penyidik, IR nekat mencuri karena binggung cari uang untuk traktir pacar. Rencananya, puluhan sabun itu akan ia jual ke sejumlah warung-warung kecil di pinggir jalan. "Sejauh ini keduanya mengaku sudah tiga kali beraksi," tutupnya.

Seminggu Operasi, Polsek Metro Taman Sari Ringkus 29 Pengecer Narkoba

 Jadi Pengedar Sabu, Mahasiswi Cantik Dibekuk Polisi
Rabu, 28 September 2016 08:01 WIB
PUSKOMINFO - Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Nasriadi mengatakan dalam operasi senyap yang dilakukan pihaknya seminggu terakhirnya, pihaknya berhasil menjaring 29 orang tersangka pengecer narkoba, dua diantara berjenis kelamin perempuan. Mereka berjualan dari kosan untuk di sebar ke sejumlah tempat hiburan malam, apartement hingga kontrakan.

Dari 29 tersangka, petugas menyita barang bukti 48 gram sabu, 4 gram ganja, lima timbangan digital dan beragam bong serta uang tunai jutaan hasil penjualan.

Salah satu tersangka wanita adalah mahasiswi cantik salah satu universitas swasta di Jakarta Selatan, berinisial MY, 27 tahun. MY dibekuk di kontrakannya di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat.

Saat disergap, pelaku sedang bersama pasangan kumpul kebonya, Andri, 30 tahun. Diketahui kalau keduanya sudah hidup bersama selama dua tahun. Mereka memasarkan sejumlah narkoba jenis sabu ke beberapa kawasan, termasuk tempat hiburan malam.

"Ada beberapa gram sabu yang kami amankan dari tangan keduanya," ucap Kapolsek.

Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari, Kompol Bintoro menambahkan, beberapa diantara pelaku merupakan target lama kepolisian. Hampir sebulan lamanya petugas melakukan pengintaian sebelum akhirnya memastikan adanya jual beli.

Atas perbuatannya, ke 29 pelaku ini dijerat dengan pasal 114 Undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

27 September 2016

Polda Metro Jaya Tangkap Pembajak Film Warkop DKI Reborn

Selasa, 27 September 2016 16:03 WIB
PUSKOMINFO - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Fadil Imran mengatakan pihaknya berhasil menangkap pembajak film Warkop DKI Reborn.

"Kira-kira satu minggu yang lalu, tim pengacara dari warkop reborn melaporkan adanya tindakan ilegal pembajakan terhadap film yang baru saja di launching yaitu warkop reborn. Semalam pelaku sudah kita tangkap," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/9/2016).

Kombes Fadil menjelaskan pelaku adalah seorang perempuan berinisial P, 31 tahun. P melakukan pembajakan dengan cara merekam film dan memuatnya di aplikasi sebar video langsung bernama Bigo Live.

"Pelaku ini merekam film secara langsung di bioskop ketika menyaksikan film tersebut di bioskop Ambaruk Mall plaza. Lalu menguploadnya di salah satu aplikasi media sosial yaitu bigo," jelasnya. 

Kombes Fadil mengatakan atas perilakunya P terancam dikenakan pasal pelanggaran hak cipta. "Pasal tentang pelanggaran hak cipta dan ITE. Hukumannya 10 tahun penjara," jelasnya.

Bercita-cita Menjadi Polisi Tak Tercapai, BK Jadi Pengedar Ganja

Pengedar Narkoba Itu, Bercita-cita Menjadi Polisi
Selasa, 27 September 2016 15:43 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Sawah Besar menangkap seorang pengedar narkoba jenis ganja berinisial BK, 18 tahun, di wilayah Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. Siapa yang menyangka, sebelum menjalani bisnis haram itu, BK mengaku bercita-cita menjadi Polisi.

BK menceritakan, awalnya ia berharap ayahandanya dapat memebiayai BK untuk melanjutkan pendidikan agar dirinya kelak bisa meraih cita-cita sebagai Polisi. Namun apa daya, Ayahnya meninggal karena sakit 2 tahun lalu. "Bapak meninggal tahun 2014, gara-gara sakit liver," ucap BK di Mapolsek Metro Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Selasa (27/9/2016).

BK yang terpukul perlahan memilih jalan gelap. Lalu sejak itu, dirinya mulai mengonsumsi daun terlalarang tersebut. Hal tersebut menjadi titik balik bagaimana dirinya berkecimpung di bisnis terlarang sebagai pengedar narkoba. 

"Setelah lama konsumsi, saya lalu diajak teman untuk bisnis ganja. Awalanya paling jual segaris-dua garis aja (1 garis = 100 gram). Akhir-akhir ini baru jual banyak," ungkapnya. Keuntungan yang didapat apabila BK berhasil menjual 1 garis ganja berkisar Rp50-100 ribu. Uang hasil penjualan dipakainya untuk bersenang-senang.

Lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini menjual barang haram itu ke anak-anak yang masih duduk di Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kapolsek Metro Sawah Besar Kompol Ridwan R Soplanit mengatakan BK ditangkap pada Jumat (23/9/2016) lalu di wilayah Kemayoran. Turut diamankan barang bukti yakni ganja kering seberat 4,8 kilogram yang ditemukan di sepeda motornya. 

"Penangkapan dilakukan pada Jumat (23/9/2016) lalu, disekitar Jalan F Raya Gang TT, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat," ucap Kapolsek.

Atas perbuatannya, BK dikenakan pasal 114, pasal 111, dan pasal 132 ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman maksimum 6 tahun kurungan penjara. Teman BK yang berinisial BG saat ini masih buron.