14 September 2016

Pembunuh Pemilik Toko Kelontong di Tangsel Berhasil Dibekuk, Pelaku Adalah Pasangan Sesama Jenisnya


Rabu, 14 September 2016 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Dalam waktu singkat, petugas gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Polres Tangsel dan Polsek Pondok Aren berhasil mengungkap pembunuhan Sumarmin, 40 tahun, pemilik toko kelontong di Pondok Pucung Indah I, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Pelaku bernama Jacobus Putu S, 33 tahun, ternyata adalah pasangan sesama jenis korban.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, motif pelaku membunuh korban dilatarbelakangi masalah hubungan asmara antara korban dengan pelaku.


"Korban mengajak hubungan intim dan ditolak pelaku saudara Putu, akhirnya cekcok mulut, dan tersangka Putu di kata-katain korban hingga tersinggung," jelas AKBP Hendy dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (13/9/2016).

Pelaku ditangkap oleh tim gabungan dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Polres Tangsel dan Polsek Pondok Aren pimpinan Kompol Awaludin Amin, pada Selasa (13/9/2016) pagi di sebuah restoran cepat saji di kawasan Bintaro Sektor IX.

Pembunuhan berawal ketika korban datang ke lokasi pada Kamis (8/9/2016) sekira pukul 21.30 WIB. Korban saat itu menutup warungnya, kemudian berhubungan intim dengan pelaku selama setengah jam.
Tetapi korban kemudian mengajak pelaku untuk berhubungan intim kembali, namun ditolak pelaku. Pelaku pun kesal hingga terjadi cekcok mulut dengan korban yang mengata-ngatai pelaku.

Pelaku pun tersinggung dan kemudian kalap. Ia kemudian pergi ke dapur untuk mengambil sebilah pisau.
"Tersangka mengambil pisau dapur dan kemudian menusuk dada korban, kemudian korban berontak lalu dipukul dengan panci, lalu korban ditusuk lagi lehernya dan dibekap dengan bantal hingga korban meninggal," jelas AKBP Hendy.


Setelah membunuh korban, pelaku kemudian mengambil uang Rp 500 ribu dari laci, serta sejumlah rokok. Setelah membunuh korban, pelaku kemudian membuang celana, sandal dan pisau di rumah kosong.

"Selanjutnya pada hari Jumat pagi Putu meminjam mobil ke H Dani. Setelah itu pelaku menjemput pacar perempuannya di Alf Misi," tambahnya.

Setelah itu pelaku melarikan diri ke Klaten, Jateng. Setelah sampai di Yogya, pelaku menjual handphone miliknya di sebuah counter di kawasan Jogjakarta.

"Pelaku sempat bersembunyi di rumah tantenya," cetusnya.

Selanjutnya dari Jogja, pelaku kembali ke Jakarta dan tiba sekira pukul 12.00 WIB pada Jumat itu. Tetapi kemudian jejak pelarian pelaku berakhir. Pelaku ditangkap di sebuah restoran cepat saji di kawasan Sektor IX Bintaro. Pelaku saat ini masih diperiksa intensif di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, petugas Polsek Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menemukan pedagang kelontong, Sumarmin, 40 tahun, telah tewas di dalam toko kelontong miliknya di Pondok Aren, pasa Sabtu (10/9/2016) sekira pukul 09.30 WIB. Ketika ditemukan kondisi Sumarmin mengenaskan karena terdapat luka tusuk di sekujur tubuhnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar