19 September 2016

Polsek Bekasi Timur Tangkap Perampok Bercadar Celana Dalam

Senin, 19 September 2016 12;24 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, menangkap seorang tersangka dalam kasus percobaan pencurian dengan kekerasan (curas) di Perumnas III, Bekasi Timur, yang terjadi pada Sabtu (17/9/2016) pekan lalu.

"Tersangka bernama Slamet Nursoleh, 27 tahun, mengaku nekat mencuri karena terdesak biaya untuk menikah," kata Kapolsek Bekasi Timur Kompol Susgarwanto di Bekasi, Senin (19/9/2016).

Kejadian itu bermula saat korban atas nama Hiu Pit Liong selaku pemilik toko penjualan telefon genggam (handphone) di Perumnas III Jalan Nusantara Nomor 7, Kelurahan Arenjaya, Bekasi Timur, curiga dengan suara gaduh di dalam tokonya sekira pukul 09.15 WIB.

"Saat korban mengecek ke bagian gudang belakang, korban memergoki pelaku yang saat itu menggunakan celana dalamnya sebagai cadar," katanya.

Kondisi itu membuat pelaku panik dan langsung melakukan perlawanan hingga terjadi bentrok fisik. Pelaku lantas mengeluarkan pisau kecil saat terjadi baku hantam dengan korban, sedangkan korban hanya menghadapi pelaku dengan tangan kosong.

Dalam pertikaian itu, korban menderita luka serius berupa satu tusukan di bokong kiri dan sayatan pisau dari pinggang hingga dada.

Usai melumpuhkan korbannya, pelaku langsung melarikan diri tanpa membawa barang curian karena khawatir terendus warga. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan intensif.

Dari hasil laporan warga, polisi langsung melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) beberapa jam kemudian.

"Pada olah TKP pertama, polisi belum menemukan barang bukti yang kuat untuk mendeteksi pelaku, karena hanya ditemukan tali dan pisau untuk melukai korban. Polisi juga menemukan celana dalam hitam yang digunakan untuk cadar pelaku berikut sepatunya yang ketinggalan di TKP," kata kapolsek.

Menyadari barang bukti yang terbatas, polisi kemudian melakukan olah TKP kedua pada Minggu kemarin dan kembali menemukan barang bukti berupa tas yang di dalamnya berisi barang-barang pelaku.

"Olah TKP kedua pukul 14.00 WIB ditemukan sebuah tas di gudang bawah tempat duduk. Gudang itu sedang direnovasi ada lubang di atas yang belum tertutup. Diduga sebagai pintu masuk pelaku,"  ungkap Kapolsek.

Barang bukti tas tersebut di dalamnya ada foto copy KTP, gunting, pisau kecil, dua kunci motor, obeng, lakban dan lainnya.

"Berawal dari pengecekan KTP, kami mendeteksi alamat pelaku di daerah Tambun, Kabupaten Bekasi. Saat disambangi, ternyata tersangka ada di rumah," kata Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, tersangka sempat tidak mengakui perbuatannya, namun setelah dicek ada luka di kaki tersangka bekas pertikaian fisik dengan korban.

"Atas dasar itu pelaku kita bawa ke Mapolsek dan dari keterangan tersangka mengaku mau menikah butuh uang sehingga nekat melakukan pencurian," kata Kapolsek.

Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun kurungan penjara.

1 komentar:

  1. saya ibu irma seorang TKI DI SINGAPURA
    pengen pulang ke indo tapi gak ada ongkos
    sempat saya putus asah apalagi dengan keadaan susah
    gaji suami itupun buat makan sedangkan hutang banyak
    kebetulan saya buka-bukan internet mendapatkan
    nomor MBAH SERO katanya bisa bantu orang melunasi hutang
    melalui jalan TOGEL dengan keadaan susah terpaksa saya
    hubungi dan minta angka bocoran SINGAPURA
    angka yang kemarin di berikan 4D yaitu 6377 TGL 01-09-2016
    ternyata betul-betul tembus 100% alhamdulillah dapat Rp.250.juta
    bagi saudarah-saudara di indo mau di luar negeri
    apabila punya masalah hutang sudah lama belum lunas
    jangan putus asah beliau bisa membantu meringankan masalah
    ini nomor hp -> (-082-370-357-999-) MBAH SERO
    demikian kisah nyata dari saya tampah rekayasa
    atau silahkan buktikan sendiri..

    BalasHapus