02 September 2016

Polsek Metro Penjaringan Tangkap Polantas Gadungan

Polsek Metro Penjaringan Tangkap Polisi Gadungan
Jumardi, 28 tahun, Polantas Gadungan ditangkap Polsek Metro Penjaringan

Jumat, 2 September 2016 14:26 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Penjaringan tangkap seorang polisi lalu lintas (Polantas) gadungan yang sering 'menilang' pengendara sepeda motor di wilayah Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Penangkapan terhadap pelaku bermula dari anggota Polsek Metro Penjaringan yang melihat seseorang mengenakan seragam polisi dengan posisi pangkat terbalik saat sedang melintas di Jalan Pluit Raya Selatan, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Kapolsek Metro Penjaringan, Kompol Bismo Teguh Prakoso, mengatakan penangkapan terhadap pelaku karena oknum polisi gadungan ini seringkali melakukan penipuan dengan cara menilang pengendara sepeda motor. Dia ditangkap pada Rabu (31/8/2016) lalu sekira pukul 22.30 WIB.

"Aksi si korban ini memang sudah sangat meresahkan masyarakat dan ‎beradarkan hasil penemuan anggota kami yang bertemu dengan pelaku, ternyata pelaku memang bukan anggota Polri dan selama ini menjadi polisi gadungan," ujar Kompo Bismo, Jumat (2/9/2016).

Setelah di identifikasi dan diperiksa, polisi gadungan tersebut diketahui atas nama Jumardi, 28 tahun, seorang mahasiswa yang berdomisili di Curug Kulon Blok G1 Nomor 38, Kampung Gondrong Petir, Kota Tangerang‎.

Aksi pelaku juga sudah dilaporkan oleh seorang karyawan swasta bernama Eman, 26 tahun. Warga Jalan Pluit Dalam Nomor 7A, Kelurahan Penjaringan ini sempat ditilang oleh pelaku dan dimintai sejumlah uang untuk proses damai tanpa harus ke pengadilan.

Sejumlah barang bukti yang diamankan oleh polisi di antaranya yakni: satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi B 3722 BIU, satu unit radio komunikasi (HT), satu set pakaian seragam polisi lalu lintas berikut atribut dan pangkatnya, uang tunai sejumlah Rp 799.000, dan tiga lembar STNK asli sepeda motor hasil operasi penipuan pelaku.

Setelah diperiksa oleh anggota Polsek Metro Penjaringan yang melaksanakan piket, Kapolsek menyebutkan pelak‎u tidak bisa menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) asli dan bersikap mencurigakan dengan mengenakan pangkat dalam posisi terbalik di seragam pakaiannya.

"Korban dimintai uang oleh pelaku dengan alasan damai karena sebelumnya pelaku memberhentikan korban dan menilang karena pelanggaran lalu lintas‎," tambah Kompol Bismo.

Menurutnya, saat ini pelaku polisi gadungan sudah di tahan di Markas Polsek Metro Penjaringan untuk diproses lebih lanjut dan diselidiki korban-korban yang sudah menjadi mangsa si polisi gadungan tersebut.

1 komentar:

  1. saya ibu irma seorang TKI DI SINGAPURA
    pengen pulang ke indo tapi gak ada ongkos
    sempat saya putus asah apalagi dengan keadaan susah
    gaji suami itupun buat makan sedangkan hutang banyak
    kebetulan saya buka-bukan internet mendapatkan
    nomor MBAH SERO katanya bisa bantu orang melunasi hutang
    melalui jalan TOGEL dengan keadaan susah terpaksa saya
    hubungi dan minta angka bocoran SINGAPURA
    angka yang di berikan 4D yaitu 6377 TGL 01-09-2016
    ternyata betul-betul tembus 100% alhamdulillah dapat Rp.250.juta
    bagi saudarah-saudara di indo mau di luar negeri
    apabila punya masalah hutang sudah lama belum lunas
    jangan putus asah beliau bisa membantu meringankan masalah
    ini nomor hp -> (-082-370-357-999-) MBAH SERO
    demikian kisah nyata dari saya tampah rekayasa
    atau silahkan buktikan sendiri..

    BalasHapus