22 November 2016

Gasak 200 Sepeda Motor di Jabodetabek, Edy Pratama Dibekuk Polsek Limo Depok

Selasa, 22 November 2016 08:05 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Limo Polresta Depok menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor yang beroperasi di kawasan Jabodetabek. Pelaku bernama Edy Pratama Junaidi, 22 tahun, dapat diringkus setelah tindakannya terekam kamera pengawas (CCTV) yang dipasang di rumah yang disatroninya.

Kapolsek Limo, Kompol Imran Gultom mengatakan tersangka merupakan anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor yang sudah beroperasi sejak 2014. Tindakan tersangka terekam kamera saat mencuri sepeda motor di kawasan Gandul, Cinere, Senin, 31 Oktober 2016.

”Kemarin ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Bogor,” kata Kompol Imran, Senin (21/11/2016).

Kompol Imran menuturkan, setiap beroperasi, tersangka selalu bersama temannya. Pada saat tertangkap kamera pengawas, Edy mencuri bersama tiga temannya dengan mengendarai dua sepeda motor. Bahkan, terakhir kali beroperasi, Edy cs berhasil menggasak dua unit sepeda motor dari dalam rumah yang disatroninya. Biasanya sindikat tersangka beroperasi pada dinihari.

“Pemain lama, dan baru tertangkap setelah wajahnya terekam CCTV. Tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” ucap Kompol Imran.

Pengakuan tersangka Edy, ia  bisa mencuri 3-4 unit sepeda motor yang terparkir per pekan. Pelaku hanya membutuhkan waktu kurang dari lima menit untuk mencuri sepeda motor dengan menggunakan kunci letter-T.

“Satu sepeda motor biasanya saya jual Rp 1,5–2 juta,” kata Edy. Ia mengaku menjual sepeda motor tersebut ke penadahnya di Lampung. Biasanya, setelah hasil motor curiannya terkumpul, ada penadah yang datang untuk mengambil motor tersebut.

“Tinggal dihubungi, dan penadah dari Lampung akan datang untuk ambil barangnya. Sedikitnya 200 motor telah dicuri Edy dari wilayah Jabodetabek. Adapun kendaraan favorit yang menjadi incarannya adalah motor jenis matic. “Semua motor gampang diambilnya. Cuma yang mudah dijual yang matic,” ujarnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar