05 Desember 2016

Operasi Cipta Kondisi Polresta Depok Amankan 20 Preman

 20 orang pria bertato yang diduga preman usai diciduk aparat Polresta Depok. (Ucok/Kriminalitas.com)
Senin, 5 Desember 2016 15:30 WIB
PUSKOMINFO - Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) jajaran Polresta Depok mengamankan 20 orang pria yang diduga preman. Para pria bertato ini diamankan dari Terminal Terpadu, dan sejumlah pasar tradisional yang ada di Jalan Margonda Raya, Sawangan serta Jalan Raya Bogor. Mereka pun langsung dibawa ke Mapolresta Depok untuk didata.

Wakapolresta Depok, AKBP Candra Kumara mengatakan, operasi cipkon tersebut digelar lantaran maraknya laporan masyarakat terkait aksi premanisme di sejumlah tempat. Bahkan aktivitas mereka itu kerap ditunjukan kepada sopir angkot yang menjadi korban pemalakan.

“Kami amankan 20 orang yang diduga preman. Mereka ngakunya sebagai pengamen atau pak ogah namun, mangkal di terminal dan pasar tradisional untuk memalak,” katanya kepada wartawan di Mapolresta Depok, Senin (5/12/2016) malam.

Wakapolres mengaku, operasi akan rutin dilakukan di setiap polsek setiap dua hari dalam satu pekan. Alasannya, tak lain mengingat kasus kejahatan jalanan mulai marak di Depok.

“Ini karena adanya laporan dari warga. Jadi tidak mungkin kami tinggal diam. Semua titik rawan premanisme akan di jaga ketat. Kami hanya ingin masyarakat nyaman dan aman dari gangguan kantibmas,” ungkapnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar