06 Desember 2016

Polres Metro Bekasi Kota Gerebek Gudang Gas Oplosan di Jatibening

Selasa, 6 Desember 2016 07:24 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Bekasi Kota menggerebek sebuah gudang pengoplosan gas tabung 3 Kilogram (kg) ke tabung 12 kg di Jalan Wahab 2, Kampung Cibening RT 08/03, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

Dalam penggerebekan itu, anggota menangkap tiga dari lima pelaku yang sedang mengoplos tabung gas. Tiga pelaku yang diamankan itu diantaranya, HP, 42 tahun, M, 47 tahun, dan S, 35 tahun. ”Dua pelaku lainya yakni J dan A masih kita buru,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Umar Surya Fana, Senin (5/12/2016) kemarin.

Menurut Kapolres, ketiga pelaku diamankan tanpa perlawanan saat mengoplos gas. Sedangkan, dua pelaku berhasil kabur karena tidak ada di lokasi saat penggrebekan itu berlangsung. ”Identitas dan posisi kedua pelaku sudah kami ketahui, segera kami tangkap keduanya,” ungkapnya.

Kapolres menjelaskan, dalam sehari komplotan ini bisa menyuntikan isi tabung gas 3 kilogram ke tabung gas 12 kilogram sebanyak 200 tabung. Untuk satu tabung gas 12 kilogram, mereka menjualnya dengan harga Rp105.000 atau lebih murah Rp45.000 dari tabung gas yang ada di pasaran.

Bahkan, komplotan ini menjual gas oplosan ini lebih murah dari harga yang ada dipasaran. Sebab, takarannya dikurangi alias tidak utuh 12 kilogram. Walaupun tulisan tabungnya 12 kilogram, tapi saat ditimbang berat isinya hanya tujuh kilogram. ”Mereka mendapatkan keuntungan Rp25.000 per tabung,” ujarnya.

Sehingga, kata Kapolres,  bila dikalkulasikan dalam satu hari, mereka bisa mengantongi keuntungan hingga Rp 5 juta per orang. Berdasarkan keterangan para pelaku, mereka sudah delapan bulan beraksi dan mengedarkan tabung gasnya di wilayah Pondok Gede dan sekitarnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Dedy Supriadi menambahkan, perbuatan pelaku telah menyalahi aturan, karena tabung gas tiga kilogram merupakan benda yang disubsidi pemerintah. Untuk mendapatkan keuntungan, mereka membeli gas kemudian dipindahkan ke tabung gas 12 kg non-subsidi.

Dari penggerebekan itu, polisi menyita barang bukti berupa 20 selang regulator, 15 alat suntik beserta pipa dari besi, 130 tabung gas ukuran 12 kilogram, 525 tabung gas ukuran 3 kilogram, serta dua unit mobil pick-up Daihatsu Grandmax B 4151 SAF dan B 9204 KAB.

Akibat perbuatannya, mereka mereka dijerat Pasal 62 ayat (1) Juncto Pasal 8 huruf a, b, dan c UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan atau Pasal 32 ayat (2) Juncto Pasal 30 UU Nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal. Adapun hukuman maksimal 5 tahun penjara. 

1 komentar:

  1. Assalamualaikum wr.wb,saya Pak Rudi ingin mengucapkan banyak terimah kasih kepada MBAH REDEN MALOMO atas bantuan MBAH.
    kini impian saya selama ini sudah jadi kenyataan dan berkat bantuan MBAH RADEN MALOMO pula yang telah memberikan
    angka ritual kepada saya yaitu 4D dan alhamdulillah berhasil..sekali lagi makasih yaa MBAH karna waktu itu saya
    cuma bermodalkan uang cuma 100rb dan akhirnya saya menang. Berkat angka GAIB hasil ritual MBAH RADEN MALOMO saya sudah
    bisa melanjutkan kulia saya lagi dan kini kehidupan keluarga saya jauh lebih baik dari sebelumnya,bagi anda yg
    ingin seperti saya silahkan HUB MBAH di nomor hpnya: 0823-4873-0857 atau >>KLIK DISINI<<
    dan ramalan
    MBAH RADEN MALOMO memang memiliki ramalan GHOIB” yang dijamin 100% tembus

    BalasHapus