31 Maret 2017

Kakak Adik Kompak Jual Sabu di Apartemen Aerpolis Ditangkap Polsek Neglasari


Jumat, 31 Maret 2017 15:31 WIB
PUSKOMINFO - Dua orang, kakak adik, kompak menjual narkotika jenis sabu di kawasan Kota Tangerang. Aksi mereka yang telah dilakukan kurang lebih selama dua tahun ini akhirnya terhenti setelah dibekuk petugas Polsek Neglasari.

Kedua kakak beradik itu adalah Wahyudianta, 30 tahun dan Dwi Antoro, 27 tahun. Keduanya warga Kampung Laban Bulan, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci,  Kota Tangerang. Dalam bisnis barang haram tersebut, Wahyudianta berperan sebagai pengedar, sementara adiknya sebagai kurir.

Kapolsek Neglasari, Kompol Khoiri mengatakan, kedua kakak beradik ini ditangkap di kawasan Apartemen yang ada di dekat Bandara Soekarno-Hatta, yakni Aeropolis Jalan Suryadharma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, pada Kamis (30/3/2017), berdasarkan laporan masyarakat yang merasa resah dengan peredaran narkoba di kawasan tersebut.

“Awalnya petugas menginterogasi Wahyudianta, saat hendak diinterogasi, dia membuang 1 plastik klip bening berisi sabu ke rumput. Saat dilihat ternyata barang tersebut sabu sebesar 0,47 gram. Dia pun mengaku mendapat barang itu dari adiknya, Dwi,” jelas Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan, Dwi mengaku barang tersebut dari Daryono, sebagai pemasok. Petugas pun melakukan pengejaran dan berhasil menangkap Daryono di rumahnya di Kecamatan Karawaci.

“Ketiga tersangka diamankan di Polsek Neglasari beserta barang bukti. Kami sedang mengembangkan kasus ini untuk mencari pemasok utama barang yang saat ini masuk DPO,” kata Kapolsek.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 114 dan 112 UU RI No.35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

14 Maret - 15 April, Polri Buka Pendaftaran Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama Polri Tahun 2017

Polri Buka Pendaftaran Taruna Akpol dan Bintara Tahun Ajaran 2017
Jumat, 31 Maret 2017 14:56 WIB
PUSKOMINFO - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membuka pendaftaran Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara dan Tantama Polri tahun ajaran 2017. Polri menyatakan proses seleksi akan diselenggarakan secara transparan dan akuntabel.

"Pendaftaran dibuka sejak tanggal 14 Maret sampai 15 April 2017," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan, Jumat (31/3/2017).

Dalam penyelenggaraan pendaftaran ini, Polri akan menerapkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis). Bersih artinya tidak ada KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) dan tidak menerima sponsorship, tidak mengubah nilai dan tidak berbisnis rekrutmen.

"Prinsip transparan artinya kita membuka diri terhadap setiap semua pengawasan baik dari internal maupun lembaga eksternal, transparan pada setiap tahapan seleksi dan telah berpedoman pada kode etik," terang Kabid Humas.

Lembaga eksternal yang akan mengawasi pendaftaran ini di antaranya Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dinas Pendidikan (Disdik), Dikti, HIMPSI, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Gunadarma, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapik) dan lembaga independen seperti Kompolnas, Lembaga Sandi Negara, LSM Peningkatan Sumber Daya Manusia dan orang tua peserta.

Dalam pelaksanaan rekrutmen, Polri juga mengedepankan prinsip akuntabel, di mana proses seleksi sebagai suatu sistem tidak bergantung pada kebijakan pejabat, proses dan hasilnya pun dapat dipertanggung jawabkan. "Prinsip humanis, di mana pendekatan pelayanan, pelakuan calon secara manusiawi, tidak diskriminatif dan berlaku adil," lanjutnya.

Kegiatan seleksi dimulai dari pendaftaran awal sampai dengan sidang kelulusan sementara oleh panitia pelaksana (masing-masing Polda) yang ditunjuk oleh Kapolda. Kegiatan seleksi dilaksanakan dengan sistem one day service, di mana kegiatan seleksi dilaksanakan dalam 1 hari tanpa jeda waktu dan langsung dikoreksi serta diumumkan.

"Hasil seleksi atau pengumuman kelulusan ditanda tangani oleh panitia pelaksana dan para pengawas internal dan eksternal," sambungnya.

Selain Taruna Akpol, penerimaan terpadu anggota Polri juga menerima pendaftaran Bintara PTU, Bintara Teknologi Informasi, Bintara Musik dan Tamtama Polri. 

Lama pendidikan Taruna Akpol selama 4 tahun dengan output pangkat Inspektur Dua Polisi (Ipda). Sedangkan, pendidikan Bintara Polri selama 7 bulan dengan output pangkat Brigadir Dua (Bripda) dan Tamtama Polri selama 5 bulan dengan output Bharada. 

Pendidikan Taruna Akpol dimulai pada 7 Agustus 2017, Bintara Polri tanggal 9 Agustus 2017 dan Tamtama Polri tanggal 3 Juli 2017. Selain tes teori, peserta juga akan mendapatkan tes kesehatan.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi persyaratan umum dan khusus dapat mengakses website resmi www.birosdmpmj.info. Selain itu masyarakat juga bisa datang langsung ke kantor Polsek, Polres dan Polda setempat. 

Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas Saat Aksi 313


Jumat, 31 Maret 2017 08:48 WIB
PUSKOMINFO - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan mengatakan, pihaknya akan memberlakukan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Istana Merdeka dan Masjid Istiqlal saat berlangsungnya aksi unjuk rasa pada Jumat (31/3/2017) ini yang disebut dengan nama aksi 313. Unjuk rasa sejumlah organisasi masyarakat keagamaan itu, akan menjadikan Masjid Istiqlal titik kumpul lalu longmarch hingga ke Istana Negara.

"Tentu rekayasa lalu lintas ada kita lakukan nanti, di beberapa tempat seperti Patung Kuda, kita akan mulai tutup nanti. Kemudian di sekitar Gambir, kemudian di belakang jalan Veteran. Tergantung, saya akan monitor nanti hari ini perkembangan massa yang akan bergerak dalam unjuk rasa besok," kata Kapolda di Kompleks DPR/MPR Senayan, Jakarta, Kamis, 30 Maret 2017.

Kepada massa aksi demo 313, Kapolda mengingatkan, agar mengikuti aturan yang ada. Hal tersebut penting dilakukan, agar massa yang melakukan aksi unjuk rasa tidak mengganggu masyarakat yang tengah beraktifitas.

"Kami akan layani dengan baik, kalau unjuk rasa tertib. Kalau coba melakukan tindakan anarkis, tentu kami harus antisipasi juga terhadap hal ini, karena publik tidak menginginkan ini. Unjuk rasa diatur UU tapi harus dilakukan dengan tertib dan baik," imbau Kapolda.

Berikut rencana pengalihan arus di sekitar Istana Negara terkait demo 313:

1.  Arus dari Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahor dialihkan ke kiri ke Jalan Juanda.
2.  Arus dari Lapangan Banteng menuju Jalan Veteran dialihkan ke kanan Jalan Pos.
3.  Arus dari Jalan Gunung Sahari menuju ke Jalan Dr Sutoyo diluruskan ke Jalan Senen Raya.
4.  Arus dari Jalan Senen Raya menuju Jalan Budi Utomo diluruskan ke Jalan Gunung Sahari.
5.  Arus dari Jalan Medan Merdeka Timur menuju Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira.
6.  Arus dari arah Simpang Lima Senen menuju RSPAD diluruskan ke Jalan Senen Raya-Jalan Wahidin.
7.  Arus dari Cikini Raya menuju M Ridwan Rais dialihkan ke kanan Jalan Kwitang Raya atau arus dari Jalan Kwitang Raya diputarbalikan ke Jalan Kwitang Raya, dan arus lalu lintas dari Jalan Kebon Sirih diluruskan ke Jalan Kwitang Raya.
8.  Arus lalu lintas dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju ke Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Kebon Sirih atau Tanah Abang.
9.  Arus lalu lintas dari arah Abdul Muis diluruskan ke Jalan Harmoni maupun Jalan Fachrudin.
10. Arus lalu lintas dari arah Abdul Muis menuju Jalan Museum diluruskan ke Jalan Fachrudin, begitu arus sebaliknya.

Sejumlah kantong parkir untuk kendaraan massa aksi 313 juga disiapkan di Gelora Bung Karno yang mampu menampung 500 bus, 1.000 mini bus, dan 2.000 sepeda motor. Parkir juga disediakan di Lapangan Banteng yang diperkirakan mampu menampung 100 unit bus, 150 mini bus dan 1.000 sepeda motor.

Lalu di Masjid Istiqlal berkapasitas 30 unit bus, 100 unit mini bus, dan 500 unit sepeda motor. Parkir IRTI Monas dapat menampung 30 unit bus, 100 unit mini bus, dan 500 sepeda motor. Selanjutnya, alternatif parkiran kalau diperlukan di sepanjang Jalan Juanda sekitar 500 unit bus, 1.500 unit mini bus, dan 5.000 unit sepeda motor.

Seorang Pemuda Ditemukan Tewas di Kebayoran Lama, Diduga Korban Pembunuhan

Karywan kafe yang ditemukan tewas di kontrakannya (foto: Ist)
Jumat, 31 Maret 2017 08:22 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pemuda bernama Hendra, 21 tahun, ditemukan tewas mengenaskan di kontrakannya di Jalan Keramat, Belakang TK Bhayangkari, RT 09 RW 01 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Polisi menduga, Hendra sebagai korban pembunuhan karena terdapat bekas tusukan di bagian dada dan sayatan di bagian leher.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Budi Hermanto mengungkapkan, pihaknya menerima laporan warga pada Kamis pagi sekira pukul 10.00 WIB."Hasil olah, terdapat 0 tusukan benda tumpul di dada sebelah kiri dan luka sayatan benda tajam di leher," kata AKBP Budi Hermanto.

Dikatakan AKBP Budi, jenazah korban kini berada di Rumah Sakit (RS) Fatmawati untuk menjalani diautopsi untuk mengidentifikasi luka-luka di tubuh korban.

"Saat ini, kasusnya sedang kami selidiki, kami akan minta hasil autopsinya ke dokter untuk mengetahui menggunakan alat apa yang digunakan untuk melukai korban itu," pungkas AKBP Budi.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 31 Maret 2017

Jumat, 31 Maret 2017 08:15 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta,  Jumat, 31 Maret 2017 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : PTIK Jl. Tirtayasa
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

30 Maret 2017

Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Polsek Neglasari

Curi Motor dengan Kunci Palsu, 2 Pemuda di Tangerang Dibekuk
Kamis, 30 Maret 2017 14:11 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Unit Reskrim Polsek Neglasari menangkap dua pemuda, Gemi, 22 tahun dan Ahmad, 20 tahun, karena terbukti mencuri sepeda motor di wilayah Neglasari, Kota Tangerang. Keduanya mencuri sepeda motor dengan menggunakan kunci kontak palsu.

"Pelaku mengambil satu unit sepeda motor korban yang parkir di teras rumah dengan menggunakan kunci palsu," kata Kapolsek Neglasari, Kompol Khoiri, Kamis (30/3/2017).


Pelaku diketahui melakukan aksinya pada 9 Februari lalu di komplek Serbaguna Sintanala, RT 01/03 Karangsari, Neglasari, Tangerang sekira pukul 05.30 WIB. Saat itu korban yang bernama Ahmad Sahuri berniat keluar rumah untuk membuang sampah. Namun dia kaget melihat sepeda motor yang diparkir di teras rumah sudah tak ada. Kejadian itu lalu dilaporkan ke polisi.

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas unit reskrim akhirnya berhasil menangkap kedua tersangka di wilayah Neglasari. Polisi juga menyita satu unit sepeda motor hasil curian tersangka.

"Tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara," ujar Kapolsek. 

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tangkap Sopir Truk dan Kernet Bawa Sabu 1 Kg

Anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan barang bukti sabu-sabu yang diamankan dari sebuah truk barang asal Pontianak yang tiba di Jakarta dengan kapal motor Fajar Bahari, Kamis, 30 Maret 2017.
Kamis, 30 Maret 2017 13:49 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap seorang sopir truk dan kernetnya setelah kedapatan mengantarkan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bruto satu kilogram, pada Rabu (23/3/2017) lalu. Kepada petugas, keduanya mengaku hanya dititipi oleh seseorang untuk membawa sebuah barang ke Jakarta melalui KM Fajar Bahari yang berlayar dengan rute Malaysia-Pontianak-Jakarta.

"Mereka kami amankan setelah mendapat laporan dari sejumlah pihak adanya truk yang membawa muatan narkoba, dan setelah digeledah benar ditemukan narkotika," ujar Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Dafi Bastomi saat menggelar Press Release di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (30/3/2017).

Dalam penangkapan keduanya di Dermaga 005 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara itu, Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Rian Faozi menemukan satu tas warna hitam berisi lima bungkus sabu-sabu dengan berat satu kilogram di dalam kendaraan Truk Fuso nomor polisi B 9400 UPA.

"Para pelaku sudah dua kali mengantarkan barang titipan dari seorang pengendali bernama Iwan yang masih dalam pengejaran. Sekali mengantar mereka mendapat upah Rp 3,5 juta," kata AKP Rian.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dengan inisial A dan P itu dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Subsider Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan denda minimal Rp 1 Miliar ditambah 1/3 hukuman.

Pemancing Temukan Mayat Pria Mengambang di Kali Ciliwung Sukmajaya Depok

Kamis, 30 Maret 2017 12:58 WIB
PUSKOMINFO - Mayat pria dengan kepala ditutup kaos dan tanpa identitas ditemukan mengambang di Kali Ciliwung di wilayah Sukmajaya, Depok. Mayat itu berjenis kelamin pria dan sudah dalam kondisi membusuk. Tidak ada tanda pengenal apapun di tubuhnya sehingga sulit dikenali.

Kapolsek Sukmajaya, Kompol I Gusti Bronet menuturkan, mayat tersebut ditemukan oleh pemancing. Saksi bernama Jaenal kaget melihat sesosok manusia mengambang tersangkut sampah dalam kali. 

"Anggota kami langsung ke lokasi. Jenis kelamin laki-laki dalam keadaan kepala tertutup kaos hitam dan mengenakan celana dalam hitam keadaan sudah membusuk," kata Kapolsek, Kamis (30/3/2017).

Kapolsek menuturkan hasil pemeriksaan petugas identifikasi Polresta Depok diperkirakan jenasah sudah tiga hari. Keadaan kulitnya sudah pada ngelupas dan sudah bengkak mengeluarkan bau tidak sedap. "Tidak ada identitas diduga korban kecebur kali," ungkapnya.

Dengan dibantu Timsar Tagana Kota Depok, jenasah kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum mayat. "Jenazah kita bawa ke rumah sakit untuk divisum," kata Kapolsek.

Polres Metro Jakarta Barat Gelar Razia di Kos-Kosan

Kamis, 30 Maret 2017 11:00 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menggerebek sebuah kos-kosan di Jalan Cemara, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada Selasa, 28 Maret 2017.  Dalam penggerebekan tersebut, petugas menangkap Irsyad Andreas,  24 tahun, karena kepemilikan narkoba.

"Yang bersangkutan ditangkap di kosannya yang berada di lantai dua. Saat digeledah, petugas menemukan ganja," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 Maret 2017.

Menurut Kabid Humas, dari kamar korban, polisi menemukan ganja seberat 3,86 gram. Ganja itu terbungkus kertas putih. Irsyad sendiri merupakan warga Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kabid Humas menjelaskan, tiga orang petugas kepolisian bersaksi bahwa barang haram itu ditemukan di dalam kamar Irsyad. "Saat ini yang bersangkutan ditahan di Polres Metro Jakarta Barat," kata kabid Humas.

Saat ini, Polres Metro Jakarta Barat sedang intensif menggelar razia narkoba. Penangkapan paling ramai, terjadi pada Ahad lalu, saat pedangdut Muhammad Ridho Irama alias Ridho Rhoma tertangkap tangan membawa sabu-sabu. Ridho tertangkap di sebuah hotel di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Berawal Hendak Menilang Pemotor, Polantas Malah Tangkap Tersangka Pembacok Pelajar SMA di Cimanggis


Kamis, 30 Maret 2017 08:58 WIB
PUSKOMINFO - Anggota Satlantas Polsek Cimanggis berhasil menangkap Andre, 19 tahun, selaku pelaku pembacokan terhadap Pelajar SMA Yapemri, Dimas Setiawan, 16 tahun, yang terjadi di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis pada Minggu (18/3/2017) lalu.

Penangkapan Andre dilakukan berawal saat anggota Satlantas hendak menghentikan pelaku lantaran berkendara secara seruntulan dan tidak menggunakan helm. Akan tetapi, dia malah tancap gas saat suasana jalan tersebut macet.

“Dikejar sama anggota Lantas dan setelah diperiksa siswa ini bawa celurit di punggungnya. Setelah dilihat anggota rupanya pelajar ini yang dicaari karena terlibat pembacokan kepada Dimas, kejadiannya belum cukup lama,” kata Kapolsek Cimanggis, Kompol Agung kepada wartawan, Rabu (29/3/2017) kemarin.

Saat ditangkap, kata Kapolsek, pembacok Dimas ini sempat terjatuh dan hendak ditabrak angkot. Bahkan, dia sampai dikeroyok massa karena tidak berkendara dengan baik. Guna menghindari amuk massa, ketiga personil Satalantas pun langsung memboyong Andre ke Mapolsek Cimanggis.

“Mungkin kalau tidak dibawa ke Polsek pelaku sudah dikeroyok massa. Pengguna jalan itu semua kesal karena Andre ini ngebut dan hampir menabrak pengendara sepeda motor yang melintas. Untungnya dia tidak ditabrak angkot karena mau melarikan diri saat dikejar,” papar Kapolsek.

Dari keterangan Andre, tragedi pembacokan kepada Dimas terjadi saat pelaku sedang diboncengi oleh teman menggunakan sepeda motor. Adapun penyebab pelaku membacok korban lantaran kesal dengan anak Gang Masjid.

Namun pembacokan itu ternyata salah sasaran sebab pelaku mengira korbannya merupakan remaja yang dicari.

“Tiba-tiba dari belakang pelaku langsung menyabetkan celuritnya hingga menembus lengan tangan kanan korban setelah itu kabur. Kalau dari Andre mengaku dia ditantang anak Gang Masjid di Facebook untuk berkelahi, wajah yang menantang mirip korban. Tapi pelaku salah sasaran lantaran korban bukan anak yang dicari,” pungkas Kapolsek.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 30 Maret 2017

Kamis, 30 Maret 2017 08:27 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta,  Kamis, 30 Maret 2017 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : PTIK Jl. Tirtayasa
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

Kapolda Metro Jaya Imbau Masyarakat Tak Ikut Aksi 313

Kapolda Metro Jaya Imbau Masyarakat Tak Ikut Aksi 313  
Kamis, 30 Maret 2017 08:20 WIB
PUSKOMINFO - Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Mochammad Iriawan mengimbau masyarakat agar tidak ikut dalam unjuk rasa bertajuk "Aksi 313" yang menuntut Presiden Joko Widodo mencopot Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dari jabatannya. Aksi 313 ini rencananya digelar pada Jumat, 31 Maret 2017.

”Kami sampaikan lebih baik tidak usah dilakukan. Yang pertama adalah ada pergeseran massa cukup besar, ini masa kampanye, tentunya akan cukup mengganggu bagi ketenangan orang yang sedang berkampanye,” kata Kapolda saat konferensi pers di kantor KPU DKI Jakarta, Rabu, 29 Maret 2017.

Polda Metro Jaya sendiri telah menerima surat pemberitahuan adanya aksi yang dimotori Forum Umat Islam ini. Polisi bahkan mendapat kabar akan terjadi dua aksi, yakni pada Kamis, 30 Maret 2017, dan Jumat, 31 Maret 2017.

Pada aksi 30 Maret, Iriawan mengatakan massa berencana menggelar aksi di sekitar gedung Dewan Perwakilan Rakyat. Sedangkan pada Aksi 313, massa rencananya mulai berkumpul di Masjid Istiqlal dan bergerak ke arah Istana Negara.

Kapolda juga menilai aksi ini berpotensi mengganggu ketertiban umum. Karena itu, ia meminta masyarakat tetap menjaga suasana Jakarta yang kondusif dengan tak ikut dalam aksi itu.

”Kami menyampaikan untuk bisa tidak melakukan dua kegiatan ini sehingga nanti betul-betul dalam situasi kampanye ini Jakarta dalam keadaan aman kondusif dan tenang.” kata Kapolda.

Jasad Perempuan Tanpa Identitas di Kali Baru Depok, Adalah Janda Satu Anak

Jasad Perempuan Tanpa Busana di Kali Baru Depok, Adalah Janda Satu Anak
Kamis, 30 Maret 2017 08:00 WIB
PUSKOMINFO - Identitas mayat perempuan tanpa busana yang ditemukan warga tersangkut tumpukan sampah di sisi Kali Baru, di Jalan Raya Bogor, Km 40, Cilangkap, Tapos, Depok, Minggu (26/3/17) siang lalu, akhirnya terungkap. Jenasah yang diduga korban pembunuhan itu adalah Indah Ristianingsih, 34 tahun, janda satu anak yang beralamat di Gang Kembang, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok.

Indah merupakan janda yang ditinggal mati suaminya setahun lalu dan kini tercatat sebagai karyawan swasta.

Kepastian bahwa jenasah itu adalah Indah, setelah polisi menemukan banyak kecocokan sidik jari korban, dengan data sidik jari yang ada data base identitas penduduk. Selain itu diketahui bahwa Indah telah menghilang dari rumahnya sejak Rabu (22/3/2017) lalu dan tak juga ditemukan hingga kini.

Kasubbag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus membenarkan sudah terungkapnya identitas jenasah perempuan yang ditemukan nyaris tanpa busana di Kali Baru, Depok, Minggu siang lalu.

"Sudah terungkap identitasnya. Yakni Indah Ristianingsih, tanggal lahir 15 Januari 1983, beralamat di Gang Kembang, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Depok," kata AKP Firdaus.

Menurut AKP Firdaus, cukup banyak kecocokan sidik jari jenasah korban dengan sidik jari di data base kartu identitas penduduk Indah. Sehingga polisi menyimpulkan jenasah itu adalah Indah Ristianingsih.

Mengenai penyebab kematian korban, kata AKP Firdaus, pihaknya masih menunggu otopsi yang akan dilakukan terhadap jenazas Rabu ini.

Dari hasil otopsi, katanya, juga akan bisa diketahui apakah yang bersangkutan merupakan korban pembunuhan atau tidak.

"Untuk mengetahui dan memastikannya, masih menunggu hasil otopsi korban," kata AKP Firdaus.

AKP Firdaus mengatakan pihaknya sudah menginformasikan dan memberitahukan hal ini ke keluarga korban.

Informasi yang dikumpulkan, menyebutkan Indah merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Ia menjanda setelah ditinggal mati suaminya sejak sekitar setahun lalu. Dari suaminya itu, Indah memiliki seorang anak laki-laki yang diperkirakan berusia sekitar 5 tahun.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat wanita ditemukan di tumpukan sampah Kali Baru, Jalan Raya Bogor, Km.40, Cilangkap, Tapos, Depok, Minggu (26/3/2017) siang. Saat ditemukan kondisi mayat sudah membusuk.

Jasad pertama kali ditemukan pemulung yang biasa mencari sampah di sekitar lokasi.Saat ditemukan, posisi jenasah tertelungkup dan hanya mengenakan celana dalam serta tersangkut tumpukan sampah di sisi kali.

Temuan itu langsung dilaporkan sang pemulung ke warga yang meneruskannya ke polisi. Tak lama polisi bersama petugas Damkar datang dan mengevakuasi korban ke RS Polri.

Kapolsek Cimanggis Kompol Agung mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara polisi di lokasi penemuan, jenasah diperkirakan berusia sekitar 25 - 30 tahunan, berkulit putih dan berambut sebahu.

Menurut Kapolsek, tidak ada identitas apapun di tubuh korban saat jenasah ditemukan. "Saat ditemukan jenasah sudah membengkak," katanya saat itu.

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan Sabu 5 Kg Modus Diikat di Paha

Diikat di Paha, Sabu 5 Kg Gagal Diselundupkan
Kamis, 30 Maret 2017 07:47 WIB
PUSKOMINFO - Patugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang menggagalkan penyelundupan sabu seberat 5 kg. Modus operandi yang digunakan pelaku dengan diikatkan pada bagian tubuh di selangkangan (paha). 

Wakapolres Bandara Soetta, AKBP Risnanto mengatakan, pengungkapan kasus ini dilakukan pada Kamis 16 Februari 2017. Sebanyak tujuh dari 13 pelaku ditangkap. Tiga tersangka tertangkap di Tangerang, dan empat lainnya di Bandung. 


"Total tersangka 13 orang. Tujuh ditangkap, enam berhasil kabur. Rencananya, sabu akan dipasarkan di Banjarmasin," kata AKBP Risnanto, Rabu (29/3/2017). 

Menurut AKBP Risnanto, pengungkapan ini berawal dari laporan salah seorang penumpang pesawat yang kehilangan telepon genggamnya di Terminal 1C keberangkatan dalam negeri Bandara Soetta, kemudian melapor kepada petugas keamanan Asvec. 

"Saat dilakukan pemeriksaan CCTV, ternyata telepon ada pada tiga tersangka RRA, TS, dan ABM. Saat dilakukan pemeriksaan badan, ditemukan enam paket sabu dalam selangkangan tersangka seberat 700 gram," ujarnya.

Saat diamankan petugas, ketiga tersangka telah lolos dari pemeriksaan security check point. Mereka berhasil melewati petugas bandara, karena menggunakan pakaian dan aksesoris yang tidak menggunakan bahan logam. 

Kasat Resnarkoba Polresta Bandara Soetta, Kompol Martua Raja Taripar Laut Silitonga menambahkan, empat tersangka yang ditangkap di Bandung sebenarnya sudah memesan tiket pesawat Lion Air tujuan Jakarta-Palu- Sulawesi Selatan. 

"Saat tahu tiga rekannya ditangkap, mereka langsung membatalkan penerbangan dan sabu yang dibawanya langsung diberikan kepada tersangka R yang saat ini DPO. Tersangka R ini punya atasan berinisial AK," terangnya.

Kepada petugas, ketujuh tersangka yang ditangkap mengaku mendapatkan sabu dari DPO R. Mereka dijanjikan imbalan uang tunai Rp15 juta jika berhasil mengirimkan sabu ke lokasi tujuan, yakni di Banjarmasin.

"Tersangka R itu tugasnya membagi-bagikan sabu ke masing-masing kurir di Hotel Aston Pluit. R mendapatkan barang dari AK yang saat ini DPO. Mereka dijanjikan uang Rp15 juta jika tugasnya berhasil," ujarnya. 

Dalam pengungkapan ini, petugas berhasil menyita sabu seberat 5.912 gram. Para pelaku terancam pidana mati, atau penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun, dan paling lama 20 tahun.  

"Pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU Narkotika No35 tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun," ucapnya. 

29 Maret 2017

Polda Metro Jaya Ingatkan Aksi Demo 313 Tidak Bermuatan Politik Pilkada

Rabu, 29 Maret 2017 14:49 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya mengingatkan pengunjuk rasa yang akan beraksi pada "313" tidak bermuatan politik atau terkait pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Lebih baik kegiatan untuk ibadah," kata Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol raden Prabowo Argo Yuwono, di Jakarta Rabu (29/3/2017).

Kabid Humas menegaskan pendemo yang memiliki agenda politik terkait isu pilkada akan mendapatkan konsekuensi. 

Kabid Humas mengaku kepolisian telah mendapatkan pemberitahuan rencana aksi dari elemen Forum Umat Islam (FUI) terkait rencana aksi pada Jumat (31/3/2017). Pimpinan FUI menyampaikan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) kepada Mabes Polri yang ditembuskan ke Polda Metro Jaya.

Kabid Humas menyatakan Polda Metro Jaya siap mengamankan aksi massa organisasi keagamaan tersebut untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat di muka umum. Polda Metro Jaya akan mengantisipasi aksi massa yang bertindak anarkis dengan menyiapkan sistem pengamanan secara persuasif.

Sebelumnya, pengurus FUI menyampaikan pemberitahuan akan menggelar aksi menuntut calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk lengser dengan kegiatan shalat jumat dan doa bersama.

Polsek Teluk Naga Ringkus Pemakai dan Pengedar Ganja

Simpan Ganja di Bawah Bantal, 2 Orang Ditangkap
Rabu, 29 Maret 2017 14:18 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Teluknaga berhasil membekuk dua pemuda yang kedapatan memakai dan pengedarkan narkotika jenis ganja di wilayah Tangerang. Dari kedua tersangka disita barang bukti ganja seberat 2,1 kg.

Kedua tersangka yakni EM, 20 tahun dan S, 37 tahun, ditangkap di dua tempat berbeda. "Pelaku menyimpan, memiliki, menguasi narkotika golongan I untuk digunakan sendiri," kata Kapolsek Teluknaga, AKP Arif Purnama, dalam rilisnya di Polsek Teluknaga Jl Kampung Melayu, Kota Tangerang, Rabu (29/3/2017).

EM ditangkap di Jalan Salembaran Raya, Kosambi, Kota Tangerang, pada 21 Februari 2017. Penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat terkait adanya tindak penyalahgunaan narkoba. Polisi lalu melakukan pemeriksaan di lokasi dan mendapati ganja disimpan EM dalam bungkus rokok.

"Di dalam bungkus rokok terdapat satu paket kecil ganja yang dibungkus kertas coklat. EM mengaku mendapatkan ganja tersebut dari tersangka S," lanjut Kapolsek.

Polisi lalu mencari S yang diketahui tinggal di daerah Kosambi. Dari S, polisi mendapati ganja dalam 2 paket besar dan 6 paket kecil.

"Di dalam rumah kontrakan di bawah bantal ditemukan 2 paket besar dan di atas pintu kamar ditemukan 6 paket kecil ganja," ungkap Kapolsek.

Dari kedua tersangka itu polisi menyita ganja seberat 2,1 kg ganja. Mereka terancam pasal 111 dan 114 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Mencuri di Alfamart, 2 Pria Pengangguran Diringkus Polsek Metro Tambora

Rabu, 29 Maret 2017 10:39 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Tambora membekuk dua pria, Dedi, 26 tahun dan Diki, 23 tahun, karena nekat mencuri di sebuah Alfamart di Jalan Angke Jaya III RT 003/07, Angke, Tambora, Jakarta Barat, Senin (27/3/2017) malam.

Kapolsek Metro Tambora, Kompol Muhammad Syafi'i menuturkan, penangkapan terhadap dua pria pengangguran itu bermula saat para penjaga toko sedang bertugas menjaga toko, tiba-tiba masuk dua orang laki-laki yang tidak dikenal.

"Penjaga toko bernama Irwan, 23 tahun, curiga dengan kedua orang tersebut dikarenakan saat didekati kedua orang tersebut selalu menghindar," ujar Kapolseki di Jakarta Barat, Rabu (29/3/2017).

Kemudian saat kedua pelaku tersebut hendak keluar, Irwan langsung mencegatnya dan meminta untuk membuka tas yang sedang dikenakan salah satu pelaku.

"Saat dibuka ternyata ditemukan barang dagangan tanpa ada struk pembelian. Selanjutnya Irwan dengan dibantu rekannya langsung menggeledah pelaku lainnya dan ditemukan pula barang dagangan tanpa dilengkapi struk pembelian dari saku celananya," ujar Kapolsek.

Melihat kejadian tersebut, sontak para pengunjung langsung mengerumuni kedua pelaku. Hingga diketahui para warga sekitar dan tiba-tiba para warga langsung mengarahkan bogem mentah ke arah dua pria bertato dan berbadan kurus itu.

"Beruntung anggota kami segera datang ke TKP dan mengamankan keduanya usai dihubungi oleh pihak Alfamart," ucap Kapolsek.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti beruapa 1 buah minuman floridina, 2 buah susu beruang,1 buah handbody Citra, 1 buah sabun citra, 2 buah coklat snickers, 1 buah bembeng maxx, 1 buah bembeng coklat, 3 buah sosis maknyus, 2 buah sosis so good, 1 buah nabati wafer dan 1 buah tas selempang merk adidas warna merah.

Kapolsek menambahkan, saat dilakukan interogasi, kedua pelaku mengaku sering melakukan pencurian di minimarket dengan berpura-pura sebagai pembeli.

Kini dua pria berbadan kurus itu harus mendekam di balik jeruji besi. Atas perbuatannya keduanya dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 29 Maret 2017

Rabu, 29 Maret 2017 07:54 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta,  Rabu, 29 Maret 2017 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

Dua Jukir dan Dua Oknum Dishub Tertangkap Polres Metro Jakarta Utara

Rabu, 29 Maret 2017 07:42 WIB
PUSKOMINFO - Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara menangkap dua Juru Parkir (Jukir) dan dua oknum Dinas Perhubungan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Saber Pungli. Penangkapan itu dilakukan di wilayah Kecamatan Kelapa Gading, Jalan Suma Agung 3 Blok L Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara.

Pelaku yang ditangkap antara lain, H, 44 tahun, Jo, 37 tahun, Abd, 55 tahun dan M, 44 tahun ditangkap petugas pada Senin (27/3/2017).

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Dwiyono menyatakan, keempat pelaku yang sudah melancarkan aksinya sejak 2013 lalu, mendapatkan hasil pungli hingga ratusan juta rupiah.

"Tepatnya sejak Agustus 2013. Berdasarkan hasil pemeriksaan, jika diakumulasi, pungli ini dihitung sudah meraup hingga lebih dari Rp 373 jutaan," kata Kapolres, Selasa (28/3/2017).

Kapolres mengatakan, keuntungan pungutan liar sebesar Rp 335.000 sehari dan Rp 60.000 untuk oknum pegawai assesmen Unit Pengelola Parkir Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, ABD. Serta Rp 275.000 diketahui diberikan untuk pimpinan Dishub itu sendiri. Sekitar Rp 1.675.000, merupakan hasil pungli selama satu minggu atau lima hari kerja.Jika, dalam kurun waktu sebulan, hasil pungli bisa mencapai Rp 6.700.000.

"Setiap hari, juru parkir berikan hasil pungli ke petugas lapangan yakni petugas unit pengelola parkir Dishub DKI Jakarta," lanjutnya.

Sebelumnya, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya pungli di kawasan Kelapa Gading.

"Setelah dilakukan lidik, kami berhasil mengamankan pelaku yang memakai atribut Petugas Dishub saat mengambil pungutan parkir di daerah kelapa Gading," ujarnya.

Dari penangkapan ini, polisi menyita barang bukti berupa satu bendel karcis parkir mobil, satu buku karcis motor, dan surat tugas yang dikeluarkan dari Dishub Jakarta Utara pada 14 Oktober 2016, peneng Dishub Trans, serta uang pungli ratusan ribu rupiah.

Lima Perampok Minimarket di Tangerang Tertangkap di Bandung, Satu Ditembak

Rabu, 29 Maret 2017 07:34 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Polsek Jatiuwung berhasil menangkap komplotan pelaku perampokan minimarket di Jalan Gatot Subroto, KM 7,5, RT003/005, Kelurahan Jatake, Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten. Lima orang pelaku berhasil ditangkap di Bandung, Jawa Barat, satu diantaranya terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan. 

Kelima pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial EA, HT, MR, AK, dan MA. Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan mobil Agya warna putih yang disewa para pelaku untuk merampok. 

"Para pelaku ditangkap di daerah Bandung, Jawa Barat," kata Kapolsek Jatiuwung Kompol Budi Agung Laksono, kepada wartawan, Selasa (28/3/2017) kemarin. 

Dikatakan Kapolsek, penangkapan para pelaku berawal dari pemeriksaan CCTV di lokasi kejadian. Dari pemeriksaan CCTV itu, polisi berhasil mengetahui pelat nomor polisi mobil yang digunakan para pelaku. 

"Mereka sudah melakukan aksinya sebanyak tujuh kali. Di antaranya Cilegon, Karawang, Cirebon, Cikopo, Dago, dan Tangerang. Puluhan juta berhasil mereka jarah dari aksinya itu," ungkap Kapolsek.


Dalam penangkapan itu, salah seorang pelaku melakukan perlawanan dengan cara menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Namun, petugas bertindak cepat dengan langsung melepaskan tembakan melumpuhkan.

Dalam melakukan aksinya, komplotan perampok ini bertindak bengis. Mereka biasa menggunakan senjata tajam untuk beraksi dan memakai cadar sebagai penutup wajah. Komplotan ini juga tega melukai korbannya.

Perampokan di Tangerang, terjadi pada Senin 27 Maret 2017 malam. Saat itu, kompolotan pelaku yang berjumlah lima orang berhasil membawa kabur uang tunai dalam brankas minimarket sebesar Rp45 juta lebih. 

27 Maret 2017

Wakapolres Metro Jakarta Barat: Ini 4 Perkembangan Kasus Ridho Rhoma

4 Perkembangan Kasus Ridho Roma yang Baru Dijelaskan Polisi
Senin, 27 Maret 2017 14:23 WIB
PUSKOMINFO - Penyidik Polres Metro Jakarta Barat telah melakukan pengembangan kasus yang menjerat penyanyi dangdut Muhammad Ridho Irama alias Ridho Rhoma. Anak penyanyi dangdut Rhoma Irama itu, ditagkap tim reserse narkotika dan obat-obatan pada Sabtu (25/3/2017) lalu.

Dua hari berselang, ada beberapa perkembangan kasus yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian.

Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Adex Yudiswan menjelaskan, terdapat empat perkembangan kasus.

Pertama, telah dilakukan rekonstruksi pada saat penangkapan. Dalam rekonstruksi yang dilakukan Minggu (26/3/2017) dini hari, terdapat 13 adegan.

"Dan semuanya disetujui oleh RR (Ridho Rhoma) dan saksi-saksi. Sehingga proses itu, berjalan dengan baik dan selesai," ujar Wakapolres di Markas Polres Jakarta Barat, Senin (27/3/2017).

Kedua, hasil dari uji laboratorium terhadap barang bukti yang disita dari tangan Ridho Rhoma, berupa sabu-sabu dengan berat 0,76 gram hasilnya positif sabu-sabu.

"Ketiga, pelaksanaan kegiatan ini, pihak keluarga telah memberikan surat kepada kita, untuk memohon bahwasanya RR adalah korban, dan permohonan rehab sudah kita terima suratnya. Kita akan proses sesuai aturan yang berlaku," ujar Wakapolres.

Kemudian yang keempat, Polres Metro Jakarta Barat mengimbau kepada masyarakat, bahwa apa yang dilakukan Ridho Rhoma tak patut dicontoh."Karena RR adalah role model bagi penyanyi dangdut. Beliau adalah korban, dari suatu hal yang perlu kita basmi bersama-sama," ujar Wakapolres.

Saat ini, polisi masih memburu jaringan pengedar yang memasok jenis sabu kepada Ridho Rhoma. Wakapolres mengatakan, sudah ada dua nama yang masuk dalam daftar pencarian orang. Namun Wakapolres enggan menyebutkan, dua orang yang masuk DPO.

Saat ini, Kata Wakapolres, Polisi masih mengintensifkan pencarian kedua rekan Ridho Rhoma tersebut.

Tim Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkapRidho Rhoma bersama seorang rekannya berinisial MS. Keduanya diringkus di Hotel, di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Sabtu (25/3/2017). Barang bukti sabu 0,7 gram, serta alat isapnya atau bong disita dari tangan Ridho saat penangkapan. Sedangkan dari tangan MS, polisi menemukan obat penenang Dumolid dan bong.

Polisi tengah melakukan pendalaman kasus tersebut, termasuk asal sabu yang didapat Ridho Rhoma. Menurut pengakuan Ridho, ia dapat sabu dari rekannya yang masuk DPO. Kepada polisi, Ridho juga mengaku telah mencandu narkoba sejak dua tahun lalu.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 27 Maret 2017

Senin, 27 Maret 2017 08:18 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta,  Senin, 27 Maret 2017 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit 
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kali Baru Depok

Senin, 27 Maret 2017 08:01 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat wanita ditemukan di tumpukan sampah Kali Baru, Jalan Raya Bogor, Km.40, Cilangkap, Tapos, Depok, Minggu (26/3/2017) siang. Saat ditemukan kondisi mayat sudah membusuk.

Informasi yang dihimpun, mayat pertama kali ditemukan oleh pemulung, Yulia, 35 tahun, selanjutnya dilaporkan ke warga sekitar. laporan kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.

“Saat ditemukan pertamakali tertelungkup dan kondisinya sudah membengkak hanya pakai celana dalam warna merah strip hijau,” ujar Kapolsek Cimanggis, Kompol Agung.

Menurut.Kapolsek, melihat kondisi jenasah, kemungkinan sudah lebih dari 4 hari. “Tidak ada identitas sama sekali pada tubuh korban. Jenasah kini sudah kita bawa ke RS Polri Kramat Jati,”katanya.

Dari ciri korban, selain hanya mengenakan selana dalam, usia diperkirakan sekitar 25 – 30 tahun. “Penyebab pasti kematian korban masih belum bisa kami identifikasi, harus menunggu hasil visum rumah sakit.” kata Kapolsek.

Tiga Kecelakaan di Jalanan Jakarta Minggu Malam Hingga Senin Dini Hari

Senin, 27 Maret 2017 07:44 WIB
PUSKOMINFO - Tiga kendaraan mengalami kecelakaan di Jalan Raya sejak Minggu 26 Maret malam sampai Senin 27 Maret pagi. Satu mobil terbakar, dua lainnya menabrak separator jalan.

Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya melansir, sebuah mobil terbakar di simpang lampu merah Pancoran Minggu 26 Maret malam. Usai api dipadamkan, petugas membawa mobil itu ke Mako Lantas Pancoran. Beruntung sang pengemudi lolos dari maut.

Sekira pukul 02.15 WIB dini hari, TMC Polda Metro Jaya juga mendapati laporan sebuah kendaraan mewah menabrak pembatas jalan bebas hambatan. Lokasinya, di kilometer 27 Tol Cilandak, Jakarta Selatan.

Dari gambar yang diunggah, tampak mobil jenis Mazda dengan nomor polisi B 2996 SBC itu rusak parah di bagian kanan. Belum diketahui pasti nasib si pengemudi maupun penumpang mobil berawarna putih itu.
Kemudian serkira pukul 04.09 WIB, sebuah Truk terguling di pintu keluar tol Senayan. Lokasi kecelakaan ada di jalan yang mengarah ke Semanggi. Belum juga bisa dipastikan korban jiwa akibat tergulingnya truk. Insiden itu masih dalam penanganan kepolisian.

Hasil Tes Urine, Terungkap Ridho Rhoma Dinyatakan Positif Pengguna Narkoba

Hasil Tes Urine, Terungkap Ridho Rhoma Dinyatakan Positif Pengguna Narkoba
Ridho Rhoma

Senin, 27 Maret 2017 07:24 WIB
PUSKOMINFO - Secara mengejutkan, musisi Ridho Rhoma diamankan aparat Polres Metro Jakarta Barat. Ridho ditangkap lantaran kedapatan menggunakan narkoba jenis sabu di salah satu hotel di bilangan Jakarta Barat. Ridho Rhoma ditangkap bersama rekannya berinisial S saat hendak menuju mobil pada Sabtu (25/3/2017) sekira pukul 04:00 WIB dini hari.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Roycke Langie pun menyatakan Ridho Rhoma positif mengonsumsi narkoba. "Sudah tes urin. SOP kita kalau penangkapan itu yang bersangkutan harus tes urin dan hasilnya positif," ungkap Kombes Pol Roycke Langie saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Sabtu (25/3/2017) sore.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 0,7 gram narkotika jenis sabu, satu set alat hisap sabu, satu buah bong, satu buah tutup botol, satu mobil Honda Civic warna hitam, dan 3 unit handphone.

Sejauh ini, Ridho Rhoma masih dalam proses pemeriksaan intensif.Ia bisa dikenakan pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 Jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana dibawah 4 tahun penjara.

24 Maret 2017

Terpergok Curi Laptop di Kosan, Dua Bandit Diamuk Massa

Jumat, 24 Maret 2017 13:26 WIB
PUSKOMINFO - Tepergok curi laptop di rumah indekos, dua maling ini diamuk massa di Jalan Mampang Prapatan XI Gg. H Tota No. 49 Kel. Tegal Parang, Kec. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Kapolsek Metro Mampang Prapatan, Kompol Moch.Safi'I mengatakan, korban yang tempatnya dibobol itu bernama Rony Sinurat, 21 tahun, sedang pelaku berinisial AI, 26 tahun dan A, 33 tahun.


Kejadian tersebut terjadi saat kamar kosnya dibobol dua maling tersebut meski dalam kondisi terkunci.


"Korban sadar tempatnya dibobol lalu berteriak dan pelaku sempat kabur," ujar Kapolsek pada wartawan, Jumat (24/3/2017).

Menurut Kapolsek, saat hendak kabur, warga yang mendengar itu langsung mengepung keduanya hingga akhirnya keduanya dibekuk. Keduanya lantas diamuk warga dan diserahkan ke Polsek Mampang untuk dipenjara atas perbuatannya itu.

"Pelaku mengaku membobol kos-kosan itu untuk berfoya-foya dan perbuatan itu dilakukannya sudah kesekian kalinya," kata Kapolsek.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 24 Maret 2017

Jumat, 24 Maret 2017 07:53 WIB

PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta,  Jumat, 24 Maret 2017 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:


1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit 
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat