21 Maret 2017

Memproduksi Miras Oplosan Skala Besar, Pasutri Ditangkap Polres Metro Bekasi Kota

Barang bukti minuman oplosan yang dikelola pasangan suami istri disita polisi. (saban)
Selasa, 21 Maret 2017 13:36 WIB
PUSKOMINFO - Ribuan botol dan bahan pembuatan minuman keras (miras) disita aparat kriminal khusus (Krimsus) Polres Metro Bekasi Kota, dari sebuah rumah mewah di Kampung Babakan Bondol RT 001 RW 06 Kelurahan Mustikasari, Mustikajaya, Kota Bekasi, Selasa (21/3/2017) dinihari.

Selain menyita ribuan botol miras berbagai merek, polisi juga mengamankan pasangan suami-isteri, Jony G, 54 tahun dan Anita, 50 tahun, pemilik sekaligus yang memproduksi miras oplosan tersebut.

Kanit Krimsus Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKP Umar Wirahadikusumah mengatakan penggerebekan dilakukan setelah polisi mengembangkan hasil operasi miras di wilayah Bekasi Selatan, pada Senin kemarin.

"Penggerebekan bermula dari digerebeknya sebuah warung sembako di Jalan Pekayon Raya, Bekasi Selatan pada Senin (20/3/2017) malam," kata AKP Umar Wirahadikusuma, Selasa (21/3/2017)..

“Ini pengembangan dari razia minuman keras (miras) di wilayah Bekasi Selatan,” tambahnya.

Menurutnya, usaha pasangan suami istri berskala besar dengan jumlah bahan bakunya mencapai dua truk colt diesel. Pasangan ini, meramu berbagai macam rasa minuman keras, setelah paham dengan barang beralkohol itu,

“Kedua tersangka mengaku belajar mengoplos sejak remaja,” jelas AKP Umar, sambil mengatakan mereka meramu minuman keras di sebuah rumah mewah miliknya.

Penggerebekan itu bermula dari digerebeknya sebuah warung sembako di Jalan Pekayon Raya, Bekasi Selatan pada Senin (20/3/2017) malam.

“Dari situ kami curiga, karena warung tersebut dipenuhi CCTV dan tak sembarangan orang yang dilayani untuk dapat membeli miras mereka,” kata AKP Umar, sambil mengatakan setelah pemilik warung diinterogasi, diketahui kalai pemasoknya berasal dari Mustikasari.

Polisi menyita puluhan ribu botol miras oplosan berbagai macam merek serta ratusan zat pewarna, cairan soda, ribuan botol alkohol berkadar tinggi dan dua toren air untuk mengoplos miras.

“Kami sempat kewalahan, karena jumlah miras yang diamankan dari rumah pelaku terlalu banyak, kita libatkan warga sekitar untuk membantu proses evakuasi barang bukti,” kata AKP Umar.

Kini petugas kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap wilayah lainnya yang juga diduga menjadi tempat penyimpanan dan penjualan miras oplosan.“Untuk omset nya sekiatar puluhan juta rupiah tiap transaksi,” kata AKP Umar.

Kini kedua pasutri telah diamankan di Polres Metro Bekasi Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar