30 April 2017

Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Satu Pelaku Penikaman Anggota Paspampres

Minggu, 30 April 2017 21:46 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menangkap tersangka penikam anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Tersangka berinisial R ditangkap pada Sabtu (29/4/2017) malam di kawasan Jawa Timur.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, tersangka ditangkap dalam pelariannya di Jawa Timur.
"Sudah kita tangkap tadi malam, ada satu yang kita tangkap. Warga Jawa Timur ditangkap di Jawa Timur," ujar Kabid Humas di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (30/4/2017).
Pelaku penusukan terhadap Prajurit Satu (Pratu) Pasaribu dan Prajurit Dua (Prada) Fatah Kudus, diketahui lebih dari satu orang.
"Baru satu ini yang kita amankan," ucap Kabid Humas. 
R merupakan pedagang es balok di wilayah Gambir, Jakarta Pusat. R berdagang es balok tak jauh dari lokasi Pratu Pasaribu dan Prada Fatah Kudus mengalami penusukan.
"Dia jualan es balok itu di sekitar situ," jelas Kabid Humas.
Saat ini R masih dalam perjalanan menuju Jakarta. R akan diinterogasi, terutama untuk mencari tersangka lain yang melarikan diri. Sebab, ada lebih dari satu orang yang menikam dua anggota Paspampres.
Alasan penusukan, masih dialami polisi, "Sedang diperiksa didalami," imbuh Kabid Humas.
Penikaman bermula dari adanya saling adu mulut di Jalan Kesehatan, Gambir, Jakarta Pusat. Dua anggota Paspampres bermaksud melerai, tapi malah kena bacok. Anggota Paspampres lain yang melintas dan melihat kejadian itu pun turut membantu. Tapi pada akhirnya juga jadi korban penusukan.
Pratu Rico Pasaribu dan Prada Fatah diketahui merupakan anggota Batalyon Pengawalan (Yonwal) dan anggota Grup B Paspampres. Grup B merupakan personel Paspampres yang melekat untuk memberikan pengamanan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

Lompati Separator, Pelajar Wanita Tewas Tertabrak Bus Transjakarta

Minggu, 30 April 2017 21:25 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang pelajar perempuan bernama Tiara Ananda Safitri, 15 tahun, tewas tertabrak BusTransjakarta, saat menyeberang di Jalan Mampang Prapatan Raya, tepatnya di depan dealer Mitsubishi, Minggu (30/4/2017).
Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Kasubdit Bin Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto menyampaikan, kecelakaan berujung maut itu terjadi sekira pukul 10.00 WIB.
Sebelum kejadian, Tiara tengah menyeberang dari arah timur ke barat di jalur Bus Transjakarta. Namun, sebelum sampai di seberang, dia berbalik karena dipanggil seseorang.
Saat bersamaan, tiba-tiba datang BusTransjakarta berpelat nomor B 7313 TGC warna oranye dengan kode nomor MYS 17079, yang dikendarai Dian Patra Lex dari arah selatan ke utara (Ragunan-Setiabudi).
"Karena jarak yang terlalu dekat antara penyeberang jalan dengan busway yang melaju di jalurnya, maka terjadilah kecelakaan lalu lintas," ujar AKBP Budiyanto.
Menurut AKBP Budiyanto, akibat peristiwa itu Tiara mengalami luka parah. Dia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Medistra, Jalan Raya Gatot Subroto, namun nyawanya tidak tertolong.
"Korban meninggal dunia dalam penanganan tim medis," ujarnya.
Sementara Staf Humas PT Transjakarta, Wibowo menjelaskan, sebelum kejadian, armada MYS 17079 baru saja menaik-turunkan penumpang di Halte Duren Tiga dan melaju ke arah halte selanjutnya, yakni Halte Mampang.
Sebelum tiba di Halte Mampang, ada sekitar lima anak muda tengah menyeberang di depan diler Mitsubishi, salah satunya Tiara. Mereka tidak menyeberang melalui JPO (jembatan penyeberangan orang), melainkan dengan melompati celah separator jalur Bus Transjakarta.
"Ada beberapa rombongan anak muda, sekitar lima orang, yang menyeberang jalan dari jalur reguler arah Ragunan ke jalur reguler arah Dukuh Atas," ungkap Wibowo.
"Ada satu orang penyeberang jalan yang bernama Tiara Ananda Safira tertinggal oleh rombongan tersebut, dikarenakan dipanggil kembali oleh temannya karena tasnya ketinggalan," tuturnya.
Ketika Tiara hendak kembali mengambil tasnya, saat itulah Bus Transjakarta muncul dan menabrak gadis malang itu.

Rekayasa Lalu Lintas Saat Peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2017

Minggu, 30 April 2017 21:08 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menyiapkan rekayasa berupa pengalihan arus lalu lintas pada peringatan Hari Buruh Internasional pada Senin (1/5/2017) besok.
"Pengaturan dan rekayasa arus lalu lintas untuk menciptakan kelancaran, keamanan dan ketertiban agar masyarakat tetap beraktivitas tanpa gangguan," kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Kasubdit Bin Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto di Jakarta, Minggu (30/4/2017).
AKBP Budiyanto mengatakan polisi akan melakukan pengaturan dengan mengarahkan arus kendaraan dari Bekasi untuk lewat tol arah Cempaka Putih menuju pintu keluar Cempaka Putih-Jalan Letjen Suprapto-Pasar Senin-Pejambon menujj titik aksi.
Kendaraan dari Tangerang akan diarahkan melintasi Tomang-Jalan Raya Biak-Harmoni-Jalan Juanda-Pasar Baru-Lapangan Banteng menuju lokasi aksi.
Sementara kendaraan dari Bogor atau Sukabumi diarahkan menuju Tegal Parang-Kuningan-HR Rasuna Said-Menteng-Tugu Tani-Jalan Medan Merdeka Timur.
Petugas juga telah menyiapkan kantong parkir kendaraan pengunjuk rasa di Gelora Bung Karno, Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, IRTI dan PRJ Kemayoran. "Masyarakat diimbau mencari jalan alternatif dan menghindari lokasi unjuk rasa," ujar Budiyanto.
Polisi juga akan mengalihkan kendaraan yang menuju sekitar lokasi unjuk rasa Istana Kepresidenan.
Kendaraan dari Jalan Hayam Wuruk-Majapahit akan dialihkan ke kiri Jalan Juanda, kendaraan dari Jalan Lapangan Banteng menuju Veteran dialihkan ke kanan menuju Jalan Pos, dan kendaraan dari Jalan Gunung Sahari menuju Jalan Sutoyo akan diminta lurus ke Jalan Senen.
Kendaraan dari Jalan Senen menuju Jalan Budi Utomo akan diarahkan ke Jalan Gunung Sahari dan kendaraan dari Jalan Medan Merdeka Timur menuju Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira.
Kendaraan dari arah Simpang Lima Senen menuju RSPAD akan diarahkan lurus ke Jalan Senen Raya-Wahidin, kendaraan dari Cikini menuju Jalan M Ridwan Rais akan diminta belok kanan ke Jalan Kwitang Raya atau dari Kwitang putar balik ke Jalan Kwitang Raya dan dari Kebon Sirih lurus ke Jalan Kwitang Raya.
Kendaraan dari Jalan Sudirman yang menuju Jalan Merdeka Barat akan dialihkan ke Kebon Sirih atau Tanah Abang, dan kendaraan dari Abdul Muis akan diminta lurus ke Jalan Harmoni atau Jalan Fachrudin.
Petugas juga akan mengalihkan kendaraan yang melintas dari Istana Negara menuju DPR/MPR RI. Kendaraan dari S Parman ke Jalan Gatot Subroto akan dialihkan ke kiri Jalan KS Tubun atau ke kanan Jalan Palmerah maupun Jalan Pejompongan.
Kendaraan dari Jalan Satrio menuju Sudirman akan dialihkan lurus ke Flyover Karet-KH Mas Mansyur atau sebaliknya, kendaraan dari Tol Dalam Kota timur menuju barat diarahkan keluar di depan Slipi Jaya atau keluar ke arah Blok M atau Semanggi arah utara.
Kendaraan dari Tol Dalam Kota arah barat menuju timur akan diarahkan keluar Pancoran atau Dharmais, atau jika massa telah melewati lingkar Semanggi menuju DPR/MPR RI maka kendaraan dari Senayan menuju Jalan Gatot Subroto akan diarahkan lurus ke Sudirman dan Thamrin arah utara.
Kendaraan dari Jalan Asia Afrika akan diarahkan kembali ke Jalan Asia Afrika atau lurus ke Pos Polisi Palmerah, kendaraan dari arah timur Flyover Senayan diarahkan ke kiri Jalan Gerbang Pemuda dan kendaraan dari arah selatan akan diminta lurus dan menggunakan jalan layang menuju Semanggi atau balik arah ke kolong jalan layang menuju lampu merah Lapangan Tembak.
Sementara kendaraan dari arah timur Semanggi akan diarahkan belok kiri ke Bundaran Senayan, kendaraan dari selatan diarahkan lurus menuju utara Bundaran HI, dan kendaraan dari utara diarahkan lurus ke arah Bundaran Senayan.
Kendaraan di sekitar Pospol Palmerah dari arah utara Pejompongan akan diarahkan ke Permata Hijau dan kendaraan dari lampu merah Pospol Pejompongan dari utara akan diarahkan lurus ke arah Permata Hijau.

Polsek Metro Kembangan Tangkap Dua Pemuda Kedapatan Bawa Sajam

Minggu, 30 April 2017 10:47 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Dua pemuda warga Tanjung Duren berinisial YD, 20 tahun,  dan MI, 20 tahun, kini meringkuk di balik jeruji besi Polsek Metro Kembangan, Jakarta Barat. Keduanya ditangkap polisi karena kedapatan membawa dua bilah senjata tajam di Jalan Baru Taman Aries, Meruya Utara, Kembangan Jakarta Barat, Sabtu (29/4/2017) dini hari.

Kanit Reskrim Polsek Metro Kembangan, AKP Asmoro Bangun menjelaskan penangkapan tersebut terjadi pada dini hari tadi saat dirinya beserta anggota sedang melakukan operasi cipta kondisi dalam rangka antisipasi tawuran.

"Saat kami melintas di lokasi, kami melihat seorang laki-laki (MI) tengah duduk di atas 1 sepeda motor tanpa plat kendaraan,'' ujar AKP Asmoro.

Selanjutnya, kata AKP Asmoro, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap pria tersebut. Dari hasil penggeledahan, ditemukan 1 bilah pedang yang disimpan dibalik baju dan 1 bilah belati di dalam jok sepeda motor serta 1 pasang plat nomor B 4341 BGR.

"Setelah kami interogasi. Bersama siapa saja pelaku ada dilokasi. Dia mengaku datang ke TKP bersama YD yang saat kejadian sedang berada di dalam sebuah bedeng," ucapnya.

Mendapat informasi dari pelaku, polisi langsung menuju bedeng dan berhasil mengamankan YD untuk dimintai pertanggung jawaban perbuatannya

Operasi Cipta Kondisi, Polres Metro Jakarta Utara Tangkap Dua Begal Sadis Bersenjata Api

Minggu, 30 April 2017 07:02 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara menangkap dua begal sadis bersejata api dan bercelurit. Salah satu dari dua pelaku masih bocah di bawah umur, Dickyawan alias Dicky, 16 tahun, dan Haspril Wardianto alias Aping, 20 tahun, warga Tanjung Priok.
Penangkapan bermula saat Jatanras Polres Metro Jakarta Utara melakukan operasi Cipta Kondisi antisipasi pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor  pada Sabtu (29/4/2017). Polisi kemudian memperoleh informasi telah terjadi kejahatan begal di Pademangan, Jakarta Utara.
Pelaku berjumlah empat orang menggunakan dua buah sepeda motor sudah menargetkan korban yang tengah berada di samping sepeda motornya. Dua pelaku, Haspril dan Dicky mengancam korban  dengan senjata api dan celurit agar menyerahkan sepeda motor dan dompet korban.
Korban diketahui bernama Jalu Dwi Prasetyo, seorang karyawan swasta. Korban yang ketakutan, berlari dan menghubungi Opsnal Jatanras. Setelah berhasil melakukan aksinya, dua begal itu langsung melarikan diri.
Memperoleh informasi tersebut, Unit Jatanras langsung mengejar komplotan begal itu. Polisi pun kemudian menangkap dua pelaku dan beberapa barang bukti. Dua pelaku lainnya diketahui melarikan diri.
"Kedua pelaku lainnya, berinisial I dan D kini dalam proses pengejaran," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Nasriadi. 
Kedua pelaku yang berhasil ditangkap di Jalan Blosom, Pademangan, Jakarta Utara kini tengah menjalani penyelidikan oleh Satreksrim Polres Metro Jakarta Utara.
Pelaku berdasarkan pengakuannya telah dua kali melakukan aksi kejahatannya. Satu pelaku atas nama Dicky masih bersekolah di tingkat SMP. "Yang masih SMP yang memiliki senjata api," kata AKBP Nasriadi.

Wanita dokter Tewas Terserempet Kereta di Depok

Minggu, 30 April 2017 06:31 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang wanita bergelar dokter, Hadiyah Melanie, 54 tahun, warga Jalan Raya Kano Kelurahan Pakulonan Barat, Kelapa Dua, Tangerang tewas terserempet kereta rel listrik jurusan Jakarta – Bogor di pintu perlintasan kereta api dekat Stasiun Depok Baru, Sabtu (29/4/2017) sore sekira pukul 16.51 WIB.
Menurut saksi mata di lokasi kejadian, saat itu Kereta Rel Listrik (KRL) Comuter line melaju dari arah Jakarta menuju Bogor. Dekat Stasiun Depok Baru . persis kolong Flyover Arief Rachman Hakim korban berjalan saja tanpa melihat kanan dan kiri.
Sejumlah saksi mata, mengatakan sebelum kejadian korban sudah diperingatkan namun korban tidak mendengar, diduga banyaknya lapak pedagang Kaki-5 di sekitar rel dekat pagar Stasiun Depok Baru kemungkinan besar membuat penyeberang jalan tak melihat datangnya kereta.
“Sebetulnya kami telah memperingatkan korban jangan menyeberang rel terlebih dahulu karena ada kereta dari arah Jakarta menuju Bogor tapi rupanya korban tidak mendegar,” kata Abudi Karma, petugas/pengwas peron stasiun Depok Baru.
Akibatnya tubuh wanita itu terserempet KRL dan tewas seketika dengan kondisi mengenaskan. Korban kemudian dibawa ke RS Bakti Yudha untuk divisum dan kasusnya ditangani Polsek Pancoran Mas.
Dari data yang ditemukan korban diketahui bernama dr Hadiyah Melani memiliki dua orang anak das tugas di Kementerian Kesehatan. “Jenazahnya dibawa ke rumah duka di Jalan. Raya Soka, Perumnas Depok Jaya,” kata Wida Tarsongko satu kerabatnya

Mini Bus Kecelakaan di Tebet Dinihari Tadi


Minggu, 30 April 2017 06:08 WIB 
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan KH Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu 30 April 2017 dini hari.
Berdasarkan informasi dari akun Twitter TMC Polda Metro Jaya, sebuah minibus mengalami kecelakaan. Petugas pun langsung melakukan penanganan terhadap kendaraan dengan pelat nomor B 1941 SYM itu.
Dari gambar yang ada di akun Twitter tersebut, bagian samping depan mobil itu ringsek. Kaca bagian depan dan belakang sebelah kanan mobil juga pecah.
Hingga kini, belum diketahui adanya korban dalam peristiwa tersebut. Begitu juga dengan penyebab kecelakaan yang hingga kini belum diketahui.

28 April 2017

Polsek Metro Kemayoran Ringkus 2 Pelaku Curanmor yang Kerap Beraksi di Kawasan PRJ

Jumat, 28 April 2017 10:47 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polsek Metro Kemayoran menangkap dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di kawasan PRJ Kemayoran. Dua pelaku yakni Ali, 22 tahun dan Rio, 23 tahun, ditangkap saat menjual sepeda motor curian di Jalan Jembatan Bendungan Jago pada Kamis (27/4/2017) malam.

Kapolsek Metro Kemayoran, Kompol M Rosid menjelaskan, kedua pelaku merupakan komplotan pencuri kendaraan bermotor yang kerap beraksi di kawasan Kemayoran ."Mereka biasanya mencuri di sekitar PRJ Kemayoran. Masih ada tiga pelaku lainnya yang kita kejar," kata Kapolsek kepada wartawan, Jumat (28/4/2017).

Kapolsek melanjutkan, barang bukti satu sepeda motor Yamaha Mio yang hendak dijual ternyata milik Oki Isyana seorang pengunjung PRJ.

Menurut Kapolsek, penangkapan kedua tersangka berawal polisi mendapatkan informasi bahwa di Jembatan Bendungan Jago sering terjadi transaksi sepeda motor tanpa surat-surat alias bodong. Polisi pun langsung terjun ke lokasi melakukan penyelidikan. Ternyata benar, petugas mendapati pelaku sedang transaksi sepeda motor curian. 

"Pelaku menghubungi penadah dan janjian untuk transaksi. Kepada petugas mereka mengaku telah mencuri 15 motor. Para tersangka masih kami mintai keterangan untuk perkembangan lebih lanjut," tutur Kapolsek.

Kapolsek menghimbau kepada warga masyarakat, khususnya pengunjung PRJ Kemayoran, agar lebih waspada saat memarkirkan kendaraan. Tambahkan pengaman tambahan supaya tidak menjadi korban berikutnya.

"Masyarakat harus waspada jika memarkirkan kendaraanya. Pakai gembok tambahan dan parkir di lokasi resmi," ujar kapolsek. 

Polsek Metro Penjaringan Selidiki Praktik Pungli di RPTRA Kalijodo

Polisi Selidiki Praktik Pungli di RPTRA Kalijodo
Jumat, 28 April 2017 08:57 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polsek Metro Penjaringan Polres Metro Jakarta Utara tengah menyelidiki kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara. Polisi menduga uang yang terkumpul dari hasil pungli diperkirakan mencapai puluhan juta per bulan.

Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan, dugaan pungli diketahui dari laporan warga yang diminta uang parkir. Selain itu, para pedagang yang berada di sekitar lokasi juga menjadi ladang pungli. 

“Pemerasan parkir dengan memanfaatkan lahan parkir yang ada. Pintu parkir di tempat tersebut juga rusak,” kata Kapolsek kepada wartawan, Kamis 27 April 2017 kemarin. 

Kapolsek mengungkapkan, pelaku pungli meminta iuran Rp 3 Juta kepada 70 pemilik tenda pedagang. Selain itu, setiap pedagang juga ditarik uang iuran kebersihan ilegal sebesar Rp 10.000 per hari. 

“Kita melakukan penyelidikan terus menerus untuk mengetahui aliran pengumpulan dana dari pedagang yang membuka tenda warung di RPTRA Kalijodo,” katanya. 

Kapolsek menuturkan, pihaknya terbuka dengan segala informasi yang dilaporkan oleh masyarakat untuk mengungkap tuntas praktik pungli di Taman Kalijodo. Polisi segera melakukan tindakan. 

Kapolsek mengatakan pengawasan juga dilakukan petugas bantuan dari satuan Brimob dan unit Sabhara Polda Metro Jaya serta TNI AL."Semoga seterusnya dalam kondisi aman seperti harapan masyarakat," katanya.

Polsek Bekasi Kota Amankan Seorang Pria Kedapatan Bawa Ganja


Ilustrasi

Jumat, 28 April 2017 08:38 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polsek Bekasi Kota mengamankan seorang pria bernama Hendri Juandi, 31 tahun, karena kedapatan membawa narkotika jenis ganja.
Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan di Villa Town House Jalan Kemakmuran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Rabu 26 April 2017 lalu.
“Tersangka diamankan berikut dengan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 2,34 gram,” ujar Kompol Erna Ruswing.
Penangkapan tersangka, berawal dari informasi masyarakat terkait adanya transaksi narkotika di lokasi penangkapan. Kemudian anggota me‎nuju ke lokasi dan mendapatkan seorang laki-laki dengan ciri-ciri yang sudah dikantongi polisi. Dengan memperlihatkan surat tugas, anggota polisi menggeledah tersangka dan didapat satu bungkus kertas cokelat berisi ganja.
“Bungkus kertas cokelat yang berisi ganja disimpan di dalam kantong celana depan sebelah kiri,” ucapnya.
Ganja tersebut didapat dengan cara membeli dari temannya, bernama Ompong yang saat ini masih buron. Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 28 April 2017

Jumat, 28 April 2017 08:16 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat, 28 April 2017 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Museum Mabes Polri
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

Kapolda Metro Jaya Minta Pemkot Depok Memperbanyak Kamera CCTV


Jumat, 28 April 2017 08:04 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan meminta Pemerintah Kota Depok memperbanyak kamera pengawas atau CCTV. Menurut Kapolda, CCTV terbilang efektif membantu polisi mengungkap tindak pidana kejahatan.

Kapolda mengatakan, kamera pengawas yang terpasang di Kota Depok terbilang sedikit. Baru ada 60 titik yang tersebar di 11 kecamatan. "Makasar paling maju. Di sana ada ribuan CCTV. Bahkan, dapat menjangkau hingga empat kilometer, dan bisa di-zoom," ucap Kapolda di acara "Depok Police Expo", di Mall Margocity, Depok, Kamis (27/4/2017) kemarin.

Menurut Kapolda, kamera pengawas atau CCTV merupakan alat yang sangat penting. Ada beberapa kasus yang berhasil diungkap berkat bantuan CCTV, antara lain kasus pembunuhan satu keluarga di Pulomas, Jakarta Timur.

"CCTV secara cepat akan merekam semua peristiwa yang terjadi disekitarnya," ujar Kapolda.

Untuk itu, Kapolda menyarankan Wali Kota Depok membuat kebijakan. Setiap mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), warga diimbau memasang kamera pengawas.

"Saya usulkan Bapak Wali Kota supaya gedung-gedung dilengkapi CCTV," kata Kapolda.

Pada kesempatan yang sama Kapolda juga memuji kegiatan Depok Police Expo yang digelar Polresta Depok. Bahkan, Kapolda mengaku akan membuat peraturan agar acara semacam ini diselenggarakan setiap tahun.

"Masyarakat menjadi paham dan bisa melakukan banyak hal. Terima kasih kepada Polresta Depok yang telah mengadakan kegiatan ini. Terima kasih juga kepada pihak-pihak yang membantunya," ujar Kapolda.

Kapolda meminta siapa pun nanti yang mempimpin Polresta Depok diwajibkan menyelenggarakan kegiatan Depok Police Expo. "Saya akan buatkan peraturan. Siapa pun kapolresnya harus ada kegiatan Depok Police ini. Saya minta untuk dilakukan setiap tahun," kata Kapolda.

Polsek Kawasan Kalibaru Ungkap Kasus Pencurian Kontainer Modus Palsukan Dokumen

Kontainer Sering Hilang di Depo, Tiga Pelaku Dibekuk Polsek Kawasan Kalibaru
Jumat, 28 April 2017 07:42 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Unit Reskrim Polsek Kawasan Kalibaru Polres Pelabuhan Tanjung Priok hasil menangkap pelaku pencurian kontainer dengan modus memalsukan dokumen DO (delivery order). Ada tiga orang yang diringkus diantaranya KR, 31 tahun SU alias LW, 32 tahun dan SA, 31 tahun.

"Ketiga pelaku diringkus di tempat berbeda dan kasus ini diketahui hasil pengembangan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Kalibaru. Ketiga pelaku itu KR diciduk di Pabrik Peleburan besi PT Budi Dharma di Jalan Semper Kebantenan, Cilincing, Jakarta Utara, SU alias LW diketahui pelaku utama diciduk di Jalan Akses Marunda beserta SA ditangkap di Jalan Akses Marunda atau tepatnya bawah kolong jembatan," papar Kanit Reskrim Polsek Kawasan Kalibaru, AKP Martua Malau, Kamis (27/4/2017) kemarin.

Sementara itu, Kapolsek Kawasan Kalibaru, Kompol Eko Setia Budi mengungkapkan dari penangkapan yang dilakukan, berawal laporan korban yang merupakan Pelapor dari pihak PT GTM, pada Minggu (23/4/2017).Tak ingin disebut nama dan identitas korban, Kapolsek mengatakan korban tersebut mengatakan beberapa kali kontainer yang ada di depo penitipan hilang yang tanpa sepengetahuan perusahaan.

"Sehingga dari hasil pengembangan anggota di lapangan di tangkap tiga pelaku itu, beserta pengakuan pelaku modus operandi kejahatan ini, dilakukan dengan cara memalsukan dokumen Delivery Order, untuk mengeluarkan kontainer yang ada di depo penitipan. Kemudian dibawa menggunakan kendaraan trailer dan langsung masuk pabrik untuk dilebur," jelas Kapolsek.

Kapolsek mengatakan kembali, pengakuan ketiga pelaku, sudah puluhan kontainer yang diambil dari penitipan menggunakan DO Palsu. Selain itu, saat ini baru ada dua korban yang merasa dirugikan yaitu PT GTM dan PT Dwipa.

"Saat ini ketiga tersangka ditangani oleh pihak Unit Reskrim Polsek KawasanKalibaru. Kasus tersebut masih dalam pengembangan apakah masih ada pelaku lain yang terlibat. Lalu untuk barang bukti yang berhasil diamankan antara lain Kendaraan Trailer B-9092-UEL, Trailer B-9164-UEM, Trailer B-9671-JH, Trailer B-9813-DL, 2 unit Kontainer ukuran 40 feet dan 4 unit kontainer ukuruan 20 feet," jelas Kapolsek.

Ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 263 KUHP dan atau 378 KUHP dengan ancaman hukuam lebih dari 5 tahun penjara.

27 April 2017

Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas Gantung Diri di Koja

Kamis, 27 April 2017 08:37 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Puji, 30 tahun, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara ditemukan tewas gantung diri di rumahnya pada Rabu (26/4/2017) sore.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Sungkono mengatakan, dari keterangan suami Puji, Cecep, 33 tahun, sekira pukul 17.25 WIB ia tiba di rumah sehabis bekerja.

Cecep berusaha memanggil Puji yang diduga berada di dalam rumah. Saat itu pintu rumah dalam keadaan terkunci.

Merasa curiga karena tak dibuka, Cecep mendobrak pintu rumah dan bergegas mencari Puji. Saat membuka pintu kamar, Cecep terkejut melihat Puji yang sudah tewas gantung diri. Cecep segera menurunkan tubuh Puji dan melarikan ke Rumah Sakit Pelabuhan Tugu.

"Dinyatakan telah meninggal dunia dan korban di bawa kembali ke rumah," ujar Kompol Sungkono. 

Kini jasad Puji telah dibawa ke RSCM untuk dilakukan visum. Peristiwa ditangani Polsek Metro Koja.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 27 April 2017

Kamis, 27 April 2017 08:12 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis, 27 April 2017 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

26 April 2017

Mayat Korban Pembunuhan Ditemukan Mengambang di Kali CBL

Mayat dengan Leher Tersayat Mengambang di Kali CBL
Rabu, 26 April 2017 15:15 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sesosok pria ditemukan tewas mengambang di Kali Cikarang Barat Laut (CBL), Kampung Pasar Beras RT 3/5, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Rabu (26/4/2017) siang. 

Polisi menduga pria tanpa identitas tersebut tewas akibat dibunuh karena terdapat luka sayatan senjata tajam di bagian leher dan luka lebam di bibir diduga akibat hantaman benda tumpul. 

”Korban ditemukan warga sekira pukul 11.30 WIB,” kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Kunto Bagus.

Menurut Kompol Kunto Bagus, korban kali pertama ditemukan oleh seorang warga bernama Tia yang sedang melintas di Kali CBL. Saat itu, Tia melihat sosok seperti boneka tiba – tiba menyembul dari dalam air. Setelah diperhatikan, ternyata sosok manusia sudah tidak bernyawa.

Melihat hal itu, kemudian Tia melaporkan kepada warga lainya dan diteruskan kepada petugas kepolisian.

Petugas yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi korban. ”Korban ditemukan dalam kondisi telungkup mengapung di air,” ungkapnya.

Kompol Kunto mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi sementara ditemukan luka sayatan di leher korban dan luka lebam di wajah korban. Dia memperkirakan korban sudah meninggal selama tiga hari dan usia diperkirakan kurang lebih 40 tahun.

Saat ini, jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi guna kepentingan otopsi dan penyelidikan.”Tidak ditemukan identitas di tubuh korban, dugaan kami sementara ada yang tidak wajar dalam kematian korban,” tukasnya.

Selundupkan 2 Kg Sabu, WN Nigeria Ditembak Mati Polisi

Rabu, 26 April 2017 14:55 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap penyelundupan narkotika jenis sabu asal Guangzhou China. Modus yang digunakan pelaku dengan memasukan sabu ke dalam sepatu wanita dan dikirim melalui jasa ekspedisi melalui pelabuhan laut Talang Duku, Jambi.

Dalam pengungkapan kasus ini petugas berhasil menangkap  pria WN Nigeria Douglas Hope Onyebuchi alias Kabaka dan seorang wanita WNI berinisial TSI di sebuah rumah kos di Jl Cengkir Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tersangka kedapatan menyimpan 2 kg sabu di kosan tersebut.

"Ada barang dari Guangzhou lewat laut dengan ekspedisi tertentu di mana kita tahu barangnya berupa sendal yang dalamnya ada sabu-sabu. kemudian kita buntuti mobil tersebut ke luar ekspedisi,” ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/4/2017).

Dikatakan Kapolda, TSI membuka kamar kost di Jalan Kelapa Cengkir Raya Blok CL nomor 8, Kelapa gading, Jakarta Utara. Tempat itu digunakan untuk menaruh barang.

"Jadi dia hanya buka kamar saja dan menyuruh pelayan rumah kost memasukan barang ke kamarnya tapi yang bersangkutan hanya mengawasi dari jauh sampai sekira 2 hari," sambungnya.

Kapolda menambahkan, pembuntutan berlanjut dengan mengikuti TSI menuju apartemen tempat TSI dan Kabaka tinggal di Kelapa Gading, Tower Dahlia. Dari apartemen TSI pergi memakai mobil kijang untuk mengambil barang di rumah kostnya.

Tanpa diketahui tersangka, sudah ada anggota kepolisian yeng menyewa kamar  kost juga di rumah tersebut.Setelah tersangka masuk kemudian dilakukan penggerebekan.

“Setelah paket dibuka, isi dari paket ini ada yang diberi tanda karet, berisi narkoba. Terdapat barang bukti sabu sejumlah 2 kilogram sabu,” terang Kapolda.

Namun, pemilik barang, WNA Nigeria, Kabaka meninggal setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Polri akibat tertembak karena melawan petugas saat ditangkap.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

Polantas Gadungan Ditangkap di Cikarang

LF Polisi gadungan yang berhasil dibekuk.(lina)
Rabu, 26 April 2017 14:20 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Aparat Polres Metro Bekasi menangkap seorang pria yang menyamar sebagai Polisi Lalu Lintas (Polantas), Selasa (25/4/2017). Pria berinisial LF, 27 tahun, dilaporkan telah menyita telepon selular (ponsel) milik seorang pengendara sepeda motor. 

“Pengakuannya sudah setahun menjadi polisi gadungan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito, Rabu (26/4/2017).

Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Kunto Bagus mengatakan, LF ditangkap saat masih mengenakan seragam polisi lalu lintas, lengkap dengan senjata api jenis revolver mainan. "Senjatanya hanya mainan untuk pelengkap agar terlihat seperti polisi sungguhan," kata Kompol Kunto.

Penangkapan LF ini bermula dari laporan Mukmin, 26 tahun. Pemuda itu dicegat  oleh LF ketika mengendarai sepeda motor di traffic light Jalan Teuku Umar, akhir pekan lalu. "Pelapor diminta menyerahkan telepon selular," ujar Kompol Kunto.

Sehari kemudian, Polantas gadungan itu menjual telepon selular milik korban lewat facebook. Mukmin mengetahuinya dan melapor kepada sang kakak. "Kakaknya berpura-pura ingin membeli, kemudian janjian dengan pelaku di lokasi," kata Kompol Kunto.

Kemarin malam, korban bersama dengan dua anggota Sabhara menemui LF. Saat itulah pemuda itu dibekuk. "Pelaku tidak dapat menunjukkan identitas sebagai anggota Polri," kata Kompol Kunto.

Saat diperiksa polisi, LF mengaku motif penyamarannya itu semata-mata untuk mengelabui pendara sepeda motor yang melanggar peraturan lalu lintas. LF akan mengajak para pengendara itu “berdamai” dengan tujuan mendapat uang atau barang yang bisa dijual.

Serah Terima Jabatan Kapolres Tangerang Selatan di Polda Metro Jaya


Rabu, 26 April 2017 14:10 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ -  Jabatan Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) diserahterimakan dari AKBP Ayi Supardan kepada AKBP Fadli Widiyanto di Polda Metro Jaya, Rabu (26/04/2017). Selanjutnya AKBP Ayi Supardan akan menempati jabatan barunya sebagai Kasubbaglempus Baglem Rolemtara Srena Polri.

Sedangkan AKBP Fadli Widiyanto sebelumnya  menjabat sebagai Kasubdit I Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Usai acara sertijab, AKBP Ayi menyampaikan kesan dan pesannya untuk seluruh masyarakat Tangsel dan juga awak media yang selama ini bersinergi dalam membantu tugasnya saat menjadi Kapolres.

"Ya, saya sangat terbantu oleh kawan-kawan media, semoga berlanjut ke Kapolres yang baru."jelas AKBP Ayi.

Kepada masyarakat Tangsel yang cerdas dan guyub, AKBP Ayi pun berpesan, tetap terus menjaga kebersamaan serta jalin kemitraan kepada setiap elemen masyarakat maupun pemerintahan dalam mereduksi hal-hal negatif.

"Tetap bersinergi menjaga situasi kamtibmas yang mantap, sehingga aktifitas warga dan dinamika pembangunan kota tetap kondusif," imbaunya.

Pakai Dokumen Palsu, 7 Pendaftar Bintara Polri Diamankan Polres Metro Jakarta Barat












Rabu, 26 April 2017 13:14 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polres Metro Jakarta Barat mengamankan tujuh orang pengguna dokumen palsu. Mereka menggunakannya untuk mendaftar sebagai calon Bintara Polri 2017 pada 14 Maret sampai 15 April 2017.

"Polres Metro Jakarta Barat ungkap ijazah palsu, hasil ujian palsu, dan akte kelahiran palsu. Hasil kerjasama dengan Biro SDM Polda Metro Jaya," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Andi Adnan dalam keterangan pers di kantornya, Jalan S. Parman, Jakarta Barat, Rabu (26/4/2017).


Ketujuh pelaku tersebut adalah RH, 22 tahun, ZP, 20 tahun, SG, 22 tahun, IP, 22 tahun, CIM, 21 tahun, LE, 21 tahun, dan MFH, 20 tahun. Modus operandi mereka adalah meninggikan nilai ujian dan memajukan tanggal lahir. 

"Modus operandi, pertama tiga orang pelaku nilai rendah. Standar Mabes nilai ujian 6,0. Karena rendah, mereka mengganti hasil ujian agar bisa mencapai target," jelas AKBP Andi.

"Empat orang melewati batas karena umur maksimal 21 tahun. Mereka ganti tanggal lahir di ijazah, akte, dan lainnya," sambung AKBP Andi.

Kasus ini diketahui setelah dilakukan pengecekan administrasi. Setelah ada kecurigaan, dilakukan pengecekan keaslian kepada Kementerian Pendidikan.

"Untuk membedakan ijazah, kita meminta keterangan ahli dari Kementerian Pendidikan Nasional," ujar AKBP Andi.

Menurut AKBP Andi, ketujuh pelaku hanyalah pengguna. Mereka membayar Rp 50 juta sampai Rp 100 juta rupiah untuk surat palsu tersebut. Mereka meminta jasa kepada seseorang yang masih dicari oleh pihak kepolisian.

"Mereka hanya pengguna. Ada yang membuat dokumen palsu, dan dijual. Pelaku utama sedang kita kejar. Mereka tidak membeli dari satu pembuat," ucap AKBP Andi.

Pelaku dijerat dengan pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Data dan Dokumen dengan hukuman penjara maksimal tujuh tahun penjara. 

Pengendara Sepada Motor Tewas pada Peristiwa Tabrak Lari di Jakarta Barat

Rabu, 26 April 2017 10:40 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang pengendara sepeda motor tewas usai ditabrak lari di Jalan Kembang Kerep, Jakarta Barat, Rabu (26/4/2017) dini hari. Korban bernama Dzur Zahdi Ahmad, 23 tahun.

Korban mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja bernomor polisi B 5671 TU pada saat kejadian itu. Sementara, mobil yang menabrak tak diketahui nomor polisi maupun jenisnya.

Kasat Lantas Wilayah Jakarta Barat, AKBP Sudarmanto mengatakan, saat peristiwa terjadi, kedua kendaraan sama-sama melaju dari arah Barat ke Timur. Mobil kemudian hendak menyalip dan justru menyerempet pemotor. Korban pun terjungkal dan tewas di lokasi akibat luka parah di bagian kepala

"Belum diketahui register mobil yang tabrak lari itu," kata AKBP Sudarmanto. Polisi kini tengah hendak membuka sejumlah kamera CCTV di dekat lokasi kejadian, untuk melihat gambaran pelaku tabrak lari tersebut.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu, 26 April 2017

Rabu, 26 April 2017 08:43 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu, 26 April 2017 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Terobos Pintu Perlintasan, Pengendara Sepeda Motor Tewas Tersambar Kereta di Pasar Minggu


Rabu, 26 April 2017 08:28 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang pengendara motor bernama Muhammad Nur Fadliansyah, 21 tahun, tewas tertabrak kereta di pelintasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (25/4/2017) kemarin.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Purwanta mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 10.00 WIB, saat itu Fadli baru pulang dari rumah saudaranya di Condet, Jakarta Timur. Pelintasan rel di Jalan Masjid Al-Makmur yang menjadi akses ke Condet itu diterobos oleh Fadli.

"Menurut keterangan saksi ketika korban mengemudikan sepeda motor tidak sabar lalu memaksakan diri menyebot pelintasan," kata Kompol Purwanta.

Padahal saat itu, palang rel sudah turun dan menutup sempurna. Bunyi tanda kereta api mau melintas pun sudah jelas, namun Fadli tetap nekat melintas. Ia akhirnya tersambar kereta api yang melintas dari arah Bogor dan tewas di tempat. "Korban dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati dan didampingi saudaranya," kata Kompol Purwanta.

Toko Tekstil di Bekasi Selatan Dibobol Maling, Uang Rp115 Juta Raib

Rabu, 26 April 2017 07:38 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Brangkas milik toko tekstil di Mal Revo Town di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (25/4/2017) dibobol kawanan pencuri. Uang tunai Rp115 juta yang disimpan dalam brangkas raib digondol pencuri. Ironisnya, tidak ada kerusakan di dalam brangkas tersebut.

Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Bayu Pratama membenarkan peristiwa tersebut. Namun, hingga kini pihak kepolisian masih menggali keterangan dari pelapor. ”Saksi pelapor masih dimintai keterangannya oleh penyidik, sekitar Rp115 juta hilang dari brangkas,” katanya.

Menurut Kapolsek, korban merupakan warga keturunan India yang telah berwirausaha tekstil di mal itu sejak lama. Kepada penyidik, korban mengaku harta bendanya telah raib saat membuka toko pada Selasa (25/4/2017) pagi.”Saat buka toko, uangnya sudah raib,” ungkapnya.

Saat itu, kata Kapolsek, korban terkejut mendapati uang tunai miliknya yang tersimpan di brankas telah raib. Berdasarkan informasi yang diperoleh, diduga pelakunya adalah orang dalam atau karyawan toko itu sendiri. Sebab kondisi brankas dalam keadaan baik.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembobolan tersebut. Apabila tertangkap, pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun. 

25 April 2017

Polsek Metro Cempaka Putih Tangkap Pemuda Pembobol Apartemen Teman Sendiri

Selasa, 25 April 2017 15:56 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polsek Metro Cempaka Putih menangkap Dana Manggala Atmaja Herlambang, 19 tahun, lantaran membobol kamar apartemen temannya di Apartement Green Pramuka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Suyatno menjelaskan, peristiwa pembobolan apartemen milik Gilang Fikri terjadi pada Minggu 23 April 2017 lalu. "Pelaku mendapatkan kunci duplikat kamar apartemen di mobil korban. Dia memang ada niat untuk mengambil barang-barang mewah korban," ujar Kompol Suyatno kepada wartawan, Selasa (25/4/2017).

Kompol Suyatno menambahkan, pelaku menunggu kamar korban sepi untuk melancarkan aksinya. Begitu dirasa aman, Dana beraksi menggunakan kunci duplikat.

Dalam aksinya Dana mengambil beberapa barang berharga milik korban seperti sepasang sepatu merek Kenzo warna merah, sepasang sepatu merek Belinciada  putih, sepasang sepatu merek Adidas NMD, sepasang sepatu merek Asics hitam, sepasang sepatu merek Dolce Galbana warna hitam, sepasang sepatu merek Dieme hitam, satu jaket Iron Heart warna hitam, satu jaket Baracutu Biru, satu jaket Marcelo Burlon hitam.

Satu jaket Guees cokelat, satu sepeda speaalized hitam, satu Laptop merek Asus R06 G552 VX, satu helm sepeda merek Xzon  abu-abu, satu celana merek Samurai Biru dan satu celana Samurai cokelat. "Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 155.500.000," lanjutnya.


Menurut Kompol Suyanto, korban curiga bila Dana merupakan pelaku pembobolan kamarnya. Untuk memastikannya, Gilang meminta rekaman CCTV. 

Benar saja, dari rekaman CCTV tersebut diketahui pelaku ialah Dana yang merupakan sahabatnya di sekolah. "Anggota langsung mengejar ke rumah pelaku di  Jalan Jati Palem Kelurahan Jati Jakarta Timur. Kasus ini ditangani Polsek Metro Cempaka Putih," ucapnya. 

Tukang Stempel Ditemukan Tewas di Tebet, Bukan Korban pembunuhan

Selasa, 25 April 2017 15:39 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang tukang stempel ditemukan tewas di dalam gerobaknya di Jalan Tebet Barat Dalam Raya, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (25/4/2017) pagi.

Kapolsek Metro Tebet, Kompol Nurdin A Rahman mengatakan warga menemukan tukang stempel bernama Syawaluddin tersebut sekira pukul 06.00 WIB, setelah ia mengeluh sakit.

"Bukan korban pembunuhan, yang bersangkutan sakit," kata Kapolsek kepada wartawan, Selasa siang.

Ceritanya, kata Kapolsek, pada Selasa dinihari sekira pukul 00.00 WIB, Syawaluddin mengeluh sakit saat bertemu rekannya, Sahala. Kepada Sahala, Syawaluddin mengaku merasa sakit di bagian dada dan sedikit sulit bernafas. Sahala kemudian membiarkan temannya itu tidur di dalam gerobak yang biasa digunakan untuk usaha pembuatan stempel. Namun ketika Sahala mengecek keesokan paginya, pria berusia 65 tahun itu sudah tak bernyawa.

"Saat ditemukan, korban sudah meninggal di dalam gerobak stempel tempat usaha korban," kata Kapolsek.

Kapolsek mengatakan tidak ditemukan luka penganiayaan pada tubuh Syawaluddin. Ia dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk divisum. Kepolisian juga telah menghubungi keluarganya di Mandailing Natal, Sumut, perihal kematian ini.

Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Tewas Lompat dari Lantai 35 apartemen Mediterania Tanjung Duren

Selasa, 25 April 2017 14:24 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang pria ditemukan tewas di area parkir Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Korban diketahui bernama Tjoe Tjhing Fong alis A Fong, 48 tahun, diduga bunuh diri dengan cara melompat dari rooftop lantai 35 apartemen.

"Korban melompat dari lantai 35 Apartemen Mediterania, kemungkinan besar bunuh diri," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Andi Adnan kepada wartawan, Selasa (25/4/2017).

Peristiwa terjadi sekira pukul 11.30 WIB. Korban ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di parkiran Apartemen Mediterania Garden 1 Tower Kenanga, Tanjung Duren, Jakarta Barat. "Korban tinggal di lantai 12 apartemen tersebut," imbuh AKBP Andi.

AKBP Andi mengatakan kunci akses milik A Fong terbatas. A Fong, menurut AKBP Andi, sempat menunggu di lantai 27 dan kemudian naik ke atas di lantai 35 melalui tangga darurat.

"Karena kunci aksesnya terbatas, korban menunggu orang naik dan ikut turun di lantai 27. Dari lantai 27 dia naik ke atap lantai 35 lewat tangga darurat," jelasnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi, AKBP Andi menyimpulkan kemungkinan korban bunuh diri. "Korban diduga bunuh diri," tutupnya. 

Polsek Metro Cilincing Ringkus 3 Perampok Pedagang Tahu Bulat

Selasa, 25 April 2017 14:08 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polsek Metro Cilincing meringkus kawanan perampok pedagang tahu bulat yang beraksi di Kampung Grandong, depan SMP 266, Cilincing, Jakarta Utara. Komplotan pelaku juga melukai korban dengan senjata tajam dan membawa kabur uang receh termasuk tahu yang baru digoreng.

Kapolsek Metro Cilincing, Kompol Ali Zusron, mengatakan kejahatan itu menyebabkan Andri, 38 tahun, luka di tangannya. Luka didapat saat ia melawan enam bandit yang merampoknya.

Mendapat laporan, polisi meminta keterangan korban dan saksi. Petugas pun memburunya hingga tiga dari enam pelaku yakni  Deri, 27 tahun, Faisal, 26 tahun dan Sigit, 27 tahun, ditangkap di tempat berbeda.

“Identitas tiga pelaku yang kabur sudah kami kenali, mereka ini juga kerap merampok kendaraan umum dan truk trailer yang kejebak macet di jalan raya cacing,” kata Kapolsek, Selasa (25/4/2017).

Menurut Kapolsek, perampokan berawal pada Senin (24/4/2017) malam, saat korban dan saksi berdagang tahu bulat dengan menggunakan mobil bak terbuka. Enam bandit datang menodongkan pisau sambil meminta uang. Dua pedagang tahu bulat tak memenuhi keinginannya hingga kawanan itu jengkel. Bandit pun melukai tangan Andri dengan pisaunya.

Pelaku lain menggedor mobil hingga mematahkan tuas lampu sehingga lampu mobil tidak dapat dipadamkan. Bahkan, Agus, 27 tahun, yang tengah menggoreng tahu bulat, ikut jadi sasaran. HP-nya diambil paksa. Begitu pula uang puluhan ribu receh. Sebelum kabur, satu pelaku mengambil tahu untuk dimakannya.

Warga Tangkap Pencuri dengan Modus Minta Sumbangan di Jatiasih


SM, 24 tahun, berbaju kotak-kotak, digiring ke Mapolsek Jatiasih setelah tertangkap warga mencuri di salon, modus berpura-pura meminta sumbangan/amal.

Selasa, 25 April 2017 09:12 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Warga menangkap basah seorang pria yang terpergok mencuri uang di sebuah salon kecantikan milik Wendi di RT 04/02, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, pada Sabtu (22/4/2017) sekira pukul 10.30 WIB.

Pelaku berinisial SM, 42 tahun, warga Cianjur ditangkap ketika sedang mencuri uang pemilik salon yang sedang ditinggal tidur. Modusnya, pelaku berpura-pura minta sumbangan/amal ke warga, begitu warga lengah barang atau uang langsung diambil pelaku.

“Baru saja ketangkep di wilayah RT 04/02 kejadiannyan disalon Papi Wendi dengan modus minta sumbangan, ketika yang punya rumah lengah langsung diambil duit di dompet korban,” kata Syamsudin, saksi mata kejadian warga RT 004/02.

Syamsudin menjelaskan, kronologi kejadiannya siang itu sekira pukul 10.30 WIB, Papi Wendi pemilik salon sedang tidur, tiba-tiba ada orang masuk ke salon yang juga digunakan tempat tinggalnya. Pelaku masuk berpura-pura minta sumbangan (amal) memgambil sebuah tas berisi uang jutaan rupiah, Papi pemilik salon bangun melihat tas berisi uang miliknya sudah berada di tangan pelaku, karena ketaun oleh pemilik salon yang terbangun pelaku sontak saja langsung melempar kembali tas berisi uang ke tangan pemilik salon.

“Pelaku Kaget, repleks langsung melempar kembali ke papi Wendi tas nya, diteriaki sama papi Wendi dan ketangkep oleh warga,” terang Syamsudin.

“Barang buktinya uang sekitar 300 ribu dari ditangan pelaku, sedangkan uang didalam tas berisi 4 juta rupiah, pelaku sudah digiring ke rumah Rukun Warga (RW) 02, selanjutnya pelaku dibawa oleh pihak kepolisian dari Polsek Jatiasih untuk ditahan," katanya..

Pekerja Proyek Atrium Mulya Tewas Setelah Jatuh dari Lantai 6

Selasa, 25 April 2017 08:38 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang pekerja proyek gedung Atrium Mulya, Setiabudi, Jakarta Selatan, tewas saat bekerja, Senin (24/4/2017).

Pelaksana tugas Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Fachri Siregar menuturkan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 15.15 WIB, ketika korban tewas atas nama Krisdiantoro, 18 tahun, jatuh dari lantai 6.

"Saat korban sedang bekerja di proyek lantai 6, ketika akan mengambil pipa untuk dipasang ke steiger, diduga terpeleset sehingga tiba-tiba jatuh ke dari ke lantai 1," kata Kompol Fachri dalam keterangan tertulis, Senin (24/4/2017) kemarin.

Rekan-rekan Krisdiantoro segera menolongnya. Ia dilarikan ke RS Mintoharjo, namun nyawanya tak tertolong. Polisi hingga saat ini masih menyelidiki penyebab jatuhnya buruh asal Cilacap itu. "Saat ini masih dalam penyelidikan Polsek Metro Setiabudi", kata Kompol Fachri.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa, 25 April 2017

Selasa, 25 April 2017 07:53 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa, 25 April 2017 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

22 April 2017

Kecelakaan Avanza di Mampang, Sopir Wanita Tewas

Pengemudi mobil Toyota Avanza kecelakaan di Mampang (Foto: TMC Polda Metro Jaya)
Sabtu, 22 April 2017 10:58 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kecelakaan maut kembali terjadi. Pada Sabtu (22/4/2017) dinihari sekira pukul 02.30 WIB, sebuah mobil Avanza tabrakan hebat di depan Pasar Mampang, Jakarta Selatan.

Berdasarkan foto yang diunggah akun twitter TMC Polda Metro Jaya, Sabtu (22/4/2017), mobil mengalami kerusakan parah di bagian depan dan samping kanan. Kondisinya hancur berantakan.


Informasi dari Iptu Suharno, anggota Unit Yanmas Laka II Ditlantas Polda Metro Jaya, Avanza dengan nomor polisi B 1760 SOK itu dikendarai oleh seorang wanita bernama Natasha Gabriela, 25 tahun, warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, yang tewas seketika di tempat saat kejadian. Sedangkan penumpangnya juga seorang wanita bernama Rossdiana, 25 tahun, mengalami luka serius kini dirawat di RS. Siloam Asri.


Saat kejadian, Toyota Avanza Nopol B 1760 SOK yang dikemudikan Natasha melaju dari arah Selatan menuju ke Utara  di Jalan Mampang Prapatan Raya. Sesampainya di depan Holand Bakery (Halte Busway Mampang Prapatan) diduga karena kurang hati-hati dan konsentrasi menabrak kendaraan truk tronton Mitsubishi Fuso Nopol B 9079 AE yang dikemudikan Hanfiah, yang sedang berhenti menurunkan barier jalan proyek underpass mampang Prapatan, yang berada di depannya.


Akibat kejadian tersebut kedua kendaraan mengalami kerusakan dan pengemudi Avanza mengalami luka serius hingga meninggal dunia di TKP. Sedangkan penumpang Avanza, Rossdiana, 25 tahun, mengalami luka robek di wajah. Korban meninggal dunia dikirim ke RSCM untuk dilakukan visum, sedangkan korban luka dibawa ke RS. Siloam Asri. Kini kasus masih dalam penyelidikan Satuan Laka Lantas Ditlantas Polda Metro Jaya.
 

Kecelakaan, Pengendara Sepeda Motor Tewas di Pejompongan


Sabtu, 22 April 2017 09:00 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kecelakaan sepeda motor terjadi di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (22/4/2017) dini hari. Pengendaranya yang diketahui bernama Mahendra Septian, 26 tahun, meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal tersebut.

Berdasarkan akun Twitter resmi @TMCPoldaMetro, kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 01.05 WIB. Korban bernama Mahendra Septian, 26 tahun, mengendarai sepeda motor Yamaha bernomor polisi B 4494 TAF.

"Kecelakaan pemotor Yamaha B 4494 TAF dekat TL Pejompongan Jakarta Pusat. Korban tutup usia Mahendra Seprtian (26) dan sudah dalam penangana Polri," tulisnya @TMCPoldaMetro.

Belum diketahui penyebab dari kecelakaan tersebut. Peristiwa ditangani Satwil Lantas Jakarta Pusat.