20 April 2017

Ini Kronologis Tewasnya Nur Fadilah, Mayat Wanita Muda yang Diantar Pemuda ke RS Tiara Babelan

Kapolrestro Bekasi Kombes Pol Asep Adisaputra, didampingi Kasat Reskrim AKBP Rizal Marito bersama Kapolsek Babelan Kompol M Harahap memperlihatkan barang bukti milik korban NF, 18 April 2017.
Kamis, 20 April 2017 13:53 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Asep Adisaputra menggelar press release tentang kasus meninggalnya seorang wanita muda (Nur Fadilah, 15 tahun) yang diantar seorang pria berinisial AW, 15 tahun, ke RS. Tiara, Babelan.

Awalnya pelaku menerangkan bahwa korban sebagai pacarnya. Pelaku mengatakan korban jatuh di Jalan Raya Kebalen depan Masjid Kebalen. Kemudian setelah dicek oleh dokter ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan ditemukan ada luka robek di perut bagian bawah. Saat ditanyakan identitas korban, namun pelaku mengaku tidak kenal. 

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Asep Adisaputra ‎menjelaskan, kejadian bermula saat korban NF sedang menunggu tumpangan mobil bak terbuka (BM/bonceng mobil). Saat itu, NF tertinggal dengan teman-temannya. Dia sendirian menungu tumpangan mobil terbuka sambil berjalan kaki.

"Teman-teman korban sudah naik mobil, korban ketinggalan dan memilih berjalan kaki. Kemudian datang tersangka mendekati dan menawarkan jasa pengantaran kepada korban," ujar Kapolres, Selasa (18/4/2017).

Kemudian NF menuruti tawaran pelaku, dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario B 3719 KDN. Di tengah perjalanan, muncul niat jahat pelaku. Sepeda motor yang dikendarainya dibelokkan ke tempat sepi.

Di kebun kosong, pelaku memperkosa NF hingga dua kali. "Pelaku sempat pesta miras (minuman keras) sebelum memperkosa korban," kata Kapolres.

Saat pelaku melancarkan aksi bejat yang kedua kalinya, korban sempat‎ melakukan perlawanan dengan menggigit bibir dan leher pelaku. Kemudian melarikan diri dengan menumpang truk tangki pengangkut air. Pelaku mengejar korban dan menarik tangannya hingga terhempas ke aspal. Ada luka robek di bagian perut korban.

Melihat kondisi ini, kemudian pelaku AW berusaha menolong NF dengan membawa ke Rumah Sakit Tiara, Babelan. Namun NF dinyatakan meninggal dunia sebelum mendapat perawatan medis pada Minggu (16/4/2017) dini hari.

Kini tersangka AW ditahan di Mapolsek Babelan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 80 ayat (3) dan Pasal 81 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman penjara minimal 10 tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar