07 April 2017

Komitmen Ciptakan Pelayanan Bersih, Samsat Jakarta Timur Jaring 10 Calo Saat Tawarkan Jasa

Jumat, 7 April 2017 09:02 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Komitmen untuk mendukung program pemerintah dalam memaksimalkan pelayanan publik yang terbebas dari praktek percaloan, Samsat Jakarta Timur melakukan operasi penangkapan calo yang beraksi di lingkungan Samsat Jakarta Timur, Jl. D.I. Panjaitan, Kebon Nanas, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (6/4/2017).

Dalam operasi berantas calo yang dipimpin oleh perwira pengendali, Ipda Kuwat hari Kamis (6/4/2017) kemarin, petugas mengamankan 10 orang calo.

Dalam operasi tersebut turut melibatkan seluruh jajaran tim khusus dan anggota Brimob yang bertugas di sekitaran gedung Samsat Jakarta Timur.

“Kami selalu komitmen menjalankan program dari pemerintah, oleh karena itu saat ini kami gelar operasi​ jaring oknum calo. Kami libatkan seluruh Tim Khusus dan Brimob untuk ikut serta” ujar Ipda Kuwat kepada wartawan di gedung Samsat Jakarta Timur, Kamis (6/4/2017).

Operasi jaring calo tersebut berhasil meringkus 10 orang yang diduga melakukan praktek percaloan, setelah itu dilakukan pendataan, membuat surat pernyataan dan berkomitmen untuk tidak lagi melakukan segala bentuk praktek percaloan.

“Ada 10 orang calo yang kami amankan dalam operasi ini, kami lakukan pendataan dan membuat komitmen diatas kertas bermaterai agar tidak nyalo lagi,” ucap Ipda Kuwat.

Kanit Samsat Jakarta Timur AKP Beddy Suwendi SIK ketika dihubungi mengatakan jika oknum calo tersebut kerap beroperasi diluar gedung Samsat, namun ketika masuk kedalam gedung oknum calo tersebut ditangkap Tim Khusus atau petugas jaga.

“Oknum calo ini kerap ‘main’ di luar gedung Samsat. Tapi ketika akan masuk gedung pasti selalu Diamankan oleh petugas kami,” ungkap AKP Beddy.

AKP Beddy menghimbau kepada warga Jakarta Timur secara khusus wajib pajak untuk tidak mempercayakan pengurusan berkas kendaraan​nya kepada oknum calo, karena pihak manajemen Samsat Jakarta Timur tidak akan pernah memberikan celah untuk calo beraksi.

“Saya berharap kepada wajib pajak untuk tidak gunakan jasa perantara (calo). karena itu dengan tegas kami menolak segala bentuk praktek percaloan di Samsat Jakarta Timur. Untuk menangkal itu kami telah siagakan petugas di tiap sudut gedung dan telah terpasang juga CCTV guna menunjang petugas kami dalam melakukan pemantauan,” tutup AKP Beddy.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar