11 April 2017

Polres Metro Bekasi Kota Tangkap Dua Anggota Komplotan Begal Sadis Mengatasnamakan AS 378

Selasa, 11 April 2017 17:55 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Bekasi Kota meringkus dua kawanan begal sadis di sebuah rumah kontrakan di Jalan Masjid Al Ikhlas RT 05/02, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (10/4/2017) malam.

Dua pelaku yang diamankan itu adalah AA alias Bogel, 20 tahun dan MR alias Kiki, 19 tahun.

”Mereka sudah beraksi sebanyak 20 kali,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Dedy Supriadi, Selasa (11/4/2017).

Menurut AKBP Dedy, mereka komplotan begal yang mengatasnamakan AS 378 (Anak Stres 378). Komplotan mereka berjumlah 13 orang.

AKBP Dedy mengatakan, hingga saat ini penyidik masih melakukan pengembangan untuk memburu 11 anggota kelompok itu yang terindikasi berbuat kejahatan.

”Mereka sembunyi di Kota dan Kabupaten Bekasi,” katanya.

Terungkapnya kasus ini, kata AKBP Dedy, berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan kehadiran geng motor di daerah Arenjaya. Malam harinya, petugas langsung observasi wilayah dan mendapat kabar bahwa para pelaku sedang berbuat onar di Grand Wisata, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kemudian petugas ke lokasi dan membuntuti pelaku AA yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU 150 tanpa disertai pelat nomor. Ketika dibuntuti, AA masuk ke dalam rumah kontrakan di daerah Arenjaya yang saat itu sudah ada rekannya MR. Setelah itu, petugas melakukan penggeledahan dan mendapati sepeda motor tanpa surat resmi dan lima bilah celurit.

Bahkan, mereka mengaku sebagai begal dan telah melakukan aksinya sebanyak 20 kali di daerah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

”Celurit hanya menakuti korbanya,” ungkapnya.

AKBP Dedy menjelaskan, modus operasi tersangka adalah berkeliling ke titik yang lemah pengawasan petugas dan minim pencahayaan saat malam hari. Ketika melihat pengendara sedang melintas, mereka langsung mencegat dan mengayunkan celurit ke arah korban.Takut dilukai pelaku, korban akhirnya menyerahkan sepeda motornya ke tersangka. Dalam setiap aksinya, kawanan ini sangat selektif dalam memilih calon korbanya.

”Kebanyakan korbanya adalah perempuan dan anak remaja yang sedang melintas,” jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar