31 Mei 2017

Polres Metro Jakarta Selatan Ringkus 7 Pelaku Penyerangan Pemotor di Lenteng Agung

Rabu, 31 Mei 2017 15:09 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap pelaku penyerangan terhadap pengendara motor di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan yang sempat viral di media sosial (medsos) beberapa waktu lalu.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Iwan Kurniawan mengatakan, ada tujuh orang yang berhasil diciduk polisi. Mereka masih di bawah umur dan bahkan masih ada yang sedang menjalankan ujian sekolah.

"Sudah ketangkap semua pelakunya, kurang lebih tujuh orang, anak-anak semua, masih kecil-kecil. Masih ada yang melakukan ujian sekolah. Usia remaja lah pokoknya," ungkap Kapolres di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Kapolres menjelaskan, tujuh pelaku tersebut bukan anggota geng motor melainkan remaja biasa yang sedang salah paham, yakni mereka menyerang pengendara yang diduga sebagai geng motor. Mereka kesal dengan geng motor yang kerap berulah di wilayah tersebut.

"Dia itu bukan geng motor. (Pengakuannya) dia itu marah dengan geng motor yang dari wilayah luar Jaksel yang lewat situ. Nah, dia marahnya kenapa saya mau dalami," pungkas Kapolres.

Sebagaimana diketahui, pada Senin 22 Mei 2017 malam lalu warga Jakarta digegerkan dengan beredarnya video tentang aksi penyerangan pengendara motor. Dalam video yang berdurasi 1 menit 46 detik itu tampak sekelompok remaja bergerombol dan bersenjata tajam menunggu pengendara yang melintas.Mereka melancarkan aksi penyerangan terhadap pengendara motor yang sedang melintas di jalan tersebut, setelah korban tak berdaya mereka langsung bergegas meninggalkan lokasi. Mereka juga tidak mengambil barang milik korban.

Tawuran Warga di Cipinang, Bocah Dibawah Umur Tewas

Rabu, 31 Mei 2017 12:34 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Aksi tawuran warga terjadi di dekat TPU Cipinang Besar Utara, Jatinegara,  Jakarta Timur, Selasa (30/5/2017) malam. Tawuran antara warga RW 02 dan RW 04 dengan warga RW 03 itu menyebabkan seorang bocah tewas.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Wasiyem membenarkan peristiwa yang mengakibatkan meninggalnya bocah di bawah umur tersebut. Ia menjelaskan, korban yang tewas mengalami luka bacok pada punggung sebelah kanan.

"Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Metro Jatinegara," ujarnya saat dihubungi wartawan, Rabu (31/5/2017).

Kompol Wasiyem menambahkan, berdasarkan keterangan saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), korban tewas saat dalam perjalanan ke RS Polri, Kramat Jati. "Namun korban tidak dapat diselematkan  dan meninggal dunia," tuturnya.

Kompol Wasiyem melanjutkan, saat ini pihaknya sedang menggali keterangan saksi-saksi yang ada di TKP untuk mengungkap pelaku yang mengakibatkan korban tewas.

Mandi di kali CBL, Bocah 8 Tahun Tenggelam Terseret Arus Deras

Rabu, 31 Mei 2017 12:17 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang bocah tenggelam di Kali CBL (Cikarang Bekasi Laut), tepatnya di Ka‎mpung Kaum Utara, RT 01/RW 04, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (30/5/2017) siang. Korban bernama Adi, 8 tahun, tenggelam saat berenang di Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL), yang arusnya sedang deras, hingga saat ini belum ditemukan.

Menurut Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Kunto Bagus, kejadian berawal saat korban bersama rekannya, Galih, 9 tahun, sedang mandi di pinggir Kali CBL. "Saat itu, korban bersama rekannya sedang mandi di pinggir Kali CBL," ujar Kompol Kunto Bagus, Rabu (31/5/2017).

Tiba-tiba tubuh korban tenggelam, sedangkan rekan korban, Galih, tidak berani menyelematkan bocah Kelas I SD yang terseret arus bawah sungai. "Arus bawah di Kali CBL memang deras, korban terseret arus bawah sungai," kata Kompol Kunto Bagus.

Kemudian Galih meminta pertolongan kepada orangtuanya, Faizal, 60 tahun, yang berjarak sekitar 20 meter dari tempat kejadian perkara (TKP). Faizal kemudian mengajak Manin, 40 tahun, menolong korban.

Setibanya di lokasi, mereka mendapati korban telah tenggelam. Hanya jari tangan korban yang terlihat dan tak lama kemudian tubuh korban menghilang terseret arus bawah sungai. Mereka melaporkan kejadian kepada Ketua RT setempat dan meneruskannya ke polisi. ‎Hingga saat ini, tubuh korban belum ditemukan dan dalam pencarian tim SAR.

Korban tinggal di Kampung Kaum Utara RT 03/RW 01, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. "Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap tubuh korban," katanya.

Di lokasi, polisi menemukan barang bukti berupa celana panjang warna merah (celana sekolah SD) dan kaos oblong warna orange, selanjutnya kasus tersebut ditangani oleh Kepolisian Sektor Cikarang, Polres Metro Bekasi.

Polsek Metro Cilincing Amankan Buruh Wanita Pengaborsi Janin Hasil Hubungan Gelap

Buruh wanita aborsi kandungan masuh penjara
Rabu, 31 Mei 2017 08:46 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polsek Metro Cilincing mengamankan seorang buruh wanita, Nur, 24 tahun, usai mengaborsi bayi hasil hubungan gelap dengan sang kekasihnya. Bayi berusia 5 bulan tersebut sengaja diaborsi untuk menghilangkan aib.
Tersangka Nur, ditangkap saat ingin menguburkan janinnya di Jalan Terusan Hibryda Raya Gading Orchad, Sukapur, Cilincing, Jumat (19/5/2017) lalu. Selain mengamankan janin bayi, dari pelaku petugas juga menyita sisa obat untuk aborsi Gastrul 200 gram dan pakaian.

Kapolsek Metro Cilincing Kompol Ali Zusron mengatakan, pelaku mengakui mengaborsi kandungannya karena malu. Pelaku hamil setelah melakukan hubungan dengan pacarnya.“Pelaku kenal dengan pacarnya lewat sosial media Facebook, kemudian mereka menjalin hubungan hingga terjadi persetubuhan. Pelaku baru sadar saat hamil 3 bulan. Pacarnya sendiri tidak mau bertanggungjawab dan kabur,” kata Kapolsek didampingi Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol HM. Sungkono, saat menggelar press release, Selasa (30/5/2017).

Kapolsek menjelaskan, kasus tersebut berawal dari pelaku Nur dan pacarnya bernama Kristianto saling mengenal. Kemudian berlanjut janjian bertemu, pada Rabu (17/5/2017) di kontrakan pelaku di Jalan Tipar Cakung, Gang Swadaya Sukapura, Cilincing.

Selanjutnya mereka sepakat pacaran hingga berlanjut ke hubungan badan dikontrakan pelaku.Selanjutnya pada Kamis (18/5/2017) kembali mendatangi kontrakan pelaku lantaran dihubungi lewat handphone. Kemudian pelaku bercerita bahwa ia baru saja keguguran. Pelaku lalu menunjukkan janinnya berudia 3,5 bulan yang terbungkus plastik merah.

“Pelaku meminta saksi untuk mengubur janinnya. Pelaku juga mengaku hamil bukan oleh saksi, namun sebelumnya telah melakukan hubungan badan dengan 3 pria yang tidak ketahui alamatnya. Tiga pria itu dikenal pelaku melalui sosmed badoo. Setelah mereka ketemu dan langsung berhubungan badan dan selesai sampai disitu,” tukasnya.

Saat pelaku dan saksi sampai di TKP sempat ditegur, M. Sandi Aprianto, Security Perumahan Gading Orchard, namun pelaku mengaku akan mengubur kucing yang mati. Karena curiga security memaksa untuk melihat bungkusan yang dibawa.Pelaku bahkan sempat melarang untuk dilihat dengan alasan bangkai kucingnya sudah bau. Namun setelah dibuka ditemukan janin bayi dan bukan bangkai kucing. Security tersebut lalu melapor ke Kapolsubsektor Gading Orchard Sukapura Cilincing.Selanjutnya pelaku dan saksi dibawa ke Mapolsek Cilincing untuk diproses lebih lanjut.

Polres Metro Bekasi Bekuk Empat Pencuri Mobil Rental

Perampok Mobil Rental Bersenjata Alat Setrum Diciduk
Rabu, 31 Mei 2017 08:01 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sebanyak empat pelaku pencurian mobil rental yang terjadi pada Kamis 25 Mei diringkus anggota Polres Metro Bekasi. Komplotan itu mencuri menggunakan kekerasan.

"Keempat pelaku itu di antaranya N bin U, SS, A, dan M melakukan pemesanan melalui telepon selular pada Rabu 24 Mei pukul 08.00 WIB," kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Asep Adi Saputra kepada wartawan, Selasa (30/5/2017) kemarin.

Polisi menyita barang bukti berupa satu unit mobil Avanza, satu alat kejut, telepon genggam, dua kunci leter T, satu tang, dan kartu identitas pelaku.

Menurut keterangan korban, sopir mobil rental, Hendra mengatakan awalnya pelaku A menghubungi rental dengan alasan akan menyewa mobil untuk mengantar saudaranya pulang kampung ke Brebes, Jawa Tengah.

Kesepakatan terjadi antara pemilik rental, Eko.Jadwal penggunaan mobil diatur. Pertemuan dengan pelaku untuk penjempuran terjadi pada Rabu 24 Mei dengan batas waktu peminjaman hingga Kamis 25 Mei pukul 18.30 WIB.

Dalam mobil bernomor polisi B 1820 FOP itu terdapat keempat pelaku dan Hendra sebagai juru kemudi. Sebelum masuk tol Deltamas, CIkarang Pusat, pelaku A meminta Hendra menghentikan mobil karena ia ingin membeli rokok.

Dalam waktu bersamaan, SS langsung menyetrum Hendra di bagian pundak kanan. Korban sempat berontak dan melawan, namun kalah kuat dengan pelaku bersama teman-temannya. Hendra terpaksa menyerahkan kendaraannya.

Pelaku kemudian membawa mobil ke arah Karawang Barat.

Agus Joko, pemilik mobil yang dititipkan di rental Eko kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Bekasi, pada Minggu 28 Mei 2017. Polisi pun mulai menyelidiki keberadaan mobil tersebut dan menangkap para pelaku.

Keempat pelaku  dikenakan Pasal 365 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Polsek Ciputat Tangkap Tiga Anggota Geng Motor yang Meresahkan Warga

Membawa pedagang panjang geng motor uni membuat takut warga
Rabu, 31 Mei 2017 07:42 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Tiga anggota geng motor yang menganiaya pengendara sepeda motor di Jalan Raya KH Dewantara, Ciputat dibekuk tim reskrim Polsek Ciputat.

"Tiga tersangka berinisial RF,17tahun, RP,17 tahun, dan MBS, 18 tahn, berikut barang bukti berupa samurai, clurit, klewang dan lainnya berhasil kami amankan," kata Kapolsek Ciputat, Kompol Tatang Syarif, Selasa (30/5/2017).

Ketiga pelaku dibekuk berkat informasi dari masyarakat yang melihat adanya sekelompok anak muda dengan menggunakan sepeda motor kumpul-kumpul. Mendapatkan informasi tersebut tim reskrim langsung meluncur ke lokasi yang diinformasikan masyarakat.

Mengetahui kedatangan petugas, sebagian langsung melarikan diri, kata Kompol Tatang Syarif. Namun petugas menangkap tiga orang. Setelah diperiksa diketahui adalah pelaku penganiayaan terhadap salah satu korban bernama Yudi, 20 tahun, warga Ciputat yang terjadi akhir pekan lalu. Saat itu korban sedang melintas dengan sepeda motor ingin membeli rokok di perjalanan dihadang belasan orang yang menggunakan sepeda motor dan memakai senjata tajam.

Saat dihadang korban terjatuh dari sepeda motor. Melihat korban terjatuh pelaku langsung mebacokan senjata tajam ke tubuh korban hingga luka-luka.Usai melakukan aksinya pelaku langsung melarikan diri dan membiarkan korban yang terluka di pinggir jalan .Kemudian sejumlah warga membawa korban ke rumah sakit terdekat.

Kini ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk menangkap pelaku lainnya yang berhasil kabur saat penangkapan. Ketiga pelaku dijerat pasal 170 KUHP dengan hukuman tujuh tahun kurungan penjara.

Polres Tangsel Tangkap 6 Remaja Bawa Badik Untuk Tawuran di Pamulang

Para pemuda yang berencana melakukan aksi tawuran (Foto: Hambali/Okezone)
Rabu, 31 Mei 2017 07:32 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas kepolisian Polres Tangsel berhasil menggagalkan aksi sekelompok remaja yang kedapatan hendak melakukan aksi tawuran dengan kelompok lainnya di wilayah Ciater, Ciputat, Tangerang Selatan. Salah satunya, bahkan kedapatan mempersenjatai diri dengan senjata tajam jenis badik.

Aksi mereka yang tengah berkonvoi mengendarai sepeda motor, langsung dicegat oleh tim Resmob Polres Tangerang Selatan di Jalan Pamulang 2, Pamulang, Rabu (31/5/2017) dinihari sekira pukul 00.30 WIB.

Begitu digeledah, satu orang pelaku yang diduga sebagai inisiator tawuran berinisial A, 17 tahun, terbukti menyelipkan badik di tubuhnya.Sedangkan lima pelaku lain, I, 17 tahun, R, 17 tahun, MIA, 15 tahun, FM, 16 tahun, dan MS, 16 tahun mengaku hanya ikut-ikutan saja.

"Yang membawa sajam satu orang, dia pengangguran (tidak sekolah). Yang lima lainnya ikut-ikutan saja dan berstatus sebagai pelajar semua," tutur AKP Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangsel.

Petugas pun selanjutnya menyita sejumlah barang bukti dari lokasi, yakni satu badik berikut sarungnya, serta dua unit sepeda motor merek Honda Beat dan Yamaha Jupiter. Para pelaku kemudian digelandang ke Mapolres Tangsel guna penyelidikan lebih lanjut.

Ajakan tawuran itu sendiri, lanjut AKP Alexander, bermula saat pelaku A menghubungi rekan-rekannya usai salat tarawih untuk menyerang kelompok remaja lain di wilayah Ciater. Lantas, para pemuda itu pun menggelar konvoi menuju ke lokasi, sebelum akhirnya dapat dihentikan petugas yang sedang menggelar operasi cipta kondisi.

"Mereka memang merencanakan tawuran, jadi pelaku A melalui pesan BBM-nya, mengajak rekan-rekannya untuk tawuran dengan anak-anak lain di Ciater," tuturnya.

Polda Metro Jaya Ringkus Penjual Senjata Api Ilegal di Bekasi


Rabu, 31 Mei 2017 07:23 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polda Metro Jaya menangkap seorang penjual senjata ilegal di rumah kosnya di Jalan Srikaya 2 RT 02/03, Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi. Sejumlah senjata api ditsita petugas dari tangan pelaku yakni, RS alias Boy, 31 tahun.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pelaku ditangkap pada Selasa (30/5/2017) dini hari pukul 01.00 WIB tanpa perlawanan. Pengkapan terhadap pelaku bermula saat kepolisian mendapatkan informasi akan ada pengiriman senjata api dan amunisi melalui paket pos di Tambun, Kabupaten Bekasi. 

Tim penyidik di bawah komando Kompol Agung melakukan pengecekan di Kantor Pos Tambun. "Saat itu kami mendapatkan satu paket yang akan dikirim ke Tenggarong, Kalimantan. Di paket tersebut tertulis pengirim atas nama Boy bertulikan onderdil mobil," kata Kabid Humas kepada wartawan, Selasa sore kemarin.

Kabid Humas menuturkan, setelah paket dibuka barulah diketahui isi paket tersebut adalah satu senpi revolver 38 special dengan enam butir peluru aktif dan satu pucuk pen gun call 22 rl berikut enam butir peluru aktif cal 22. 

Setelah mendapati isi paket tersebut merupakan senjata api, petugas melakukan pengejaran terhadap pengirim dan berhasil menangkap RS alias Boy di kamar kosnya. 

"Dalam pengeledahan di rumah pelaku, kita juga temukan satu pucuk revolver cal 38 spc, dua pucuk pen gun dan ratusan peluru aktif," tegasnya. 

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku diektahui, senjata api tersebut didapat dari D warga sipil yang berada di Cipacing, Bandung. Selain itu pelaku mendapat senpi pabrikan dari seorang berinisial I. 

"Pelaku ini mengaku sudah puluhan kali menjual senpi berbagai jenis dan merek ke beberapa daerah. Tersangka mengiklankan senpi melalui Facebook miliknya. Dari tangan tersangka pihaknya menyita, 2 pucuk senjata api revolver call 38 spc, 3 pucuk senjata pen gun call 22, 150 butir peluru aktif call 9 mm, 125 butir peluru aktif call 22 mm, 30 butir peluru aktif cal 38 spc, 50 butir peluru aktif cal 32 mm, 8 handphone. 

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 31 Mei 2017

Rabu, 31 Mei 2017 07:19 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu, 31 Mei 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan

SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

30 Mei 2017

Operasi Cipta Kondisi, Polsek Bekasi Selatan Amankan 8 Remaja Bawa Sajam

Selasa, 30 Mei 2017 12:32 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Operasi kepolisian 'Cipta Kondisi' yang dilaksanakan Polsek Bekasi Selatan, pada Senin 29 Mei 2017 malam, menjaring delapan remaja berikut sembilan buah senjata tajam dari Kampung Utan, Kelurahan Jakasetia, Kota Bekasi.

"Sekira pukul 21.30 WIB, kami yang sedang melaksanakan patroli rutin dan operasi cipta kondisi mendapat laporan warga yang resah dengan kehadiran sejumlah remaja di lingkungan mereka dengan membawa senjata tajam," kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Bayu Pratama di Bekasi, Selasa (30/5/2017).

Menurut dia, remaja yang mayoritas berusia 15-19 tahun itu diduga berniat melakukan tawuran dengan kelompok lain karena di sekitar lokasi kejadian yakni eks bangunan liar Kampung Utan ditemukan sembilan senjata tajam jenis celurit sebanyak enam buah, cocor bebek satu buah, pedang besi satu buah dan golok satu buah.

"Upaya kita menangkap remaja ini juga dibantu oleh warga sekitar tempat kejadian. Saat kita tiba, kita langsung menyisir lokasi kejadian dan menemukan senjata tajam," katanya.

Usai mengamankan kedelapan remaja, polisi langsung menggiring mereka ke Mapolsek Bekasi Selatan untuk dimintai keterangan perihal aktivitas mereka di lokasi kejadian.

"Dari hasil interogasi kami semalam, dari delapan remaja, baru satu di antaranya yang mengaku memiliki senjata tajam sehingga kita lakukan proses lanjutan," katanya.

Hasil sementara dari pengakuan remaja yang memiliki senjata tajam tersebut, kata Kapolsek, untuk melindungi dirinya dari ancaman serangan musuh karena sedang marak tawuran dan geng motor di sejumlah daerah.

"Mereka berdalih senjata ini tidak akan digunakan kalau tidak kepepet ada serangan," katanya.

Kapolsek menambahkan, bagi remaja yang terbukti tidak memiliki senjata tajam akan dipulangkan ke orang tua mereka setelah dilakukan pendataan serta adanya jaminan dari keluarga.

Seorang Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri di Apartemen St Moritz Puri Indah Kembangan

BREAKING NEWS: Wanita Terjun dari Lantai 37 Apartemen, Tinggalkan Secarik Kertas Sorry All
Selasa, 30 Mei 2017 12:07 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang wanita ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di Apartemen St. Moritz Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (30/5/2017) siang. Korban diketahui berinisial Y, 37 tahun, itu diduga melompat dari lantai 37 apartemen.

Saat ditemukan, wanita yang mengenakan kaos dan celana panjang warna hitam itu tergeletak di sekitar area parkir apartemen. Di tangan korban terdapat secarik kertas berwarna merah jambu berisi tulisan salam perpisahan dengan keluarganya.

"Di tangan sebelah kanan tertulis 3707, yang merupakan lokasi tinggalnya. Kemudian ada surat di saku celana sebelah kanan, yang tertulis nomor telepon sopir, orang tua, dan pesan 'Sorry All. Bye bye," kata Kapolsek Metro Kembangan,  Kompol Supriadi kepada wartawan di Mapolsek Metro Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (30/5/2017).

Saat Reskrim Polsek Metro Kembangan bersama Polres Metro Jakarta Barat melakukan oleh TKP, apartemen milik korban terkunci dari dalam. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan yang ditemukan dalam tubuh korban.

"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Korban tinggal sendirian. Saat kita temukan, korban mendapat luka berat di kepala dan tangan. Diduga karena jatuh dari ketinggian," ucap Kanit Reskrim Polsek Metro Kembangan AKP Asmoro Bangun saat dimintai keterangan terpisah.

AKP Asmoro Bangun mengatakan, dari pesan yang coba disampaikan, diduga dia memang berniat untuk bunuh diri karena sedang ada masalah.

"Saat kita hubungi sopirnya, supir mengatakan hari ini dia ada sidang kasus harta gono-gini dengan mantan suaminya," ucap AKP Bangun.

Saat ini, Polisi sedang memanggil saksi-saksi dan keluarga korban untuk dimintai keterangan. Korban dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk autopsi. 

Polres Metro Jakarta Pusat Ungkap Bisnis Sabu dari Lapas Cipinang

Selasa, 30 Mei 2017 11:33 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Tim Pemburu Narkoba (TPN) Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat berhasil meringkus seorang pria berinisial HG di Jalan Daan Mogot Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (30/5/2017).

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan, HG diamankan lantaran kedapatan memiliki narkotika jenis sabu seberat 186,02 gram. Suyudi menceritakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari pihaknya mendapat informasi adanya transaksi narkotika jenis sabu di tempat kejadian perkara.

"Kemudian Anggota Tim Pemburu Narkoba (TPN) melakukan penangkapan terhadap HG, dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti sabu di dalam bekas bungkus rokok," kata Kapolres, Selasa (30/5/2017).

Kemudian saat diinterogasi, lanjut Kapolres, HG mengaku barang haram tersebut didapat dari salah satu saudaranya yang saat ini sedang mendekam di Lapas Cipinang. Kendati demikian, pihaknya masih mendalami pengakuan pria pengangguran tersebut.

"Pelaku dijerat dengan 114 (2) sub Pasal 112 (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Saat ini sedang melakukan pemeriksaan dan terhadap tersangka," pungkas Kapolres.

Isap Ganja, Pasutri Ditangkap Polres Metro Jakarta Utara

Barang bukti yang disita dari suami istri yang kedapatan menggunakan ganja. (ilham)
Selasa, 30 Mei 2017 10:14 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sedang asyik menghisap narkoba jenis daun ganja, pasangan suami istri (Pasutri) ditangkap anggota Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Utara di Jalan Kalibaru Barat, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Dari tangan pasangan Sugeng, 48 tahun dan Sri, 34 tahun, polisi menyita dua bungkus kertas coklat kecil berisi 6 gram ganja kering, 3,5 linting daun ganja seberat 3,46 gram dan HP.

Keduanya ditangkap, pada Senin (29/5/2017) malam setelah petugas mendapat informasi warga yang menyebut rumah itu kerap menjadi tempat memakai narkoba. Saat digerebek, petugas mendapati pasangan ini tengah menghisap ganja. Keduanya kemudian digelandang ke Mapolres Metro Jakarta Utara.

“Kami masih melakukan pengembangan. Tersangka kerap bertransaksi dengan konsumennya dan rumahnya dijadikan tempat memakai narkoba,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara AKBP Sitinjak, Selasa, 30 Mei 2017.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 30 Mei 2017


Selasa, 30 Mei 2017 07:53 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa, 30 Mei 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan

SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Polsek Metro Taman Sari gerebek Komplotan Begal Sepeda Motor 'Kelompok Lampung'

Kepolisian Bongkar dan Menggerebek Komplotan Lampung Spesialis Curanmor
Selasa, 30 Mei 2017 07:37 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Taman Sari menggerebek kontrakan para pelaku komplotan pencuri sepeda motor 'kelompok Lampung'. Di mana, para begal sepeda motor itu kerap beraksi di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Erick Frendriz menuturkan pihaknya berhasil meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor 'kelompok Lampung'. Kedua tersangka itu yaitu Mulyadi, 37 tahun dan Wandi, 28 tahun.

"Kami telah melakukan penggrebekan terhadap tempat tinggal pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor kelompok Lampung," kata Kapolsek kepada wartawan, Senin (29/5/2017) kemarin.

Kapolsek menjelaskan dua pelaku itu ditangkap di dua lokasi yang berbeda. Yaitu di Jalan Kerajinan 1, Kelurahan Keagungan, Taman Sari, Jakarta Barat dan Jalan Kesejahteraan, Keagungan, Tamansari, Jakarta Barat.

"Mereka diamankan pada hari Minggu tanggal 28 Mei 2017 pukul 12.05 WIB. Di mana, Subnit Buser pimpinan Kasubnit Buser Iptu Hudawami didampi Iptu Awang berhasil meringkus pelaku," ucapnya.

Kronologi penggerebekan itu berawal, saat aparat kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat. Kemudian, tim Subnit buser melakukan penyelidikan dan kemudian dilanjutkan penggerebekan di TKP.

Sementara itu, Kasubnit Buser Iptu Hudawami didampingi IPTU Awang P, berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti yg tersebut di atas. Kemudian barang bukti diamankan ke Polsek Metro Tamansari namun untuk pelaku masih dalam pengembangan subnit buser Polsek Metro Taman Sari.

Sejumlah barang bukti yang diamankan aparat kepolisian:
1. Identitas pelaku
2. 3 (tiga) set Leter T
3. 26 (delapan belas) anak kunci untuk alat merusak lubang kunci KR2
4. 1(satu) pucuk Senpi revolver rakitan warna hitam berisikan 3 butir peluru kaliber 3.2 (milik Mulyadi)
5. 1(satu) pucuk Senpi revolver rakitan berisikan 6 (enam) butir peluru kaliber 3.2
6. 4 (empat) bilah sajam jenis golok,pisau dan belati
7. 1(satu) topi warna hitam berlambang AKMAR
8. Jaket warna hijau army.
9. 2 (dua) buah bong alat hisap sabu
10. 8 (delapan) buah cangklong
11. 1 (satu) paket sabu milik Pelaku an. Mulyadi yg berada di tangan kiri.
12. 1 (satu) paket sabu milik pelaku an. Saparudin alias Dovil
13. 1 (satu) buah Plat nomor NoPol : F-5830-DV
14. 10 (sepuluh) unit HP dari berbagai jenis.
15. 3(tiga) unit motor di antaranya: Yamaha Xeon GT125, hitam, No.Pol yg terpasang : B-6989-PYG, Honda Beat, Biru Putih, No.Pol yg terpasang : B-3588-BEK, Suzuki Satria F150, hitam, No.Pol yg terpasang : B-4786-TLL

29 Mei 2017

Polsek Metro Penjaringan Tangkap Pengedar Narkoba dan Sita 25.283 Butir Pil Ecstasy

Senin, 29 Mei 2017 14:04 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polsek Metro Penjaringan menangkap seorang pengedar narkoba jenis ecstasy yang telah mengedarkan diberbagai wilayah, khususnya di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara, Minggu (28/5/2017). Dari rumah kos-kosan tersangka berinisial MSM, 42 tahun, petugas menyita 25.282 butir pil ecstasy.

"Tersangka tersebut berinisial MSM, 42 tahun, telah kami amankan di kost-kostannya di Jalan A1, RT 12/08, Pejagalan, Kecamatan Penjaringan sekira pukul 15.30 WIB. Kami amankan kurir tersebut, dan menyita 25. 282 butir pik ecstasy di tangannya," ucap Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Bismo Teguh Prakoso, Senin (29/5/2017).

Kapolsek mengatakan, penangkapan tersangka berawal kala anggotanya sedang melakukan observasi dan peningkatan giat cipta kondisi. Pihaknya, kata Kapolsek, mendapat sebuah informasi dari masyarakat tentang peredaran narkotika. Informasi ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga dilakukan penggerebekan dan penggeledahan.

"Puluhan ribu pil ecstasy berada dalam sebuah koper dan mengamankan seorang pria inisial MSM. Di dalam satu koper hitam tersebut ada empat plastik besar warna pink hijau dengan kemasan wajah orang berisi masing-masing 5 ribu butir. Lalu, satu plastik warna hitam yang didalamnya ada 34 plastik klip bening masing-masing 100 butir pil ecstasy," ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, di dalam koper itu juga berisi satu plastik putih yang berisi 18 plastik klip bening, yang masing-masing 100 butir pil ecstasy. Ada juga sebuah plastik kecil didalam terdapat 82 butir pil ecstsy, dua plastik kecil terdapat retur hancuran pil ecstasy yang berat masing-masing 37,38 gram dan 35,38 gram.

"Dalam koper, kami juga amankan sebuah klip berisikan sabu dengan berat 2,70 gram, serta alat timbangan digital, bong, dan juga telepon genggam. Kami saat ini juga sedang telusuri jaringan di atas dari pelaku yang berhasil kita amankan," paparnya.

Menurut Kapolsek, selain mengedarkan ecstasy, pelaku itu terbukti positif menggunakan narkoba. Tersangka akan dijerat Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 terkait Narkotika. Ancaman hukumannya maksimal selama 20 tahun penjara

Operasi Cipta Kondisi, Polresta Depok Amankan 4 Orang dan 10 Senjata Tajam

Senin, 29 Mei 2017 08:10 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kepolisian Resor Kota Depok mengamankan 13 orang dalam operasi Cipta kondisi pada Minggu (28/5/20170 dinihari. Mereka diamankan petugas diduga akan melakukan kejahatan dan mengganggu ketertiban.

“Patroli dan razia sejak pukul 24.00 sampai menjelang sahur,” kata Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Kota Depok, AKBP Faizal Ramadhani.

Polisi menahan empat dari 13 orang karena diduga melakukan kejahatan dan mengganggu ketertiban. Satu orang di antaranya disangka mengedarkan narkoba dan tiga remaja lainnya kedapatan membawa senjata tajam. "Mereka dihadang polisi saat boncengan motor bertiga di kawasan Simpangan," kata AKBP Faizal.

Ketiga remaja itu adalah MYP, 16 tahun, FA, 17 tahun, dan FI, 15 tahun. Sedangkan senjata tajam berupa arit dibawa MYP. "Kami sedang menyelidiki untuk apa mereka membawa senjata tajam pada dinihari," ujar Faizal.

Ketua Tim Jaguar Polresta Depok, Iptu Winam Agus mengatakan ketiga remaja yang ditangkap itu melakukan penganiayaan di kawasan Grand Depok City, Cilodong. Ia mengejar remaja itu dan meringkus mereka di kawasan Simpangan, Sukmajaya.

Polisi juga menemukan sepuluh senjata tajam di kawasan Pancoranmas. Para remaja langsung lari begitu polisi berpatroli dan meninggalkan puluhan senjata tajam yang mereka bawa.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 29 Mei 2017

Senin, 29 Mei 2017 07:37 WIB

PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin, 29 Mei 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat

SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan

SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB


- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Operasi Cipta Kondisi, 13 Remaja Diamankan Polsek Metro Jagakarsa

Senin, 29 Mei 2017 07:31 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sebanyak 13 remaja di Jagakarsa, Jakarta Selatan, diamankan saat petugas menggelar Operasi Cipta Kondisi. 

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Purwanta mengatakan ketigabelas remaja tersebut diamankan pada Minggu (28/5/2017) dini hari.

"Selama kegiatan berlangsung, diamankan ke Polsek Jagakarsa 13 remaja yang masih nongkrong di permukiman warga," kata Kompol Purwanta, Minggu pagi.

Polisi tidak menginformasikan barang bukti apa yang ditemukan saat para remaja itu diamankan. Mereka saat ini masih dalam pemeriksaan di Mapolsek Metro Jagakarsa.

Adapun patroli skala besar yang melibatkan 141 personel keamanan dari Polda Metro Jaya, Koramil setempat, dan masyarakat, digelar untuk mengantisipasi aksi kekerasan geng motor yang meresahkan warga.

Dalam patroli semalam, tidak ditemukan adanya geng motor yang melukai warga maupun merusak tempat usaha. "Sampai pukul 05.30, situasi dinyatakan aman dan kondusif," ujar Kompol Purwanta.

Operasi Cipta Kondisi, Polsek Bantar Gebang Amankan 25 Remaja Diduga Akan Tawuran

Ilustrasi (Dok.Okezone)
Senin, 29 Mei 2017 07:24 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kepolisian Sektor Bantargebang Kota Bekasi, Jawa Barat, menjaring sekitar 25 remaja yang diduga berniat melakukan tawuran di Perumahan Vida Bekasi, Sabtu 28 Mei 2017 malam.

"Remaja itu kami tangkap saat 20 anggota kami sedang melaksanakan patroli skala sedang dalam rangka Operasi Cipta Kondisi sekira pukul 22.00 WIB," kata Kapolsek Bantargebang Kompol Parjana di Bekasi, Minggu (28/5/2017) kemarin.

Menurut Kapolsek, remaja tersebut mayoritas adalah pelajar berusia 14-18 tahun yang tengah berkerumun di Perumahan Vida. Namun, pihaknya tidak menemukan senjata tajam dari tangan para remaja tersebut sehingga polisi hanya membawa mereka ke Mapolsek Bantargebang untuk dilakukan pendataan serta pembinaan.

"Mereka kami minta membuat surat pernyataan dan difoto agar ke depan tidak melakukan kegiatan serupa yang bisa mengundang permasalahan," kata kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, patroli pun berlanjut dengan menyasar tujuh kawasan rawan tawuran, balapan liar, pelaku pencurian, dan narkoba di wilayah hukum setempat.Wilayah tersebut adalah Jalan Raya Siliwangi, Perumahan Vida Bekasi, Jalan Bantargebang - Setu, Perumahan Royal Park, Perumahan Bekasi Timur Regensi, Jalan Raya Mustikajaya, dan Perumahan Mutiara Gading Timur.

"Kegiatan ini kami intensifkan lagi khususnya selama Ramadan dan menjelang Lebaran," kata Kapolsek.

26 Mei 2017

Selama Ramadhan, Polda Metro Jaya Gelar Operasi Cipta Kondisi dan Patroli Skala Besar

Polda Metro Jaya Tingkatkan Operasi Cipta Kondisi Jelang Ramadan
Jumat, 26 Mei 2017 13:37 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1438 Hijriyah, jajaran Polda Metro Jaya akan  menggelar Operasi Cipta Kondisi untuk menyasar kegiatan-kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Sesuai dengan sandinya, Operasi Cipta Kondisi ini dilakukan untuk menciptakan situasi yang kondusif, sehingga pelaksanaan ibadah puasa dapat berjalan dengan aman dan damai," kata Kabid Humas, Jumat (26/5/2017).


Sasaran dalam operasi ini adalah kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, di antaranya dengan merazia minuman keras, petasan, hingga tempat hiburan malam yang tidak semestinya buka selama Ramadan. "Kemudian tawuran, trek-trekan, termasuk aksi terorisme juga tetap kita antisipasi selama Ramadan ini," ujarnya.

Operasi tersebut digelar oleh Polda Metro Jaya bersama jajaran polres pada jam-jam rawan. Di samping itu, pihak kepolisian meningkatkan pengamanan terkait dengan tindak kriminal yang menjadi tren selama bulan puasa.

"Untuk tindakan kriminal, seperti pencurian rumah kosong, begal, dan kejahatan lainnya, tentu kita tindak. Dari teman-teman reserse melakukan penindakan, kalau itu kan rutin, dilakukan setiap saat," ucapnya.

Selain menggelar Operasi Cipta Kondisi, Polda Metro Jaya juga menggelar patroli rutin yang ditingkatkan hingga patroli berskala besar untuk memastikan keamanan Ibu Kota dan sekitarnya. Selama patroli, akan ada razia atau pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor. 

Jelang Ramadhan, Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan Miras

Petugas memusnahkan ribuan botol miras di Mako Polres Jakpus.(silaen)
Jumat, 26 Mei 2017 13:15 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Jelang bulan suci Ramadhan, ribuan botol miras berbagai merek beralkohol tinggi dimusnahkan Polres Metro Jakarta Pusat di parkiran Polres Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2017) pagi.

“Pemusnahan juga dihadiri Dandim 0501 Jakarta Pusat, Muspiko dan Kejari,”ujar Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat,  Kompol Suyatno.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Suyudi Ario Seto, mengatakan ada 10.100 botol miras yang ‎disita dari pedagang.

Menurut Kapolres, pemusnahan barang bukti miras ini merupakan hasil operasi miras saat menjelang bulan suci Ramadhan 1438 H di jajaran Polres Metro Jakarta Pusat. Razia yang dilakukan secara serentak dilakukan jajaran polsek. Dari hasil tangkapan itu ada puluhan pedagang sempat dimintai keterangan. Setelah diberi peringatan keras para pedagang kemudian dibuat pernyataan untuk tidak dagaang miras lagi.

Dalam sambutannya, Kapolres mengatakan akan menindak tegas para pedagang yang menjual miras di saat bulan Ramadhan. "Kami tidak mentolerir dengan miras jika ada pedagang ilegal yang menjual," katanya.

Selain dari kepolisian, aparat TNI, masyarakat, ormas dan tokoh pemuda serta Pimprov. Akan diploting tiap pos yang sudah didirikan dalam rangka pencegahan beredarnya miras maupun aksi kejahatan disaat memasuki bulan Ramadhan.

Kapolres juga memberikan gambaran kalau di saat bulan Ramadhan biasa rawan dan meningkatnya aksi kejahatan terlebih di saat menjelang sahur. “Jika warga mau main-main kami tidak segan-segan mengambil tindakan kalau sudah melewati batas,” tegas Kapolres.

Usai memberikan sambutan, puluhan ribu miras kemudian dimusnahkan dengan cara digilas menggunakan kendaraan alat berat.

Kondisi Lalu Lintas Jadetabek Jumat Pagi Ini

Kecelakaan Truk Kontainer di KM 3,200 Tol Kebon Jeruk (arah ke Tangerang), Jumat (26/5/2017)

Jumat, 26 Mei 2017 07:51 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kondisi lalu lintas di wilayah Jadetabek, Jumat (26/5/2017) pagi ini diwarnai kecelakaan truk di depan Trifico Jalan MH Thamrin, Tangerang. Sebuah truk kontainer juga mengalami kecelakaan di Tol Kebon Jeruk. Kedua kecelakaan tersebut masih dalam penanganan polisi.

Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Margonda Raya sekitarnya terpantau lancar. Namun, kepadatan terjadi di Tol Japek Cikunir-Tambun dan Tol Japek Tambun- Bekasi. 

Kepadatan juga terjadi dari Halim menuju Cawang. Hal ini imbas dari volume kendaraan yang melewati jalan ini cukup banyak.

Kepadatan lain terjadi di Tol Jagorawi tepatnya di Pasar Rebo menuju Cililitan.

Kondisi yang sama juga terjadi di Tol Janger Tomang, di mana kendaraan yang melintas cukup padat.

Berikut situasi lalu lintas Jakarta selengkapnya yang dihimpun dari akun Twitter TMC Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro, Jumat (26/5/2017):

04:48 WIB Kecelakaan Truk di dpn Tifico Jl. MH. Thamrin Tangerang & msh penanganan Polri.

06:28 WIB Kecelakaan Truk Kontainer di KM 3,200 Tol Kebon Jeruk (arah ke Tangerang) & msh penanganan Polri.

06:32 WIB Jl. Margonda Raya Depok lalin lancar dikedua arah.

06.32 WIB Tol Japek Cikunir - Tambun padat.

06.33 WIB Tol Japek Tambun - Bekasi Barat Padat, Halim - Cawang Padat. kepadatan arah Kuningan.

06:34 WIB Kecelakaan Truk Kontainer di KM 3,200 Tol Kebon Jeruk (arah ke Tangerang), lalu lintas tersendat & msh penanganan Polri.

06.34 WIB Tol Jagorawi Ps Rebo-Cililitan padat, kepadatan di lajur keluar UKI/KODAM.

06:36 WIB Kecelakaan Truk Kontainer di KM 3,200 Tol Kebon Jeruk (arah ke Tangerang), lalu lintas tersendat & msh penanganan Polri.

06:42 WIB Jl. Raya Kartini - Jl. Margonda Raya Depok lalu lintas lancar di kedua arah.

06.47 WIB Tol Janger Tomang - Kb Jeruk KM 03+400 Padat ada Penanganan kecelakaan di lajur 3/kanan.

06:51 WIB Kecelakaan Truk Kontainer di KM 3,200 Tol Kebon Jeruk (arah ke Karang Tengah), lalu lintas tersendat & msh penanganan Polri.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 26 Mei 2017

Jumat, 26 Mei 2017 07:42 WIB

PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat, 26 Mei 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat

SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan

SIM : Museum Mabes Polri
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB


- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Melarikan Diri saat Disergap, Pembunuh Ibu dan Anak di Pamulang Ditembak Polisi

Foto yang diduga pelaku pembunuhan yang disebarkan oleh polisi (ist)
Jumat, 26 Mei 2017 07:13 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polres Tangerang Selatan akhirnya membekuk Amir Rojali alias Aming, 26 tahun, pelaku penusukan terhadap seorang ibu dan anaknya di perumahan Taman Kedaung, Jalan Mawar 12, RT 05 RW 07, Blok D, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan

Polisi menyergap Aming di tempat persembunyiannya di daerah Tegal, Jawa Tengah, Rabu 24 Mei 2017. Karena berupaya melawan petugas dan melarikan diri, residivis kasus pencurian minimarket itu akhirnya "dihadiahi" timah panas di bagian kaki.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widiyanto menjelaskan, unit Satreskrim Polres Tangsel langsung memburu pelaku tak lama usai peristiwa penusukan yang menyebabkan salah satu korbannya tewas di tempat

"Jadi kami mendapat informasi jika pelaku bersembunyi di suatu tempat di rumah orang tuanya, lalu tim kami segera meluncur ke lokasi dan melakukan penangkapan. Pelaku melarikan diri, akhirnya kita beri tindakan tegas," jelas Kapolres di Mapolres Tangsel, Kamis (25/5/2017).

Beberapa barang bukti (BB) turut diamankan oleh petugas, diantaranya 2 set baju milik 2 korban, 1 bilah pisau dapur, 1 obeng, celana jins warna biru, serta kaus oblong.

Seperti diberitakan sebelumnya, 2 orang korban yang merupakan ibu dan anak, Ivo, 45 tahun dan Raul, 14 tahun, tergeletak bersimbah darah di kediamannya pada Rabu 17 Mei 2017 malam sekira pukul 19.25 WIB. Keduanya mengalami luka parah akibat tusukan senjata tajam pada bagian leher, dada, dan perut. Salah satu korban, Raul, bahkan tewas ditempat, sedangkan ibunya, Ivo dalam keadaan kritis, lalu dilarikan ke rumah sakit.
Pengungkapan kasus pembunuhan di Pamulang. (Hambali/Okezone)
Berdasarkan keterangan dari Ivo, kejadian berawal saat pelaku yang juga masih kerabat jauh korban datang ke rumahnya untuk meminjam uang sebesar Rp500 ribu. Karena tak dipinjami, Aming lalu tersinggung dan mengambil sebilah pisau di bagian dapur, lantas menusuk korban dibagian leher dan dada.

Mendengar ibunya berteriak kesakitan, Raul datang menghampiri, spontan Aming pun menusuk Raul berkali-kali dibagian dada hingga tewas di tempat.

"Motifnya, pelaku dendam kepada korban karena saat didalam penjara tak pernah di besuk, juga ada selisih persoalan warisan rumah yang mau dijual, kemudian akumulasinya memuncak saat pelaku tak dipinjami uang. Lalu dia mengambil pisau di dapur dan menusuk kedua korban," ungkap Kapolres.

Atas perbuatannya, Aming di jerat Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP, tentang Pembunuhan Berencana dan atau Pembunuhan dan atau Penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia.

24 Mei 2017

Polres Tangerang Selatan Buru Pelaku Pembunuhan di Perum Taman Kedaung Pamulang

Foto yang diduga pelaku pembunuhan yang disebarkan oleh polisi (ist)
Foto terduga pelaku pembunuhan di Perum Taman Kedaung Pamulang

Rabu, 24 Mei 2017 12:43 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Tabir kasus pembunuhan sadis yang menimpa Muhammad Rizki alias Raul, 14 tahun, di Perum Taman Kedaung, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu, 17 Mei 2017, mulai menemukan titik terang.

Menurut penuturan ibunda korban, Ivo, 45 tahun, kepada polisi, pelaku pembunuhan itu adalah Aming Rojali (masih kerabat jauh). Aming datang ke rumah Ivo sendiri dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat putih milik temannya, Dimas.


"Sesampainya di pagar rumah Ivo, Aming bertemu seorang ibu (diduga pembantu rumah tangga). Lalu dia menanyakan keberadaan Ibu Ivo," kata Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widianto, kepada wartawan di Pamulang, Rabu (24/5/2017).

Ibu tersebut, sambung Kapolres, menjawab Ivo sedang pergi dengan Nanda. Kemudian, dia bertanya keberadaan Raul anaknya. Lalu dijawab sedang berada di warnet. Ibu itu kemudian diajak ke warnet menemui Raul, dengan dibonceng sepeda motor Aming.

"Tetapi Raul tidak ada di warnet. Aming lalu kembali ke rumah Ibu Ivo dengan maksud untuk mencongkel rumah Ibu Ivo. Belum sempat mencongkel pintu rumah,  Ibu Ivo dan Raul datang, dan langsung menegur Aming," terang Kapolres lagi.

Selanjutnya, Aming, Ipoh, dan Raul masuk bersama-sama ke dalam rumah. Lalu berlangsunglah komunikasi antara Aming dengan Ivo. Diketahui, Aming hendak meminjam uang kepada Ivo Rp500 ribu (sebelumnya disebut Rp4 juta). Tetapi dijawab tidak ada uang oleh Ivo.

"Tetapi Aming tetap meminta dengan angka setengahnya, yakni Rp100 ribu atau Rp200 ribu. Tetapi tetap dijawab Ibu Ivo dirinya sedang tidak ada," sambung Kapolres.

Aming yang sudah mengenal isi rumah itu lalu pergi ke dapur dan mengambil pisau bergagang plastik hitam. Lalu, pisau itu dipegang dengan tangan kiri dengan arah runcingnya ke atas samping paha kiri.

"Saat Ibu Ivo duduk di anak tangga depan pintu kamar depan sambil mainkan HP. Dari belakang Aming mendekap leher Ibu Ivo menggunakan tangan kiri. Sedangkan pisau dipindahkan ke tangan kanan, dan langsung menusukan pisau ke arah dada serta leher Ivo berulang-ulang," jelasnya.

Ivo pun berteriak kesakitan dan Raul keluar dari kamar depan, serta meminta tolong. Tetapi saat itu juga Raul ditusuk bagian depan badan oleh Aming. Selanjutnya Aming lari dan membuang pisaunya itu di dekat pintu depan rumah Ivo.

"Aming langsung kabur menggunakan motor yang terparkir di depan pintu gerbang, dekat motor Raul. Aming kabur mengarah jalan kampung arah Pamulang. Saat ini, dia masih buron," kata Kapolres.

Saat ditemukan, Raul telah bersimbah darah dengan kondisi seperti orang yang bersujud di pangkuan ibunya. Saat pertama ditemukan, Raul masih bernapas, hingga akhirnya meninggal dunia diduga karena kehabisan darah. 

Saat ini Polres Tangsel sudah menyebar foto pelaku penikaman ibu dan anak tersebut.

Menurut Kapolres, penyebaran foto itu dilakukan untuk memudahkan pencarian pelaku yang kini masih buron. “Pelaku ini masih dalam pengejaran kami. Kami sudah mengetahui identitas lengkap dan latar belakangnya sudah diketahui,” ungkap Kapolres.‎
Kapolres menambahkan, Aming Rojali diketahui belum lama menghirup udara bebas. Adapun ciri-cirinya ialah muka oval, rambut lurus, kulit sawo matang, tinggi 166 cm dan memiliki tatto di kedua lengannya.
Kapolres mengimbau, siapa saja yang menemukan lelaki dengan ciri-ciri tersebut harap menghubungi pihak kepolisian. “Siapa saja yang menemukan harap segera hubungi kami,” tandasnya.

Januari - Mei 2017, Polres Metro Bekasi Kota Ungkap 156 Kasus Narkoba


Rabu, 24 Mei 2017 09:14 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol  Hero Bachtiar, mengatakan, selama rentang Januari hingga Mei 2017 Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kota beserta Polsek jajaran berhasil mengungkap sebanyak 156 kasus tindak pidana narkoba.
“Barang buktinya ganja seberat 11,9Kg, shabu 405,65 gram, ekstasi 355 butir, heroin 5,30 gram, miras 13.655 botol berbagai merk dan miras oplosan 340 botol dan 150 plastik,” kata Kapolres saat acara pemusnahan miras dan narkoba di Halaman Mapolres Metro Bekasi Kota, Selasa (23/5/2017) kemarin.
Dari hasil pengungkapan kasus tersebut, kata Kapolres, pihaknya berhasil menangkap ratusan tersangka.
“Sebanyak 182 orang tersangka yang berhasil ditangkap, terdiri laki laki 176 orang dan perempuan sejumlah 6 orang,” ujarnya.

Operasi Cipta Kondisi Polres Metro Bekasi Amankan Puluhan Pelaku Kejahatan

Sebanyak 15 tersangka diamankan jajaran Polrestro Bekasi, saat Operasi Cipta Kondisi, selama Mei 2017.
Rabu, 24 Mei 2017 08:27 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Jajaran Polres Metro Bekasi memusnahkan sebanyak 15.895 botol minuman keras (miras) berbagai merek, Selasa (23/5/2017). Selain itu, juga dimusnahkan 5.500 keping VCD bajakan yang merupakan barang bukti sitaan sejak awal Mei 2017. Dan mengamankan puluhan pelaku kejahatan yang sering meresahkan masyarakat.Menurut

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Asep Adisaputra, mengatakan belasan ribu botol miras dan VCD bajakan ini merupakan hasil dari Operasi Cipta Kondisi (Cipkon), yang dilaksanakan pada Mei ini.

"Pemusnahan miras bertujuan untuk mewujudkan suasana Ramadan yang kondusif," ujar Kapolres di Mapolres Metro Bekasi, Jalan Ki Hajar Dewantara, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (23/5/2017).

Selain miras, kata Kapolres, dalam Operasi Cipkon tersebut pihaknya menangkap 15 tersangka dari 12 kasus narkoba serta 21 tersangka pelaku kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) serta pelaku pencurian sepeda motor (curanmor).

Barang bukti yang diamankan berupa dua unit sepeda motor, satu unit mobil, satu pucuk senjata api rakitan, satu pucuk senjata mainan, dan seperangkat kunci letter T.

‎"Kasus kejahatan semakin meningkat menjelang bulan Ramadan dan Lebaran," katanya.‎Namun dengan dilaksanakan Operasi Cipkon dan pemusnahan miras ini, pihaknya menjamin dapat menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Metro Bekasi.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan keamanan saat Ramadan dan Lebaran," imbuhnya.

Meski begitu, kata Kapolres, situasi Kamtibmas menjelang bulan suci Ramadan tahun ini di wilayah Kabupaten Bekasi dalam kondisi aman dan kondusif.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 24 Mei 2017

Rabu, 24 Mei 2017 08:17 WIB

PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu, 24 Mei 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat

SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan

SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB


- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Tiga 'Polisi Gadungan' Kuras Harta Korban di Mampang Prapatan

Tiga Polisi Gadungan Kuras Harta Korban
Tiga polisi gadungan yang menguras harta korban yang diciduk Polres Metro Jakarta Selatan

Rabu, 24 Mei 2017 07:58 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap kasus pencurian dan kekerasan dengan pelaku yang menyamar sebagai anggota kepolisian dari satuan narkoba Polda Metro Jaya.

Ketiga 'polisi gadungan' itu berinisial DH, 42 tahun, AK, 31 tahun, dan JT, 49 tahun.diamankan di bilangan Duren Tiga, Pancoran setelah sebelumnya menculik, menganiaya serta menguras harga benda milik korbannya pada 1 Mei lalu.

Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan, Iptu Falva Yoga mengatakan, ketiga pelaku sudah mengincar kakak beradik RR dan AG untuk dijebak dan diperas. RR dan AG waktu itu diseret oleh pelaku di Jalan Mampang Prapatan XV.

"Mereka pura-pura datang sebagai polisi, langsung men-judge korban sebagai pemakai narkoba, kemudian melakukan pemeriksaan meski tidak ada barang bukti. Korban ketakutan karena pelaku mengaku dari Satnarkoba Polda Metro Jaya" ujar Iptu Falva, di Mapolrestro Jakarta Selatan, Selasa (23/5/2017).

RR dan AG digeledah dan dimasukkan ke dalam mobil. Saat di dalam mobil, tangan RR dan AG diikat ke belakang dan kepalanya dipukul dengan gagang senjata api. RR dan AG kemudian diminta menunjukkan rumah target lainnya yakni RA.

RA juga dimasukkan ke dalam mobil dan ditodong dengan senjata api. Dari hasil penganiayaan dan pemerasan itu, ketiga polisi gadungan itu mengaku dari Polda Metro Jaya meraup Rp 16.500.000.

Korban diturunkan di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan."Pelaku meminta korban pin ATM dan menguras isi tabungan korban sebelum korban dilepaskan," ujarnya.

Dari hasil penyelidikan, komplotan ini sudah beroperasi selama dua tahun. Polisi gadungan ini juga melengkapi diri dengan senjata jenis softgun untuk menakuti para korbannya.

"Senpi yang kami amankan bukan asli, namun airsoft gun jenis glock dan revolver," ujar Iptu Falva.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman hingga sembilan tahun penjara.

Polres Metro Jakarta Timur Tangkap 7 Pelaku Pembunuhan Remaja di Jatiwaringin

foto: Okezone
Rabu, 24 Mei 2017 07:48 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Timur menangkap tujuh orang pelaku yang melakukan penganiayaan berujung tewas terhadap Fajar Muhammad, warga Jatiwaringin.

Kejadian itu terjadi pada Minggu 21 Mei 2017 dini hari. Peristiwa tersebut bermula saat adanya bentrokkan antara warga sekitar dengan sekelompok orang yang diduga geng motor.

"Tapi sudah ada 7 orang yang kami tangkap. Mereka adalah para pelaku yang membantai Fajar Muhamad. Informasi kami, Fajar ini ternyata adalah warga dan bukan dari kelompok geng motor," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Andry Wibowo dikantornya, Selasa (23/5/2017).

Ketujuh pelaku diketahui, berinisial MY, PK, MCK, SUP, AH, AFi dan ACR. Semuanya rata-rata berusia 15 sampai 20 tahun

Kapolres mengungkapkan, para tersangka sangat berbahaya dan terbilang sadis saat menghabisi nyawa musuhnya. Tak tanggung-tanggung, mereka juga menggunakan senjata tajam dan benda tumpul lainnya dalam melumpuhkan korbannya.

"Mereka beringas dan sadis jika bentrok dengan orang-orang yang dianggap musuh. Senjatanya aja lengkap. Misalnya ada pedang, pisau, mandau, cerulit, bambu runcing serta batu-batu di pinggir jalan," papar Kapolres.

Untuk korban sendiri, kata Kapolres, mengalami luka parah disekujur tubuhnya. Badannya dipenuhi luka bekas bacokan dan benda tumpul lainnya.

"Fajar tewas sampai penuh luka di sekujur tubuh. Sejauh ini kami juga masih dalami apakah korban juga masuk dalam kelompok geng motor atau tidak," ujarnya.

Kapolres menjelaskan, bentrokkan itu bermula saat adanya kabar yang beredar di media sosial tentang adanya sekelompok geng motor yang akan membuat onar di lokasi Jatiwaringin.

"Pada malam itu mereka (warga) berkumpul dan terjadi pengusiran. Sebanyak 54 terjaring dan tercecer tapi korban bukan bagian dari geng motor mereka disangka bagian anak-anak muda yang sering buat onar," tutup Kapolres.

Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap Tiga Anggota Geng Motor di Jagakarsa

Polisi Tangkap Tiga Personel Geng Motor di Jagakarsa
Rabu, 24 Mei 2017 07:41 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polres Metro Jakarta Selatan, menangkap tiga orang pelaku yang merupakan anggota dua geng motor berbeda. Ketiga pelaku yakni PH, 25 tahun, WRA, 18 tahun, dan IM, 26 tahun. Penangkapan tersebut dilakukan pada Sabtu dini hari, 20 Mei 2017 saat sejumlah geng motor menjalankan aksinya.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Budhi Hermanto mengatakan, ketiga pelaku diamankan lantaran membawa senjata tajam. Pelaku ditangkap di jalan Kelapa Hijau, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Ketika rombongan geng motor melintas, sempat diberhentikan oleh petugas. Mereka langsung kocar-kacir dan menghindari petugas. Namun, sebagian mereka dapat tertangkap.

"Mereka melintas mengendarai sepeda motor secara rombongan, kemudian saat itu diberhentikan oleh petugas kepolisian. Saat diperiksa ditemukan senjata tajam," kata AKBP Budhi di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa (23/5/2017) sore.

Kepolisian menemukan senjata tajam jenis golok dan juga katana saat pemeriksaan. Karena membawa senjata tajam tanpa izin dan tidak ada kaitan dengan pekerjaannya, ketiganya langsung diamankan oleh pihak kepolisian.

"Mereka menyembunyikan senjata tajamnya di balik pakaian. Seperti golok disembunyikan pada pinggang, sedangkan katana disembunyikan di balik punggungnya," ujarnya.

Ketiga tersangka kemudian langsung digelandang ke Polsek Jagakarsa. Tersangka dijerat Pasal 2 UU Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Gerebek Gudang Beras dan Gula di Kemayoran, Modus Ganti Kemasan


Rabu, 24 Mei 2017 07:33 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membongkar praktik pengoplosan beras dan gula di gudang PD Masa Harapan di Jalan Sumur Batu Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat. Polisi menyita 86 ton beras, 18 ton gula kristal rafinasi dan 19 ton gula kristal putih.

“Pelaku membeli beras merek SJ Karang Sinom kemasan 50 kilogram yang berasal dari Indramayu, kemudian beras tersebut diganti kemasannya menjadi merek Bunga Ramos Setra dan Pandan Wangi Cianjur dengan kemasan 5 kilogram yang seolah beras tersebut berasal dari Cianjur, di mana secara kualitas maupun harga penjualannya di atas beras merek SJ Karang Sinom,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat di lokasi, Selasa (23/5/2017).

“Untungnya itu bisa mencapai Rp 250.000 per karung ya. Omzetnya mencapai miliaran rupiah per tahun,” sambungnya.

Kombes Wahyu menjelaskan, untuk kemasan 18 ton gula Kristal Rafinasi, pelaku memasarkan dengan merek DSI. Sedangkan untuk 19 ton gula kristal putih, pelaku menjual dengan merek GMP dan KTM.

“Dari kemasan gula tersebut, pelaku tidak bisa menunjukkan sertifikat SNI sehingga dianggap ilegal. Gudang sudah ada sejak 20 tahun lalu, tapi melakukan praktik (ganti kemasan) sejak empat tahun lalu,” kata Kombes Wahyu.

Dalam kasus itu, polisi baru mengamankan tiga orang karyawan yang masih berstatus saksi.“Mereka (karyawan) kita gerebek lagi olah ini. Pemiliknya masih belum tahu, masih kita cari,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, pelaku diduga melanggar pasal 120 ayat 1 jo pasla 53 ayat 1 huruf B UU nomor 3 tahun 2014 tentang perindustrian, pasal 106 jo pasal 24 ayat 1, pasal 107 jo 29 ayat 1 dan pasal 113 jo pasal 57 ayat 2 UU nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan, pasal 139 jo pasal 84 ayat 1 UU nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dan pasal 62 ayat 1 jo pasal 8 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.