23 Mei 2017

Jelang Ramadhan, Polres Metro Jakarta Barat Musnahkan Ribuan Botol Miras

Botol minuman keras oplosan yang akan dimusnahkan di Polres Jakbar (Foto: Muhammad Iqbal/Okezone) 
Selasa, 23 Mei 2017 10:36 WIB 
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polres Metro Jakarta Barat memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) hasil operasi cipta kondisi oleh Polres dan Polsek Jajaran menjelang bulan Ramadhan 1438 H/2017.

Pemusnahan dilaksanakan di halaman Polsek Metro Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (23/5/2017) pagi tadi.

Pada pemusnahan yang dipimpin Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Adex Yudiswan yang disaksikan para Kapolsek jajaran dan elemen masyarakat itu dengan cara digiling menggunakan mobil berat (buldoser).

Kasatresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Suhermanto mengatakan, aparat kepolisian telah melaksanakan operasi cipta kondisi sejak 16 Mei sampai 20 Mei 2017. Ribuan barang bukti miras itu dimusnahkan untuk menciptakan kondisi yang aman. "Hasil sampai saat ini menyita miras 20.100 botol," kata AKBP Suhermanto.

Menurutnya, operasi cipta kondisi akan dilakukan sampai Hari Raya Idul Fitri 1438 H.


Ribuan minuman keras dari berbagai jenis dimusnahkan jajaran aparat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di Polsek Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (23/5/2017) pagi.
"Kami akan terus menciptakan kamtibmas dengan cara operasi cipta kondisi. Menekan peredaran miras, premanisme, dan peredaran petasan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat," ucap AKBP Suhermanto.
Sekjen Gerakan Anti Narkoba (Granat) Ashar mengapresiasi tindakan Polri menyita ribuan miras ilegal itu. Menurutnya, para pengguna narkoba awalnya dari menenggak minuman keras.
"Miras awal masuk dari narkoba. Sehingga kami sangat apresiasi tindakan Polri," cetus Ashar.
Pemusnahan itu, kata dia, lebih bagus menjelang bulan Suci Ramadan 1438 Hijriah, untuk menciptakan kondisi yang aman.
"Miras harusnya ada undang-undang khusus. Fakta dan data, pengemar narkoba melintasi titik itu, yaitu meminum miras," tuturnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar