26 Mei 2017

Melarikan Diri saat Disergap, Pembunuh Ibu dan Anak di Pamulang Ditembak Polisi

Foto yang diduga pelaku pembunuhan yang disebarkan oleh polisi (ist)
Jumat, 26 Mei 2017 07:13 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polres Tangerang Selatan akhirnya membekuk Amir Rojali alias Aming, 26 tahun, pelaku penusukan terhadap seorang ibu dan anaknya di perumahan Taman Kedaung, Jalan Mawar 12, RT 05 RW 07, Blok D, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan

Polisi menyergap Aming di tempat persembunyiannya di daerah Tegal, Jawa Tengah, Rabu 24 Mei 2017. Karena berupaya melawan petugas dan melarikan diri, residivis kasus pencurian minimarket itu akhirnya "dihadiahi" timah panas di bagian kaki.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widiyanto menjelaskan, unit Satreskrim Polres Tangsel langsung memburu pelaku tak lama usai peristiwa penusukan yang menyebabkan salah satu korbannya tewas di tempat

"Jadi kami mendapat informasi jika pelaku bersembunyi di suatu tempat di rumah orang tuanya, lalu tim kami segera meluncur ke lokasi dan melakukan penangkapan. Pelaku melarikan diri, akhirnya kita beri tindakan tegas," jelas Kapolres di Mapolres Tangsel, Kamis (25/5/2017).

Beberapa barang bukti (BB) turut diamankan oleh petugas, diantaranya 2 set baju milik 2 korban, 1 bilah pisau dapur, 1 obeng, celana jins warna biru, serta kaus oblong.

Seperti diberitakan sebelumnya, 2 orang korban yang merupakan ibu dan anak, Ivo, 45 tahun dan Raul, 14 tahun, tergeletak bersimbah darah di kediamannya pada Rabu 17 Mei 2017 malam sekira pukul 19.25 WIB. Keduanya mengalami luka parah akibat tusukan senjata tajam pada bagian leher, dada, dan perut. Salah satu korban, Raul, bahkan tewas ditempat, sedangkan ibunya, Ivo dalam keadaan kritis, lalu dilarikan ke rumah sakit.
Pengungkapan kasus pembunuhan di Pamulang. (Hambali/Okezone)
Berdasarkan keterangan dari Ivo, kejadian berawal saat pelaku yang juga masih kerabat jauh korban datang ke rumahnya untuk meminjam uang sebesar Rp500 ribu. Karena tak dipinjami, Aming lalu tersinggung dan mengambil sebilah pisau di bagian dapur, lantas menusuk korban dibagian leher dan dada.

Mendengar ibunya berteriak kesakitan, Raul datang menghampiri, spontan Aming pun menusuk Raul berkali-kali dibagian dada hingga tewas di tempat.

"Motifnya, pelaku dendam kepada korban karena saat didalam penjara tak pernah di besuk, juga ada selisih persoalan warisan rumah yang mau dijual, kemudian akumulasinya memuncak saat pelaku tak dipinjami uang. Lalu dia mengambil pisau di dapur dan menusuk kedua korban," ungkap Kapolres.

Atas perbuatannya, Aming di jerat Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP, tentang Pembunuhan Berencana dan atau Pembunuhan dan atau Penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar