03 Mei 2017

Operasi Premanisme, Polda Metro Jaya Amankan 27 Orang di Tanjung Priok

Anggota Subdit VI Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya menciduk para pelaku judi di kawasan Terminal dan Stasiun Kereta Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (3/5)
Rabu, 3 Mei 2017 15:08 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Operasi premanisme yang dilakukan petugas gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polsek Metro Tanjung Priok, Rabu (3/5/2017) siang, mengamankan 27 orang diduga preman di sekitar Stasiun, Terminal dan Pelabuhan Tanjung Priok.

Dari 27 orang yang diamankan diantaranya sedang bermain kartu remi dan tidak memiliki KTP. Dari mereka petugas menyita, kartu Remi, handphone, dan uang ratusan ribu rupiah.

Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Yuldi Yusman, mengatakan, kegiatan ini masih merupakan lanjutan operasi mantap praja pada momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta dalam rangka menciptakan kondisi aman bagi masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Operasi tersebut melibatkan 60 personel gabungan dari Brimob, Sabhara, Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polsek Metro Tanjung Priok.

AKBP Yuldi Yusman mengatakan ada 4 lokasi (TKP) yang menjadi sasaran operasi premanisme di Jakarta Utara.

'Kita lakukan razia ini sebagai bagian dari instruksi Kapolda Metro Jaya untuk pencegahan terhadap tindak kerawanan di tengah masyarakat, termasuk mereka yang tidak memiliki identitas pengenal," kata AKBP Yuldi Yusman di Mapolsek Metro Tanjung Priok, Rabu (3/5/2017) siang.

Sementara itu, Kapolsek Metro Tanjung Priok, Kompol France Siregar,  menambahkan, untuk mencegah adanya aksi premanisme, pihaknya telah melakukan sejumlah operasi setiap saat. Mengingat, wilayah tersebut kerap menjadi sasaran aksi premanisme.

“Kita tak pernah henti untuk melakukan razia premanisme, agar tak tumbuh di wilayah Tanjung Priok,” ucap Kapolsek.Operasi preman rencananya akan dilanjutkan di kawasan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar