14 Mei 2017

Pengedar Narkoba Lompat dari Loteng Saat Disergap Polisi di Ciledug

Minggu, 14 Mei 2017 08:39 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang pengedar narkotika jenis shabu, Amsori, 41 tahun, nekat mencoba kabur dengan cara melompat dari loteng saat digerebek petugas Polsek Metro Kembangan di wilayah Ciledug, Tangerang. Namun saat petugas mengancam akan menembak, pelaku ketakutan dan meminta ampun.

Amsori disergap polisi di rumah kontrakan Jalan Shinta, Larangan Indah, Ciledug, Tangerang, Banten, pada Jumat (12/5/2017) malam. Pengedar sabu tersebut saking ketakutan akan ditembak malah menangis minta ampun.

Petugas yang menggeledah kontrakan menyita barang bukti berupa 13 paket shabu seberat 43 gram dan dua bendel plastik klip serta satu tas dan timbangan digital kecil. Sepeda motor milik tersangka, Honda Scoopy warna hitam B 6516 BIA diduga hasil bisnis narkoba, diamankan petugas.

Plh Kapolsek Metro Kembangan, Kompol Supriadi SH, MH mengatakan, penangkapan tersangka Amsori alias Botak itu berkat infoemasi dari masyarakat. Setelah pihaknya melakukan penyelidikan, Jumat sore diketahui Amsori berada di kontrakannya.

“Kami yakin tersangka masih di kamar diduga sedang meracik shabu menjadi paketan,” jelas Kompol Supriadi.

Ketika digerebek dan petugas merangsek masuk kontrakan, seseorang dipastikan tersangka naik ke loteng. “Petugas meminta tersangka menyerah malah nekat melompat,” papar Kompol Supriadi. Namun ketika petugas mengancam akan menembaknya, tTersangka ketakutan mengangkat kedua tangannya dan menangis minta ampun.

“Pak, barang-barang ini cuma titipan. Saya hanya dikasih komisi sebesar Rp1 juta,” kata tersangka Amsori kepada petugas. Pria tersebut kemudian dibawa mobil polisi disaksikan massa sekitar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar