04 Mei 2017

Polres Metro Tangerang Kota Gerebek Rumah Memproduksi Miras Oplosan di Karang Tengah

Petugas teliti tempat produksi miras oplosan
Kamis, 4 Mei 2017 09:08 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polres Metro Tangerang menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat pembuatan miras oplosan di Perumahan Duren Villa, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Puluhan drum miras ditemukan dalam penggerebekan tersebut.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan penggerebekan dilakukan pada Kamis (4/5/2017) dinihari tadi. ‎Selain menyita barang bukti, pihaknya juga mengamankan pemilik rumah, Chong Buy Cung, 46 tahun.

“Barang bukti yang disita berupa 23 drum Ciu proses vermentasi, 16 drum ciu matang, ratusan botol miras siap edar, bahan-bahan pembuat miras beserta alat pembuatannya,” kata Kapolres.

“Lokasinya di kamar, di dalam kamar itu ada ruangan tersembunyi. Di situlah pemilik rumah memproduksi miras oplosannya,” kata Kapolres.

Selain ratusan liter miras oplosan, polisi juga menyita ratusan botol berisi miras siap edar. Bahan-bahan minuman berakhohol serta alat pembuatannya turut diangkut petugas ke kantor polisi.

“Miras-miras ini sudah siap diedarkan, Alhamdulillah berhasil kami gagalkan sebelum dipasarkan,” ungkap Kapolres.

Akibat usahanya memproduksi miras oplosan, Chong Buy diduga telah melanggar UU Pangan dan UU Perlindungan Konsumen, Permendag nomor 6 tahun 2015 tentang miras dan Perda nomor 7 tahun 2005 tentang larangan peredaran miras di Kota Tangerang.

“Keterangan pemiliknya mengaku produksi ilegalnya sudah berjalan selama satu tahun. Pengakuannya miras ini untuk acara keagamaan. Apapun alasannya, usahanya ini ilegal,” ungkap Kapolres.

Hingga sampai saat ini polisi masih memeriksa pemilik rumah. Seluruh barang bukti kemudian diangkut ke dalam truk untuk dibawa ke Satnarkoba Polres Metro Tangerang Kota.

Polisi teliti miras oplosan yang disita dari rumah yang dijadikan pabrik (imam)
“Sampel miras oplosan ini akan kita tes untuk mengetahui kadar alkhoholnya. Tapi dari pengakuan pemiliknya kandungan alkhoholnya mencapai 40 persen.” ujar Kapolres.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar