17 Mei 2017

Polres Metro Tangerang Kota Razia Hotel & Warung Remang-Remang, Sita Ratusan Botol Miras

Polisi saat sedang mengamankan miras hasil razia (Foto: Rikhi Ferdiyan/Okezone)
Rabu, 17 Mei 2017 07:55 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas dari Unit Shabara Polres Metro Tangerang Kota merazia sejumlah warung remang-remang dan hotel pada Selasa (16/5/2017) malam. Razia tersebut dilakukan guna menjaga kondusifitas wilayah jelang bulan ramadhan.

Pada razia Selasa malam, petugas sebanyak 40 personel dengan senjata lengkap diterjunkan ke tiga titik yang menjadi target polisi. Warung remang-remang di kawasan Situ Bulakan Villa Grand Tomang Tangerang, menjadi tempat pertama yang di razia petugas.

Kedatangan petugas yang tiba-tiba ini sempat membuat para pengunjung panik. Polisi juga memeriksa identitas sejumlah pemandu karaoke dan pengunjung yang ada di warung remang-remang ini. Selain itu petugas juga mendapati beberapa orang yang tengah asyik menenggak minuman keras.

"Sasaran kita malam ini memang pada miras dan narkoba. Tadi juga kita periksa beberapa orang yang kedapatan sedang minum miras, tetapi mereka mengaku miras tersebut dibeli dari luar," tutur Wakasat Shabara Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Akhir Budiawan.

Dari situ, petugas melanjutkan operasinya ke hotel Flamboyan di Jalan Sintanala No. 35, Neglasari, Mekarsari, Kota Tangerang. Di tempat ini petugas merazia seluruh kamar dan memeriksa identitas para tamu hotel yang menginap.

"Tadi juga kita periksa seluruh kamar hotel dan beberapa diantaranya kita gledah namun tidak kita temukan barang-barang yang mencurigakan," ucapnya.

Tak berhenti sampai disitu, kemudian petugas melanjutkan operasi cipta kondisi ini ke kawasan Bojong Renget, Kecamatan Teluknaga, Kota Tangerang, yang berbatasan langsung dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Sejumlah warung remang-remang dan warung penjual jamu di kawasan ini juga tak luput dari razia petugas. Hasilnya, petugas berhasil menemukan lebih dari 500 botol minuman keras yang disimpan oleh si pemilik warung di dalam gudang.

"Kita temukan ratusan botol miras yang disimpan di dalam gudang warung. Ini sudah jelas melanggar, karena Kota Tangerang sendiri punya perda tentang pelarangan penjualan miras. Ratusan miras ini akan kita bawa untuk kemudian akan dimusnahkan," tandasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar