31 Juli 2017

Razia Polsek Metro Cilandak Tangkap Pembuang Bungkus Rokok Berisi Ganja

Petugas menyita tempat makan berisi ganja serta bungkus rokok isi seliting ganja siap pakai. (angga)
Foto Ilustrasi

Senin, 31 Juli 2017 15:04 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polsek Metro Cilandak yang tengah menggelar razia menangkap empat pemuda yang membuang bungkus rokok dari dalam mobil ke jalanan di kawasan Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (30/7/2017) malam. Empat orang itu ditangkap bukan gara-gara membuang sampah sembarangan, tapi karena terlibat narkoba jenis ganja.

Kapolsek Metro Cilandak, Kompol Sujanto, mengatakan, penangkapan keempat pria berawal saat polisi tengah melakukan razia di Jalan Fatmawati, Cilandak. Saat itu, terdapat sebuah mobil yang membuang bungkus rokok ke jalanan.

"Anggota curiga dengan adanya bungkus rokok yang di buang itu sehingga dilakukan penggeledahan dan kami temukan ganja," ujar Kapolsek kepada wartawan, Senin (31/7/2017).

Menurut Kapolsek, di dalam mobil tersebut terdapat tiga orang pria berinsial AF, 27 tahun, MF, 25 tahun, dan W, 30 tahun, yang akhirnya diamankan polisi. Dari ketiga orang tersebut polisi kemudian melakukan pengembangan hingga kepada si penjual narkoba.

"Hasilnya, kami kembali mengamankan satu orang pengedar berinisial GBK, 35 tahun, di kediamannya, Jalan Anggur Dalam, Cipete Selatan, Jakarta Selatan. Adapun total ganja yang diamankan lebih dari 7 gram," pungkasnya. 

Buron Sebulan, Gadis Remaja dan Dua Teman Pria Perampas Sepeda Motor Diringkus Polsek Metro menteng

Senin, 31 Juli 2017 14:33 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sebulan buron, gadis remaja bersama dua teman pria, pelaku perampas sepeda motor berhasil diringkus petugas serse Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, Senin. (31/7/2017) subuh.

Wanita remaja berinisial LN,17 tahun, tak berkutik ketika petugas Polsek Metro Menteng menciduk dari rumahnya di kawasan Senen, sedang dua teman prianya MR,18 tahun, dan RR,17 tahun, juga diamankan di kawasan Paseban, Senen, Jakarta Pusat.

Dari hasil pemeriksaan petugas, ketiga pelaku ini mengaku nekat merampas sepeda motor Honda Beat milik korban Muhamad Akbar Dalhats, warga Jalan Anyer, Menteng, Jakarta Pusat.

“Ya dari hasil berita acara. Pemeriksaan (BAP), pelaku mengaku nekat melakukan itu karena pingin mau main game di warung internt (Warnet).” kata Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, Kompol Irwansyah Putra.

Kompol Irwansyah Putra, menuturkan perampasan sepeda motor itu terjadi pada Jumat (2/6/2017) lalu sekira pukul 23:00 WIB, di Jalan Surabaya Timur. Korban M Akbar, ketika itu sedang mengendarai sepeda motor di TKP. Namun tiba-tiba, melintas sepeda motor berboncengan tiga yang dikemudikan wanita remaja.

Begitu melihat ada “mangsa” sepeda motor dikemudikan pria masih bocah tiba-tiba aja langsung dipepet dan dua teman prianya turun sambil menodong korban dengan senjata tajam. Pelaku langsung merampas dan membawa kabur sepeda motor Honda Beat milik korban.

Dan tak lama kemudian bocah yang jadi korban bersama orangtuanya melaporkan kejadian itu ke Polsek Metro Menteng.

Setelah kejadian itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Ronald Purba,SIK,Msi, begitu kejadian segera menyebarkan anggotanya untuk mengejar pelaku yang saat itu sudah diketahui ciri-cirinya. Berkat atensi pimpinan akhirnya petugas mengetahui alamat tempat tinggal para pelaku.

Pada Senin (31/7/2017) pagi tadi sekira pukul 04:00 WIB, petugas serse pimpinan Kompol Irwansyah Putra, berhasil menciduk ketiga pelaku dari rumah orangtuanya, dan kini pelaku digiring ke kantor polisi sedang satu sepeda motor mereka pakai saat melakukan kejahatan jenis Honda matic warna hitam juga disita petugas.

Sedangkan sepeda motor hasil rampasannya, pelaku mengaku sudah menjualnya ke penadah. “Dari pengakuan tersangka sepeda motor sudah dijual pada penadah seharga sekitar Rp 1 juta,” papar Kompol Irwansyah.

Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Pasutri Bandar Sabu

Polisi Tangkap DJ Freelance yang Nyambi Jualan Sabu
Senin, 31 Juli 2017 14:21 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Metro Jakarta Pusat membekuk pasangan suami istri (pasutri) bandar narkotika jenis sabu berinisial DD, 37 tahun dan DS, 23 tahun pada Selasa (25/7/2017) di bilangan Jalan KH Moh Mansyur, Jakarta Barat.

DD yang berprofesi sebagai Disk Jockey (DJ) Freelance di salah satu klub malam diamankan tepat di depan ruko di sekitar lokasi kejadian.

"Berawal dari info masyarakat, bahwa kemudian (pelaku beredar) ada di sekitar wilayah Jakbar, di depan sebuah ruko ditangkap dan diamankan. Di kantongnya ada sekitar 2,5 gram sabu. Kemudian, digeledah ada juga 1,5 gram sabu di saku bajunya," ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Suyudi Ario Seto di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Senin (31/7/2017).

Petugas kepolisian juga menggeledah kendaraan roda dua milik pelaku dan menemukan sekitar 1 kilogram sabu di jok sepeda motornya.

Lalu, polisi juga menggeledah kamar kost pelaku di daerah Jelambar, Jakarta Barat dan menemukan sebanyak 929 gram sabu.

Istri pelaku, DS yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga juga diinterogasi oleh petugas. Dari pengakuannya, ia bersama suaminya memiliki sekitar 3 kg sabu.

"Hasil pengembangan, ada narkoba jenis sabu dengan berat total sekitar 3 kg, tapi sudah dilempar ke bandar lain. Jadi total yang kami amankan barang buktinya ada 1,895 kg sabu," ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, keduanya sudah menjalankan bisnis haram sejak satu tahun yang lalu. Pihaknya masih menulusuri keberadaan seseorang yang merupakan pemasok sabu pasutri tersebut berinisial KS yang kini masih buron.

Keduanya akan dikenakan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 36 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman selama 20 tahun penjara.

Operasi Pekat Jaya 2017, Polsek Metro Tebet Tangkap 4 Pejudi saat Sedang Main Remi

Wakil Ketua DPRD Padang Ditangkap saat Judi Remi
Senin, 31 Juli 2017 12:25 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polsek Metro Tebet melakukan Operasi Pekat Jaya 2017 dengan sasaran  perjudian di wilayah Tebet pada Minggu (30/7/2017) dini hari. Dari operasi tersebut berhasil diamankan 4 orang yang ditemukan sedang bermain judi kartu remi di sebuah rumah di wilayah Tebet Timur Dalam.

"Telah dilaksanakan operasi pekat dengan sasaran perjudian di Jalan Tebet Timur Dalam III No 4, Jakarta Selatan pada hari Minggu 30 Juli 2017 sekira pukul 02.15 WIB dan diamankan 4 orang yang sedang main judi remi," kata Kapolsek Metro Tebet, Kompol Maulana J Karepesina kepada wartawan, Senin (31/7/2017).


"Telah diamankan 4 orang yaitu Kaf, 31 tahun, Sul, 26 tahun, Jam, 34 tahun, dan Yud, 34 tahun, berikut 5 buah barang bukti yaitu 2 set kartu remi, uang tunai di lapak sebanyak 388 ribu, uang tunai di kantong sebanyak 1,1 juta, HP, 2 buah KTP dan 1 SIM. Saat ini para pelaku masih dalam tahap pemeriksaan, (nanti) perkembangannya akan dilaporkan kembali," sebut Kapolsek.

Diketahui saat ini Polsek Metro Tebet sedang menggiatkan Operasi Pekat Jaya 2017 sampai tanggal 9 Agustus 2017. Setelah operasi pekat tersebut berakhir, Kapolsek menyebut akan terus menggalakkan operasi penyakit masyarakat untuk menekan angka kriminalitas di wilayah Tebet.

"Operasi pekat ini akan berakhir sampai tanggal 9 Agustus 2017. Namun untuk menekan angka kriminalitas di wilayah Tebet maka akan terus digalakkan operasi penyakit masyarakat," imbuh Kapolsek.

Tak Terima Ditegur Berhenti Mendadak, Sopir Angkot Keroyok Pelajar di Cempaka Putih

Senin, 31 Juli 2017 11:52 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polsek Metro Cempaka Putih mengamankan dua orang sopir angkot bernama Zainal Apriyanto, 31 tahun dan Satoha Siregar, 47 tahun, lantaran mengeroyok dua orang pelajar di Jalan Rawasari Selatan depan pengadilan agama Cempaka Putih Timur,  Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Sopir Angkot mengeroyok pelajar karena tak terima ditegur berhenti mendadak tanpa menyalakan lampu sein saat mengemudikan angkot.

Kasubbag Humas Polres Jakarta Pusat, Kompol Suyatno menjelaskan, pada Minggu 30 Juli 2017 malam sekira pukul 21.00 WIB, dua orang pelajar bernama Christopher Timothy, 17 tahun dan Garciano Pagliuca, 16 tahun, melintas di lokasi kejadian.


Saat keduanya berboncengan sepeda motor, tiba tiba angkot yang berada di depan keduanya berhenti mendadak tanpa menggunakan lampu sein dan pelapor hampir menabrak angkot tersebut. 

"Kemudian pelapor menegur sopir angkot tersebut namun terjadi cekcok dan tidak lama datang kurang lebih 6 orang laki-laki tidak dikenal yang di duga teman sopir angkot tersebut yang langsung mengeroyok korban," kata Kompol Suyatno kepada wartawan, Senin (31/7/2017).

Akibat pengeroyokan itu, kedua korban mengalami luka memar di kening kanan dan kepala bagian kiri, serta memar bawah mata kiri dan pelipis kiri.

"Selanjutnya korban melaporkan ke Polsek Cempaka Putih dan anggota reskrim langsung menindaklanjuti. Dua orang pelaku berhasil diamankan langsung di TKP," tutur Kompol Suyatno. 

Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Cyber Crime WN Cina di Empat Kota

Pelaku Kejahatan Siber di Bali
Senin, 31 Juli 2017 11:18 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, AKBP Didik Sugiharto mengatakan  penangkapan terhadap jaringan cyber crime yang melibatkan atau dilakukan oleh warga negara Cina terjadi di empat kota.

Selain di Jakarta, tim  Satgasus Polda Metro Jaya dan Mabes Polri juga menangkap jaringan cyber crime di Batam, Bali dan Surabaya. “Tim kami pecah ke semua lokasi,” kata AKBP Didik.  

AKBP Didik menuturkan, di Surabaya ada empat lokasi penggerebekan dengan menangkap 92 pelaku. Di Jakarta, polisi menggerebek sebuah rumah di Jalan Sekolah Duta Raya No. 5 Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu, 29 Juli 2017. 


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penggerebekan itu dilakukan oleh tim Satgasus Polri yang bekerja sama dengan kepolisian Cina.

Kabid Humas mengungkapkan ada 27 orang yang ditangkap dalam penggerebekan ini. Mereka seluruhnya adalah Warga Negara Cina dan telah melakukan cyber crime ini sejak Maret 2017.  "Modusnya mereka mengaku polisi atau kejaksaan dan memeras korban yang disebut terlibat kasus tertentu," ujarnya.


Sedangkan di Bali, polisi berhasil meringkus 31 orang, dengan rincian, 17 orang merupakan warga negara China, 10 orang warga negara Taiwan, dan 4 orang warga negara Indonesia.

Penyelundupan 13.600 Bibit Lobster Digagalkan di Bandara Halim Perdana Kusuma

Foto Ilustrasi

Senin, 31 Juli 10:35 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polres Metro Jakarta Timur bersama petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Halim Perdana Kusuma menggagalkan penyelundupan bibit lobster dari Batam pada Minggu (30/7/2017) sore. Bibit lobster tersebut disembunyikan di dalam koper.

"Kami temukan 13.600 ekor bibit lobster yang dikemas dalam 68 plastik dan dimasukkan ke dalam koper berwarna oranye," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Andry Wibowo, kepada wartawan, Senin (31/7/2017).

Kapolres menuturkan, pengungkapan penyelundupan lobster tersebut bermula ketika petugas Avsec Bandara Halim Perdanakusuma, Deny Saputra, mencurigai sebuah koper yang basah di dekat konter pengecekan barang.

"Akhirnya koper tersebut diperiksa dengan mesin X-ray, setelah diperiksa isi koper berupa cairan," ucap Kapolres.

Kemudian, koper langsung dibawa ke posko Avsec AP II. Akhirnya koper itu dibuka paksa oleh intel Lanud Halim, Serka Kholik, dan anggota Pospol Halim, Bripka Sarwono, dan ditemukan 13.600 ekor bibit lobster.

"Setelah kami lakukan penyelidikan koper tersebut dimiliki oleh A warga Batam. Saat ini anggota sudah menjemput yang bersangkutan di Batam untuk proses penyidikan lebih lanjut," kata Kapolres.

Kapolda Metro Jaya Silaturahmi ke Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)


Senin, 31 Juli 2017 09:52 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Aziz yang baru menjabat pada 26 Juli lalu, langsung melakukan kegiatan silahturahmi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kapolda mengunjungi rumah kediaman Ketua Umum (Ketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Maruf Amin di Jalan Deli Lorong 27 Nomor 42, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara pada Senin (31/7/2017) pagi.

"Bapak Kapolda hari ini datang untuk bersilahturahmi dengan para tokoh masyarakat dan tokoh agama di Jakarta, salah satunya adalah bapak kiai Maruf Amin," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Senin (31/7/2017) di depan kediaman Ketua Umum MUI.

Kabid Humas mengungkapkan keinginan Kapolda datang bersilahturahmi tersebut juga untuk membicarakan sejumlah gejolak dan potensi kerawanan yang tengah terjadi di kalangan umat Islam.

"Pesan beliau agar masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh isu berita dari media sosial yang belum teruji kebenarannya dan dibuat oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab," tambah Kabid Humas.


Polsek Ciledug Tangkap Pengedar Sabu, Sita 58 Paket Siap Edar

Barang bukti paket sabu saat ditimbang dengan timbangan elektronik.
Senin, 31 Juli 2017 09:41 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Jajaran Polsek Ciledug, Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengamankan pengedar narkoba. Dari para pelaku yang diamankan, polisi menyita 58 paket narkotika jenis sabu siap edar.

Kasubbag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Triyani menjelaskan pihaknya melakukan penggerebekan di rumah yang berlokasi, Jalan Karyawan, Karang Tengah, Tangerang pada Jumat (21/7/2017) lalu.

"Ada empat orang pelaku yang kami amankan," ujar Kompol Triyani. Para tersangka yang dibekuk di antaranya RH, 18 tahun, RB, 21 tahun, RP, 21 tahun, dan YD, 21 tahun. Mereka merupakan pengedar narkoba yang kerap beroperasi di wilayah Tangerang dan Jakarta.

"Kami menyita sejumlah barang bukti 58 paket sabu yang ditaruh dalam kemasan bungkus rokok," ucapnya.

Selain itu petugas juga mengamankan alat isap sabu, timbangan digital, serta 6 unit handphone. Polisi pun masih melakukan pengembangan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus tersebut. "Kami terus selidiki dari mana mereka mendapatkan barang ini," kata Kompol Triyani.

Berawal dari Mabuk Miras, Bakri Tewas Ditusuk Teman di Kalibaru

Kapolsek Cilincing Kompol Ali Zusron turun langsung ringkus pelaku pembunuhan. (Ilham)
Kapolsek Metro Cilincing, Kompol Ali Zusron berhasil menangkap pelaku penusukan Bakri, 32 tahun, hingga tewas
 
Senin, 31 Juli 2017 09:20 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Nyawa Bakri, 32 tahun, warga Jalan Kalibaru Barat RT 13/04 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara tidak dapat ditolong usai dirawat menjalani perawatan singkat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara pada Minggu (30/7/2017) pagi. Bakri pun dinyatakan tewas akibat racun yang berasal dari duri ekor ikan pari milik sahabatnya sendiri.

Kapolsek Metro Cilincing, Kompol Ali Zusron mengungkapkan peristiwa bermula dari pengembangan kasus atas kematian Bakri usai ditemukan warga tergeletak di kawasan Pelelangan ikan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara pada Minggu (30/7/2017) sekira pukul 05.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, antara lain Ahmad Fajrin, 27 tahun, Syarif, 35 tahun dan Menyeh, 30 tahun yang merupakan rekan korban sesama buruh sekaligus tetangga korban yang beralamat di Jalan Kalibaru Barat RT 13/04 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, kondisi Bakri masih hidup ketika ditemukan hingga dilarikan ke RSUD Koja.

"Setelah menerima pengaduan atas kejadian tersebut sekira pukul 05.30 WIB, Tim Opsnal gabungan Polres Metro Jakarta Utara dan Reskrim Polsek Metro Cilincing, melakukan cek TKP dan memeriksa ketiga saksi yang menolong korban," ungkap Kapolsek kepada wartawan pada Minggu (30/7/2017).

Dalam keterangan para saksi, diketahui kasus berawal dari pesta minuman keras yang digelar para buruh pelelangan ikan, termasuk korban dan kedua pelaku, yakni Sapudi alias Apus, 32 tahun, warga RT 14/04 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara dan Jahudi alias Jodi, 21 tahun, adik kandung Sapudi pada sekira pukul 01.00 WIB.

Awalnya, pesta minuman keras jenis angkur itu berlangsung menyenangkan, kedua pelaku, korban bersama-sama pemuda lainnya minum minuman keras hingga pukul 03.00 WIB. Namun, secara tiba-tiba terjadi cekcok mulut antara Bakri dengan Sapudi berkaitan dengan mengungkit-ungkit permasalahan masa lalu yaitu masalah bak ikan dan masalah sepeda motor serta pelaku memamerkan kepada korban kalau sekeluarga pernah membunuh orang.

"Selanjutnya terjadi perkelahian tangan kosong antara korban Bakri dengan Sapudi namun kejadian tersebut sempat dilerai oleh kawan-kawannya yang lagi sama-sama minum. Tapi, beberapa menit kemudian adik kandung pelaku datang dan langsung menusuk korban dengan menggunakan ekor ikan pari yang beracun," ungkap Kapolsek.

Melihat korban jatuh akibat luka tusuk dan mengalami pendarahan, kemudian korban dilarikan ke RSUD Koja oleh saksi bernama Ahmad Fajrin dengan menggunakan sepeda motor jenis Honda PT. Namun sayang, nyawa korban tidak dapat diselamatkan, korban dinyatakan meninggal dunia akibat racun sekira pukul 05.20 WIB.

"Segera setelah mendapatkan info dari beberapa saksi-saksi di TKP, selanjutnya sekira pukul 06.20 WIB salah satu pelaku atas nama Sapudi alias Apud diketahui tempat persembunyiannya dan dapat dilakukan penangkapan saat mencoba kabur menggunakan perahu sampan. Sementara adiknya, Jahudi alias Jodi masih dalam pengejaran," jelasnya.

"Diketahui, pelaku sapudi alias Apud merupakan DPO kasus pembunuhan yg terjadi tahun 2007, saat itu Kasus ditangani Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok," kata Kapolsek.

Terkait hal tersebut, pihaknya telah menyita sebuah barang bukti, yakni sebuah buntut atau ekor ikan pari beracun yang sudah diruncingkan dan pakaian korban. Para pelaku pun dijerat Pasal 338 KUHP tentang penganiayaan hingga menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman lebih dari 15 tahun penjara.

Polda Metro Jaya Tangkap 92 WNA China Pelaku Kejahatan Siber di Surabaya, Jawa Timur


Foto: Taufik Fajar/Okezone
Senin, 31 Juli 2017 08:09 WIB

PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Aparat Polda Metro Jaya mengamankan 92 orang Warga Negara Asing (WNA) China yang diduga terlibat dalam tindak pidana kejahatan penipuan dan pemerasan lintas negara lewat media sosial (medsos). Mereka diamankan dari rumah mewah di wilayah Surabaya, Jawa Timur.

Modus penipuan yang dilakukan oleh para pelaku adalah dengan mengintip harta calon korban, hingga berperan sebagai aparat hukum dan menipu korban dengan memberikan informasi palsu kepada korban bahwa ada anggota keluarganya yang terkena kasus pidana.

"Jadi yang diamankan ada 66 pria dan 26 perempuan warga negara China dan bawa ke sini (Polda Metro Jaya)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (30/7/2017).

Kabid Humas menjelaskan, sebelumnya petugas menggerebek empat lokasi di wilayah Surabaya, Jawa Timur  Petugas kepolisian berhasil mengamankan WN China dari tiga lokasi, sementara satu lokasi lagi nihil hasil.

Kabid Humas menjelaskan, modus para pelaku ini dengan berperan sebagai polisi, Jaksa atau petugas bank. Kemudian para pelaku ini mengatakan kepada korban bahwa sedang diselidiki karena terkait kasus pidana. Setelah para korban ketakutan, maka para sindikat ini meminta sejumlah uang agar dikirimkan kepada mereka.

"Jadi pelaku, dengan menggunakan data-data nasabah bank di China dan Taiwan, sindikat itu menghubungi para korban. Lalu mereka menyamar seolah-olah dari instansi penegak hukum di Taiwan," ujar Kabid Humas kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Minggu (30/7/2017).

Menurut Kabid Humas, pihaknya kini masih melakukan pengembangan untuk mengungkap keterlibatan WNI yang membantu para pelaku melakukan aksinya. "Para pelaku ini diduga sudah ada yang mengatur dan sengaja dipekerjakan oleh seseorang. Apalagi, mereka sama sekali tidak bisa berbahasa Indonesia."Tidak mungkinlah warga negara asing bisa tahu sedetail ini, bisa menyewa rumah dan lain-lain. Pasti ada yang membantu, nah ini yang sedang kami dalami," tutur Kabid Humas.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 31 Juli 2017

Senin, 31 Juli 2017 08:00 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin, 31 Juli 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri, Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

28 Juli 2017

Polres Metro Jakarta Timur Ringkus Pelajar yang Janjian Tawuran via Medsos

Jumat, 28 Juli 2017 10:56 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polres Metro Jakarta Timur meringkus tiga pelajar SMA yang hendak tawuran di kawasan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Kamis (27/7/2017) sore. Saat digeledah, polisi menemukan senjata tajam rakitan yang diduga hendak digunakan untuk menyerang pelajar sekolah lain.

Dikutip dari tayangan Liputan6 Malam SCTV, Jumat (28/7/2017), aksi tersebut terbongkar setelah tim Cyber Polri mendapat informasi melalui media sosial (medsos) akan adanya tawuran oleh dua kelompok pelajar.

Tim Satuan Gerak Cepat Polres Metro Jakarta Timur pun langsung melakukan penyisiran dan menemukan pelaku yang hendak tawuran. Kini, ketiga pelajar harus mendekam di tahanan Polsek Metro Jatinegara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tawuran, Dua Pelajar SMK di Depok Luka Sabetan Senjata Tajam

tawuran3
Jumat, 28 Juli 2017 10:48 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Tawuran antar kelompok pelajar SMK dari dua sekolah yang berbeda, terjadi di Taman Lembah Gurame, Depok Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok, Kamis (27/7/2017) petang. Akibatnya, ada dua pelajar yang jadi korban sabetan senjata tajam.

Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Hamonangan Nadapdap mengatakan dua pelajar yang menjadi korban sabetan senjata tajam masing-masing berinisial I, 16 tahun dan T, 16 tahun. Keduanya merupakan siswa dari salah satu SMK swasta yang ada di Kota Depok.

"Si I mengalami luka bacok di telapak tangan hingga tembus mengenai tulang. Sedangkan T luka di bagian dengkul kaki kiri dengan enam jahitan," kata Kapolsek saat dihubungi, Jumat (28/7/2017).

Saat terjadi tawuran, kata Kapolsek, I dan T bersama dengan sekitar 13 rekannya yang lain bentrok dengan sekitar 20 pelajar dari sekolah yang berbeda.

Ada beberapa pelajar yang menurut keterangan saksi membawa senjata tajam. Menurut Kapolsek, para pelajar yang terlibat tawuran langsung melarikan diri saat polisi tiba di lokasi. Saat itulah, polisi mendapati ada dua orang pelajar yang tersungkur dengan luka-luka di tubuhnya. "Keduanya masih mengenakan seragam," ujar Kapolsek.

Hingga kini petugas masih memburu para pelajar yang terlibat tawuran tersebut. Sementara itu, I dan T masih menjalani perawatan di RS Bhakti Yudha, Depok.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Amankan 10 Pria Diduga Calo di Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjung Priok

Polisi Tangkap 10 Orang yang Diduga Calo Imigrasi Tanjung Priok
Jumat, 28 Juli 2017 09:08 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar operasi Pekat Jaya 2017. Dalam operasi kepolisian memberantas penyakit masyarakat pada Kamis (27/7/2017) sore, petugas mengamankan 10 orang yang diduga menjadi calo di Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjung Priok.

"Telah diamankan 10 orang laki-laki yang kedapatan diduga melakukan kegiatan percaloan di halaman Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjung Priok, Ruko Enggano, Pelabuhan Tanjung Priok," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Roberthus De Deo kepada wartawan, Jumat (28/7/2017).

Lebih jauh Kapolres menjelaskan, operasi tersebut digelar selama dua jam, dari pukul 15.00-17.00 WIB dengan melibatkan 15 personel.

Sementara kesepuluh pria yang diamankan dari lokasi berbeda, kini diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok. Mereka diamankan untuk diberi pengarahan.

"Yang diamankan HA, 38 tahun, LOJ, 37 tahun, RP, 47 tahun, dan AMA, 52 tahun, yang merupakan warga Koja. Ada juga BP, 47 tahun, asal Cakung, AC, 42 tahun dan MA, 49 tahun, dari Kelapa Gading, ARH, 42 tahun, warga Bekasi, LHB, 67 tahun, dari Warakas, dan SH, 31 tahun, asal Indramayu. Mereka kini di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok untuk didata dan diberi arahan oleh piket Binmas," kata Kapolres.

Rencana Aksi Massa 287, Polda Metro Jaya Siapkan Pengaturan Lalu Lintas

Jumat, 28 Juli 2017 08:03 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polda Metro Jaya menyiapkan pengalihan arus lalu lintas kendaraan saat berlangsung aksi massa "287" yang memprotes Peraturan Pemerintah Pengganti Perundang-undangan (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

"Rencana pengalihan arus secara situasional di sepanjang jalan yang dilalui massa aksi," kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Kasubdit Bin Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto di Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Rencana massa sebanyak 5.000 orang akan aksi jalan kaki dari Masjid Istiqlal menuju Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) usai shalat Jumat.

Untuk mengantisipasi terjadi kemacetan, pihak kepolisian akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan pengalihan arus kendaraan di sepanjang jalan yang dilalui massa. 

Pengalihan arus meliputi kendaraan dari Jalan Lapang Banteng menuju Jalan Veteran dibelokkan ke kanan Jalan Pos.

Kendaraan dari Jalan Medan Merdeka Timur menuju Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira.

Kendaraan dari Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Kebon Sirih atau Tanah Abang.

Selanjutnya, kendaraan dari Jalan Abdul Muis lurus menuju Jalan Harmoni dan Jalan Fachrudin, serta sebaliknya.

Satgas Rajawali Polres Metro Jakarta Timur Gerebek Toko Jamu Memproduksi Miras Oplosan Gunakan Thinner di Ciracas

Miras oplosan berkedok jamu berhasil dibongkar.
Jumat, 28 Juli 2017 07:39 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Satgas Rajawali Polres Metro Jakarta Timur menggerebek toko jamu memproduksi miras oplosan di wilayah Ciracas, Jakarta Timur. Mereka meracik minuman dengan bahan campuran menggunakan THINNER DESTILATE.

Penggerebekan pabrik miras oplosan berkedok toko jamu ini bermula ketika Satgas Rajawali melakukan patroli mobil Cipta Kondisi dengan sasaran geng motor, balap liar, senpi, sajam, miras, narkoba, serta pelaku kejahatan jalanan lainnya di Jakarta Timur pada Kamis (27/7/2017) dini hari.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Andry Wibowo mengatakan, saat itu, Satgas Rajawali dengan melakukan pemeriksaan, penggeledahan kepada anak anak muda yang nongkrong di depan warteg dan toko jamu yang terletak disamping Warteg tepatnya di depan sekolah PB Sudirman Cijantung, Jalan Raya Bogor RT 01/01, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

"Dari hasil penggeledahan di lokasi tersebut ditemukan cairan THINNER DESTILATE untuk campuran miras oplosan sebanyak sembilan drum total kurang lebih 1.900 Liter dan tiga buah Jerigen Miras Oplosan," kata Kapolres kepada wartawan, Kamis (27/7/2017).

Sementara itu, lokasi tempat pembuat miras tersebut yang dijaga oleh dua pemuda yang diketahui bernama Bahri Madona, 34 tahun dan Gusnaldi, 27 tahun, saat dinterogasi, keduanya mengatakan bahwa pemilik toko tersebut bernama Rizal, namun pemilik toko tidak ada di lokasi, saat penggeledahan.

"Menurut keterangan kedua karyawan toko miras yang berkedok sebagai penjual jamu, mereka sudah beroperasi, selama dua tahun lebih," katanya.

Selanjutnya, miras oplosan tersebut diamankan di Komando Polres Metro Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 28 Juli 2017

Jumat, 28 Juli 2017 07:36 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat, 28 Juli 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Museum Mabes Polri
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri, Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Polres Metro Tangerang Kota Gerebek Pabrik Senpi Rumahan

Polisi Gerebek Pabrik Senpi Rumahan di Tangerang
Jumat, 28 Juli 2017 07:15 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polres Metro Tangerang Kota membongkar kasus perdagangan senjata api (senpi) ilegal di Kota Tangerang. Harga senpi ilegal ini dijual mulai dari Rp1-5 juta untuk satu unit senpi. 

Kapolres Metro Tangerang Kota,  Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, terungkapnya kasus perdagangan senpi ini berawal dari tertangkapnya seorang warga berinisial JA,di Buaran, Kota Tangerang.


"JA ini kedapatan membawa senpi tanpa surat izin yang tersimpan di balik tubuhnya," kata Kapolres kepada wartawan pada Kamis (26/7/2017).

Dari keterangan JA, petugas melakukan pengembangan di lapangan. Penyelidikan membawa polisi ke tempat tinggal Iwan, di wilayah Bogor, perakit dan penjual senpi rumahan.

"Selain Iwan, kami juga menangkap Edy yang juga yang mahir membuat senjata api dengan memodifikasi airsoft gun menjadi senjata api, dan satu pembeli berinisial IW," ujarnya.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita sejumlah senpi rakitan berbagai jenis, beserta pelurunya. Mulai dari senpi laras panjang, senpi laras pendek jenis revolver dan FN, serta senpi laras panjang mini.

"Para pelaku mengubah senapan angin jadi senpi laras panjang, dan airsoft gun menjadi senpi laras pendek jenis revolver dan FN. Kami juga mengamankan 135 peluru tajam," ungkap Kapolres.

Tidak hanya itu, polisi juga menyita alat pembuat senjata api seperti bor, obeng, pipa besi, hingga paku baja. Dengan alat-alat sederhana itu, para tenaga terampil mengubah airsoftgun menjadi senpi.

Menurut Kapolres, kedua pelaku masing-masing punya peran berbeda. Iwan bertugas menjual senjata api rakitan, dan Edy yang merakit hingga memodifikasi airsoft gun maupun senapan angin menjadi senpi.

Iwan salah seorang pelaku mengaku, menjajakan senjata api ilegal dari mulut ke mulut dengan 'menjual nama' Perbakin.

"Saya mendapatkan senjata api itu dari Edy. Dia berperan memodifikasi sejumlah airsoft gun menjadi senpi. Saya anggota Perbakin, dan bagian darinya. Saya punya kartu anggotanya," kata Iwan.

Sementara itu, Edy menuturkan, senpi hasil produksinya dijual dengan harga cukup murah, mulai Rp1-5 juta, tergantung dari kualitas barangnya. Semakin mendekati pabrikan, maka semakin mahal juga.

"Harganya Rp1-5 juta. Tapi tergantung pemesan maunya seperti apa. Ada yang minta airsoft gun dijadikan senpi, ada juga senapan angin menjadi senpi," ucap Edy.

Akibat perbuatanya pelaku dijerat Undang-Undang Darurat No 12/1951 tentang Kepemilikan Senjata Api dan Bahan Peledak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun atau seumur hidup. 

27 Juli 2017

Tendang Polisi Saat Ditangkap, Satu dari Tiga Pencuri Handphone di Pagedangan Ambruk Ditembak

Lawan Polisi, 1 Pencuri HP Ditembak di Tangsel
Kamis, 27 Juli 2017 08:58 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polres Tangerang Selatan menangkap tiga sekawan yang terlibat aksi pencurian handphone (HP) milik buruh di proyek pembangunan Kantor Kecamatan Pagedangan, Jalan Raya Pagedangan, Desa Pagedangan, Tangerang. Salah satunya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan dengan menendang polisi saat akan ditangkap.

Pelaku masing-masing bernama Nuryadi alias Tektek, 19 tahun, Endang Hidayat, 32 tahun, dan Syahroni Rusmawan alias Moheng, 18 tahun. Mereka beraksi mencuri 3 HP sekaligus milik korbannya di sebuah proyek pembangunan kantor Kecamatan Pagedangan, Jalan Raya Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Informasi yang dihimpun, pencurian berlangsung pada Rabu 19 Juli 2017 sekira pukul 01.00 WIB. Ketika itu, para korban tengah terlelap di dalam kamar, sedangkan 3 unit hpnya tergeletak di samping tempat tidur.

"Ketiga pelaku membagi tugas, tersangka NU masuk ke dalam kamar korban dan mencuri 3 unit HP, tersangka EN bersiaga di atas sepeda motornya di luar proyek, sedangkan tersangka SR mengawasi di samping bangunan proyek," terang Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho Hadi di Tangsel, Rabu 26 Juli 2017.

Korban sendiri baru menyadari jika telfon selulernya telah raib dicuri saat bangun tidur sekira pukul 06.00 WIB. Beberapa saksi di sekitar lokasi sempat ditanyakan soal keberadaan HP-nya, namun tak ada satupun yang mengetahui pencurian itu.

Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke polisi sekira pukul 10.00 WIB, dengan Nomor : LP/492/K/VII/2017/ResTangsel, 19 Juli 2017.

Berdasarkan laporan itu, anggota Satreskrim Polres Tangsel segera melakukan penyelidikan. Akhirnya tiga bandit berhasil dibekuk pada Selasa 25 Juli 2017 sekira pukul 19.25 WIB. Pelaku Nuryadi pun terpaksa ditembak setelah melawan petugas yang hendak menangkapnya.

"Karena melawan, satu pelaku kita lumpuhkan dengan timah panas pada kaki kanannya. Barang bukti yang kita sita adalah satu unit Hp dan satu dus Hp," sambung AKP Alexander.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 KUHP Tentang Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan. Mereka lantas digelandang ke Mapolres Tangsel guna menjalani proses pemeriksaan. 

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 27 Juli 2017

Kamis, 27 Juli 2017 08:03 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis, 27 Juli 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Pusdiklat LAN Pejompongan
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri, Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Polsek Metro Tebet Tangkap Pasutri Karena Gunakan Sabu

Ilustrasi sabu
Kamis, 27 Juli 2017 07:58 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polsek Metro Tebet menangkap pasangan suami istri (pasutri) Muhamad Amali, 36 tahun dan Herlina, 38 tahun, serta satu rekan mereka, Dimas Satibi, 20 tahun, karena kedapatan menggunakan narkotika jenis sabu di sebuah rumah, di Gang Subur Nomor 15, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (26/7/2017).

Kapolsek Metro Tebet,  Kompol Maulana Jali Karepesina mengatakan, ketiganya ditangkap dengan barang bukti 2,32 gram sabu.

"Pada pukul 15.00 WIB kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa di rumah tersangka sering diadakan pesta narkoba jenis sabu," kata Kapolsek, melalui keterangan tertulis, Rabu malam.

Anggota polisi yang menerima informasi kemudian mendatangi rumah yang dimaksud. Saat ditangkap, ketiganya tidak melawan dan tidak bisa mengelak ketika polisi menemukan empat plastik isi sabu, timbangan elektronik, klip plastik, dan sendok plastik.

Ketiganya saat ini ditahan di Mapolsek Metro Tebet dan polisi tengah mengembangkan asal usul sabu yang diamankan.

Pembunuhan Ibu Rumah Tangga di Cikarang Terungkap, Pelaku Ternyata Suami Korban

Kamis, 27 Juli 2017 07:33 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito mengatakan, polisi tak butuh lama mengungkap kasus pembunuhan Rosida, 28 tahun, di Kampung Bugel Salam RT 01/03, Desa Serta Jaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Menurut dia, pelakunya tak lain merupakan suaminya sendiri. "Ikut mengantar ke rumah sakit hanya alibi," kata dia.

Menurut AKBP Rizal, polisi mengungkap kasus tersebut setelah melakukan penyelidikan, dengan memintai keterangan sejumlah saksi. Hasilnya, pelaku dicurigai merupakan suaminya sendiri, karena orang terakhir bersama dengan korban. "Tersangka sudah mengakui perbuatannya," ujar dia. 

Adapun motifnya, kata AKBP Rizal, tersangka nekat melakukan penganiayaan lantaran dibakar api cemburu. Sebab, korban bekerja sebagai pelayan di sebuah tempat hiburan malam. Karena itu, keduanya terlibat cek-cok mulut hingga berujung pada penganiyaan korban. "Kami masih mendalami motifnya," kata dia.

Tersangka kini mendekam di sel tahanan Polsek Cikarang Timur untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Penyidik menjeratnya dengan pasal 351 Kitab Undang-undang Hukum Pidana ancamannya di atas 10 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu rumah tangga ditemukan tergeletak dengan kondisi luka lebam di sekujur tubuhnya di rumah kontrakannya di Kampung Bugel Salam RT 01/03, Desa Serta Jaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa (25/7/2017) malam. Korban diketahui bernama Rosida, 28 tahun, akhirnya meninggal dunia saat dibawa warga menuju rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan.

Peristiwa berawal pada Selasa (25/7/2017) petang, warga sekitar sempat mendengar suara gaduh atau keributan di rumah kontrakan korban. Beberapa jam kemudian, karena penasaran, warga selanjutnya mengetuk pintu rumah Rosida untuk mengeceknya.

Lantaran pintu rumah tak kunjung dibuka, warga berinisiatif mendobrak rumah korban.Warga terkejut saat mendapati korban telah tergeletak di ruang depan rumah kontrakan. Warga yang melihat kejadian itu, langsung membawa korban ke Rumah Sakit Sentra Medika Pasir Gombong Cikarang Utara. Namun, setibanya di rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia. 


Terpergok, Pistol Pelaku Curanmor di Bekasi Terjatuh

Kamis, 27 Juli 2017 07:22 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sepucuk senjata api rakitan milik dua pencuri sepeda motor (curanmor) di Jalan Siliwangi kilometer 5,5, Kelurahan Bojongrawalumbu, Kota Bekasi, terjatuh usai melarikan diri karena aksinya kepergok korbannya, Selasa (25/7/2017) malam.

"Pelaku panik karena kepergok korbannya," kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Rabu, 26 Juli 2017.

Kompol Erna mengatakan, dua pencuri itu diteriaki maling oleh korbannya, Rudiyanto, 26 tahun, yang nyaris kehilangan sepeda motor.

Menurut Kompol Erna, Rudiyanto kaget ketika menonton televisi bersama dengan istrinya, Ika Paramitasari, melihat sepeda motor jenis Honda Beat raib dari parkiran di samping kios nasi goreng. "Ketika diperiksa, satu orang tak dikenal tengah menuntunnya untuk dibawa kabur," katanya.

Spontan, Rudiyanto berteriak maling. Mendengar teriakan itu, pelaku menjatuhkan sepeda motor yang telah dirusak kunci stangnya tersebut. Diduga pelaku spesialis pencuri sepeda motor tersebut bergegas melarikan diri ke arah temannya yang sudah menunggu di atas sepeda motor.

"Modusnya mencari sasaran, kemudian setelah dapat kunci stang dirusak dengan kunci leter T," ujar Kompol Erna.

"Pelaku kabur ke arah kota," tambahnya.

Seorang anggota Bina Kemasyarakatan di Kepolisian Sektor Bekasi Timur, Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Saeful Bahri yang melihat mencoba mengejar dua pelaku tersebut. Namun, hanya beberapa ratus meter, ia kehilangan jejak.

"Saya kembali lagi ke lokasi kejadian," ujar Aiptu Saeful.

Ketika melakukan olah tempat kejadian perkara, Aiptu Saeful menemukan sepucuk senjata api rakitan berikut empat butir peluru. Diduga kuat pistol tersebut milik pelaku, karena ditemukan tepat di lokasi pelaku menjatuhkan sepeda motor.

"Tidak ada letusan dari lokasi kejadian, sehingga tidak ada korban," kata dia.

Adapun barang bukti sepucuk senjata api tersebut kini disita oleh penyidik Reserse Kriminal Polsek Bekasi Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.Kepolisian menduga pelaku merupakan spesialis pencuri sepeda motor.

26 Juli 2017

Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas dengan Luka Lebam di Sekujur Tubuh

Ibu Rumah Tangga Tewas dengan Luka Lebam di Kabupaten Bekasi
Foto ilustrasi

Rabu, 26 Juli 2017 14:00 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang ibu rumah tangga ditemukan tergeletak dengan kondisi luka lebam di sekujur tubuhnya di rumah kontrakannya di daerah Kabupaten Bekasi, Selasa (25/7/2017) malam. Korban diketahui bernama Rosida, 28 tahun, akhirnya meninggal dunia saat dibawa warga menuju rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan.

Kasus tewasnya Rosida terjadi di sebuah rumah kontrakan, di Kampung Bugel Salam RT 01/03, Desa Serta Jaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Peristiwa berawal pada Selasa (25/7/2017) petang, warga sekitar sempat mendengar suara gaduh atau keributan di rumah kontrakan korban. Beberapa jam kemudian, karena penasaran, warga selanjutnya mengetuk pintu rumah Rosida untuk mengeceknya.

Lantaran pintu rumah tak kunjung dibuka, warga berinisiatif mendobrak rumah korban.Warga terkejut saat mendapati korban telah tergeletak di ruang depan rumah kontrakan.

Warga yang melihat kejadian itu, langsung membawa korban ke Rumah Sakit Sentra Medika Pasir Gombong Cikarang Utara. Namun, setibanya di rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia. Diduga, korban meninggal dunia saat masih berada di rumah kontrakannya.

Oleh petugas kepolisian, jenazah Rosida kemudian dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk keperluan penyelidikan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito mengatakan, korban tewas karena mengalami luka lebam dan luka cakar di beberapa bagian tubuhnya.

Menurut AKBP Rizal, di kedua kelopak mata dan dagu serta punggung korban terdapat luka lebam. Sementara di kedua paha dan betisnya terdapat luka cakar yang cukup panjang.

“Kemungkinan korban dianiaya dengan tangan kosong dilihat dari luka yang dialaminya. Meski begitu, petugas masih mencari alat bukti lain untuk mengungkap pelakunya,” katanya.

Sampai saat ini, kata AKBP Rizal, polisi masih mendalami keterangan saksi-saksi dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap identitas tersangka. Namun berdasarkan keterangan warga sekitar, korban merupakan istri siri, pria berinisial E.

Sampai Rabu siang polisi masih menggali keterangan E untuk mengungkap kematian istri sirinya. Apabila tertangkap, pelaku akan dijerat Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang dengan hukuman penjara hingga 10 tahun.

Permukiman Padat Penduduk di Jalan Kembang Sepatu Senen Terbakar

Permukiman Padat Penduduk di Senen Terbakar
Rabu, 26 Juli 2017 13:43 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di kawasan padat penduduk di Jl. Kembang Sepatu, Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (26/7/2017) siang sekira pukul 12.30 WIB.

"Kebakaran tepat di belakang bekas bioskop Senen," kata Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Suyatno, Rabu (26/7/2017).

Kompol Suyatno menjelaskan, penyeban peristiwa kebara belum diketahui lantaran masih dalam proses pemadaman oleh petugas pemadam kebakaran. "Ada 30 unit damkar sudah diterjunkan ke lokasi. Soal korban belum ada laporan sekarang masih pemadaman," pungkasnya.

Polsek Metro Tebet Amankan Pencuri Baterai PT. Telkom

Baterai gardu Telkom yang ditemukan polisi di eks SPBU Tebet, Rabu (26/7/2017).
Rabu, 26 Juli 2017 12:57 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ -  Polsek Metro Tebet mengamankan satu dari dua pelaku pencurian baterai milik PT Telkom di Tebet Jakarta Selatan, Selasa (25/7/2017) malam. Tersangka bernama Andri Sianturi, 26 tahun, ditangkap petugas PT Telkom yang memergoki tersangka bersama rekannya sedang mengambil baterai yang terpasang di gardu MSAN MRP Telkom STO Tebet, Jalan Tebet Utara Dalam IV.

Kapolsek Metro Tebet, Kompol Maulana Jali Karepesina menuturkan pencurian itu terjadi Selasa (25/7/2017) malam sekira pukul 23.47 WIB. Tersangka diserahkan ke Polsek pada Rabu (26/7/2017) dinihari.

Menurut keterangan, saat itu petugas PT Telkom bernama Saipulloh memergoki Andri dan rekannya sedang mengambil baterai yang terpasang di gardu MSAN MRP Telkom STO Tebet, Jalan Tebet Utara Dalam IV.

"Diteriaki kemudian kemudian melarikan diri naik motor," kata Kapolsek melalui pesan singkat, Rabu (26/7/2017).

Saipulloh kemudian mengejar Andri dan rekannya. Pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor B 3012 TKK. Andri pun berhasil ditangkap, sedangkan rekannya bernama Dedi berhasil melarikan diri. Andri kemudian digelandang ke Mapolsek Metro Tebet pada Rabu dini hari.

Dari tangannya, polisi menyita baterai MSAN MRP Telkom, dua buah obeng, sebuah gerinda potong, dan sepeda motor yang dikendarainya. Polisi saat ini masih meminta keterangan dari Andri. "Sementara masih dalam pemeriksaan," kata Kapolsek.

Polsek Metro Cakung Gerebek Warung Kelontong Jual Miras Oplosan

Hasil gambar untuk foto miras oplosan disita polsek cakung
Foto ilustrasi

Rabu, 26 Juli 2017 08:48 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polsek Metro Cakung menyita puluhan botol serta satu galon miras oplosan dari salah satu warung kelontong di Jalan Tinggi RT 01/03, Cakung, Jakarta Timur.

"Penyitaan ini merupakan tindak lanjut dari keresahan masyarakat mengenai banyaknya kelompok remaja yang menenggak miras oplosan," kata Kapolsek Metro Cakung, Kompol Sukatma pada Selasa, 25 Juli 2017 kemarin.


Kapolsek menambahkan, pihaknya menyita satu jeriken bahan baku oplosan, enam kantong plastik miras racikan serta 15 botol air  miras siap edar yang disita dari seorang pemilik bernama Rizal. 

"Ada juga puluhan miras lain yang kami sita dari seorang bernama Nico. Kurang lebih ada 20 plastik, satu galon miras oplosan, 10 botol miras intisari yang rencananya akan dijadikan bahan oplosan," lanjutnya.

Kapolsek menegaskan, petugas akan selalu menggelar operasi serupa dengan jumlah dan skala personel lebih banyak dengan bekerja sama jajaran tiga pilar Kecamatan Cakung. 

"Operasi ini akan berjalan terus untuk menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polsek Cakung. Kami juga akan mengawasi beberapa toko yang masih nekat menjualnya," tegas Kapolsek.

Pengedar Sabu Ditangkap Saat Akan Transaksi di Pom Bensin

Transaksi di Pom Bensin, Pengedar Sabu Ditangkap Polisi
Barang bukti sabu yang disita dari pengedar ditangkap di Pom Bensin Jl. TB Simatupang, Ciracas, Jakarta Timur.

Rabu, 26 Juli 2017 08:06 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur menangkap pengedar narkotika jenis sabu di jalan Pom Bensin TB Simatupang, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Andry Wibowo mengatakan penangkapan ini berawal dari informasi yang didapat bahwa sekitar kawasan tersebut kerap kali digunakan sebagai lokasi transaksi narkoba.

"Ada Informasi dari masyarakat bahwa di Pom Bensin Jalan TB Simatupang ke arah Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur sering terjadi transaksi Narkoba, menindak lanjuti informasi tersebut, lalu dilakukan penyelidikan oleh Sat Res Narkoba Restro Jaktim," kata Kapolres saat dikonfirmasi, Selasa (25/7/2017).

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya polisi mencurigai dua orang laki-laki yang tampak tengah menunggu di Pom Bensin. Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan terhadap dua orang tersebut.

"Ada dua orang laki-laki Andi, 25 tahun dan Anggi, 20 tahun, datang dengan gerak-gerik yang mencurigakan, selanjutnya petugas mendekati dan lakukan penggeledahan dari keduanya ditemukan dua klip plastik sabu," kata Kapolres.

Atas penangkapan kedua tersangka selanjutnya polisi melakukan pengembangan untuk mencari tahu dari mana asal barang haram tersebut.

"Selanjutnya dikembangkan dan berhasil menangkap pelaku atas nama Roni di Jalan H Nipan Cimanggis Depok," katanya.

Roni diduga sebagai pengedar yang memasok barang haram tersebut dengan menjualnya ke beberapa pelangganya. Dari tersangka Roni, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu klip plastik narokotika jenis sabu berat bruto 38,7 gram dan 11 bungkus kertas putih berisi ganja.

Ketiga tersangka berikut barang bukti diamankan dan di bawa ke Mapolres Metro Jakarta Timur guna proses sidik lebih lanjut.

Mayat Pria Hangus Terbakar Ditemukan di Tempat Pembuangan Sampah di Cengkareng

Rabu, 26 Juli 2017 07:22 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan hangus terbakar di Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat. Jasad yang diperkirakan berusia 16 tahun itu ditemukan di tempat pembuangan sampah belakang SD 013.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Purnomo mengatakan, mayat tersebut ditemukan oleh warga setempat pada Selasa, (25/7/2017) sekira pukul 18.00 WIB. Diduga kuat, remaja malang itu merupakan korban pembunuhan.

"Saksi bernama Rasudin mendapatkan laporan dari warganya, setelah dicek benar ditemukan jasad tidak menggunakan baju," ujar Kompol Purnomo.

Kompol Purnomo menjelaskan, jasad tersebut ditemukan dalam keadaan telanjang lantaran bajunya telah habis terbakar. Bahkan saksi sempat melihat nyala api di sekitar jasad tersebut.

"Korban tidak ditemukan identitasnya. Ciri-cirinya diperkirakan berusia 16 tahun, memakai kalung besi yang sudah berwarna hitam," terang dia.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Jasad tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk divisum dan diidentifikasi.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 26 Juli 2017

Rabu, 26 Juli 2017 07:14 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu, 26 Juli 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri, Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Mabes TNI Cilangkap
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

25 Juli 2017

Mayat Pria Berlumuran Darah Ditemukan di depan Rumah Warga Rawasari

foto: Illustrasi Okezone
Foto ilustrasi

Selasa, 25 Juli 2017 13:27 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Warga digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria bersimbah darah di depan rumah seorang warga di Jalan Percetakan Negara 3 RT02/ 01, Kelurahan Rawasari, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017). Jasad pria itu ditemukan mengenakan celana pendek dan kaus hitam serta terdapat luka di kedua kaki kiri dan kanannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui mayat tersebut bernama Leonardo dan bertempat tinggal di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Sementara itu, Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Asep Guntur Rahayu membenarkan adanya penemuan mayat itu. Namun, pihaknya belum dapat menceritakan kronologis dan penyebab kematian korban, lantaran masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan menungggu hasil visum. 

"Kita belum tahu pembunuhan atau bukan, lukanya bisa saja apakah itu dari benda tumpul atau tidak kita masih melakukan penyelidikan dan tunggu hasil visum," kata Wakapolres.