26 Juli 2017

Polsek Metro Tebet Amankan Pencuri Baterai PT. Telkom

Baterai gardu Telkom yang ditemukan polisi di eks SPBU Tebet, Rabu (26/7/2017).
Rabu, 26 Juli 2017 12:57 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ -  Polsek Metro Tebet mengamankan satu dari dua pelaku pencurian baterai milik PT Telkom di Tebet Jakarta Selatan, Selasa (25/7/2017) malam. Tersangka bernama Andri Sianturi, 26 tahun, ditangkap petugas PT Telkom yang memergoki tersangka bersama rekannya sedang mengambil baterai yang terpasang di gardu MSAN MRP Telkom STO Tebet, Jalan Tebet Utara Dalam IV.

Kapolsek Metro Tebet, Kompol Maulana Jali Karepesina menuturkan pencurian itu terjadi Selasa (25/7/2017) malam sekira pukul 23.47 WIB. Tersangka diserahkan ke Polsek pada Rabu (26/7/2017) dinihari.

Menurut keterangan, saat itu petugas PT Telkom bernama Saipulloh memergoki Andri dan rekannya sedang mengambil baterai yang terpasang di gardu MSAN MRP Telkom STO Tebet, Jalan Tebet Utara Dalam IV.

"Diteriaki kemudian kemudian melarikan diri naik motor," kata Kapolsek melalui pesan singkat, Rabu (26/7/2017).

Saipulloh kemudian mengejar Andri dan rekannya. Pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor B 3012 TKK. Andri pun berhasil ditangkap, sedangkan rekannya bernama Dedi berhasil melarikan diri. Andri kemudian digelandang ke Mapolsek Metro Tebet pada Rabu dini hari.

Dari tangannya, polisi menyita baterai MSAN MRP Telkom, dua buah obeng, sebuah gerinda potong, dan sepeda motor yang dikendarainya. Polisi saat ini masih meminta keterangan dari Andri. "Sementara masih dalam pemeriksaan," kata Kapolsek.

Polsek Metro Cakung Gerebek Warung Kelontong Jual Miras Oplosan

Hasil gambar untuk foto miras oplosan disita polsek cakung
Foto ilustrasi

Rabu, 26 Juli 2017 08:48 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polsek Metro Cakung menyita puluhan botol serta satu galon miras oplosan dari salah satu warung kelontong di Jalan Tinggi RT 01/03, Cakung, Jakarta Timur.

"Penyitaan ini merupakan tindak lanjut dari keresahan masyarakat mengenai banyaknya kelompok remaja yang menenggak miras oplosan," kata Kapolsek Metro Cakung, Kompol Sukatma pada Selasa, 25 Juli 2017 kemarin.


Kapolsek menambahkan, pihaknya menyita satu jeriken bahan baku oplosan, enam kantong plastik miras racikan serta 15 botol air  miras siap edar yang disita dari seorang pemilik bernama Rizal. 

"Ada juga puluhan miras lain yang kami sita dari seorang bernama Nico. Kurang lebih ada 20 plastik, satu galon miras oplosan, 10 botol miras intisari yang rencananya akan dijadikan bahan oplosan," lanjutnya.

Kapolsek menegaskan, petugas akan selalu menggelar operasi serupa dengan jumlah dan skala personel lebih banyak dengan bekerja sama jajaran tiga pilar Kecamatan Cakung. 

"Operasi ini akan berjalan terus untuk menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polsek Cakung. Kami juga akan mengawasi beberapa toko yang masih nekat menjualnya," tegas Kapolsek.

Pengedar Sabu Ditangkap Saat Akan Transaksi di Pom Bensin

Transaksi di Pom Bensin, Pengedar Sabu Ditangkap Polisi
Barang bukti sabu yang disita dari pengedar ditangkap di Pom Bensin Jl. TB Simatupang, Ciracas, Jakarta Timur.

Rabu, 26 Juli 2017 08:06 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur menangkap pengedar narkotika jenis sabu di jalan Pom Bensin TB Simatupang, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Andry Wibowo mengatakan penangkapan ini berawal dari informasi yang didapat bahwa sekitar kawasan tersebut kerap kali digunakan sebagai lokasi transaksi narkoba.

"Ada Informasi dari masyarakat bahwa di Pom Bensin Jalan TB Simatupang ke arah Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur sering terjadi transaksi Narkoba, menindak lanjuti informasi tersebut, lalu dilakukan penyelidikan oleh Sat Res Narkoba Restro Jaktim," kata Kapolres saat dikonfirmasi, Selasa (25/7/2017).

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya polisi mencurigai dua orang laki-laki yang tampak tengah menunggu di Pom Bensin. Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan terhadap dua orang tersebut.

"Ada dua orang laki-laki Andi, 25 tahun dan Anggi, 20 tahun, datang dengan gerak-gerik yang mencurigakan, selanjutnya petugas mendekati dan lakukan penggeledahan dari keduanya ditemukan dua klip plastik sabu," kata Kapolres.

Atas penangkapan kedua tersangka selanjutnya polisi melakukan pengembangan untuk mencari tahu dari mana asal barang haram tersebut.

"Selanjutnya dikembangkan dan berhasil menangkap pelaku atas nama Roni di Jalan H Nipan Cimanggis Depok," katanya.

Roni diduga sebagai pengedar yang memasok barang haram tersebut dengan menjualnya ke beberapa pelangganya. Dari tersangka Roni, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu klip plastik narokotika jenis sabu berat bruto 38,7 gram dan 11 bungkus kertas putih berisi ganja.

Ketiga tersangka berikut barang bukti diamankan dan di bawa ke Mapolres Metro Jakarta Timur guna proses sidik lebih lanjut.

Mayat Pria Hangus Terbakar Ditemukan di Tempat Pembuangan Sampah di Cengkareng

Rabu, 26 Juli 2017 07:22 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan hangus terbakar di Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat. Jasad yang diperkirakan berusia 16 tahun itu ditemukan di tempat pembuangan sampah belakang SD 013.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Purnomo mengatakan, mayat tersebut ditemukan oleh warga setempat pada Selasa, (25/7/2017) sekira pukul 18.00 WIB. Diduga kuat, remaja malang itu merupakan korban pembunuhan.

"Saksi bernama Rasudin mendapatkan laporan dari warganya, setelah dicek benar ditemukan jasad tidak menggunakan baju," ujar Kompol Purnomo.

Kompol Purnomo menjelaskan, jasad tersebut ditemukan dalam keadaan telanjang lantaran bajunya telah habis terbakar. Bahkan saksi sempat melihat nyala api di sekitar jasad tersebut.

"Korban tidak ditemukan identitasnya. Ciri-cirinya diperkirakan berusia 16 tahun, memakai kalung besi yang sudah berwarna hitam," terang dia.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Jasad tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk divisum dan diidentifikasi.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 26 Juli 2017

Rabu, 26 Juli 2017 07:14 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu, 26 Juli 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri, Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Mabes TNI Cilangkap
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

25 Juli 2017

Mayat Pria Berlumuran Darah Ditemukan di depan Rumah Warga Rawasari

foto: Illustrasi Okezone
Foto ilustrasi

Selasa, 25 Juli 2017 13:27 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Warga digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria bersimbah darah di depan rumah seorang warga di Jalan Percetakan Negara 3 RT02/ 01, Kelurahan Rawasari, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017). Jasad pria itu ditemukan mengenakan celana pendek dan kaus hitam serta terdapat luka di kedua kaki kiri dan kanannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui mayat tersebut bernama Leonardo dan bertempat tinggal di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Sementara itu, Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Asep Guntur Rahayu membenarkan adanya penemuan mayat itu. Namun, pihaknya belum dapat menceritakan kronologis dan penyebab kematian korban, lantaran masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan menungggu hasil visum. 

"Kita belum tahu pembunuhan atau bukan, lukanya bisa saja apakah itu dari benda tumpul atau tidak kita masih melakukan penyelidikan dan tunggu hasil visum," kata Wakapolres. 

Diduga Sopir Mengantuk, Bus Angkutan Kru Lion Air Terperosok di Bandara Soekarno-Hatta

Satu unit bus pengangkut kru Lion Air Group terperosok saat menuju tol dari Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (25/7/2017) pagi.

Selasa, 25 Juli 2017 11:13 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Diduga akibat sopir mengantuk, sebuah bus pengangkut kru maskapai Lion Air Group terperosok ke taman di kanan jalan saat hendak menuju tol dari area perkantoran Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (25/7/2017) pagi. Peristiwa yang berlangsung sekira pukul 06.10 WIB ini tidak menimbulkan kerusakan yang berarti selain beberapa tanda goresan pada badan bus.

"Bus dengan nopol B 7249 II itu dari arah bandara mau menuju tol. Di perjalanan, diduga sopirnya mengantuk, lalu bus miring ke kanan dan terperosok ke area taman yang ada pohon-pohonnya itu," kata Kasat Lantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Salim Margie kepada wartawan, Selasa pagi.

Menurut Kompol Salim, posisi bus saat terhenti di taman itu berjarak 50 meter dari patung burung garuda yang terletak persis di tengah taman. Bus itu sendiri sedang tidak mengangkut penumpang, hanya berisikan sopir dan kondektur di dalamnya.

Polisi masih mendata lebih lanjut mengenai peristiwa bus yang terperosok ini, sekaligus meminta keterangan sopir dan kondektur.

Salim memastikan, tidak ada kerugian atau korban luka dari kejadian ini dan lalu lintas di lokasi sudah kembali normal.

Polisi Rekayasa Lalin Terkait Kegiatan Prasetya Perwira di Istana Negara

 
Selasa, 25 Juli 2017 08:56 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa arus lalu lintas terkait kegiatan Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2017, di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017) pagi ini. Polisi memberlakukan buka-tutup jalur atau pengalihan arus lalu lintas secara situasional di lokasi.

Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Kasubdit Bin Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di sekitar lokasi.

"Ditlantas dan jajaran melakukan kegiatan pengamanan, penjagaan, pengawalan, dan pengaturan lalu lintas terkait kegiatan Prasetya Perwira TNI-Polri," ujar AKBP Budiyanto, kepada wartawan, Selasa (25/7/2017).

Dikatakannya, pola pengamanan yang dilakukan adalah melakukan pengaturan dan rekayasa arus lalu lintas terkait kegiatan pelantikan siswa atau taruna Akademi Militer dan Akademi Kepolisian tersebut.

"Kami lakukan buka-tutup lalu lintas di sekitar obyek kegiatan. Pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional," ungkapnya.

Berikut rute pengalihan arus lalu lintas yang telah disiapkan Ditlantas Polda Metro Jaya:
1. Arus lalin dari Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit dialihkan ke kiri Jalan Juanda.
2. Arus lalin dari Lapangan Banteng menuju Jalan Veteran dialihkan ke depan Jalan Pos.
3. Arus lalin dari Jalan Gunung Sahari menuju Jalan Dr Sutoyo diluruskan ke Jalan Senen Raya.
4. Arus lalin dari Jalan Senen Raya menuju Jalan Budi Utomo diluruskan ke Jalan Gunung Sahari.
5. Arus lalin dari Jalan Medan Merdeka Timur yang akan menuju Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira.
6. Arus lalin dari Simpang Lima Senen menuju RSPAD diluruskan ke Jalan Senen Raya-Wahidin.
7. Arus lalin dari Cikini Raya menuju Jalan M Ridwan Rais dialihkan ke kanan Jalan Kwitang Raya atau arus lalin yang datang dari Jalan Kwitang Raya diputar balikkan kembali ke Kwitang Raya serta yang dari Jalan Kebon Sirih diluruskan ke Kwitang Raya.
8. Arus lalin dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju ke Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Kebon Sirih atau Tanah Abang.
9. Arus lalin dari arah Jalan Abdul Muis dialihkan ke Jalan Harmoni maupun Fachrudin.
10. Arus lalin dari arah Jalan Abdul Muis menuju Jalan Museum diluruskan ke Jalan Fachrudin dan begitu juga sebaliknya.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 25 Juli 2017

Selasa, 25 Juli 2017 07:47 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa, 25 Juli 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri, Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Polres Metro Bekasi Tangkap Pembunuh Isteri WN Jepang

Selasa, 25 Juli 2017 07:31 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kasus pembunuhan wanita isteri WN Jepang, Cindy alias Siti Kona'ah di Perumahan Meadow Green, Jalan Bougenville Permai, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, terungkap. Pelakunya DP yang tak lain adalah seorang Komandan Regu Satuan Pengamanan (Satpam) perumahan setempat. Ia pun terpaksa dilumpuhkan karena mencoba melawan petugas.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Asep Adi Saputra mengungkapkan, pelaku mengaku membunuh wanita asal Lohbener, Indramayu ini karena  dendam. Sebab dua hari sebelum kejadian, korban sempat menghina dan mencaci dirinya serta sejumlah rekan kerja.

Dari keterangan sejumlah tetangga, korban yang acap kali pulang malam ini kesal karena sistem Barrier Gate atau palang parkir otomotis di pos satpam perumahan itu diketahui sering kali rusak.

"Saat pelaku meminta kartu akses masuk tetapi korban mengatakan, baru jadi security aja sombong. Di saat itu, pelaku mempunyai rasa kesal dan marah terhadap korban," ucap Kapolres, saat jumpa pers, Senin 24 Juli 2017 kemarin.

Untuk melampiaskan dendam, pelaku kemudian mencari rumah korban selama dua hari. Tujuannya untuk mengingatkan agar korban berperilaku sopan. Terlebih, korban diketahui adalah pengontrak baru di lingkungan perumahan mewah tersebut.

Singkat cerita, setelah mendatangi kediaman korban, pelaku menghardiknya. Bahkan, dia langsung mendorong jatuh korban yang masih terbalut sehelai handuk.

"Setelah terjatuh di sofa, pelaku langsung mencekik leher korban dengan menggunakan kedua tangan, selama sekitar 10 menit," sambung Kapolres.

Mendapat itu, korban sempat meronta dan meminta pertolongan. Namun karena kalah kuat, Cindy akhirnya merenggang nyawa.

"Korban sempat berteriak 'Tolong Pak, Tolong Pak, sambil berusaha melepaskan tangan pelaku. Lalu, tersangka membekap mulut korban dengan bantal yang ada di sofa, sekitar 5 menit," jelasnya

Melihat korban tak bernyawa, pelaku lalu masuk ke dalam kamar korban. Ia langsung menggasak harta benda milik Cindy. Di antaranya, kendaraan jenis Honda bernopol B 2303 AYA, berikut surat dan dompet serta HP milik korban.

"Pelaku langsung kabur membawa Honda CRV putih milik korban," katanya.

Kapolres menambahkan, pelaku ditangkap di rumah keluarganya di wilayah Cipayung, Jakarta Timur. Saat ditangkap, DP melakukan perlawanan dan terpaksa ditembak kaki kanannya oleh petugas.

Cindy ditemukan tak bernyawa di sofa rumahnya, Perumahan Meadow, Green, Jalan Bougenville Permai V11, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi pada Jumat 21 Juli 2017 sore.

Saat ditemukan, jenazah perempuan 23 tahun (sebelumnya 20) itu dalam posisi terlentang dan tanpa busana. Jasad Cindy kali pertama ditemukan oleh suaminya yang baru pulang kerja. Suaminya yang diketahui sebagai Warna Negara Asing (WNA) asal Jepang tersebut berteriak melihat istrinya telanjang bulat di atas sofa rumahnya dalam kondisi tak bernyawa.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

24 Juli 2017

Polda Metro Jaya Sita 41 Kg Sabu dari Jaringan WN Asal Cina, Satu Pelaku Ditembak

WN China Penyelundup 41 Kg Sabu Menyamar Jadi Pekerja Restoran

Senin, 24 Juli 2017 14:26 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Penyidik Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya, untuk kesekian kalinya mengungkap WNA yang membawa barang haram Narkoba. Kali ini polisi menyita 41,6 kg dimana 1 dari 2 pelaku tewas ditembak. 


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono menegaskan akan menindak tegas warga asing yang hendak merusak masa depan bangsa.


“Jangan coba-coba merusak bangsa ini, karena kami gak segan-segan menindak tegas dan terukur,” tegas Kabid Humas.

Pengungkapan kasus narkoba jenis sabu yang datang dari Cina melalui Dumai ini pertama kali pada tanggal 19 Mei 2017, setelah melalui pengintaian dan penyelidikan matang maka pada 18 Juli 2017 petugas berhasil menangkap dua pelaku warga Negara Asing asal Cina yang menginap di Apartemen Perum Surya langai 8 kamar 802.

Kedua pelaku berinisial LY dan LX yang ditembak oleh petugas karena hendak kabur dan melawan petugas.

“Dari dua pelaku yang kami amankan, satu orang terpaksa kami lakukan tindakan tegas dan terukur karena hendak kabur,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta dalam rilisnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/7/2017).

Untuk mengelabui petugas, kedua pelaku menyamar sebagai pemasok tenda taman dan menyembunyikan sabu tersebut di dalam payung atau tenda taman. Dari penggeledahan petugas menemukan narkoba jenis sabu seberat 41,557 gram terbungkus rapi dengan alumunium foil.

“Mereka mengaku sebagai pemasok tenda taman, dan ada sabu seberat 41,557 gram yang disembunyikan di dalam flat besi,” ungkap Kombes Nico.

Akibat perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (2) juncto 132 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (2) Juncto 132 (1) UU RI no. 35 tahun 2009 tentang peredaran Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati. “Pelaku diancam maksimal dengan hukuman mati,” tegasnya. 

Kantor Agen Perjalanan Wisata di Kembangan Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Dalam Brankas Raib

Kantor agen travel jadi sasaran pencurian
Senin, 24 Juli 2017 14:13 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kantor agen perjalanan wisata, Joy Tour, di Jalan Meruya Hilir Raya, Kembangan, Jakarta Barat, dibobol pencuri. Sebuah brankas berisi uang ratusan juta rupiah dan surat-surat berharga serta beberapa komputer raib digondol maling.

Aksi pencurian baru diketahui saat karyawan yang datang untuk masuk kantor pada Senin (24/7/2017) pagi sekira pukul 08:00 WIB. Ia kaget karena rolling door sudah terbuka dan gembok rusak.

“Tadi ada karyawan yang datang pagi yang tahu duluan, pas mau buka pintu gembok udah dirusak kayaknya pakai cairan apa itu, rantai udah putus, dan pintu rooling door di rusak kuncinya pakai linggis kayaknya,” kata Dedi, 25 tahun, karyawan, kepada wartawan di tempat kerjanya.

Menurutnya, sejumlah barang berharga dari dalam kantor yang ditaksir bernilai ratusan juta rupiah raib. “Tujuh komputer di lantai 1 semua hilang, satu brangkas isi uang dan berkas penting, dua BPKB motor, BPKB mobil inventaris kantor juga dibawa,” ujarnya.

Aparat Polres Metro Jakarta Barat yang tiba di lokasi langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP). Mereka memeriksa tempat itu, juga meminta keterangan sejumlah pegawai.

Tabrak Trotoar, Angkot Terbakar di Jembatan Tiga

Tabrak Trotoar, Angkot Terbakar di Jembatan Tiga
Senin, 24 Juli 2017 12:32 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sebuah mobil angkot U11 tujuan Muara Baru-Muara Angke, terbakar di Jalan Jembatan Tiga, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (24/7/2017) sekira pukul 10.55 WIB. Sopir angkot tewas terbakar dalam angkotnya.

Terbakarnya angkot itu terjadi di depan Mega Mall Pluit, berawal ketika angkot menabrak sebuah trotoar di jalan yang mengarah Pantai Indah Kapuk (PIK).

"Kami mengerahkan satu unit pemadam. Angkot ini terbakar lantaran menabrak trotoar lalu terbalik. Kemudian, api muncul membakar angkot berwarna merah tersebut," ungkap Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Utara Satriadi Billy Gunawan.

Pihak kepolisian pun, lanjutnya, tengah mendalami kasus ini. Akibat kecelakaan tersebut, seorang sopir angkot bernopol B 1400 QO tewas terbakar. Sedangkan tiga orang penumpangnya selamat karena langsung turun dari angkot.

Dari keterangan penumpang yang selamat, saat mengendarai angkot tersebut, sopir bernama Andi Slamet tiba-tiba kejang-kejang. Diduga sopir mengidap epilepsi.

"Angkot langsung menabrak pembatas jalan dan meledak. Angkot langsung terbakar," ujar Satriadi.

Jasad sopir dan penumpang selamat dilarikan ke rumah sakit terdekat di kawasan Pluit. Angkot yang terbakar telah dievakuasi petugas.

Sebanyak 5.000 Pengendara Sepeda Motor Terjaring Razia di Trotoar

Senin, 24 Juli 2017 08:23 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mendapati lebih dari 5.000 pengendara sepeda motor yang terjaring razia di trotoar-trotoar di Jakarta. Penindakan terhadap pengendara sepeda motor ini dilaksanakan mulai dari tanggal 17 sampai 21 Juli 2017 lalu di sejumlah trotoar yang kerap dilintasi pengendara karena kondisi jalan utamanya macet.

"Berdasarkan data hasil penegakan hukum pelanggaran lawan arus di trotoar dalam lima hari itu mencapai 5.644 pengendara yang ditindak," kata Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto melalui keterangan tertulis, Senin (24/7/2017).

Angka pelanggar fungsi trotoar itu dinilai cukup besar, sekaligus memperlihatkan bahwa warga belum memahami betul kegunaan trotoar dan hak pejalan kaki.

AKBP Budiyanto menjelaskan, fungsi trotoar khusus untuk pejalan kaki diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dalam aturan tersebut, tertera keterangan bahwa pejalan kaki berhak atas fasilitas trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lainnya. Kemudian, juga diatur bahwa pejalan kaki berhak mendapat prioritas saat menyeberang di tiap tempat penyeberangan.

"Tiap pengendara kendaraan bermotor wajib mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pesepeda. Bagi pengendara yang mengabaikan keselamatan mereka, dipidana dengan dua tahun penjara dan denda Rp 500.000," tutur AKBP Budiyanto.

AKBP Budiyanto memastikan, pihaknya akan terus menggelar razia-razia ini sebagai upaya menertibkan para pengendara. Harapannya, untuk jangka panjang, pengendara bisa sadar dan mengutamakan kepentingan pejalan kaki serta mengembalikan fungsi trotoar.

Polres Metro Bekasi Buru Pembunuh Istri Warga Negara Jepang di Lippo Cikarang

Senin, 24 Juli 2017 07:55 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Hingga saat ini polisi terus mendalami tewasnya Siti Qanaah alias Cindy di Perumahan Meadow Green No 32, Jalan Bugenvile Permai Raya, Lippo Cikarang, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat 21 Juli 2017. Saat ditemukan, korban dalam kondisi telentang tanpa busana di sofa.

"Kami masih melakukan penyelidikan, dan kami masih menungu hasil autopsi dari RS Polri Kramatjati," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito di Bekasi, Minggu (23/7/2017) kemarin. Menurutnya, Cindy diduga menjadi korban perampokan disertai pembunuhan.


Selain itu, kata AKBP Rizal, polisi masih lakukan proses identifikasi. Diduga kuat sebelum meninggal, korban diperkosa terlebih dahulu oleh pelaku. Meski demikian, petugas belum bisa memastikanya. Korban Cindy masih berusia 20 tahun dan warga asal dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

AKBP Rizal mengaku, berdasarkan keterangan sopir dan orang terdekat korban, barang berharga korban seperti mobil Honda HRV, perhiasan, ponsel serta sejumlah uang tunai milik Cindy raib usai kejadian. "Kita masih melakukan pendalaman, dan secepatnya kasus ini terungkap," katanya.

Jasad Cindy kali pertama ditemukan oleh suaminya yang baru pulang kerja. Suaminya yang diketahui sebagai Warna Negara Asing (WNA) asal Jepang tersebut berteriak melihat istrinya telanjang bulat di atas sofa rumahnya dalam kondisi tak bernyawa.

Teriakan suami korban didengar oleh sopir, Iswanto. Mendengar teriakan bosnya tersebut, Iswanto langsung masuk ke dalam rumah dan mendapati istrinya sudah tewas mengenaskan di atas kursi tengah rumah.

Menurutnya, kondisi di dalam rumahnya berantakan seperti habis dirampok. Namun, mobil Honda HRV yang terparkir di rumah raib digondol pelaku. Iswanto langsung melaporkan kepada petugas keamanan dan diteruskan kepada anggota Polsek Cikarang Selatan.

Petugas yang mengetahui hal itu langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian dan mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur guna kepentingan autopsi. Dugaan sementara, usai menghabisi korban, pelaku segera kabur dengan mobil tersebut.

"Masih kita dalami, berdasarkan hasil identifikasi sementara ada beberapa luka dibagian tubuh korban," kata Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Alin Kuncoro. Menurutnya, selain korban dihabisi, barang berharga milik korban juga raib, dan sementara yang hilang kendaraan korban.

Saat ini, kata dia, petugas masih memeriksa suami korban maupun beberapa saksi terkait kematian korban. Sementara untuk memastikan penyebab tewasnya korban, pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi dari tim dokter di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 24 Juli 2017

Senin, 24 Juli 2017 07:45 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin, 24 Juli 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri, Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

21 Juli 2017

Yenny Maharani Ternyata Dibunuh Suaminya Sendiri

Pelaku pembunuh wanita muda di depok.(angga)
Jumat, 21 Juli 2017 15:31 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Anggota buser Polsek Pancoranmas berhasil mengungkap penemuan mayat wanita di dekat kali Ciliwung, di komplek perumahan Grand Depok City (GDC), Pancoranmas, Kota Depok, Jumat (21/7/2017). Korban bernama Yenny Maharani, 25 tahun, ternyata dibunuh oleh suaminya sendiri.

Hanya dalam waktu dua jam kasus pembunuhan Yenny Maharani ini dapat terungkap tim buser dipimpin Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas, AKP Eman Sulaeman.

“Pelaku diketahui bernama Suhartanto alias Suhar,29 tahun, suami korban sendiri,” kata PJS Kasubbag Humas Polresta Depok AKP Firdaus.

“Pelaku sudah kita tangkap. nanti secara lengkap akan kita paparkan dalam jumpa pers dipimpin langsung Wakapolresta Depok AKBP Faisal Ramadhani di Polsek Pancoranmas,” kata AKP Firdaus.

Sebelumnya disebutkan, untuk identitas awal korban diketahui bernama Yenny Maharani, 25 tahun, berdomisili di RT 03 RW 03 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok  warga Kalimulya, Kota Depok. Jenasah ditemukan  pertama kali dilihat oleh warga yang hendak mandi di Kali Ciliwung, Kamis (20/7/2017) sekira pukul 16.45 WIB. 

Diduga Stress Tak Dapat Kerja, Pemuda Asal Palembang Bunuh Diri di Taman Waduk Pluit

Jumat, 21 Juli 2017 13:35 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Diduga stres akibat tidak mendapatkan pekerjaan, seorang pemuda asal OKI Palembang nekat gantung diri di Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (21/7/2017). Korban diketahui berinisial R, 29 tahun,  warga Sungai Menang, Ogan Komering Ilir, Palembang, Sumatera Selatan.

“Dari identifikasi sementara ditubuh korban tidak ditemukan bekas penganiayaan dan jenazah dibawa ke RSCM untuk divisum,” kata Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Kompol Rahmad Sudjatmiko.

Dari hasil keterangan keluarga korban di Palembang, ternyata korban baru datang ke Jakarta dan ingin mencari pekerjaan. Korban sengaja mendatangi waduk Pluit karena ramai diberitakan media. Namun, saat berada di Jakarta diduga korban stres lantaran tidak mendapatkan pekerjaan.

 “Kami belum mengetahui motif korban mengakhiri hidupnya seperti ini, tapi dari keterangan keluarganya ia datang ke Jakarta untuk mencari kerjaan,” ujarnya.

Dari korban petugas mengamankan dompet berisi kartu nelayan, fotokopi KTP dan STNK sepeda motor dan korek gas. Korban diketahui gantung diri dari tiga saksi petugas kebersihan, Sutopo, 50 tahun, Oding, 45 tahun, dan Ismail, 45 tahun, yang sedang membersihkan sampah waduk Pluit, sekira pukul:06.00 WIB.

Kemudian saksi Sutopo melihat ada sesosok mayat dalam posisi tergantung mengenakan kemeja panjang bergaris dan celana jens hitam di atas pohon dengan menggunakan 2  sarung kotak- kotak yang diikatkan ke pohon  di pinggir waduk.Kemudian saksi langsung memberitahukan kepada rekannya Oding kemudian disampaikan ke pos polisi waduk Pluit.

Atasi Kemacetan, Dit Lantas Polda Metro Jaya Akan Berdayakan "Supertas"

Hasil gambar untuk foto kemacetan akibat proyek LRT
Jumat, 21 Juli 2017 13:19 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Pembangunan di berbagai jalur protokol dan arteri di Jakarta menyebabkan banyaknya penyempitan jalan sehingga menimbulkan kemacetan. Mengatasi itu, Polda Metro Jaya berencana memberdayakan masyarakat untuk turut membantu pengaturan lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Halim Pagarra menyampaikan, para relawan itu dinamakan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas atau "Supertas".

"Itu program yang akan dibicarakan, dipresentasi. Nanti dia akan pakai seragam yang ngatur," tutur Kombes Pagarra di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (21/7/2017).

Selain mendapat pakaian khusus bercirikan Supertas, mereka akan mendapatkan upah. Penghasilan tersebut berasal dari sejumlah perusahaan yang bekerja sama dalam program pemberdayaan masyarakat tersebut.

"Karena sedang pembangunan infrastruktur kita perbanyak personel," jelasnya.

Menurut Kombes Pagarra, rencana program itu juga sudah dibicarakan kepada Pemprov DKI. Tentunya hal tersebut sebagai upaya sinergitas dan kerja sama pemerintah mengatasi kemacetan di Ibu Kota.

"Saya menghadap gubernur langsung, sama Dishub membicarakan itu. Termasuk Siaga Inasgoc (Indonesia Asian Games Organizing Committee). Kan yang jadi sasaran yang Asia Afrika itu ya. Kita sudah visikan. Itu ke depan harus ditungguin supaya tidak ada lagi. Dari proyek Asia Afrika itu," kata Kombes Pagarra.

Mantan Karyawan Curi 18 iPad di Kantornya, Ditangkap Polsek Metro Cilandak

Jumat, 21 Juli 2017 09:55 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polsek Metro Cilandak membekuk seorang mantan karyawan karena diduga mencuri 18 tablet iPad di kantor Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan. Tersangka berinisial TP, 26 tahun, warga Pasar Rebo, Jakarta Timur, kini meringkuk di sel Mapolsek Metro Cilandak.

"Total yang dicuri sebanyak 18 iPad diperkirakan seharga Rp 108 juta," kata Kapolsek Metro Cilandak, Kompol Sujanto.

Kapolsek menerangkan, penangkapan pelaku berkat adanya laporan dari karyawan FIF Ester Gurety bahwa ada pencurian belasan tablet di kantornya. “Setelah ditelusuri CCTV kantor, kami selidiki ternyata modus tersangka mencuri secara bertahap barang milik kantor berjumlah 18,” kata Kapolsek, Jumat (21/7/2017).

Menurut Kapolsek, tersangka pernah bekerja sebagai staf umum dan hanya bekerja selama satu bulan. “Kami tangkap saat berada di Mall Cilandak untuk menemui temannya sedang mencari pekerjaan,” kata Kapolsek.

Akibat perbuatannya tersangka terancam Pasal 362 KUHP tentang pencurian.

Perempuan Bercelana Jeans Tewas di dekat Kali Ciliwung Depok Diketahui Bernama Yenny Maharani

Kulit Kuning Langsat, Ciri Mayat Wanita di Ciliwung
Foto ilustrasi

Jumat, 21 Juli 2017 09:22 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Mayat perempuan bercelana jeans dan berkaos putih yang ditemukan warga telah tewas di dekat Kali Ciliwung, Grand Depok City, RT 04 RW 02, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, Kamis (20/7/2017), diketahui identitasnya.

Kapolsek Pancoranmas, Kompol Hamonangan Nadapdap mengatakan mayat perempuan  yang tidak memiliki identitas diri tersebut  bernama Yenny Maharani, 25 tahun. Saat ditemukan, di samping Yenny terdapat telepon selular dan sandal jepit.

"Identitasnya sudah diketahui setelah ada keluarganya yang mengenali," kata Kapolsek.

Kapolsek menuturkan, Yenny berdomisili di RT 03 RW 03 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, itu dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk diotopsi.

"Kami belum mengetahui penyebab kematianya. Tunggu hasil visum," ujar Kapolsek. Kapolsek mengatakan tidak melihat adanya kekerasan fisik pada tubuh korban.

Mayat Yenny pertama kali dilihat oleh warga yang hendak mandi di Kali Ciliwung, Kamis (20/7/2017) sekira pukul 16.45 WIB.

"Melihat mayat tergeletak di pinggir kebun, warga langsung lapor polisi," ucap Kapolsek.  Dari keterangan keluarga, kata Kapolsek, Yenny mempunyai suami. “Saat ini, pihak keluarga masih menunggu hasil otopsi untuk mengungkap penyebab kematian Yenny,” ujar Kapolsek.

Berbulan-bulan, Ayah Tiri Lecehkan Anak Laki-laki dan Perempuannya di Tangsel

Ditawari Jadi Model, Diminta Kirim Foto Seksi, 10 ABG Jadi Korban Pencabulan di Yogya
Foto Ilustrasi

Jumat, 21 Juli 2017 08:45 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap warga Gang Arinda, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan berinisial JS, 31 tahun, yang dilaporkan melecehkan anak perempuannya, PA, 10 tahun, dan anak laki-lakinya, ROR, 7 tahun.

Laporan dilayangkan oleh istri pelaku yang juga ibu kandung kedua korban, ES, pada April 2017 lalu ke Polres Tangerang Selatan.

"Pelaku berinisial JS, ayah tiri kedua korban, buron selama dua bulan setelah kabur ke Kabupaten Grobogan di Jawa Tengah. Yang bersangkutan kami tangkap Rabu (19/7/2017) kemarin dan sudah dibawa ke sini," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Ahmad Alexander Yurikho kepada wartawan, Kamis (20/7/2017).

Menurut cerita ES, suaminya sudah melecehkan kedua anak mereka sejak Februari 2017. Hal itu dilakukan ketika ES sedang tidak berada di rumah. Pelecehan terhadap PA dan ROR kadang dilakukan secara terpisah, namun di waktu lain dilakoni bersamaan.

AKP Ahmad menjelaskan, Setelah perbuatan bejatnya diketahui sang Istri dan dilaporkan kepada pihak kepolisian pada April 2017 lalu, JS kemudian melarikan diri ketempat keluarganya di Grobogan, Jawa Tengah.

"Setelah dilakukan pengejaran oleh tim Vipers dan Unit VI PPA Reskrim Polres Tangsel selama dua bulan, akhirnya Rabu (19/7/2017) kemarin, pelaku berhasil kita amankan di Grobogan, " tutur AKP Ahmad.


Saat ini pelaku ditahan di Mapolres Tangsel untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi menjeratnya dengan Pasal 81 dan atau 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2004 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Mutasi Jabatan di Lingkungan Polri, Kapolda Metro Jaya Menjabat Asops Kapolri

Kapolda Metro Jaya Diganti, Irjen Pol Iriawan Jabat Asops Kapolri
Jumat, 21 Juli 2017 08:00 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Mutasi jabatan di lingkungan Polri kembali dilakukan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dengan merombak sejumlah jabatan strategis Polri. Perombakan jabatan ini dituangkan Kapolri melalui telegram rahasia nomor ST/1768/VII/2017 tertanggal 20 Juli 2017.

Salah satu pejabat yang dimutasi adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Iriawan. Ia dimutasi menjadi Asisten Operasional Kapolri menggantikan Irjen Pol Unggung Cahyono.


Sementara jabatan Kapolda Metro Jaya diisi oleh Irjen Pol Idham Azis yang sebelumnya menjabat Kadiv Propam Polri.

Irjen Pol Unggung Cahyono menjadi Asisten Logistik Kapolri mengisi jabatan yang ditinggalkan Irjen Polisi Eko Hadi Sutedja yang saat ini akan menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Jianstra Slog Kapolri.

Brigjen Pol Martuani Sormin yang sebelumnya Kapolda Papua Barat digeser menggantikan Irjen Pol Idham Azis. Sementara itu, Brigjen Pol Rudolf Alberth Rodja yang sebelumnya Kepala Biro Provos Divisi Propam Polri dimutasi menjadi Kapolda Papua Barat. 

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 21 Juli 2017

Jumat, 21 Juli 2017 07:57 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat, 21 Juli 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Gedung Sampoerna Sudirman
STNK : STEKPI Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri, Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Kebakaran Gudang Garmen di KBN Cilincing Jakarta Utara


Jumat, 21 Juli 2017 07:48 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kebakaran terjadi di sebuah gudang garmen di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Jalan Cakung-Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (21/7/2017) dinihari..

"Kebakaran terjadi sekira pukul 02.33 WIB, saat ini masih pendinginan," kata Petugas Piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara, Udin saat dihubungi .


Ia mengatakan, terdapat 11 armada yang dikerahkan. "Lima mobil pemadam kebarakaran dan enam armada pendukung lainnya," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Sementara penyebab kebakaran belum diketahui.


Sebelumnya, menjelang Jumat dini hari, kebakaran juga menimpa sebuah truk tangki setelah keluar Gerbang Tol Meruya Utama 1 arah Joglo, Jakarta Barat.

Informasi dari akun twitter TMC Polda Metro Jaya, kebakaran menimpa truk tangki Bahan Bakar Minyak Pertamax terjadi sekira pukul 01:08 WIB. Sedikitnya 12 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

20 Juli 2017

Pengeroyok Hermansyah yang Buron Menyerahkan Diri ke Polda Metro Jaya

Kamis, 20 Juli 2017 14:18 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Domiance, seorang pelaku pengeroyok ahli telematika, Hermansyah, menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya usai ditetapkan daftar pencarian orang (DPO).

"Sudah diperiksa," kata Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Kamis (20/7/2017)

Kabid Humas menuturkan, polisi juga telah menemukan seorang wanita pekerja hiburan malam, Siska, yang menjadi saksi penusukan Hermansyah.

Selain itu, polisi juga menemukan barang bukti pisau yang digunakan tersangka Lauren Paliyama menusuk Hermansyah. Paliyama lalu mengubur pisau di halaman depan rumah kontrakan kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Awalnya, polisi meringkus dua pelaku penganiayaan Hermansyah, Edwin Hitipeuw, 37 tahun dan Lauren Paliyama, 31 tahun, di Depok, Jawa Barat, pada Rabu (12/7/2017).

Selanjutnya, polisi menangkap Erick Birahy dan Richard Patipelu, beserta dua unit mobil yang digunakan para pelaku di Bandung pada Kamis (13/7/2017).

Peristiwa itu menjadi perhatian publik lantaran Hermansyah bersedia menjadi saksi ahli telematika, membantah tuduhan dugaan penyebaran percakapan dan foto berkonten pornografi terhadap pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Syihab, dan Firza Husein.

Namun Kepala Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan, menegaskan, penganiayaan terhadap Hermansyah tidak terkait kasus Rizieq.

WNA Catut Nama Jokowi untuk Tipu Perusahaan dan BUMN, iringkus Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya

WNA Catut Nama Jokowi untuk Tipu Perusahaan dan BUMN
Kamis, 20 Juli 2017 09:13 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Jajaran Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membekuk dua WNA dan satu WNI pelaku penipuan dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo.. Sindikat itu memanfaatkan isu Pilpres 2019 untuk memuluskan rencana jahat itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pelaku mengirimkan surat seolah-olah dari Jokowi dan Istana Negara kepada 51 perusahaan dan BUMN. Mereka menawarkan kerja sama untuk menyukseskan pencalonan kembali Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang. 


"Intinya bahwa ingin mengucapkan terima kasih dan nanti akan berkaitan dengan kegiatan 2019. Seolah-olah dia akan mendukung. Tapi ini semuanya tidak benar dan hanya untuk keuntungan pribadi," ujar Kabid Humas di Mapolda Metro Jaya, Rabu 19 Juli 2017.

Meski begitu, kata Kabid Humas, pelaku tidak pernah menyampaikan nominal yang diinginkan dalam penipuan ini. Kabid Humas juga tidak menjelaskan secara rinci berapa jumlah korban dan uang yang didapat dari hasil penipuan ini. 

"Saat dilakukan penyitaan, kita temukan sejumlah uang, akan kami dalami apakah itu dari penipuan atau bukan," kata Kabid Humas.

Untuk meyakinkan para korbannya, pelaku menyertakan nomor telepon yang terkoneksi aplikasi WhatsApp dengan foto profil Jokowi dan email jokowiriana@gmail.com dalam surat yang dikirim melalui jasa pengantar barang. Surat tersebut juga disertai logo Garuda dan tanda tangan Jokowi. 

"Ada dua jenis surat, yakni yang berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris," ucap Kabid Humas.

Sementara, Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, AKBP Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, penangkapan pelaku bermula dari laporan seorang korban, yakni komisaris utama PT Pembangunan Perumahan yang curiga setelah mendapat surat tersebut. Dia lalu mengonfirmasi kebenaran surat tersebut kepada rekannya yang bekerja di Kementerian Sekretariat Negara. 

Istana menyatakan, tidak pernah mengirimkan surat tersebut. Korban lantas melaporkan hal itu ke polisi.
Setelah ditelusuri selama seminggu, Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap pelaku bernama Kaba Soleiman, 46 tahun, WN Republik Guinea di Hotel Aston Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, serta pasutri bernama Daniel, 31 tahun, WN Liberia dan Ria Situmorang, 26 tahun, WNI di Apartemen Green Lake Sunter, Jakarta Utara. 

Pemalsu Email Jokowi Komplotan Penipu Lintas Negara
Dari tangan pelaku, polisi menyita 8 ponsel, 1 Macbook Air, 1 laptop, 8 buku rekening bank, 1 surat palsu yang mengatasnamakan Istana Kepresidenan dan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi, 1 tanda terima surat, 2 paspor, 2 starter boks simcard, 2 simcard, serta uang US$ 100 sebanyak 9 lembar, US$ 2 sebanyak 25 lembar, dan US$ 1 sebanyak 150 lembar. 

Pelaku dijerat Pasal 263 dan/atau Pasal 264 dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 35 Juncto Pasal 51 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Polsek Cimanggis Tangkap Wanita Pembuang Bayi Dalam Sumur, Motif Malu Hasil Hubungan Diluar Nikah

Kanit Reskrim Polsek Cimanggis Iptu Suparno (kiri) bersama anggota menangkap pelaku pembuang bayi di  daerah Cianjur (Angga)

Kamis, 20 Juli 2017 08:43 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berkat kerja keras anggota tim buser Polsek Cimanggis berhasil menangkap ibu yang tega membuang bayinya ke dalam sumur di Kampung Cimpaeun RT 01 RW 25, Tapos Kota Depok, Selasa (18/7/2017) malam. Pelaku ditangkap di rumahnya Kampung Babakan Lapang Sukajadi, Cianjur, Jawa Barat.

Pelaku berinisial Nov, 21 tahun, ditangkap di kediamannya pada Kamis (20/7/2017) sekira pukul 01:30 WIB dinihari tadi.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Agung, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan para saksi kasus pembuangan bayi ini terungkap.

“Anggota kini dalam perjalanan ke Polsek Cimanggis dengan membawa pelaku,”ujar Kapolsek didampingi Pjs Kasubbag Humas Polresta Depok AKP Firdaus, Kamis (20/7/2017) pagi.

Kapolsek mengungkapkan motif sementara perempuan yang membunuh bayinya sendiri itu karena takut ketahuan kalau hamil hasil hubungan di luar pernikahan yang sah.

“Motifnya karena pelaku ketakutan ketahuan anak dalam kandungan hasil hubungan gelap. Untuk pemeriksaan lebih lanjut pelaku akan langsung dibawa ke RS Polri untuk visum sebagai penambahan barang bukti. Bayi perempuan dihabisi setelah usai melahirkan,”katanya.

“Pelaku kita kenakan Pasal 80 ayat 3 dan 4 UU No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 341 KUHP ancaman pidana diatas 10 tahun.”pungkas Kapolsek.

Diduga Over Dosis Obat Kuat, Juragan Jamu Tewas di Hotel Flamboyan Neglasari

Kamis, 20 Juli 2017 07:56 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - uragan Jamu ditemukan tewas diduga karena over dosis obat kuat di Hotel Flamboyan Jalan Dr Sitanala IV No 35 Keluraha Mekarsari Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (19/7/2017). 

Kapolsek Neglasari Kompol Khoiri mengatakan pihak kepolisian mendapat laporan dari managemen Hotel Flamboyan pada hari Rabu (19/7/2017) pukul 12.00 WIB, karena pihak hotel menemukan mayat seorang laki - laki di Kamar No. C09. 

"Korban bernama UM, warga Kelurahan PakojanKecamatan PinangKota Tangerang yang merupakan pemilik toko jamu dan obat di wilayahnya," katanya. 

Kompol Khoiri melanjutkan, berdasarkan keterangan pihak hotel, korban check in sekira pukul 03.21 WIB bersama teman wanitanya. Kemudian masuk ke Kamar C09.

"Sekira pukul 08.30 WIBpihak hotel sempat mengecek kamar dan melihat korban dalam keadaan telanjang dan tidur seorang diri lantai dalam posisi terlentangtapi masih terdengar suara mendengkur. Kemudian saksi menutup pintu kembali," katanya. 

Namun hingga tengah hari korban belum juga check outpekerja hotel merasa curiga hingga kembali melakukan pengecekan pada Pukul 12.00 WIB

Saat dilihat, posisi korban masih berada lantai dalam keadaan terlentang namun sudah tidak tidak terdengar suara dengkuran. “Kemudian saksi melaporkan kepada managemen hotelselanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Neglasari," katanya. 

Kompol Khoiri menambahkankorban diduga mengalami over dosis obat kuat. "Untuk memastikan penyebab kematian korbanpihak kepolisian masih melakukan penyelidikan," pungkasnya.