12 Juli 2017

Diduga Bunuh Diri, Kepala Ali Sadikin Pecah Usai Loncat dari Lantai Sembilan Kalibata City

BREAKING NEWS: Kepala Ali Pecah Usai Loncat dari Lantai Sembilan Kalibata City
Rabu, 12 Juli 2017 07:59 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang pemuda bernama Muh Ali Sadikin nekat terjun dari lantai sembilan dari Tower Sakura, Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/7/2017) siang. Polisi masih menyelidiki apakah Ali sengaja bunuh diri atau adanya kemungkinan lain.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Purwanta menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 13.00 WIB.

"Menurut keterangan saksi, terlihat seseorang diduga terjun dari lantai Tower Sakura dan terbentur pada dak di atas Lobby apartemen," terangnya.

Saat korban jatuh, terdengar bunyi yang cukup keras, kata Kompol Purwanta mengutip kesaksian seorang security di lokasi. Sejumlah security segera mengecek benda apakah yang jatuh didak. Setelah diperiksa, ternyata sudah tergeletak tubuh seorang pemuda dengan mengenakan kaos putih dan celana jeans.

Pemuda yang beralamat di Jalan Palem No.42 Pejaten Barat, Pasar Minggu itu mengalami luka parah usai jatuh. Dengan kondisi telungkup,kepala pemuda itu pecah dan sejumlah tulang tangan menonjol keluar. Jenazah baru dilakukan evakuasi pada Selasa sore, menunggu pihak kepolisian datang ke lokasi.

"Jenazah langsung dievakuasi oleh pihak kemanaan dan anggota polisi yang datang ke TKP," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kompol Aswin menambahkan, setelah mendapat laporan pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian dan hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus meninggalnya pemuda itu.

"Penyelidikan sementara dia itu sewa harian apartemen. Dia masuk sejak Senin sore dan harusnya habis pada Selasa sore," kata Kapolsek.

Polisi masih mencari informasi lebih lanjut untuk mengetahui motif kejadian itu dengan cara memeriksa saksi dan memeriksa rekaman kamera CCTV apartemen. Hal itu untuk menelusuri apakah korban tewas bunuh diri ataukah ada kemungkinan lain yakni menjadi korban pembunuhan.

"Kami masih selidiki terutama saksi dan rekaman kamera CCTV agar diketahui dia masuk jam berapa dan sama siapa. Saat ini belum bisa kami simpulkan motif dari tewasnya orang itu," kata Kapolsek..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar