18 Juli 2017

Dua Pekan, Polres Metro Bekasi Ungkap 8 Kasus Narkoba



Selasa, 18 Juli 2017 10:46 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Selama dua pekan pada Juli 2017,  Polres Metro Bekasi berhasil mengungkap 8 kasus narkoba. Total barang bukti ganja seberat 589,90 gram dan sabu seberat 112,68 gram serta mengamankan 12 pelaku pengguna dan pengedar.

Terdapat dua kasus yang menonjol, yakni yang yang terjadi di Jalan Raya Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan dan yang terjadi di Perum Bumi Kahirupan Indah, Desa Sukamanah, Kecamatan Cikarang Selatan.

Dari kasus yang terjadi di Tambun Selatan, kata Kapolrestro Bekasi, Kombes Pol Asep Adisaputra mengungkapkan, peristiwa penangkapan bermula dari laporan masyarakat lantaran mencurigai tindak tanduk pelaku NK yang terlibat dalam peredaran narkoba, atas laporan tersebut, Satresnarkoba melakukan penyelidikan dan mengikuti tersangka hingga ke tempat kejadian perkara.

“Saat dilakukan pengintaian, polisi menggeledah pelaku NK dan berhasil menemukan barang bukti jenis sabu seberat 0,44 gram, dan menurut pengakuan pelaku ia mendapatkan barang haram tersebut dari temannya berinisial FD, setelah didapatkan keberadaan FD, pelaku mengaku bahwa sabu tersebut didapat dari pelaku SH,” kata Kapolres kepada wartawan, Senin (17/7/2017).

“Polisi langsung memburu pelaku SH yang diketahui merupakan bandar, dan pelaku SH berhasil ditangkap di daerah Cakung, Jakarta Timur, dari tangan pelaku didapati barang bukti 12,24 gram sabu. Setelah dilakukan interogasi, ternyata pelaku baru saja memesan 100 gram sabu dari Mr.X dan sempat melakukan transaksi di daerah Jatiwarna, Pondok Gede,” tambahnya.

Dari kejadian tersebut, urai Kapolres, polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 0,44 gram, 12,24 gram dan 100 gram, dan mengamankan pelaku NK,FD, dan SH.

Sementara, kasus yang terjadi di Sukatani, beber Kapolres, penangkapan pelaku bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai gerak-gerik DY dan AJ. Mendapat laporan tersebut, anggota Resnarkoba langsung memburu kedua pelaku.

“Polisi akhirnya berhasil menangkap DY, dan dari tangan pelaku didapati barang bukti ganja 89,60 gram. Dan setelah dilakukan introgasi ternyata barang tersebut diperoleh dari pelaku AJ. Saat dilakukan pengembangan dan penangkapan terhadap pelaku AJ, Satresnarkoba berhasil mengamankan barang bukti jenis ganja seberat 503 gram. Menurut pengakuan AJ barang tersebut didapat dari pelaku BR yang hingga kini masih dalam pengejaran polisi,” ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, para pelaku dikenai pasal 114 ayat 1 Sub 112 ayat 1 dan 111 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 Tahun maksimal 12 Tahun dan denda minimal 800 juta maksimal 8 milyar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar