22 Agustus 2017

Berusaha Kabur, Kaki Penjambret HP di Rawamangun Dilumpuhkan Polres Metro Jakarta Timur

Selasa, 22 Agustus 2017 10:01 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polres Metro Jakarta Timur berhasil membekuk dua pemuda, Ahmad Bahi, 25 tahun, dan Harlangga Juni, 25 tahun, penjambret yang kerap beraksi di Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka, Rawamangun, Jakarta Timur. Salah satu pelaku, Ahmad Bahi, terpaksa ditembak kakinya karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

"Iya benar, kejadiannya kemarin itu. Ada satu pelaku (Ahmad Bahi) terpaksa diberi tembakan peringatan di bagian kaki karena mau kabur," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Andry Wibowo saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (22/8/2017).

Kapolres menjelaskan penangkap dilakukan sekitar pukul 23.10 WIB di depan GOR Balai Rakyat, Rawamangun, Jakarta Timur. Penangkapan bermula dari kedua pelaku tersebut melakukan tindak penjambretan kepada Agung yang sedamg berdiri di pinggir jalan.

"Kedua pelaku berhenti dan merampas telepon genggam milik Agung yang sedang dipegang. Saat mau dikejar para pelaku kabur dengan mengunakan sepeda motor," kata Kapolres.

Namun, aksi dari kedua pelaku diketahui anggota Resmob Polres Metro Jakarta Timur yang patroli rutin di Rawamangun. 

Kapolres menambahkan kedua pelaku kemudian berhasil ditangkap dan Ahmad Bahi terpaksa ditembak di bagian kaki karena berusaha kabur.

"Setelah dilakukan pemeriksaan mereka mengakui sering melakukan di Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka," tambah Kapolres.

Dari tangan pelaku, polisi menyita tiga buah telepon genggam merek Xiaomi dan satu buah sepeda motor. Kedua pelaku langsung dibawa ke Polsek Metro Pulogadung untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Rebut Senjata Polisi, Tersangka Curanmor Tewas Ditembak Polres Metro Tangerang Kota

Rekan begal motor yang tewas ditembak (foto: Chyntya/Okezone)

Selasa, 22 Agustus 2017 09:10 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Salah satu tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah ditangkap, AB, ditembak mati saat polisi sedang mengembangkan kasus serupa di Kelurahan Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Sabtu (19/8/2017) lalu.

Saat itu, AB yang diminta menunjukkan tempat persembunyian temannya sesama pelaku curanmor berusaha kabur dan melawan dengan merebut senjata api milik polisi.

"AB tiba-tiba berontak, melepas borgolnya dan mau merebut senjata api petugas kami di lokasi. Sesuai prosedur, kami kasih tembakan peringatan tetapi yang bersangkutan tidak mengindahkan hal tersebut dan tetap membahayakan petugas sehingga terpaksa dilumpuhkan," kata Kasubbag Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Triyani Handayani, Selasa (22/8/2017).

Atas tindakan tersebut, polisi menembak AB hingga tewas di lokasi. Setelah kejadian itu, polisi membawa jenazah AB untuk diotopsi kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

AKP Triyani menjelaskan, AB merupakan seorang residivis kasus curanmor dan kerap membawa senjata api setiap mencuri kendaraan bermotor.

Penangkapan kembali terhadap AB bermula dari pengembangan kasus curanmor yang melibatkan sejumlah pelaku, yakni HS, SB, serta AN pada Juli 2017 silam.

Mereka semua diamankan karena diduga hendak merampas kendaraan milik orang berinisial TB serta melukai korban. Saat itu, korban dianiaya terlebih dahulu sampai kepalanya mengalami cedera berat.

Semua pelaku telah diamankan polisi. Namun, masih ada satu pelaku yang buron berinisial MD, kini sedang dalam pencarian pihak kepolisian. Para pelaku yang sudah ditangkap dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. 

Polsek Metro Sawah Besar Tangkap Pasutri Begal Sepeda Motor

Selasa, 22 Agustus 2017 08:29 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polsek Metro Sawah Besar menangkap pasangan suami istri (pasutri) atas dugaan kasus pencurian dengan kekerasan sepeda motor yang dilakukan di Jl Gunung Sahari Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Pelaku berinisial SUD, 40 tahun dan ROS, 36 tahun, itu menjalankan aksi kejahatannya dengan cara mengincar korban di jalan raya. Setelah mendapatkan targetnya, pelaku mengikuti korban dan menendang korbannya hingga terjatuh dari sepeda motornya.

Pengungkapan kasus ini bermula dengan ditangkapnya seorang pria berinisial SUL, 26 tahun, yang juga ikut terlibat perampasan sepeda motor bersama pasutri tersebut.

"Dari pengakuan SUL, ROS ditangkap petugas di sebuah rumah kontrakan di Kampung Lanji, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sementara SUD sudah ditangkap terlebih dahulu oleh pihak Polsek Koja karena lakukan hal yang sama di Jakarta Utara," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Sawah Besar,  AKP Agus Ahmad Kurnia, Senin (21/8/2017) kemarin.

Di hadapan petugas, kata AKP Agus, ROS mengaku nekat melakukan hal tersebut lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. Kendati demikian saat ini pihaknya masih menelusuri pengakuan pelaku."Mereka ini setiap beraksi tidak segan-segan melukai korban," tuturnya.

Jelang Idul Adha 2017, Polda Metro Jaya Kembali Gelar Operasi Pasar

Operasi pasar ini digelar mulai dari 21 Agustus-27 Agustus 2017.

Selasa, 22 Agustus 2017 08:10 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Menjelang Idul Adha 2017, Polda Metro Jaya melaksanakan operasi pasar untuk menjaga stok dan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat, yang digelar mulai Senin, 21 Agustus 2017 hingga 10 hari mendatang. Operasi pasar ini merupakan kerja sama Bulog, Kementerian Perdagangan, Pemerintah DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya. 
  
Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Idham Aziz mengatakan selain menerjunkan personel pengamanan, Polda Metro Jaya juga mengerahkan kendaraan pengangut logistik dan personel. Personel dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus akan diterjunkan setiap hari untuk mengawasi pelaksanaan operasi pasar. 


“Agar proses penyaluran bisa berjalan lancar dan bebas kecurangan,” kata Kapolda saat melepas kendaraan yang mengangkut logistik operasi  di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 21 Agustus 2017, kemarin.

Kapolda mengatakan operasi pasar ini bertujuan untuk menjaga stok kebutuhan pokok di masyarakat. Disamping itu juga menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha pada 1 September 2017 mendatang.  

"Sasaran operasi pasar ialah perumahan padat penduduk, rumah susun, dan asrama", ujar Kapolda.

Tujuan operasi pasar, kata Kapolda, selain sebagai bentuk perhatian dan bantuan kepada masyarakat DKI yang masih membutuhkan, yakni menstabilkan harga bahan pokok menjelang Idul Adha.

Adapun kebutuhan pokok dijual dalam operasi pasar ini antara lain  beras, gula, minyak goreng, daging beku. "Operasi pasar ini bisa menurunkan tingkat kriminalitas dan kecurangan yang ada di masyarakat," ujar Kapolda.

Harga kebutuhan pokok yang dijual dalam operasi pasar ini memiliki selisih harga lebih rendah dari yang ada di pasaran sehingga masyarakat berpenghasilan rendah tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok di pada hari Idul Adha nanti.


Empat Polwan Polres Metro Bekasi Kota Gagalkan Aksi Perampokan Indomaret

Selasa, 22 Agustus 2017 08:01 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Empat polisi wanita (Polwan) Polres Metro Bekasi Kota menggagalkan aksi pencurian minimarket Indomaret di Jalan Ratna, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (20/8/2017) pagi. Mereka adalah Kepala Unit Binmas Polsek Jatiasih Iptu Suliani, Bripda Maria Agata, Bripda Vero, dan Bripda Sirna.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari menuturkan peristiwa itu bermula ketika Iptu Suliani hendak ke kantor Polsubsektor Jatiasih pukul 04.50 WIB. Sesampai di pertigaan Jalan Ratna, Iptu Suliani melihat sebuah mobil Toyota Avanza diparkir di halaman Indomaret. "Mobil itu mencurigakan, karena membelakangi pintu Indomaret," kata Kompol Erna, Senin, 21 Agustus 2017.

Iptu Suliani, kata Kompol Erna, melihat seseorang turun dari kiri, lalu menuju ke pintu Indomaret. Karena mencurigakan, Iptu Saulina menghubungi petugas piket reserse serta anak buahnya di Polsubsektor Jatiasih. "Tidak lama kemudian datang tiga polwan anggotanya." kata Kompol Erna


Empat polwan itu mengintip. Tampak seorang pencuri Indomaret keluar. Setelah memastikan orang itu pencuri, Iptu Saulina berteriak “maling dan rampok” sambil memberikan aba-aba tembakan peringatan. "Lalu datang lagi mobil tak dikenal ke lokasi," ucap Kompol Erna. 

Panik, pencuri itu menyalakan mobilnya dan kabur. Keempat polisi wanita itu tidak ada yang berani menghadang karena takut ditabrak. Polisi kini sedang menyelidiki pencurian gagal itu. "Kami sedang mempelajari rekaman CCTV." pungkasnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 22 Agustus 2017

Selasa, 22 Agustus 2017 07:42 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa, 22 Agustus 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat: Kantor Pos Pasar Baru
2. Jakarta Barat : LTC Glodok
3. Jakarta Selatan : STEKPI Kalibata
4. Jakarta Utara : Pasar Pagi mangga Dua
5. Jakarta Timur : Tamini Square

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

Polres Metro Jakarta Timur Bekuk Pengedar Sabu di Pulogadung

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pulogadung, Mengaku Dapat Narkoba dari Lapas Cipinang
Barang Bukti Sabu yang disita Polres Metro Jakarta Timur dari tersangka ABS, 21 tahun.

Selasa, 22 Agustus 2017 07:27 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur mengungkap peredaran narkoba seberat 105 gram yang dilakukan oleh ABS, 21 tahun. ABS merupakan target operasi polisi sejak lama, dia berhasil ditangkap di Jalan Bujana Tirta Kelurahan Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Jumat (18/8/2017) lalu.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Andry Wibowo mengatakan bahwa pelaku memang sudah menjadi target operasi (TO) pihak Polres Metro Jakarta Timur. Polisi terus mengintai ABS hingga akhirnya bisa membekuknya.

"Pelaku merupakan TO yang cukup lama, setelah transaksi alot, tersangka muncul, selanjutnya petugas bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku," kata Kapolres kepada wartawan, Senin (21/8/2017) kemarin.

Setelah berhasil menangkap ABS selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumahnya, dan benar saja polisi menemukan sejumlah barang bukti yang siap diedarkan oleh tersangka."Dari kamar tersangka ditemukan 3 klip plastik sabu dengan berat 25 gram, berikut 40 butir ekstasi, 1 buah timbangan Electrik dan 1 pak klip plastik kosong," kata Kapolres.

Menurut keterangan tersangka barang haram tersebut didapat dari salah satu penghuni lapas di Cipinang yang berinisial Gipong, dan dari BANG yang saat ini menjadi DPO.Ia pun mengaku sudah 8 bulan menjadi pengedar yang terlibat dengan salah satu penghuni lapas.

Sementara itu upah yang diperoleh setelah mengedarkan sabu tersebut pelaku mendapatkan uang dengan nominal yang berbeda tergantung dari berat sabu yang diminta oleh pembelinya.Untuk sabu seberat 50 gram pelaku mendapatkan upah sebanyak Rp 1.500.000, 100 gram Rp 3.000.000, 200 gram Rp 6.000.000, 300 gram Rp 8.000.000.

"Sedangkan upah mengantar pil ekstasi setiap barang turun sebanyak 100 butir, tersangka mendapat upah sebesar Rp 1.500.000," kata Kapolres.

Sementara itu polisi tengah mengembangkan tersangka lainya yang terlibat jaringan tersebut. Atas perbuatan tersangka ia terjerat pasal 114 ayat (2) sub Psl 112 ayat (2) UURI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Polda Metro Jaya Mulai Beri Pelatihan kepada "Pak Ogah" Bantu Atur Lalu Lintas

Polda Metro Mulai Beri Pelatihan pada 'Pak Ogah' Bantu Atur Lalulintas

Selasa, 22 Agustus 2017 07:08 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sejak Senin (21/8/2017) mulai melakukan pelatihan kepada "Pak Ogah" sebagai Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas).

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Halim Pagarra mengatakan pelatihan tersebut dilakukan dalam rangka pemberdayaan 'Pak Ogah' dalam turut membantu mengatur lalu lintas di ruas jalan.

"Pelatihan mulai diberikan di seluruh polres wilayah hukum Polda Metro selama lima hari. Nantinya, pada Sabtu pekan ini akan dikukuhkan di Polda Metro Jaya," kata Kombes Halim, di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/8/2017) kemarin.

Salah satunya pelatihan di Jakarta Pusat. Pihaknya menggelar pelatihan kepada sebanyak 56 orang Supeltas."Untuk Jakarta Pusat kami berikan pelatihan di Lapangan Banteng, dengan materi 12 gerakan pengaturan lalu lintas," katanya.

Pelatihan tersebut dimulai pada Senin 21 Agustus hingga Jumat 25 Agustus. Mulai pukul 09.30 WIB hingga pukul 11.30 WIB. Sebelumnya, Kombes Halim mengatakan setuju jika pemberdayaan "Pak Ogah" masuk dalam petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Pasalnya akan lebih memudahkan lagi dalam hal penganggaran."Ya lebih bagus lagi, karena itu kan sudah ada anggarannya dari Pemda. Kalau pemda kan sudah memberikan honor harian kepada itu. Iya mengkoordinir, bisa lebih bagus. Kan selama ini tidak ada yg mengkoordinir, kita berdayakan," kata Kombes Halim.

Pihaknya saat ini sudah berkoordinasi dengan Pemprov DKI. Khususnya pada Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta."Kemarin sudah ada yang mewakili dari Dishub juga ada. Tinggal tanggapannya kita sounding dulu ke Gubernur, bagaimana tanggapan Gubernur. Lebih bagus," katanya.

Nantinya, lanjut Kombes Halim, para petugas tersebut bertanggung jawab hanya mengatur.Pasalnya hal tersebut sesuai dengan bunyi Undang Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan 2009.

Pasal 256 berbunyi Masyarakat berhak untuk berperan serta dalam penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Tapi mereka tanggung jawabnya hanya mengatur, tidak boleh lebih dari itu. Namanya latar belakangnya karena sudah mengatur, kita berdayakan untuk berpartisipasi. Dalam Pasal 256 sudah disebutkan hak dari pada masyarakat untuk Supeltas itu," jelasnya.

Saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan para Pak Ogah tersebut. Pihaknya hanya akan melakukan pemberdayaan.

"Sekarang sedang pendataan, tidak boleh ada tambahan. Sebulan kita kasih waktu untuk Kasatlantas mendatakan, termasuk titiknya, termasuk orangnya yang ada di situ. Dan kita tidak merekrut, yang sudah ada kita berdayakan," katanya.

Nantinya mereka akan diberi pengetahuan tentang Undang Undang Lalu Lintas. Kemudian diberikan pelatihan.

18 Agustus 2017

Kapolri Luncurkan Penerapan Sistem Managemen Mutu SNI ISO 9001:2015 pada Proses Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Kapolri meluncurkan penerapan sistem management mutu SNI ISO 9001:2015 Proses Penyelidikan dan Penyidikan Perkara pidana .(yendhi)

Jumat, 18 Agustus 2017 15:39 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meluncurkan penerapan sistem management mutu SNI ISO 9001:2015 dalam Proses Penyelidikan dan Penyidikan Perkara pidana oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Peluncuran ini setelah mendapatkan sertifikat dari Sucofindo sebagai penganalisa sistem manajemen. Sistem managemen penyidikan dan penyelidikan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dinilai telah memenuhi standar SNI ISO 9001 dengan mengubah sistem manual menjadi sistem digital.

Sucofindo sendiri memiliki kapabilitas untuk menyediakan sertifikasi sistem manajemen dan sertifikasi produk.

“Baru saja pagi ini kita melaksanakan launcing dalam rangka standarisasi penyelidikan penyidikan di Direktorat Umum Polda Metro Jaya yang tim standarisasinya dieksaminasi dari Sucofindo,” kata Kapolri di Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Jumat, (18/8/2017).

Pemikiran untuk mengubah sistem dalam pola pemeriksaan dan penyidikan ini telah lama diakui Kapolri untuk diterapkan kejajarannya dengan mengubah sistem yang standar kearah sistem yang lebih modern dengan istilah case management information system.

Menurut Kapolri, sistem manual dirasa banyak kekurangan dan kelemahan serta celah bagi anggota untuk melakukan tindakan yang menyeleweng. Dengan sistem baru ini nantinya semua tindakan dan proses hukum yang sedang, akan dan sudah berjalan akan mudah terawasi.

“Nah kita harapkan dengan sistim yang standar di lingkungan Satreskrim apalagi bisa berlaku secara nasional dan kemudian digitalisasi, maka pengawasan penanganan perkara akan jadi lebih kuat, lebih profesional. Ada penyimpangan juga akan ketahuan, kemudian supervisi daripada atasan juga akan lebih kuat kepada bawahan. Disampimg itu juga akan berguna untuk kepentingan lain. Misal kita akan tau jumlah kasus yang ada 1 hari diseluruh Indonesia,” kata Kapolri.

Dengan sistem manual, meski sebagai Kapolri dirinya tidak akan bisa mengawasi seluruh kegiatan anak buahnya. Nah, dengan sistem digitalisasi yang terintegrasi secara nasional

Kapolri akan tahu beberapa kasus yang diperiksa, berapa tersangka yang ditangkap, tersangka yang ditahan setiap hari di Seluruh Indonesia. Selain itu, dirinya juga akan mengetahui perkembangan sebuah kasus.

“Kalau yang dibidang korupsi, Polri sudah MoU dengan KPK sehingga kita ada namanya SPDP online. Untuk kasus-kasus lain seperti di Jember, Sidoarjo sudah online dengan kejaksaannya, terutama untuk SPDP, kemudian pengiriman berkas, dengan pengadilan bahkan untuk izin penggeledahan, penyitaan, sampai ke vonis. Bahkan ada yang sudah kerja sama polres dengan lapas. Tahanan-tahanan yang sudah mau keluar itu diinfokan online ke polisi bisa jadi bahan buat kita bahan penyelidikan,” beber Kapolri.

Meski begitu, kata Kapolri, ada batasan akses yang bisa dikonsumsi untuk masyarakat sehingga tidak sepenuhnya hasil penyidikan dan penyelidikan bisa ketahui oleh publik.

Gembong Narkoba di Bekasi Tewas Ditembak Polres Metro Bekasi Kota

Masyarakat melapor bahwa di rumah kontrakan yang dihuni tersangka kerap dijadikan ajang transaksi narkoba.
Jumat, 18 Agustus 2017 13:55 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang gembong narkoba di Kota Bekasi tewas ditembak polisi pada Selasa (15/8/2017) malam. Jenazah tersangka, HM, 31 tahun, kemudian dibawa penyidik ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk keperluan visum.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hero Henrianto Bachtiar mengungkapkan, dalam pengungkapan kasus itu polisi juga menangkap rekan HM berinisial IR, 29 tahun. Saat rumah kontrakannya di Jalan Dewi Sartika, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi digerebek, mereka berdua sedang memilah narkoba.

"Tersangka HM sedang memilah 15 bungkus sabu paket kecil dengan masing-masing berat 0,25 gram," kata Kapolres di Mapolrestro Bekasi Kota.

Kapolres mengatakan, mereka terkejut saat polisi menggerebek rumah kontrakannya.Awalnya mereka pasrah saat petugas menggeledah rumah yang dihuni sejak setahun terakhir.Namun, saat digelandang ke Mapolrestro Bekasi Kota untuk diinterogasi, pelaku HM melawan petugas.

"Tersangka HM berusaha melakukan perlawanan dengan berusaha merebut senjata api petugas. Khawatir membahayakan, petugas menembak hingga mengenai dadanya sampai tewas di tempat," jelas Kapolres.

Menurut Kapolres, petugas diberikan kewenangan untuk menembak tersangka bila ada perlawanan. Tindakan tegas terukur itu diambil untuk menghindari adanya petugas yang terluka bila tersangka melawan.

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Ujang Rohanda menambahkan pengungkapan kasus ini berkat adanya laporan masyarakat. Masyarakat melapor bahwa di rumah kontrakan yang dihuni tersangka kerap dijadikan ajang transaksi narkoba.

"Petugas kemudian menindaklanjuti laporan itu dengan menggerebek rumahnya. Saat itu, IR baru saja mengirim paket sabu seberat 0,25 gram ke daerah Babelan, Kabupaten Bekasi," kata Kompol Ujang.

Kompol Ujang mengungkapkan, polisi masih menggali keterangan tersangka IR untuk mengetahui sepak terjang mereka dalam bisnis narkoba. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun, tersangka HM merupakan residivis kasus narkoba dan pencurian rumah kosong.

"Kita masih dalami pemasok barang haram itu. Sejauh ini, peredaran narkoba tersangka di daerah Bekasi dan sekitarnya," ujarnya.Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa 15 bungkus paket sabu masing-masing seberat 0,25 gram, satu unit timbangan digital, lima paket sabu masing-masing seberat 1 gram, 56 pil ecstasy, delapan bungkus ukuran sedang daun ganja dan lima kilogram ganja kering.

"Akibat perbuatannya tersangka IR dijerat dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara di atas 10 tahun," jelasnya.

Sudah 57 Kali Beraksi, Dua Pengganjal ATM Diringkus Resmob Polda Metro Jaya



Jumat, 18 Agustus 2017 13:43 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil membekuk dua pelaku aksi penganjal Anjungan Tunai Mandiri (ATM) berinisial FDS alias P, 32 tahun dan JND alias W, 36 tahun. Komplotan pelaku yang berjumlah 4 orang itu sudah melakukan aksinya sebanyak 57 kali.

“Modus pelaku mengganjal mesin ATM dengan menggunakan tusuk gigi dan sudah melakukan aksinya sebanyak 57 di tempat kejadian perkara (TKP),” ungkap Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Aris Supriyono, Rabu (16/8/2017).

Dari hasil interogasi diketahui pelaku mempunyai peran masing-masing dalam menjalankan aksinya. FDS alias P berperan sebagai orang yang mengganjal mesin ATM dengan menggunakan tusuk gigi dan berpura-pura membantu korban.

“Saat korban kesulitan mengambil uang di ATM, pelaku berpura-pura menolong korban dan menukar ATM dengan yang telah disediakan pelaku,” papar AKBP Aris.

Ketika korban akan mengambil uang kembali dengan kartu ATM yang sudah ditukar oleh FDS alias P, korban akan mengalami kegagalan memasuki pin ATM.

“Sedangkan saat itu, pelaku JND alias W yang berada dibelakang korban, terus memperhatikan korban menekan nomor pin. Selanjutnya JDN alias W menelepon temannya yang telah memengang ATM asli milik korban dan memberitahu nomor pin korban,” terang AKBP Aris.

Polisi masih mengejar 2 pelaku lain yang masuk daftar pencarian orang (DPO) aksi ganjal ATM ini, mereka adalah WDN sebagai supir saat menjalankan aksinya dan MNC sebagai penampung uang hasil kejahatan.Dari pengungkapan itu polisi menyita puluhan ATM dari berbagai bank, handphone dan tusuk gigi.

Alami Trauma, PRT yang Gugurkan Kandungan Belum dapat Diperiksa Polsek Beji

Jumat, 18 Agustus 2017 13:24 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Solikhah alias Ika, 22 tahun, seorang pekerja rumah tangga (PRT) yang menggugurkan kandungannya di toilet rumah majikan tempatnya bekerja kini mengalami trauma. Hingga saat ini Polisi belum dapat melakukan pemeriksaan dan Ika kini dirawat di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

"Yang bersangkutan belum kita periksa karena masih trauma. Kemarin kita kirim ke RS Kramat Jati untuk diperiksa ke psikiater," kata Kapolsek Beji, Kompol Bambang Handoko saat dikonfirmasi, Jumat (18/8/2017).

Hasil interogasi sementara, Ika diketahui dihamili pacarnya yang bernama Azis. Pacarnya itu merupakan seorang pekerja di kapal. Diduga, Ika menggugurkan kandungan karena malu telah hamil di luar nikah. Ika dan Azis sama-sama berasal dari Brebes, Jawa Tengah.

Keduanya saling mengenal dan berhubungan juga di tempat asalnya itu. Untuk melanjutkan penyelidikan, pihak kepolisian tengah menanti kepulangan Azis.

"Karena pacarnya yang bernama Azis ini kini masih berlayar," kata Kapolsek. Adapun Ika menggugurkan kandungannya di toilet rumah majikannnya di Perum De Raya Residence, Tanah Baru, Beji, Depok, pada Senin (14/8/2017) malam. Perbuatannya ini pertama kali diketahui rekannya sesama pekerja rumah tangga di rumah tersebut, Sumiati, 27 tahun.

Kepada polisi, Sumiati mengatakan bahwa pada Senin malam, Ika sempat sangat lama berada di dalam toilet. Saat keluar, Sumiati melihat ada darah di tungkai kaki Ika. Melihat kondisi temannya itu, Sumiati kemudian melapor ke majikannya. Sang majikan kemudian mengantarkan S ke RS Andhika, Ciganjur, Jagakarsa pada pukul 21.00 WIB diteruska ke kepolisian Polsek Beji.

Menurut Kapolsek, pada awalnya semua penghuni rumah tak mengetahui perbuatan Ika tersebut. Sepanjang malam, Ika dirawat di rumah sakit dan ditemani Sumiati.

Pagi harinya, ketika Sumiati pulang untuk membersihkan rumah, dia mencium bau busuk yang berasal dari lemari pakaian Ika.

Setelah lemari dibuka dan diperiksa, Sumiati menemukan janin yang dibungkus dengan pakaian di dalam laci.
Saat ditemukan, janin itu sudah tidak bernyawa. Penghuni rumah kemudian melaporkan kasus ini ke polisi. Janin tersebut kemudian dibawa ke RS Polri untuk divisum.

Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada 26 Personel Pengungkap 1 Ton Sabu


Jumat, 18 Agustus 2017 07:30 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada 26 personel Polda Metro Jaya dan Polresta Depok yang sukses mengungkap penyelundupan 1 ton sabu di Anyer, Banten.

Kenaikan pangkat merupakan bentuk apresiasi Polri terhadap para anggotanya yang dinilai berprestasi. "Ini menjadi lebih luar biasa lagi karena dilaksanakan pada 17 Agustus 2017 yang merupakan hari besar nasional kita," tutur Kapolri di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Jakarta Selatan, Kamis (17/8/2017).

Menurut Kapolri, tangkapan tersebut merupakan capaian besar. Sebab, tidak hanya barang bukti sabu 1 ton yang berhasil diamankan, tapi juga kapal distributor penyelundup barang haram.

"Ini dalam sejarahnya paling besar, nilai terbesar. Ini juga pertama kali kita menangkap dan menyita kapalnya yang digunakan untuk menyelundupkan ke Indonesia," jelas Kapolri.

Kapolri mendapat informasi dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) bahwa pengungkapan sabu 1 ton jadi yang terbesar sepanjang sejarah di Asia Tenggara. Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Polri dan mengharumkan nama instansi penegak hukum tersebut.

"Dengan adanya barang bukti yang sangat besar itu, mengartikan bahwa Indonesia menjadi marketbesar narkoba internasional," kata Kapolri.

Penghargaan itu juga diberikan lantaran pengungkapan penyelundupan 1 ton sabu sempat disinggung oleh Presiden Joko Widodo saat Sidang Tahunan di Gedung MPR/DPR RI pada Rabu 16 Agustus 2017.

"Saya berpikir apa yang dikerjakan rekan-rekan ini perlu mendapat apresiasi, apalagi Bapak Presiden menyampaikan apresiasi resmi," tandas Kapolri.

Lokasi Layanan Mobil SIM Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 18 Agustus 2017

Jumat, 18 Agustus 2017 07:12 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat, 18 Agustus 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat: Kantor Pos Pasar Baru
2. Jakarta Barat : LTC Glodok
3. Jakarta Selatan : Blok M Square
4. Jakarta Utara : Pasar Pagi Mangga Dua
5. Jakarta Timur : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

17 Agustus 2017

Polres Tangerang Selatan Tangkap Pengedar dan Pemakai Sabu

ilustrasi
Foto Ilustrasi

Kamis, 17 Agustus 2017 07:53 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan  berhasil menangkap pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu di kawasan Jelupang, Serpong Utara, Rabu (16/8/2017) kemarin.

Pengungkapan kasus berawal dari penangkapan tersangka Bendot alias MA,37 tahun, warga Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, sesaat setelah membeli narkotika jenis sabu.

“Tersangka Bendot memang sudah diintai sejak lama setelah banyaknya laporan ke petugas bahwa ada warga yang diduga kerap melakukan transaksi narkotika di kawasan Jelupang,” kata Tim Reskrim Polres Tangsel, AKP Agung Nugroho didampingi Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Tangsel, Ipda Mulyawan, Rabu (16/8/2017).

Saat kamarnya digeledah ternyata Bendot memiliki tiga bungkus plastik bening berisi kristal narkoba jenis sabu yang dikatakan ingin dipakai sendiri serta sisanya dijual.

Tersangka mengaku sabu itu diperoleh dari rekannya bernama TR, 39 tahun, warga Cikokol, Kabupaten Tangerang. Kemudian petugas meminta Bendot untuk memesan barang haram tersebut kepada TR.

Menurut Ipda Mulyawan, kemudian terjadi transaksi dan TR mau datang ke rumah Bendot yang kemudian langsung ditangkap dengan barang bukti sabu satu plastik ukuran kecil. Kini kedua tersangka ditahan di Mapolres Tangerang Selatan.

Hendak Bayar Mobil, Nasabah Dirampok di depan OTO Finance Duren Sawit

Gambar terkait
Foto Ilustrasi

Kamis, 17 Agustus 2017 07:29 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Aksi perampokan terhadap nasabah bank kembali terjadi. Kali ini menimpa Ade Rifaldi, 40 tahun, yang hendak melunasi pembayoran mobil dirampok empat bandit di Jalan Raya Kali Malang tepatnya depan OTO Finance Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (16/8/2017) siang. Uang sebanyak Rp192 juta yang baru diambil dari Bank BCA dibawa kabur pelaku.

Hingga kini petugas Polsek Metro Duren Sawit masih memburu para pelaku.

Informasi yang diperoleh, saat itu Ade Rifaldi baru saja mengambil uang dari Bank BCA sebesar Rp 192 juta. Semula warga Cempaka Putih, Ciputat, Tangerang Selatan ini ingin melunasi pembayaran mobil di OTO Finance Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dengan mengendarai mobil uang tersebut dimasukkan ke kantong kresek. Namun ketika turun di tempat parkir OTO Finance Duren Sawit, Jakarta Timur, dua lelaki tak dikenal langsung merampas kantong kresek berisi uang. Sempat terjadi tarik menarik antara pelaku dengan korban. Namun usaha Ade sia-sia ketika salah seorang dari pelaku membacok tangan korban sehingga uang tersebut langsung dibawa kabur.

Security dan office boy OTO Finance Duren Sawit serta dua tukang ojek yang menyaksikan peristiwa itu tidak bisa berbuat apa-apa karena perampokan berjalan cepat dan pelaku langsung kabur bersama dua rekannya yang menunggu di sepeda motor

Kini keempatnya diperiksa polisi sebagai saksi dan korban sudah membuat laporan ke Polsek Metro Duren Sawit. Diduga kuat korban sudah diikuti pelaku dari bank. Polisi meminta jika ada yang membawa uang agar minta pengawalan dari polisi.

Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas saat Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-72 di Sekitar Istana



Kamis, 17 Agustus 2017 07:18 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kepolisian berencana akan mengalihkan arus lalu lintas di sekitar Istana Merdeka saat berlangsungnya upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72, hari ini, Kamis 17 Agustus 2017.

"Penutupan arus dilakukan secara situasional, pagi hari saat upacara pengibaran bendera dan sore hari saat penurunan bendera," ungkap Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto dalam keterangannya, Rabu (16/8/2017) kemarin.

Adapun pengalihan arus tersebut meliputi:
1. Bundaran Air Mancur belok kiri ke Jalan Budi Kemuliaan - Jalan Abdul Muis - Jalan Majapahit - Harmoni dan seterusnya.

2. Bundaran Air Mancur - Belok Kanan ke Jalan Medan Merdeka Selatan - Jalan Medan Merdeka Timur.

3. Arus lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Selatan menuju Harmoni atau Kota - Bundaran Air Mancur - Jalan Budi Kemuliaan - Jalan Abdul Muis - Jalan Majapahit - Harmoni dan seterusnya.

4. Lampu lalu lintas Budi Kemuliaan - Jembatan Serong belok kiri - Jalan Kebon Sirih - Jalan MH Thamrin dan seterusnya.

5. Pertigaan Pertamina Jalan Medan Merdeka Timur - Jalan Perwira - Jalan Lapangan Banteng - Pejambon - Jalan Medan Merdeka Timur - Tugu Tani - Jalan Ridwan Rais - Jalan Medan Merdeka Selatan - Bundaran Air Mancur dan seterusnya.

6. Lampu lalu lintas Harmoni - Jalan H Juanda - Pintu Air - Jalan Pos - Jalan Lapangan Banteng - Jalan Pejambon - Jalan Medan Merdeka Timur - Tugu Tani - Jalan Medan Merdeka Timur - Jalan Medan Merdeka Selatan dan seterusnya.

7. Arus dari arah Stasiun Kota yang mengarah ke Harmoni diarahkan ke kiri di traffic light Olimo - Mangga Besar - Gunung Sahari - ke Jalan Wiryo Pranoto - Pecenongan - Samanhudi - Gunung Sahari.

8. Arus dari arah Stasiun Kota yang mengarah ke Harmoni diarahkan ke Jalan Zainul Arifin.

Sementara jalan yang akan ditutup selama berlangsungnya upacara adalah Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Veteran Raya, Jalan Veteran I, II dan III, Jalan Majapahit dari arah Harmoni, Area Silang Monas, Jalan Museum, dan Jalan Budi Kemuliaan dari arah Jalan Abdul Muis.

Resmob Polda Metro Jaya Ringkus 2 Pencuri dengan Modus Pecah Kaca Mobil di Siang Hari

Kamis, 17 Agustus 2017 07:11 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Satuan Reserse Mobile Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap ‎dua pelaku pecah kaca berinisial MS alias S, 19 tahun dan MRLH alias U, 30 tahun, yang biasa beraksi di siang hari. Ternyata, mereka melakukan aksinya di siang hari karena lebih mudah saat memecahkan kaca mobil akibat tekanan udara dari dalam mobil yang tinggi.

‎"Mereka itu melakukan aksinya selalu siang hari. Karena kalau siang itu kan panas, tekanan udara dari dalam mobil tinggi, jadi pas dilempar pakai pecahan busi kaca langsung retak," kata Kepala Unit III Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Agung Wibowo‎ di Mapolda Metro Jaya, Rabu (16/8/2017). 

Seperti diketahui, jika para pelaku ini ‎kerap menggunakan pecahan busi motor yang kemudian diberikan air liur agar pecahan busi tersebut dalam kondisi dingin. Sehingga saat dilemparkan dan terkena kaca kendaraan yang panas dan bertekanan tinggi, kaca langsung retak.

Kaca yang retak akan dengan mudah didorong tangan pelaku, setelah terbuka pelaku pun memboyong barang berharga yang ditinggal pelaku didalam mobil.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Agung juga menyarankan agar masyrakat tak menutup kaca secara penuh saat parkir.

"Tipsnya, kalau parkir pada siang hari kaca mobil harus dibuka paling tidak 1 sentimeter, agar ada sirkulasi udara. Kalau ada sirkulasi udara, para pelaku tidak bisa memecahkan kaca dengan pecahan busi," ujarnya.

Sementara itu, kedua  pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. 

Todongkan Pistol ke Polisi, Pelaku Curanmor di Bekasi Ditembak

Todongkan Pistol ke Polisi, Kaki Maling Motor Ditembak

Kamis, 17 Agustus 2017 07:02 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan timah panas lantaran melakukan perlawanan saat akan diringkus di Perumahan Diva Pedurenan, Bantar Gebang, Kota Bekasi. Pelaku MS, 25 tahun, saat itu akan menjual sepeda motor curiannya. 

"Ketika akan ditangkap pelaku mengeluarkan dan menodongkan senjata api ke arah petugas. Terpaksa pelaku kita tembak betis kirinya," ungkap Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Wijonarko pada wartawan, Rabu (16/8/2017).


AKBP Wijonarko menerangkan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi bila MS hendak menjual sepeda motor Honda CBR 250 cc hasil curian di Bantar Gebang. Petugas pun bergerak cepat dengan melakukan pengecekan informasi masyarakat tersebut.

Saat melakukan observasi di sekitar wilayah tersebut, petugas mencurigai gelagat tiga pemuda yang sedang berhenti di pinggir kali menggunakan sepeda motor. Ketika didekati, kedua orang itu malah bergegas melarikan diri. 

Sementara satu pelaku lagi, MS tak sempat mengelak karena dipepet petugas lebih dulu. ”Dua pelaku kabur sambil membuang tas kecil berisi pistol ke aliran kali. Meski telah terpojok, MS mengambil sepucuk pistol rakitan yang disembunyikan di balik baju dan menodongkannya ke arah pelaku," ujarnya.

Karena sangat membahayakan, petugas melumpuhkan MS seketika dengan tembakan ke betis kirinya.

Kasat Reskrim Polrestro Bekasi Kota AKBP Dedy Supriyadi menambahkan, MS hendak menjual sepeda motor Honda CBR 250 cc yang dicuri dari rumah warga. Kasus pencurian itu, terjadi di Jalan Raya Serma Marzuki, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Kepada penyidik,  MS mengaku sebagai pemetik barang curian sekaligus joki balap sepeda motor."Dalam sehari, komplotan ini mampu mencuri sebanyak tiga motor dan dijual dengan harga sangat bervariasi," ujarnya.

Dari tangan tersangka disita barang bukti berupa satu set alat untuk merusak rumah kunci motor korban, dua unit motor Honda Beat dan satu unit Honda CBR 250 cc. 

Akibat perbuatannya, tersangka MS dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman di atas lima tahun penjara. 

Lokasi Layanan Mobil SIM Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 17 Agustus 2017


Kamis, 17 Agustus 2017 06:52 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis, 17 Agustus 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat: Bundaran Patung Kuda, Monas
2. Jakarta Barat : LTC Glodok
3. Jakarta Selatan : STEKPI Kalibata
4. Jakarta Utara : Pantai Karnaval Ancol
5. Jakarta Timur : BPKP Pramuka, Matraman

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

16 Agustus 2017

Polda Metro Jaya Siapkan 5.000 Personel Amankan HUT Kemerdekaan RI Ke-72

Gambar terkait
Rabu, 16 Agustus 2017 13:00 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polda Metro Jaya menurunkan sedikitnya 5.000 personel untuk melakukan pengamanan terkait peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72, di Ibu Kota Jakarta.

"Kita menurunkan sekitar 5.000 personel untuk mengamankan mulai pidato kenegaraan di MPR-DPR, kegiatan upacara bendera di Istana Negara, dan upacara di DKI Jakarta," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (16/8/2017).

Dikatakannya, polisi pun melakukan pengamanan kegiatan masyarakat di tempat wisata, pusat perbelanjaan dan objek vital lainnya.

"Itu kan hari libur, setelah kegiatan upacara tentu masyarakat banyak yang rekreasi. Kita siapkan pengamanan di Ancol, Ragunan, Monas, semua anggota kita libatkan. Lalu ada yang melakukan kegiatan di jalan-jalan kita juga amankan," ungkapnya.

Kabid Humas menyampaikan, Polda Metro Jaya menyiagakan ribuan personel di Mapolda Metro Jaya. Apabila dibutuhkan, personel siap dikerahkan.

"Ada anggota juga yang stand by. Suatu waktu dibutuhkan bisa langsung diturunkan," katanya.

Kabid Humas menegaskan, Polri juga telah menyiapkan antisipasi terkait kemungkinan adanya aksi teror di Jakarta. "Teror kita antisipasi itu. Sudah kita antisipasi. Ya memang informasinya sasarannya 17 Agustus, itu kita antisipasi," jelasnya.

Terkait pengaturan arus lalu lintas, Kabid Humas mengungkapkan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas terkait kegiatan upacara bendera di Istana Negara, besok. Polisi bakal melakukan pengalihan arus, namun sifatnya situasional bergantung situasi di lapangan.

"Pengalihan arus tetap melihat situasi di lapangan. Kalau diperlukan kami lakukan pengalihan arus," tandasnya.

Pengendara Sepeda Motor Tewas Diduga Korban Tabrak Lari di Joglo Kembangan

Jenasah korban senggolan motor di Joglo.(timyadi)

Rabu, 16 Agustus 2017 12:49 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang pengendara sepeda motor Honda bernomor polisi B 6447 WAY, tewas di Jalan Raya Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (16/8/2017) pagi.Pengendara motor bernama Tarzak, 57 tahun, warga Pondok Serut 2 RT 05/03, Pondok Kacang, Tangerang Selatan itu, diduga menjadi korban tabrak lari.

Oleh petugas, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk proses autopsi.

"Korban meninggal dunia diduga karena korban tabrak lari," kata Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Purnomo.

Peristiwa berawal saat korban mengendarai sepeda motor dari arah Ciledug ke lampu merah Joglo. Saat di lokasi kejadian, diduga korban bersenggolan dengan kendaraan yang belum diketahui jenisnya.

"Diduga bersenggolan dengan kendaraan yang tidak diketahui identitasnya, yang bergerak dari arah berlawanan," ucapnya.

Sehingga, korban terjatuh dan mengalami luka pada kepala yang mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP.

"Kasus ini ditangani Unit Laka Satlantas Polres Metro Jakarta Barat," katanya.

Polsek Beji Amankan PRT Terduga Penggugur Kandungan di Rumah Majikan

Rabu, 16 Agustus 2017 10:19 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polsek Beji mengamankan Solikhah alias Ika, 22 tahun, pekerja rumah tangga (PRT) yang diduga telah menggugurkan kandungannya di toilet rumah majikannya Perum De Raya Residence, Tanah baru, Beji, Depok. Sebelumnya Ika menjalani perawatan di rumah sakit sesaat setelah kejadian pada Senin (14/8/2017) malam.

Ika mulai diamankan di Mapolsek Beji sejak Selasa (15/8/2017) malam. Ia diamankan polisi setelah tim dokter RS Andhika menyatakan Ika bisa menjalani rawat jalan.

"Karena sudah boleh rawat jalan, jadi kami amankan. Kalau sampai dia nanti pulang kampung kan repot kami," kata Kapolsek Beji, Kompol Bambang Handoko, saat dihubungi, Rabu pagi.

Menurut Kapolsek, Ika belum pernah diperiksa. Polisi masih mempertimbangkan kondisi kesehatannya. Ia dijadwalkan mulai diperiksa hari ini, Rabu (16/8/2017).

Pemeriksaan terhadap Ika kemungkinan besar akan menguak siapa yang bertanggung jawab terhadap kehamilannya, termasuk orang yang diduga menyuruhnya untuk menggugurkan kandungan.

"Dari semalam yang bersangkutan istirahat. Sampai sejauh ini kami baru memeriksa saksi-saksi," ujar Kapolsek.

Ika diduga telah menggugurkan kandungannya di toilet rumah majikannnya di Perum De Raya Residence, Tanah Baru, Beji, Depok, Senin malam lalu. Perbuatannya itu pertama kali diketahui rekannya sesama pekerja di rumah tersebut, Sumiati, 27 tahun.

Kepada polisi, Sumiati mengatakan bahwa pada Senin malam, Ika sempat berada sangat lama di dalam toilet. Saat keluar, Sumiati melihat ada darah di tungkai kaki Ika. Saat melihat kondisi temannya itu, Sumiati kemudian melapor ke majikannya. Sang majikan kemudian mengantarkan Ika ke RS Andhika, Ciganjur, Jagakarsa pada sekira pukul 21.00 WIB.

Menurut Kapolsek, pada awalnya penghuni rumah tak mengetahui perbuatan Ika. Sepanjang malam, Ika dirawat di rumah sakit dan ditemani Sumiati. Pagi harinya ketika Sumiati pulang untuk membersihkan rumah, dia mencium bau busuk yang berasal dari lemari pakaian Ika. Setelah lemari dibuka dan diperiksa, Sumiati menemukan janin yang dibungkus dengan pakaian di dalam laci.

"Sumiati melapor ke majikannya dan tetangga sebelah rumah untuk membantu memeriksa bayi tersebut. Setelah diperiksa kondisi bayi sudah meninggal dunia," kata Kapolsek.

Penghuni rumah kemudian melapor ke polisi. Janin tersebut kemudian dibawa ke RS Polri untuk di-visum et repertum (keterangan yang dibuat dokter forensik atas permintaan penyidik).

Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas saat Sidang Tahunan MPR

Presiden Joko Widodo memberikan pidato kenegaraan pada sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2016 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016).
Rabu, 16 Agustus 2017 09:35 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polda Metro Jaya merekayasa arus lalu lintas kendaraan saat Sidang Tahuan MPR, pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo dan pembacaan nota keuangan, di gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Rabu (16/8/2017).

"Pengalihan arus di sekitar Istana Negara dan Gedung DPR/MPR RI," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Halim Pagarra melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.


Kombes Halim mengatakan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Istana Negara yakni kendaraan dari arah Jalan Thamrin menuju Bundaran Air Mancur belok kiri ke Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit-Jalan Harmoni.

Kendaraan dari Jalan Thamrin belok kanan menuju Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan Medan Merdeka Timur dan sebaliknya dari arah Merdeka Selatan-Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit-Jalan Harmoni.

Kendaraan dari pertigaan Pertamina-Jalan Merdeka Timur-Jalan Perwira-Lapangan Banteng-Pejambon-Jalan Merdeka Timur-Tugu Tani-Jalan Ridwan Rais-Jalan Merdeka Selatan-Bundaran Air Mancur.
Kendaraan dari Harmoni-Jalan IR H Juanda-Pintu Air-Jalan Pos-Lapangan Banteng-Pejambon-Jalan Merdeka Timur-Tugu Tani-Jalan Merdeka Timur-Jalan Merdeka Selatan.


Arus lalu lintas dari Stasiun Kota arah Harmoni belok kiri ke Jalan Olimo-Mangga Besar-Gunung Sahari-Jalan Wiryo Pranoto-Pecenongan-Jalan Samanhudi-Gunung Sahari dan kendaraan dari Stasiun Kota-Harmoni diarahkan ke kanan Jalan Zainul Arifin.

Lokasi jalan yang ditutup di sekitar Istana Negara yaitu Jalan Merdeka Barat, Jalan Merdeka Utara, Jalan Veteran Raya, Veteran I, Veteran II, Jalan Majapahit dari arah Harmoni, areal Silang Monas, Jalan Museum dan Jalan Budi Kemuliaan dari arah Abdul Muis.

Petugas juga mengalihkan arus lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR RI meliputi kendaraan dari Asia Afrika putar balik kembali ke Asia Afrika atau lurus menuju Pospol Palmerah.

Kendaraan dari arah timur atau Jalan Gatot Subroto belok ke kiri menuju Jalan Gerbang Pemuda --tidak ada yang menuju depan Gedung DPR/MPR RI-- dan kendaraan dari selatan diarahkan ke Flyover Senayan menuju Semanggi.

Di Semanggi, kendaraan dari arah timur belok kiri ke Bundaran Senayan (tidak kendaraan yang lurus), kendaraan dari selatan lurus menuju utara (Bundaran HI) dan kendaraan dari utara (Bundaran HI) lurus menuju Bundaran Senayan.

Di Palmerah, kendaraan dari Pejompongan lurus ke arah Permata Hijau dan arus di perempatan Pospol Pejompongan arah utara diarahkan lurus menuju Permata Hijau.

Jadikan 1000 Petugas Bandara Sebagai Duta Narkoba, Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Dapat penghargaan MURI

Kapolres Bandara Soetta Diganjar Rekor MURI
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Arief Rachman

Rabu, 16 Agustus 2017 09:12 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Arief Rachman mengaku sangat terpicu dengan penghargaan dari MURI yang diterimanya, Selasa (15/8/2017). 

Kombes Pol Arief Rachman diberikan piagam Muri sebagai pengangkatan 1000 duta anti narkoba dari kalangan maskapai penerbangan 

Menurut Kapolres, penghargaan yang telah diraih, tak lepas dari kepatuhan mengikuti perintah pimpinan dan kerja nyata dalam kewaspadaan. 

Kapolres menyebut narkoba adalah musuh bersama yang harus terus diperangi, sebab tidak saja merusak generasi muda Indonesia tapi juga sudah banyak menelan korban jiwa.

"Hal (penghargaan) itu juga berkat mengikuti arahan pimpinan, upaya preventif dan edukatif sesuai perintah pak Kapolri," kataya usai acara pemusnahan barang bukti narkoba hasil tangkapan Polri-BNN dan pengangkatan 1000 duta anti narkoba di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (15/8/2017). 

Kapolres menjelaskan, dalam memerangi narkoba dan para pengedar serta bandar narkoba yang seakan tak pernah jera melalui jalur udara, pihaknya bekerjasama dengan berbagai elemen. 

"Melibatkan seluruh pekerja yang ada di bandara, jadi tidak hanya melibatkan pramugari, avsec dan pekerja lainnya," ungkapnya. 

Kapolres menambahkan strateginya dalam menangani permasalahan narkoba, menekan supply dan permintaan atau demand

"Tujuannya agar bandara interasional tidak lagi menjadi jalur peredaran narkoba. Sebab berbagai cara dilakukan para bandar narkoba dalam menggunakan jalur udara melalui bandara internasional Soekarno Hatta ini, berhasil kami gagalkan," pungkasnya. 

Sebelumnya Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Soetta menerima apresiasi berupa penghargaan dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta karena telah berkontribusi dan bersinergi dengan kepolisian dalam mengungkap beberapa kasus kriminal.

Truk Bermuatan Semen Terguling di Sawangan, Arus Lalin Macet

Truk terguling tengah dievakuasi
Rabu, 16 Agustus 2017 09:02 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kemacetan parah terjadi di Jalan Raya Cinangka dekat Pol Taksi Blue Bird, Sawangan, Kota Depok, Rabu (16/8/2017) pagi, akibat truk bermuatan semen terguling menutup sebagian badan jalan.

Berdasarkan keterangan sopir truk B 9917 YN, Suwarta,50 tahun, truk yang dikendarainya mengalami pecah ban sebelah kiri belakang dalam perjalanan sehingga terbalik.

“Pecah ban truk lalu terbalik. Muatan sebanyak 8 ton semen jatuh berantakan menutupi jalan arah ke Sawangan,”ujarnya di lokasi kejadian.

Pengakuan Suwarta, dirinya bermaksud mengantarkan semen ke daerah Ciseeng dari tokonya di daerah Bekasi.

“Tadi tergulingnya sekitar pukul 05:00 WIB, sempat terjadi macet namun bantuan warga dan anggota polisi menarik truk dengan truk lain yang ada di jalan akhirnya bisa dievakuasi sekitar pukul 07:30 WIB,”ungkapnya.

Hingga saat ini, meski truk sudah berhasil dievakuasi namun kemacetan lalulintas masih terjadi dari Sawangan menuju pertigaan Gaplek Pamulang dan demikian juga dari arah sebaliknya.Hal ini terjadi lantaran petugas polantas Polsek Sawangan dibantu warga membantu menyingkirkan semen yang menutupi jalan.

Diduga Gangguan Jiwa, Pengangguran Bacok Bocah di Tambora

Rabu, 16 Agustus 2017 08:44 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang pengangguran, Mo, 33 tahun, warga Tambora, Jakarta Barat, membacok seorang anak usia 12 tahun, MR dibagian punggung kanan dan juga telinga kanannya, tanpa sebab di Jalan Laksa Raya RT 14/02, Kelurahan Jembatan Lima, pada Senin (14/8/2017), malam.Polisi menduga, aksi Moyang membabi buta tersebut, mengalami gangguan kejiwaan.

"Diduga pria ini (Mo), alami gangguan jiwa ya karena tanpa sebab asal bacok saja. Kemarin, Senin (14/8/2017) sekira pukul 20.45 WIB,  pria ini membacok seorang anak berusia 12 tahun berinisial MR. Padahal, MR ini tengah nongkrong dengan temannya, di Jalan Laksa I Raya," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Tambora, AKP Antonius.

AKP Antonius mengatakan kasus berawal ketika MR tengah nongkrong bersama teman-temannya.Sedang asik nongkrong, MR pun didatangi Mo, serta tiba-tiba Mo membacok MR tanpa sebab dengan golok.

"Untungnya tak tewas, karena MR ini langsung menghindari amukan Mo. MR, terluka bagian punggung kanan dan telinga kanan. Tak hanya itu, ada pemuda bernama Wawan Kurniawan, 21 tahun, melihat aksi Mo. Melihat aksi Mo ini, oleh Wawan berusaha melerai. Sayangnya, Mo itu semakin mengamuk dan membacok di bagian bokong sebelah kanan. Akhirnya, anak berusia 12 tahun itu dan Wawan dibawa warga saat itu ke Puskesmas terdekat," papar AKP Antonius.

AKP Antonius mengatakan, Mo yang mengamuk di lokasi kala itu langsung diamankan warga di lokasi. Bahkan, Mo langsung mendapatkan bogem mentah dari warga.

"Akhirnya warga mengamankan pelaku bahkan sempat dihadiahi sejumlah bogem mentah. Di lokasi, Mo yang usai diamankan itu langsung digiring polisi. Sebab saat itu ada warga yang langsung melaporkan ke kami. Dugaan emang pria ini ada gangguan jiwa. Namun saat ini pria itu masih dalam pemeriksaan," jelasnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 16 Agustus 2017

Rabu, 16 Agustus 2017 08:34 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu, 16 Agustus 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : STEKPI Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pasar Pagi Mangga Dua
STNK : Graha Gapembri, Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Mall Tamini Square
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

15 Agustus 2017

Kapolri Pimpin Pemusnahan Barang Bukti 1 Ton Sabu dan Jutaan Butir Ecstasy

Hari Ini, Polri dan BNN Musnahkan Jutaan Narkoba di Cengkareng
Selasa, 15 Agustus 2017 13:14 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian memimpin langsung pemusnahan barang bukti narkoba yang disita pada Juli 2017 lalu. Jumlah barang bukti yang dimusnahkan, yaitu 1,2 juta butir ectasy, 1,4 ton sabu dan 284.312 gram sabu.

Pemusnahan barang bukti dilakukan di Garbage Plant Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (15/8/2017) siang.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bekerja sama dengan BNN, serta Direktorat Jendral Bea dan Cukai Kementerian Keuangan mengungkap sindikat pengedar ecstasy jaringan Internasional, pada 21 Juli 2017. Barang bukti kasus tersebut yakni 1,2 juta butir ecstasy.

Petugas berhasil menangkap tiga pelaku, yakni  Liu Kit Cung alias Acung sebagai penerima barang, di gudang Jalan Raya Kali Baru, Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang, Banten. Satu tersangka lainnya  Erwin merupakan kurir yang ditangkap di kawasan Alam Sutra, Tangerang, Banten. Dari hasil pengembangan, polisi menangkap tersangka lainnya M. Zulkarnain. Tapi dia tewas ditembak petugas lantaran melawan saat hendak dilakukan pengembangan ke rumahnya.

Dari keterangan para tersangka, kejahatan itu dikendalikan  oleh Aseng,  terpidana kasus narkotika jenis sabu. Saat ini, Aseng ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Sementara untuk barang bukti 1,4 ton sabu diungkap oleh tim gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Kasus penyelundupan sabu tersebut terungkap setelah polisi menangkap empat warga Taiwan, di Serang, Banten pada Kamis, 13 Juli 2017. Mereka adalah LMH, CWF, LGY dan HYL. Tersangka LMH, pimpinan penyelundup narkoba itu ditembak mati karena dianggap melawan petugas.

Tak beberapa lama, polisi meringkus lima anak buah kapal asal Taiwan saat menangkap kapal Wanderlust, pengangkut sabu yang menepi di perairan Tanjung Berakit, Pulau Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu, 15 Juli 2017.

Adapun barang bukti 284.312 gram sabu disita dari jaringan sabu China-Taiwan-Indonesia. Kasus ini diungkap setelah BNN menggerebek sebuah rumah di Jalan Muara Karang Cantik,  Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu, 27 Juli 2017. Dalam penggerebekan  itu, jumlah total barang bukti sabu yang didapat sebanyak 284.312 gram sabu. Sabu ini berasal dari 3 orang tersangka.

Polsek Cimanggis Ringkus Dua Pencuri Spesialis Rumah Mewah

Selasa, 15 Agustus 2017 09:49 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Anggota Buser Polsek Cimanggis ringkus dua pelaku pencurian spesialis rumah mewah. Kedua pelaku yang  ditangkap sebelumnya sempat mencuri rumah milik dokter di Perum Mahogany Residence Blok C No. 26, RT. 002/013, Harjamukti, Cimanggis Kota Depok.

Kapolsek Cimanggis Kompol Agung mengatakan usai membobol rumah dr. Hikmat Pramukti di Perum Mahogani, Sabtu (12/8/2017) sekira pukul 03.30 WIB, pelaku berhasil mengambil beberapa barang di lantai 2 ruang belajar, yaitu  dua unit tablet merek Samsung, tas ransel dibawa meja berisi emas batangan sejumlah 45 gram, dompet isi uang Rp.1 juta, dan berkas-berkas dokumen kedokteran milik korban.

Petugas Polsek Cimanggis yang menerima laporan kejadian, selanjutnya dipimpin Kanit Reskrim Polsek Cimanggis Iptu Suparno dibantu anggota buser melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan lokasi tempat persembunyian para pelaku.

“Sewaktu korban buat laporan di Polsek, siang harinya pelaku berjumlah dua orang berhasil ditangkap di rumah kontrakannya Jalan Raya Narogong, Cileungsi Kabupaten Bogor. Saat ditangkap pelaku tengah istirahat,”ujar Kapolsek saat dikonfirmasi, Selasa (15/8/2017) pagi.

Kapolsek mengungkapkan kedua pelaku Muhamad Johan, 38 tahun, dan Egi Suherman, 19 tahun, tidak berkutik setelah anggota buser  menangkap keduanya. Lalu petugas mengeledah rumah pelaku dan menemukan  1 tas ransel warna hitam dan 1 tablet merek samsung milik korban dr. Hikmat Pramukti.

Hasil interogasi penyidik dengan pelaku, lanjut Kompol Agung,  modus pelaku adalah mencongkel jendela rumah dengan sasaran rumah kosong. “Pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan mencongkel jendela dan masuk ke ruangan lantai 2 dan menggasak barang yang ada,”tambahnya.

Menurut pengakuan para pelaku yang merupakan pemain lokal ini telah menjadi pencuri spesialis rumah mewah ini sebanyak 3 kali yaitu di Bekasi dan Cibubur. “Ya pengakuan pelaku ke penyidik sudah bermain sebanyak 3 kali dan kerap mencari sasaran rumah rumah mewah yang ditinggal kosong pemiliknya,”tambah Kapolsek.

Sementara itu seorang rekan pelaku berinisial PJ yang ikut bermain masih dalam pengejaran petugas.
Barang bukti yang disita.(angga)
”Barang bukti yang berhasil disita dari tangan pelaku yaitu satu buah tas ransel hitam merek body pack, satu unit tablet merek samsung galaxy type tab 4 putih. Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” tutupnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 15 Agustus 2017

Selasa, 15 Agustus 2017 08:41 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa, 15 Agustus 2017 terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : STEKPI Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Mall Pluit Village
STNK : Graha Gapembri, Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Mall Tamini Square
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Terbakar Cemburu, Dani Bacok Temannya di Kemayoran

Selasa, 15 Agustus 2017 08:27 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Hanya gara-gara perempuan, dua pemuda terlibat pertengkaran di Gang Laler, Kemayoran, Jakarta Pusat. Pada awalnya, kedua sahabat karib, Slamet Agung dan Dani itu sedang pesta minuman keras. Namun, tiba-tiba bentrok lantaran Dani mengoda kekasih Slamet, berinisial DE.

"Mereka awalnya biasa saja, saat itu mereka sedang mabuk-mabukan," kata Kapolsek Metro Kemayoran, Kompol Rosid, kepada wartawan, Senin (14/8/2017).

Slamet yang tidak terima kekasihnya diajak bercinta oleh Dani terbakar cemburu dan marah. Akibatnya, kedua pemuda itu adu mulut.

"Pipi Slamet disabet oleh senjata tajam oleh Dani," ungkap Kapolsek.

Beruntung, saat kejadian banyak warga yang menyaksikan dan segera melerainya. Warga pun langsung membawa Slamet ke rumah sakit untuk diberikan perawatan medis.

"Slamet terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo," tutur Kapolsek.

Dalam insiden itu, polisi berhasil mengamankan senjata tajam jenis golok sebagai barang bukti. sementara itu, pelaku (Dani) diamankan di Polsek Metro Kemayoran guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.