08 Agustus 2017

Diduga Masih Jadi Sarang Narkoba, Kampung Ambon Digerebek Polres Metro Jakarta Barat

Kampung Ambon Cengkareng Masih Jadi Sarang Narkoba
Selasa, 8 Agustus 2017 07:30 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kawasan Kapuk Pulo, RT 05/10, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, yang lebih dikenal dengan sebutan Kampung Ambon diduga masih menjadi sarang narkoba. Pada Senin (7/8/2017) kemarin tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menggerebek kawasan ini.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Royce Hary Langie, mengatakan bahwa dari penggerebekan tersebut polisi menangkap 29 orang yang terdiri dari 23 laki-laki dan enam perempuan beserta barang bukti berupa 22 paket sabu seberat 18 gram.

"Setelah melakukan penyelidikan tadi tim melakukan penindakan dan berhasil menangkap 29 orang yang diduga sebagai pelaku tindak penyalahgunaan narkotika," kata Kapolres di Mapolres Metro Jakarta Barat, Palmerah, Jakarta Barat, Senin malam.

Langkah tersebut, kata Kapolres, merupakan pengembangan atas serangkaian pengungkapan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, yang di antaranya ditemukannya 60 kg sabu-sabu pada 2 Agustus 2017 di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Barat dan pengedar sabu-sabu jaringan Malaysia.

"Sebelum itu ada rangkaian tindak pelanggaran hukum yang dilakukan jaringan pengedar asal Malaysia. Berdasarkan kesimpulan sementara mengarah kepada inisial yang masih disembunyikan dan mengarah ke kawasan Kapuk Pulo yang biasa dikenal dengan Kampung Ambon," ungkap Kapolres.

Selanjutnya, mereka yang telah diamankan dikenakan tes urin yang hasilnya menunjukkan bahwa 25 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.

"Kemudian di TKP ada salah satu tersangka berinisial HM yang melakukan perlawanan. Dia mengejar petugas sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur. Sekarang yang bersangkutan berada di RS Polri," ucap Kapolres.

Sementara, Kasat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Suhermanto, mengatakan bahwa 29 pelaku tersebut diamankan di tiga lokasi namun masih saling berdekatan.

"Mereka ditangkap di samping kompleks Kampung Ambon di sekitar tempat pembuangan sampah Kali Apuran, yaitu di bedeng-bedeng," tuturnya.

Selain mengamankan 18 gram sabu-sabu, pihak kepolisian mengaku menyita sejumlah alat hisap sabu-sabu, uang tunai Rp 6 juta, sejumlah senjata tajam, dan telepon seluler.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar