04 Agustus 2017

Modus Mengaku Polisi, Dua Pria Perdayai Pengendara Ojek Online Ditangkap Polsek Metro Cengkareng


Jumat, 4 Agustus 2017 13:33 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Bermodus mengaku sebagai anggota polisi, dua pria Oday, 37 tahun dan Rido, 23 tahun, memperdayai seorang pengendara ojeg online dengan menuduh terlibat penyalahgunaan narkotika yang berujung merampas harta korban. Kedua pria tersebut berhasil ditangkap petugas Polsek Metro Cengkareng setelah mendapat laporan dari korban.

Kapolsek Metro Cengkareng, Kompol Agung Budi Leksono mengatakan, selain menuduh korban terlibat dalam penyalahgunaan narkotika,  saat beraksi pelaku juga menggunakan modus jika korban telah menabrak salah satu anggota keluarga mereka. Hal tersebut agar korban merasa ketakutan dan bisa diperdaya

“Hanya mengaku saja (tidak pakai seragam polisi-Red), dia tidak pakai senjata api atau senjata tajam, hanya menggertak dengan menuduh korban menabrak salah satu adiknya kemudian nanya-nanya identitas KTP kemudian merampas alat komunikasi korban, korban tidak melakukan perlawanan karena pelaku mengaku sebagai petugas,” kata Kapolsek saat dikonfirmasi, Jumat, (4/8/2017).

Pelaku beraksi selalu berdua dan memilih korban secara acak dengan target pengendara yang sedang berhenti ditepi jalanan yang sepi.

“Mereka mencari korban secara rundom dan beraksi  pada malam hari. Biasanya mereka  memilih korban yang sedang nongkrong atau berhenti main HP ditempat-tempat yang sepi,” tutur Kapolsek.

Selain memilih korban yang sedang berada ditempat sepi, pelaku juga mencari target anak dibawah umur agar mudah diperdaya. “Banyak kejahatan seperti ini, memang ini sudah menjadi incaran kita. Sepeda motor jarang mereka bawa cuma harta yang mudah diambil,” tambah Kapolsek.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Metro Cengkareng, AKP Poltar Lumban Gaol, pelaku terahir beraksi di Jalan Raya Kamal, Cengkareng, Jakarta barat, dengan korban adalah Nur Irfan, 22 tahun, seorang driver ojeg online pada Rabu, (2/8/2017) lalu.

Saat berada di lokasi tersebut, pelaku mendatangi Irfan dan langsung membentak seperti petugas dan menuduh korban telah terlibat kejahatan narkoba dan telah menganiaya adik pelaku.

“Korban mengancam dan mengambil HP milik korban dan kemudian melarikan diri,” katanya.

Merasa ada yang janggal, korban melaporkan kejadian ke Polsek Metro Cengkareng yang langsung ditindaklanjuti oleh petugas Reskrim Polsek Metro Cengkareng.

“Pelaku atas nama Oday berhasil ditangkap di wilayah Cengkareng Barat dan pelaku atas nama Rido ditangkap di persembunyiannya di wilayah Daan Mogot,” ucap AKP Poltar.

Dari hasil keterangan pelaku, mereka telah melakukan aksi dengan modus serupa sebanyak empat kali. Kini keduanya masih menjalani proses penyidikan di Mapolsek Metro Cengkareng.

1 komentar:

  1. terimakasih atas infonya,,
    membantu sekali dan jangan lupa kunjungi link kami
    https://goo.gl/8tTGb7

    BalasHapus