13 April 2018

6.000 Botol Miras Dimusnahkan Polres Tangerang Selatan

https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 13 338 1886260 omzet-miras-oplosan-di-tangsel-sampai-rp16-juta-sehari-2n1oI22luj.jpg
Jumat, 13 April 2018 15:12 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sebanyak 6 ribu botol minuman keras (miras) dari berbagai merek hingga jenis oplosan dimusnahkan di halaman Mapolres Tangerang Selatan (Tangsel), di Jalan Promoter Raya, Serpong, Jumat (13/4/2018).

Ribuan botol miras tersebut merupakan hasil penindakan yang dilakukan selama 10 hari terakhir di beberapa wilayah, diantaranya, di warung penjual miras di Jalan Elang IV, Sawah Lama, Ciputat. 

Lalu di pabrik rumahan pembuat miras di Jurang Mangu Barat, Pondok Aren. Kemudian, pabrik rumahan pembuat miras di Perumahan Poris Indah, Blok D367, Cipondoh, Kota Tangerang.

Para pelakunya, Rony Mulia Rajaguguk, 50 tahun, Iwan, 38 tahun, Limanto, 35 tahun, Kuswoyo, 35 tahun, dan Hermanto, 31 tahun, berstatus sebagai penjual, distributor dan ada juga yang berperan sebagai karyawan pabrik pengoplosan miras tersebut.

Salah satu pelaku, Rony Mulia menjual miras di toko kelontongnya di Jalan Elang IV, RT04 RW01, Sawah Lama, Ciputat. Bahkan miras yang dijualnya, diduga sempat dikonsumsi 2 petugas sekuriti Komplek Permata Bintaro Residence, sebelum akhirnya mereka dinyatakan tewas dalam perawatan rumah sakit.

"Dihadapan kita ini ada kurang lebih sekira 6 ribu botol miras, yang kita sita dari hasil operasi selama 10 hari terakhir. Hal ini juga berkaitan dengan dugaan tewasnya 2 orang warga Ciputat akibat mengonsumsi miras," jelas Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan, sebelum pemusnahan barang bukti.

Selain ribuan botol miras, turut diamankan pula mesin pembuat miras oplosan. Setiap harinya, pabrik rumahan tersebut mampu memroduksi sekira 3.200 botol miras, dengan omzet Rp16 juta perhari.

Seluruh botol miras diedarkan pada beberapa distributor ilegal di daerah Tangerang Raya. "Omzetnya sehari Rp16 juta, pabrik rumahan ini sudah beroperasi hampir 2 tahun. Sementara hasil penyelidikan kita, miras-miras itu diedarkan untuk wilayah Tangsel dan sekitarnya. Di wilayah Tangsel, paling banyak di Ciputat dan Pamulang," imbuh Kapolres.

Miras tersebut merupakan hasil sitaan dari operasi penertiban di sejumlah wilayah, yakni operasi oleh Sat Reskrim Polres Tangsel menyita 1.200 botol miras, Satuan Narkoba Polres mengamankan 547 botol miras, Sat Sabhara Polres 900 botol miras. Lalu Polsek Pondok Aren menyita 138 botol miras, Polsek Ciputat menyita 867 botol miras, Polsek Pamulang menyita 240 botol, Polsek Cisauk 67 botol miras, Polsek Serpong 420 botol, Polsek Kelapa Dua 211 botol, Polsek Legok 168 botol, Polsek Curug 51 botol, dan Polsek Pagedangan menyita 760 botol miras.
miras digilas
Botol-botol miras itu dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan mobil giling.

Turut hadir menyaksikan, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dan Kepala Kajari Tangsel Bima Suprayoga.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 197 Undang Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau Pasal 136 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, dan atau Pasal 204 Ayat (1) dan (2) KUHP, dengan ancaman hukuman sampai dengan 20 tahun penjara.

1 komentar:

  1. aslamu alaikum wr wb..
    bismillahirrahamaninrahim,,senang sekali saya bisa menulis
    dan berbagi kepada teman2 melalui tempat ini,
    sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga
    dan mencapai kesuksesapossiblen yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki,
    namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang,
    hingga suaatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yang saya punya,
    akhirnya saya menanggung hutang ke pelanggan-pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 600 juta ,
    saya sudah stress dan hampir bunuh diri anak saya 3 orang masih sekolah di smp / sma dan juga anak sememtarah kuliah,tapi suami saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anaka-naknya ditengah tagihan hutang yang menumpuk,
    demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue,
    ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman
    dan bercerita kepadanya, alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya.
    dulu katanya dia juga seperti saya setelah bergabung dengan K.H. Tambring Abdullah hidupnya kembali sukses,
    awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir
    dan melihat langsung hasilnya, `
    saya akhirnya bergabung dangan mengunjungi website di www.programdanainstan.blogspot.com semua petunjuk K.H. Tambring Abdullah saya ikuti dan hanya 1 hari astagfirullahallazim,
    alhamdulilah demi allah dan anak saya,
    akhirnya 5m yang saya minta benar benar ada di tangan saya,
    semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha,
    kini saya kembali sukses terimaksih K.H. Tambring Abdullah saya tidak akan melupakan jasa aki.
    jika teman teman berminat, yakin dan percaya insya allah,
    saya sudah buktikan demi allah silakan kunjungi website di www.programdanainstan.blogspot.com atau KLIK DISINI

    BalasHapus