05 April 2018

Diduga Terlibat Kejahatan Skimming, WN Bulgaria Tewas Ditembak Polisi

Sejumlah barang bukti ditunjukkan dalam rilis kasus kejahatan pembobolan data nasabah dari mesin ATM (Skimming) di Polda Metro Jaya, Jakarta, 3 April 2018. 

Kamis, 5 April 2018 19:43 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menembak mati seorang pria berkewarganegaraan Bulgaria yang diduga terlibat kejahatan skimming. Pria berinisial GDP itu menyerang polisi menggunakan senjata tajam saat ditangkap di Tangerang pada Selasa, 3 April 2018.

"Saat ditangkap, yang bersangkutan mengambil pisau yang juga berfungsi sebagai kepala gesper, dan mencoba melawan petugas," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis, 5 April 2018.

Menurut Kabid Humas, identitas GDP terungkap ketika polisi tengah menyelidiki kasus pencurian tabungan nasabah bank di Yogyakarta. Nasabah merasa tidak pernah menarik uang tapi saldo tabungannya berkurang. Polisi menduga pelaku pencurian menggunakan metode skimming untuk mengambil data nasabah dan menjarah isi tabungan.

"Dari hasil penyelidikan, polisi bisa mengetahui keberadaan pelaku di Tangerang," ujar Kabid Humas.

Polisi kemudian mengatur strategi untuk membekuk GDP. Pada penangkapan inilah polisi menembak pria Bulgaria itu karena melawan. GDP dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan tapi nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Polisi menyita barang bukti berupa 940 kartu kloning, tiga laptop, satu set deep skimmer, dua encoder, tiga buah karet mulut card reader, sembilan spy cam, dan satu kartu skimmer. Peralatan ini dinilai lebih canggih dari barang bukti yang disita polisi dari kelompok yang sebelumnya sudah ditangkap.

"GDP ini telah memasang skimmer di sejumlah ATM di daerah Tangerang, Batam, Yogyakarta, Solo, Bali, dan Bandung,” kata Kabid Humas.

“Ia dibantu oleh seseorang berinisial J alias S yang saat ini masih buron." tambahnya.

Menurut Kabid Humas, S yang juga berkewarganegaraan Bulgaria, berperan menyediakan alat skimming dan kartu yang sudah diduplikat. Selain itu, S bertugas menerima suplai data nasabah dan memindahkan data dari laptop ke kartu ATM kosong yang sudah disiapkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar