28 April 2018

Dua Pelaku Pemalsuan STNK di Kemayoran Ditangkap Polsek Metro Kemayoran

Polsek Kemayoran Jakarta Pusat ungkap kasus pemalsuan STNK di wilayahnya pada Jumat (27/4/2018) (DOK. HUMAS POLRES JAKARTA PUSAT).
Sabtu, 28 April 2018 09:19 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polsek Metro Kemayoran menangkap dua pelaku pemalsuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), yaitu A, 22 tahun dan M, 27 tahun, di Jalan Gempol Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat (27/4/2018) dini hari.

"Kami melakukan penyidikan bahwa terdapat penipuan, yaitu pembuatan STNK palsu. Keduanya mengakui perbuatannya dan kami dapat menyita alat bukti," kata Kapolsek Metro Kemayoran, Kompol Saiful Anwar di kantornya, Jumat kemarin.

Kasus ini terungkap berdasarkan laporan warga yang mengatakan adanya pembuatan STNK palsu untuk sepeda motor dan mobil di kawasan tersebut. Informasi tersebut tersebar dari mulut ke mulut.

Kapolsek mengatakan, kedua pelaku telah beraksi selama setahun. Setidaknya mereka telah mengeluarkan sekitar 20 STNK palsu. Mereka membuka layanan pembuatan melalui layanan SMS di mana pelanggan diminta mengirimkan data kendaraan bermotornya, seperti nomor mesin dan tahun pembuatan kendaraan. 

"Setelah melakukan transaksi, data-data pemesan mereka hapus untuk menghilangkan bukti," kata Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, berdasarkan pengakuan, pelaku belajar bisnis STNK palsu ini dari kawannya yang sukses meraup keuntungan. Sementara, untuk bentuk STNK dipelajari dari miliknya sendiri. Dalam sekali pembuatan pemesan dikenakan biaya Rp 500.000 hingga Rp 700.000 dengan proses kerja tujuh hingga sepuluh hari. Meski demikian, polisi memastikan STNK palsu itu mudah dikenali.

"Terlihat dari kertasnya, perbedaannya mana yang palsu dan yang asli. Kalau untuk tulisan dan tata letaknya sama semua. Kalau asli kan halus, kalau yang (palsu) ini kasar," kata
Kapolsek.

Dari kejadian ini, polisi mendapat barang bukti berupa printer, laptop, kertas pembuatan STNK palsu dan buku rekening. Sementara kedua pelaku masih diamankan di Mapolsek Kemayoran, Jakarta Pusat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar