11 April 2018

Dua Pencuri Mobil Komplotan Lampung Berhasil Dicokok Saat Mau Menyeberang ke Lampung di Pelabuhan Merak

Dua Pencuri Mobil Komplotan Lampung Berhasil Dicokok Saat Mau Menyeberang ke Lampung Berkat GPS

Rabu, 11 April 2018 19:19 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur mengamankan dua orang pelaku yang terlibat pencurian mobil dengan modus order taxi online. Kedua pelaku yakni Nurali dan Edi Setiawan ditangkap pada Rabu (4/4/2018), di Pelabuhan Merak, saat akan membawa kabur mobil curiannya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana mengatakan penangkapan pelaku berawal dari laporan korban bernama Aan yang mengaku bahwa dirinya menjadi korban pencurian.
"Korban menerima order online (grab) di City Mall Jatinegara untuk diantarkan ke pisangan tama daerah pasar induk beras Cipinang, selanjutnya korban menjemput 3 orang. Sesampainya di pasar induk beras Cipinang, ketiga pelaku menodong korban dengan dua bilah pisau," kata AKBP Sapta di Mapolres Metro Jakarta Timur, Rabu (11/4/2018).

Disaat Aan (korban) dalam keadaan lemah karena disekap, pelaku pun langsung mengikat kedua tangan korban dengan tali plastik dan melakban mata serta mulut korban dan selanjutnya pelaku membuang korban di kuburan casablanka Tebet dalam keadaan tangan terikat dan mata serta mulut terlakban.

Atas kejadian tersebut Aan, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Timur, selanjutnya pihaknya langsung berupaya melakukan penyelidikan.

Beruntung dengan adanya alat Global Positioning System (GPS) yang terpasang didalam mobil tersebut membuat polisi lebih mudah melacak pelaku. Setelah berkordinasi dengan pihak GPS untuk memantau keberadaan unit mobil berikut pelaku, akhirnya diketahui posisi pelaku, tak mau buruanya lepas petugas pun langsung melakukan pengejaran.

"Satu pelaku kami amankan di Merak saat akan membawa mobil tersebut ke Lampung," ucap AKBP Sapta.

Dikatakan AKBP Sapta bahwa pelaku mengaku sudah beraksi sebanyak dua kali, ia menjalankan aksinya bersama dengan dua rekannya, selanjutnya pihaknya langsung melakukan pengembangan dan menangkap Nurali.

Namun ketika diminta menunjukkan salah satu tersangka lainnya Roby (DPO) justru pelaku berusaha kabur, selanjutnya polisi melakukan tindakan tegas dengan menghadiahi timah panas dibagian kaki pelaku.

Atas perbuatan pelaku polisi menyita satu mobil milik korban dan dua bilah senjata tajam yang digunakan pelaku. Kedua pelaku terjerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar