03 April 2018

Pengendara Fortuner Todongkan Air Gun di Tol Dalam Kota Mengaku Biar Cepat Keluar Tol



Selasa, 3 April 2018 07:53 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Penyidik Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkapkan alasan tersangka Teza Iriawan alias Eza, 23 tahun, membawa juga menodongkan senjata api airsoft gun kepada pengendara lainnya. Saat itu, pengakuan tersangka untuk menakut-nakuti pengemudi lain agar keluar duluan dari pintu tol.

"Pengakuannya supaya keluar lebih dahulu dari tol. Gagah-gagahan saja," kata Kanit I Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Malvino Edward Yustica di Polda Metro Jaya, Senin (2/4/2018).

Selain itu, kata Kompol Malvino, Teza juga mengaku aksi koboi itu baru pertama kali dilakukannya. Namun polisi tak langsung percaya dengan keterangan pemuda pengangguran tersebut.

"Pengakuannya baru ini. Cuman nanti kita cek," kata Kompol Malvino.

Dalam kasus ini, Teza dikenakan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Selain satu pucuk airsoft gun polisi juga berhasil menyita beberapa barang bukti di antaranya enam butir peluru airsoft gun, dua amunisi tajam kaliber 3,8 milimeter, dan kartu anggota Perbakin atas nama Edwin. 

Sebelumnya, petugas Ditlantas Polda Metro Jaya meringkus pengemudi mobil Toyota Fortuner bernama Teza Irawan, lantaran menodongkan senjata Airsoft gun kepada pengemudi lain saat melintas di Tol Dalam Kota, pada Kamis (29/3/2018) siang.

"Pelaku kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya dan diperiksa di Subdit Resmob Ditreskrimum," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Paggara saat dikonfirmasi, Jumat (30/3/2018). 

Kombes Halim menjelaskan, dalam aksi itu ia membantah kalau aksi penodongan senjata itu terjadi kepada angggota Satuan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Metro. Justru, kata Kombes Halim, anggota polisi yang menghentikan laju kendaraan pelaku saat melintas di gerbang Tol Kuningan 2.

"(Petugas) Mengikuti pelaku sampai di gerbang Tol Kuningan 2, Kemudian pelaku diberhentikan," katanya.

Kombes Halim mengatakan, aksi koboi berawal saat Tema hendak menyalip kendaraan lain di depannya. Karena merasa tak diberikan ruang saat hendak menyalip, pelaku pun langsung mengeluarkan airsoft gun sambil membuka kaca mobil.

"Mobil Pelaku Masuk bahu jalan tetapi tidak dikasih oleh kendaran lain. Saat tepat berada depannya lalu Pelaku mengeluarkan Senjata dan kepala keluar kaca," ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar