19 April 2018

Polda Metro Jaya Tembak Mati Bandar Kokain

Kamis, 19 April 2018 22:07 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengungkap peredaran narkotika jenis kokain seberat 87,6 gram.

"Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pimpinan AKBP Jean Calvijn berhasil mengungkap peredaran 87,6 gram kokain, 96 butir ecstasy, 1.725 gram, 580 serbuk ekstasy PMMA (Parametoksimetilamfetamina), psikotropika 12 butir Happy Five dan 23,8 sabu. Barang ini diamankan dari 4 TKP berbeda," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat rilis di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/4/2018).

Dari pengungkapan ini polisi menangkap tiga orang tersangka. Masing-masing J, F dan D. Sedangkan satu orang lagi berinisial A masih dalam pengejaran. Dari tiga pelaku yang ditangkap, satu diantaranya berinisial D yang merupakan bandar tewas ditembak polisi. 

"Saat dilakukan pengembangan pelaku D meminta turun dari mobil. Saat turun yang bersangkutan berusaha melawan, kita lakukan tindakan keras terukur. Kita bawa ke RS Kramat Jati, sampe RS sudah meninggal karena kehabisan darah," kata Kabid Humas.

Kasubdit I Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait peredaran kokain. Hal ini yang membuat pihaknya bergerak cepat untuk melakukan undercover buy.

Polisi pun memancing dan menangkap tersangka J di depan apotik di wilayah Jakarta Selatan. Dari tangan J, didapatkan 19.7 gram kokain dan satu klip berisi 5 butir ekstasi. 

"Pengakuan J, dia mendapatkan dari F di kosan yang ditempati mereka berdua," bebernya.

Hasil penggeledahan di kontrakan tersangka, ditemukan barang bukti 1.724 gram serbuk ekstasi PMMA, 70,6 gram kokain, ekstasi 91 butir, sabu 3.7 gram.

Pengakuan tersangka J, dia dititipkan oleh tersangka D untuk dijual kembali. "Dititipkan sementara waktu karena D akan ke Bali. Tapi F sudah transaksi ke pelanggannya dengan ambil kentungan 500 ribu per gram dananya ditransfer ke tersangka D," jelasnya

Lalu polisi mengembangkan dan menangkap tersangka D di kediamannya. Di sana petugas mendapatkan 12 butir Happy Five dan 580 kapsul isi PMMA di mobilnya.

"Saat pengembangan ke tersangka D ingin bawa 580 butir untuk dipasarkan di wilayah Bali," jelas AKBP Calvijn.

Saat ini pihak kepolisian masih memburu salah satu tersangka berinisial A yang menyuplai sejumlah barang tersebut ke tersangka yang sudah tewas ini. "Bandar A masih dalam pengejaran," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar