26 April 2018

Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Enam Penipu Modus Penyucian Harta

Penipu Berkedok Penyucian Harta, Tipu Korban Pakai Mie Instan dan Garam

Kamis, 26 April 2018 08:08 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Enam pelaku penipuan yang beroperasi di Jakarta berhasil diringkus jajaran Polres Metro Jakarta Pusat. Keenam tersangka merupakan sindikat yang menipu korbannya dengan modus membuat korbannya terhindar dari musibah dan maut. Syaratnya, korban harus menyerahkan seluruh harta bendanya kepada mereka untuk disucikan.

Keenam tersangka yakni EM, JN, AN, HSZ, CT, dan CH ditangkap setelah seorang korbannya Junarti Taslim melaporkan para pelaku ke polisi. JN, HB, dan CH merupakan warga negara asing, sedangkan AC, JN, EL merupakan WNI.

Kejadian berawal ketika Junarti yang sedang berbelanja di pasar Petojo, Gambir dihampiri JN yang mengaku sedang mencari daun bawang kuning untuk mengobati suaminya yang sakit. JN mengatakan daun bawang kuning hanya bisa diperoleh dari pendeta tua dan hanya dapat diberikan kepada orang yang sudah tua.

Terpedaya dengan khasiat daun bawang kuning, JN mengajak Junarti datang ke rumah pendeta tua. Sesampainya di sana, Junarti bertemu dengan tersangka EM yang mengaku cucu pendeta tua. EM mengatakan ada anggota keluarga korban yang akan mengalami musibah dan hanya dapat dicegah bila korban menyerahkan seluruh hartanya untuk disucikan.

"Metodenya dengan menyucikan semua harta-hartanya supaya dia terbebebas dari maut dan musibah yang akan menimpa keluarganya," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Roma Hutajulu, Rabu (25/4/2018) kemarin.

Setelah korban terperdaya, pelaku memberikan satu bungkus kain dan beberapa botol minuman yang baru bisa dibuka setelah tiga hari berlalu.

"Tetapi setelah menyerahkan semua harta bendanya, tiga hari kemudian korban membuka bungkusan. Ternyata isinya hanya empat bungkus mie instan dan satu bungkus garam. Baru dia sadar telah ditipu," papar Kapolres.

Keenam tersangka ditangkap di satu tempat tinggal tersangka di Bandung pada Senin (23/4/2018). Dari keenam tersangka disita 62 barang bukti, di antaranya berupa buku tabungan, dompet, tiga unit mobil dan uang tunai sebesar Rp 51 juta.

Keenam tersangka dikenakan pasal 378 dan 372 dengan ancaman pidana empat tahun penjara. Saat ini, tersangka dan barang berikut barang bukti telah diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar