05 April 2018

Polres Metro Jakarta Timur Ungkap Industri Rumahan Pembuat Miras Oplosan

Polres Jaktim Bongkar Pengoplos Miras Maut Lewat Informasi Ini

Kamis, 5 April 2018 18:13 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Aparat Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengungkap industri rumahan pembuat oplosan minuman keras (miras) maut. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran masyarakat yang turut memberikan informasi kepada pihak berwajib mengenai lokasi pembuatan miras tersebut.

Awalnya Satres narkoba Polres Jakarta Timur memperoleh informasi dari masyarakat bahwa di sekitar wilayah Duren Sawit ada penjual miras oplosan jenis gingseng (GG).

Kemudian Satres narkoba langsung menindak lanjuti informasi tersebut pada Selasa (3/4/2018) malam. Dari lokasi yang beralamat di Jalan Kelirahan IV, Duren Sawit, Duren Sawit, Jakarta Timur ini polisi berhasil mengamankan dua orang berinisial BOT (28) dan DW alias (23).

Polisi juga berhasil menyita beberapa barang bukti, yakni tiga bungkus plastik miras oplosan, satu buah galon kosong bekas miras, kantong plastik bekas miras, dan uang hasil penjualan sebesar Rp 375 ribu.

Berdasarkan keterangan kedua tersangka ini pula pihak yang berwajib mengetahui bahwa miras oplosan yang mereka jual berasal dari seorang tersangka lainnya berinisial UR.

Kemudian petugas kembali mendapat informasi dari masyarakat bahwa di daerah Pulo Gebang terdapat penjual jamu yang menjual miras oplosan. Petugas pun langsung bergegas menuju lokasi pada Kamis (5/4/2018) dini hari dan mengamankan pedagang jamu tersebut yang berinisial ZL (42). Dari lapak jamu ZL, Polisi berhasil mengamankan 20 bungkus miras oplosan, tiga dus minuman intisari, uang hasil penjualan miras sebesar Rp 1,3 juta, dan alat peracik miras oplosan.

Dari pengakuan ZL, terungkap bahwa selama ini ZL meracik miras sendiri dan menjualnya kepada masyarakat dengan harga Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per bungkus.

Menindak lanjuti keterangan dari tersangka BOT dan DW alisas DST, kemudian polisi langsung menuju lokasi tempat UR membuat miras oplosan. Tetapi saat petugas mendatangi kediaman korban yang berada di daerah Duren Sawit pada Kamis (5/4/2018) dini hari, tersangka UR sudah lebih dahulu melarikan diri.

 Dari rumah UR inilah polisi mengamankan sembilan galon berisi miras oplosan, alkohol murni yang disimpan di dalam satu buah galon dan 18 plastik berwarna putih, 20 lusin minuman ringan, belasan botol sirup, dan peralatan pembuat miras oplosan. Setelah mengungkap industri rumahaan penghasil miras oplosan ini, pihak kepolisian akan tetap menyelidiki industri rumahaan lainnya yang menghasilkan miras untuk memutus mata rantai peredaran miras.

"Kami akan terus adakan razia miras oplosan hingga tidak ada lago di Jakarta Timur khususnya dan wilayah Jakarta secara umum," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Tony Surya Putra.

"Dengan mengungkap home industrinya tentunya mata rantai penpenjualan miras dapat diputus," pungkas Kapolres.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar