17 April 2018

Polsek Metro Johar Baru Tangkap 4 Pengedar Sabu di Lokasi Rawan Tawuran Johar Baru

Selasa, 17 April 2018 20:22 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polsek Metro Johar Baru menangkap empat pengedar sabu di Johar Baru, Jakarta Pusat yang terkenal dengan lokasi rawan tawuran. Dari para pelaku, polisi menyita sejumlah plastik klip sabu.

Pelaku pertama yang ditangkap yakni Lilo legowo (34) yang ditangkap di Jalan depan RS Medika, Jalan Sungai Bambu Tanjung Priok, Jakarta Utara pada tanggal 9 April pukul 00.10 WIB. Saat ditangkap Lilo kedapatan membawa satu plastik klip berisikan Crystal diduga narkotika jenis sabu seberat 0,56 gram.

"Kemudian tersangka dibawa ke rumahnya dan ditemukan 10 plastik klip kecil yang didalamnya terdapat kristal diduga narkotika jenis sabu setelah ditimbang bruto 7,10 gram," kata Kapolsek Metro Johar Baru, Kompol Maruhum Nababan dalam keterangannya, Selasa (17/4/2018).

Di hari yang sama, Panit reskrim Iptu Suparno menangkap Petrus Wenas Aditya Kusuma. Petrus ditangkap pada pukul 02.20 WIB di Jalan Ahmad Yani RT 13 RW 2, Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih.

"Polisi menemukan plastik klip kecil di tas selempang milik tersangka. Di dalamnya terdapat Crystal diduga narkotika jenis sabu setelah ditimbang berat bruto 0,84 gram," ujar Kapolsek.

Setelah ditangkap, Petrus diminta untuk menunjukkan tempat penyimpanan narkoba yang dimilikinya. Petrus menyimpan sisa narkoba yang dimiliki di sebuah gerobak di dalam bungkus rokok.

"Di dalamnya terdapat 5 plastik klip kecil berisikan kristal setelah ditimbang berat bruto 5,83 gram. Di tempat kerjanya di ASDP Indonesia Ferry juga ditemukan satu bungkus rokok filter yang dalamnya terdapat 15 plastik klip kecil yang berisikan Crystal diduga narkotika jenis sabu setelah ditimbang berat bruto 17,8 gram," papar Kapolsek.

Selang 3 jam yakni pukul 05.20 WIB, Iptu Suparno kembali menangkap dua pria pengedar sabu di Johar Baru. 2 Pelaku bernama William Anthonius Halim dan Komarudin ditangkap di Jl Depan RS Medika Jl Sungai Bambu Tanjung Priok, Jakut.

Kapolsek mengatakan, Komarudin dan William ditangkap dan ditemukan 4 plastik klip cyristal sabu-sabu seberat 5,60 gram. "Menurut keterangan Komarudin, bb tersebut di dapat melaui saudara William yang dihubungi melalui telepon," jelas Kapolsek.

Penangkapan polisi tak hanya sampai di situ, 2 hari kemudian polisi kembali menangkap pria terkait narkoba di Johar Baru. Pria bernama Arip Rosid Udin alias Olip ditangkap karena kedapatan membawa 9 plastik klip kecil kristal diduga sabu seberat 3,92 gram. 

"Saat ditangkap dari laporan warga pelaku digeledah kemudian ditemukan 9 plastik kecil diduga sabu di dalam kotak korek api," terang Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, Olio mendapatkan barang haram tersebut dari seroang pria bernama Bolong. "Di duga narkotika jenis sabu dan barang bukti tersebut di akui oleh tersangak adalah miliknya yang didapat dari saudara Bolong," katanya.

Keempatnya dijerat pasal 114 Ayat 2 Sub Pasal 112 Ayat 2 undang-undang RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 5 tahun penjara sampai 20 tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar